Create an Account
x

Log in

Username:

Password:
 

or Register

  Lupa Password/Reset Password?






orang mengakses topik ini: 2 Tamu
Bagikan ke: Facebook Twitter
Komentari 
Cara Merancang Amplifier
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(12-03-2014 01:27 AM)cafemanado Menuliskan:  Bang bimo nanya dong... boleh?

Soal R + C yang di seri di out speaker...
1. Rata2 saya liat2 skema R ditaruh 8ohm, atau 10ohm (jarang ada 8ohm R dipasaran),,, apakah itu mengikuti impedansi speaker? jadi kalau kita main di 4ohm speaker R bisa dipake 4ohm juga yah?
2. Soal C hampir semua make 100n MKM/MKP, apakah boleh make mylar gitu? ini hanya trend karena MKM/MKP lebih baik dari segi kualitas audio atau sebenarnya tidak berpengaruh sama sekali soal jenis capasitor yang dipakai...

Maaf peranyaan dari seorang noob, lebih baik nanya daripada gelap... makasih bang Bimo.

Ferdinand'

Bener sepertinya yang dimaksud Zobel network. Zobel dipakai sebagai beban amplifier pada frekuensi tinggi agar amplifier stabil.

Capacitor Mylar pada jalur sinyal audio akan meningkatkan cacat harmonik. Lihat percobaan Walt Jung dan Douglas Self.

Kalau beban speaker 4 Ohm, kadang2 zobel network memakai nilai R = 4.7 Ohm dan C = 220nF.

(12-03-2014 12:15 PM)icm Menuliskan:  berarti high gain belum tentu banyak manfaatnya ya ?

Sepertinya begitu. Seberapa besar cacat harmonik yang bisa dideteksi oleh telinga manusia masih jadi berdebatan. Jadi amplifier yang cacat harmoniknya rendah belum tentu bersuara lebih "enak" dibandingkan dengan amplifier yang cacat harmoniknya lebih tinggi. Ada faktor-faktor lain, misalnya slew rate, cacat intermodulasi, dan sebagainya.
Makanya penggemar tabung/tube ngga masalah dengan cacat harmonik yang tinggi. Namun saya mencari suara yang mendekati akurat, bukan yang terdengar enak pada semua suara.
Menurut Hugh Dean, seorang designer amplifier yang terkenal (yang mendisain AKSA), pola cacat harmonik tertentu menyebabkan amplifier enak didengar, yaitu cacat harmonik kedua lebih besar daripada cacat harmonik ketiga dan seterusnya.
Kalau saya sendiri mentargetkan cacat harmonik pada simulasi maksimal 0,01% pada semua frekuensi audio dan tegangan output mendekati kliping. Pada implementasinya pasti cacat harmoniknya akan naik sedikit karena ketidak akuratan model yg digunakan, parasitik komponen, ketidaksempurnaan tata letak komponen.

(12-03-2014 10:52 AM)peppie Menuliskan:  bawa kesini rancangannya kang bimo.

Lagi dipikirkan mau di share ke publik atau dijual sebagai KIT.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 12-03-2014
(Postingan ini telah diubah pada : 12-03-2014 06:06 PM oleh bimo_tok.)
Quote this message in a reply
cafemanado
Solfree

Postingan: 73
Terdaftar: Aug 2012
(12-03-2014 05:44 PM)bimo_tok Menuliskan:  Kalau saya sendiri mentargetkan cacat harmonik pada simulasi maksimal 0,01% pada semua frekuensi audio dan tegangan output mendekati kliping. Pada implementasinya pasti cacat harmoniknya akan naik sedikit karena ketidak akuratan model yg digunakan, parasitik komponen, ketidaksempurnaan tata letak komponen.

Bang Bimo, pengukuran frekuensi audio misalnya pada 10KHz, bagaimana caranya kita mendapat hasil maksimal pada tegangan output sebelum kliping...

Di LTspice misalnya:
INPUT = SINE(0 {A} 10k)
.tran 4m
.step param A .1 1.6 .2

Saya biasanya demikian, ada rekomendasi step param yang lebih baik gak?
1.6 itu input 1.6mv yah?
Kira2 pada SS outdoor sebaiknya diberikan input berapa mv?

'Ferdinand
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 14-03-2014
Quote this message in a reply
Nur_lamongan
Solfree

Postingan: 4
Terdaftar: Dec 2013
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 14-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(14-03-2014 01:30 AM)cafemanado Menuliskan:  Bang Bimo, pengukuran frekuensi audio misalnya pada 10KHz, bagaimana caranya kita mendapat hasil maksimal pada tegangan output sebelum kliping...

Di LTspice misalnya:
INPUT = SINE(0 {A} 10k)
.tran 4m
.step param A .1 1.6 .2

Saya biasanya demikian, ada rekomendasi step param yang lebih baik gak?
1.6 itu input 1.6mv yah?
Kira2 pada SS outdoor sebaiknya diberikan input berapa mv?

'Ferdinand

Tegangan sebelum klipping adalah tegangannya kurang "dikit" dari tegangan klipping. Umumnya ada 2 panduan yaitu tegangan dinaikkan sampai THD nya 0,1% (ini buat amplifier dgn THD rendah) atau dinaikkan sampai THD nya 1% (ini buat amplifier dgn THD tinggi).
Kalau pengen tahu seberapa besar tegangan klipingnya, bisa dihitung dulu penguatan/gainnya. Lalu atur tegangan input agar lebih besar dari tegangan power supply dibagi gainnya.
Misalnya tegangan power supply +-40V, gain 30x, maka atur tegangan input > 40/30.

Ini settingan LTSpice saya untuk mengukur THD dan menampilkan FFT:

.options plotwinsize=0
.options method=gear
.options numdgt=7
.param Freq=20K
.param numcyc=20
.param dlycyc=5
.param FFT=2**16
.param simtime=numcyc/Freq+dlytime
.param dlytime=dlycyc/Freq
.param timestep=(simtime-dlytime)/FFT
.four {Freq} V(Vin) V(Vout)
.four {Freq} 4 V(Vin) V(Vout)
.tran 0 {simtime} {dlytime} {timestep}
.option numdgt=15
.option reltol=1e-6
.option ptrantau=0

Kalau ini:
INPUT = SINE(0 {A} 10k)
.tran 4m
.step param A .1 1.6 .2

A adalah tegangan peak dalam Volt. Perintah .step membuat A jadi 0.1V sampai 1.6V dengan kenaikan 0.2V. Perintah .tran minimal 20 cycle untuk "stop time" dan "maximum timestep" sekitar "stop time" dibagi 2 pangkat 16 agar cukup akurat dalam mengukur THD.

SS outdour autau audio pro, tegangan inputnya memiliki standard yaitu 1.736V peak. Lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Line_level
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 14-03-2014
Quote this message in a reply
didiet78
Solfree

Postingan: 1.240
Terdaftar: Aug 2010
1.736v itu standar untuk line level, bukan standar untuk input amplifier.
Amplifier biasanya ada spesifikasi berapa input max-nya.

Didiet
Premieum exp: 20 Juni 2014
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 14-03-2014
(Postingan ini telah diubah pada : 14-03-2014 01:13 PM oleh didiet78.)
Quote this message in a reply
cafemanado
Solfree

Postingan: 73
Terdaftar: Aug 2012
Terima kasih bang Bimo penjelasan lengkapnya,
Sebagian saya gak engeh karena masih perlu belajar,, makanya saya mencari cara simple dengan command yang ada...
Input saya kasih 1.6V trus trus di stepping paramnya 0.2 di Freq 10KHz...
Dari situ saya plot out spkr pada simulasi.
Baru saya atur gain desain skema agar tidak melebihi Voltasi pada kurva...

Apakah cara demiian sudah benar?

Selebihnya saya masih perlu baca2...

BTW, TY yah

=============

Bang didiet (danbang Bimo) untuk dipakai pada sim ltspice baiknya pakai 1.736V sesuai line level atau input max amplifier? berapa biasanya?
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 14-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(14-03-2014 01:10 PM)didiet78 Menuliskan:  1.736v itu standar untuk line level, bukan standar untuk input amplifier.
Amplifier biasanya ada spesifikasi berapa input max-nya.

Didiet

Bener, input amplifier ngga punya standard, tapi input dan output line level (misalnya mixer) pada audio pro ada standard nya.

Kalau bikin ampli buat audio pro atau PA, input sensitivity nya (maksimum tegangan input) minimal sama dengan standard line level. Ini biar ngga perlu kasih pelemahan tegangan di input ampli, jadi penguatan amplinya ngga mubazir.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 15-03-2014
(Postingan ini telah diubah pada : 15-03-2014 07:26 AM oleh bimo_tok.)
Quote this message in a reply
peppie
Solfree

Postingan: 180
Terdaftar: May 2013
nyimak terus kang, ada LTspice tapi belum faham menggunakanya. lanjut kang. apa kira-kira dibuat thread untuk tutor LTspice kang ? udah ada belum ya ?
Premieum exp: 1 Juni 2014
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 15-03-2014
Quote this message in a reply
didiet78
Solfree

Postingan: 1.240
Terdaftar: Aug 2010
(15-03-2014 07:19 AM)bimo_tok Menuliskan:  Bener, input amplifier ngga punya standard, tapi input dan output line level (misalnya mixer) pada audio pro ada standard nya.

Kalau bikin ampli buat audio pro atau PA, input sensitivity nya (maksimum tegangan input) minimal sama dengan standard line level. Ini biar ngga perlu kasih pelemahan tegangan di input ampli, jadi penguatan amplinya ngga mubazir.

Setahu saya standar line level hanya untuk referensi angka 0 di Vu meter. Bukan standar out ataupun input. CMIIW

Didiet
Premieum exp: 20 Juni 2014
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 15-03-2014
Quote this message in a reply
cafemanado
Solfree

Postingan: 73
Terdaftar: Aug 2012
Plotnya di mana Bang?

Di graphic hanya keluar garis lurus semua =(

(14-03-2014 09:52 AM)bimo_tok Menuliskan:  Ini settingan LTSpice saya untuk mengukur THD dan menampilkan FFT:

.options plotwinsize=0
.options method=gear
.options numdgt=7
.param Freq=20K
.param numcyc=20
.param dlycyc=5
.param FFT=2**16
.param simtime=numcyc/Freq+dlytime
.param dlytime=dlycyc/Freq
.param timestep=(simtime-dlytime)/FFT
.four {Freq} V(Vin) V(Vout)
.four {Freq} 4 V(Vin) V(Vout)
.tran 0 {simtime} {dlytime} {timestep}
.option numdgt=15
.option reltol=1e-6
.option ptrantau=0
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 16-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(16-03-2014 09:38 AM)cafemanado Menuliskan:  Plotnya di mana Bang?

Di graphic hanya keluar garis lurus semua =(

Pilih menu "Edit"->"Spice Directive", lalu copy command nya.
Di koneksi output kasil label "VOUT" dan koneksi input kasih label "VIN"
Run simulatornya. Setelah keluar windows yg nampilin grafik, klik kanan di windowsnya.
Pilih menu "View"->"Spice Error Log" untuk melihat THD atau cacat harmoniknya.
Klik menu "View"->"FFT" untuk melihat FFT di koneksi yang kita inginkan.

(15-03-2014 01:48 PM)didiet78 Menuliskan:  Setahu saya standar line level hanya untuk referensi angka 0 di Vu meter. Bukan standar out ataupun input. CMIIW

Didiet

Saya kira member lain ngertilah maksud saya dengan membaca link wikipedia yang saya berikan di post sebelumnya. Bila kang Didiet kurang yakin, tolong diterjemahin isi link tersebut biar kita semua lebih memahami.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 16-03-2014
(Postingan ini telah diubah pada : 16-03-2014 05:55 PM oleh bimo_tok.)
Quote this message in a reply
agussug
Solfers

Postingan: 1.510
Terdaftar: Aug 2010
Sampai sekarang saya ga memahami kenapa Pak Bimo ga mau mengikuti peraturan forum untuk pasang foto profile diri sendiri 4
Saya berharap nanti kalau amplifier andalannya sudah jadi dan berencana untuk dijual sebagai kit di forum ini, Pak Bimo bersedia mengikuti peraturan forum untuk tidak menjual bebas sebelum menjadi sponsor 113
Salut dengan ilmu simulasi nya 113

Salam 1
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 16-03-2014
Quote this message in a reply
roy umam
Solfree

Postingan: 1.454
Terdaftar: Dec 2012
Premieum exp: 5 Maret 2014
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 17-03-2014
Quote this message in a reply
cafemanado
Solfree

Postingan: 73
Terdaftar: Aug 2012
Sayang saya ga ngerti cara bacanya hehehe 109

Error.log
Kutipan:N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:-8.36278e-008

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 1.631e-11 1.000e+00 -125.04° 0.00°
2 4.000e+04 1.290e-11 7.906e-01 153.43° 278.46°
3 6.000e+04 1.057e-12 6.480e-02 144.07° 269.11°
4 8.000e+04 8.485e-12 5.201e-01 21.39° 146.43°
5 1.000e+05 1.063e-11 6.517e-01 -143.37° -18.34°
6 1.200e+05 4.877e-12 2.989e-01 24.17° 149.21°
7 1.400e+05 2.193e-12 1.344e-01 -44.10° 80.94°
8 1.600e+05 2.074e-12 1.272e-01 175.39° 300.43°
9 1.800e+05 5.459e-12 3.346e-01 160.83° 285.86°
Total Harmonic Distortion: 124.897817%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:0.00349868

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 2.249e-13 1.000e+00 0.79° 0.00°
2 4.000e+04 1.156e-13 5.141e-01 1.00° 0.21°
3 6.000e+04 7.653e-14 3.403e-01 0.07° -0.72°
4 8.000e+04 5.775e-14 2.568e-01 -0.72° -1.50°
5 1.000e+05 4.531e-14 2.015e-01 0.80° 0.01°
6 1.200e+05 3.840e-14 1.707e-01 -0.49° -1.28°
7 1.400e+05 3.267e-14 1.453e-01 -0.19° -0.97°
8 1.600e+05 2.870e-14 1.276e-01 0.23° -0.55°
9 1.800e+05 2.564e-14 1.140e-01 0.54° -0.25°
Total Harmonic Distortion: 75.242251%


N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:-8.36278e-008

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 1.631e-11 1.000e+00 -125.04° 0.00°
2 4.000e+04 1.290e-11 7.906e-01 153.43° 278.46°
3 6.000e+04 1.057e-12 6.480e-02 144.07° 269.11°
4 8.000e+04 8.485e-12 5.201e-01 21.39° 146.43°
Total Harmonic Distortion: 94.854821%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:0.00349868

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 2.249e-13 1.000e+00 0.79° 0.00°
2 4.000e+04 1.156e-13 5.141e-01 1.00° 0.21°
3 6.000e+04 7.653e-14 3.403e-01 0.07° -0.72°
4 8.000e+04 5.775e-14 2.568e-01 -0.72° -1.50°
Total Harmonic Distortion: 66.784127%
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 18-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(18-03-2014 10:02 AM)cafemanado Menuliskan:  Sayang saya ga ngerti cara bacanya hehehe 109

Error.log

Pada input tegangan sinus frekuensinya harus disamain. Contoh:
SINE(0 1.8 {Freq})

Nilai frequensi diatur pada command:
.param Freq=1K
yang sudah saya berikan sebelumnya.

Nanti baru pembacaan THD benar.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 19-03-2014
Quote this message in a reply
cafemanado
Solfree

Postingan: 73
Terdaftar: Aug 2012
Ohh iya maap..

error.log
Kutipan:N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:-5.173e-009

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 1.800e+00 1.000e+00 -0.00° 0.00°
2 4.000e+04 1.435e-08 7.975e-09 129.86° 129.86°
3 6.000e+04 3.851e-08 2.139e-08 113.95° 113.95°
4 8.000e+04 1.361e-08 7.559e-09 -43.18° -43.18°
5 1.000e+05 1.717e-08 9.537e-09 -138.12° -138.12°
6 1.200e+05 5.461e-09 3.034e-09 138.91° 138.91°
7 1.400e+05 6.883e-09 3.824e-09 54.52° 54.52°
8 1.600e+05 4.124e-09 2.291e-09 -170.40° -170.40°
9 1.800e+05 3.574e-08 1.986e-08 -100.01° -100.01°
Total Harmonic Distortion: 0.000003%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:0.00425824

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 4.711e-04 1.000e+00 -110.83° 0.00°
2 4.000e+04 1.983e-06 4.209e-03 -147.48° -36.65°
3 6.000e+04 2.410e-06 5.116e-03 93.19° 204.02°
4 8.000e+04 9.680e-07 2.055e-03 176.54° 287.37°
5 1.000e+05 1.834e-07 3.893e-04 -143.33° -32.50°
6 1.200e+05 4.722e-07 1.002e-03 174.20° 285.03°
7 1.400e+05 5.219e-07 1.108e-03 -167.78° -56.94°
8 1.600e+05 3.758e-07 7.976e-04 -175.46° -64.63°
9 1.800e+05 3.481e-07 7.389e-04 172.94° 283.78°
Total Harmonic Distortion: 0.718846%


N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:-5.173e-009

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 1.800e+00 1.000e+00 -0.00° 0.00°
2 4.000e+04 1.435e-08 7.975e-09 129.86° 129.86°
3 6.000e+04 3.851e-08 2.139e-08 113.95° 113.95°
4 8.000e+04 1.361e-08 7.559e-09 -43.18° -43.18°
Total Harmonic Distortion: 0.000002%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:0.00425824

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 2.000e+04 4.711e-04 1.000e+00 -110.83° 0.00°
2 4.000e+04 1.983e-06 4.209e-03 -147.48° -36.65°
3 6.000e+04 2.410e-06 5.116e-03 93.19° 204.02°
4 8.000e+04 9.680e-07 2.055e-03 176.54° 287.37°
Total Harmonic Distortion: 0.693604%

Buka kelas LTspice aja bang bimo hehehe... TY pencerahannya
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 19-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(19-03-2014 10:28 AM)cafemanado Menuliskan:  Ohh iya maap..

error.log

Buka kelas LTspice aja bang bimo hehehe... TY pencerahannya

"wani piro" hehehe....

Koq tegangan pada VOUT kecil banget? Apa bener itu dikeluaran amplifiernya?
Saya belajar sendiri LTspice dan nanya2 juga sama member diyaudio.com
Setelah bisa mengukur THD di LTSpice, setidak2nya bisa menilai disain orang lain.
Setelah itu belajar cara mengukur slew rate, intermodulation distortion, mengukur tegangan noise, frekuensi respon sinyal kecil, mengukur loop gain dengan cara middleborough atau tian probe, mengukur kestabilan steady state terhadap suhu, dan sebagainya. Baru belajar merancang amplifier.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 20-03-2014
Quote this message in a reply
JOHN WIDHI
Solfree

Postingan: 341
Terdaftar: Nov 2010
Wah seru bacaannya di sini...
Mas @bimo_tok boleh minta contoh .asc nya gk ya?
Biar gampangan coba2-nya 1
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 20-03-2014
Quote this message in a reply
bimo_tok
Solfree

Postingan: 922
Terdaftar: Mar 2013
(20-03-2014 03:14 PM)JOHN WIDHI Menuliskan:  Wah seru bacaannya di sini...
Mas @bimo_tok boleh minta contoh .asc nya gk ya?
Biar gampangan coba2-nya 1


.zip  LTP VAS.zip (Ukuran: 3,84 KB / Di Download: 15)

Ini aku kasih contoh disain amplifier yang baru saja aku bahas di blogku: http://anistardi.wordpress.com/
Kalau disain PCB dan tataletak komponen benar hasilnya akan sangat mendekati hasil simulasi.
Premieum exp:
Donatur exp:

postingan pada: 20-03-2014
Quote this message in a reply
peppie
Solfree

Postingan: 180
Terdaftar: May 2013
Premieum exp: 1 Juni 2014
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 20-03-2014
Quote this message in a reply
Komentari 





Antoni Pasaribu | Solfegio Forum Lama

DMCA.com Protection Status
Statistik
Yang mengakses SF saat ini sebanyak 143 orang.
» 0 Anggota SF | 143 Tamu


» Jumlah Anggota: 45.640
» Jumlah Topik: 13.493
» Jumlah Postingan: 239.316
» Anggota Baru: AlbertinaA
Statistik Lengkap

News

Latest Threads
Dangdut Koplo ala sera Ca...
Last Post: ardadarori
Kit galaxy bunyi jeduk
Last Post: Mr_Hide
Mengoptimalkan Power Out ...
Last Post: gogonsmps
Gendang & Bass Dangdut
Last Post: fikriQw
Perkenalan
Last Post: Anton_kyb
Teori Ground Brigde Pada ...
Last Post: atika
Memasukkan Komponen Ke Li...
Last Post: dediex
ada yang punya sekema pow...
Last Post: dediex
Skema Eq Behringer Geq310...
Last Post: dediex
MOSFET AMPLIFIER BY ANTON...
Last Post: iyannugraha
Lagu-lagu Nasional
Last Post: baskoro
Perkenalan
Last Post: zaidansl
YIROSHI SUPER DRIVER 1500...
Last Post: rosaalexandra
Symasym V5 Amplifier
Last Post: ipo3nk
Distribusi Line Input Pow...
Last Post: ardipurnomo
salam kenal
Last Post: ardipurnomo
Kenalan dong
Last Post: logawamania
Perbandingan karakter dig...
Last Post: Herdjati P
POP INDONESIA Korg PA for...
Last Post: Viewghe
Dangdut Casio Rasa Gendan...
Last Post: Viewghe