orang mengakses topik ini: 1 Tamu
SHARING Malu dan Sedih
mahreen
Solfree


Postingan: 25
Terdaftar: Feb 2017
prabumulih
Solfers:
Donatur:

Postingan: #1
Malu dan Sedih
saya pengen sekali bisa menguasai keyboard termasuk semua lagu layaknya seorang pemain yg sudah master tatapi saya sering menemukan kesulitan disaat belajar mempraktekan suara gitar, suling dll alias suaranya tidak mirip seperti yang ada di kaset/vcd dan chordnya pun berantakan. apa umur saya terlalu tua untuk belajar di bidang musik? minder itu perasaan yg ada dalam benak saya. singkat saja ceritanya, pernah saya diajak main sama yang punya orgen yang katanya tidak ada pemain untuk orgen tunggalnya dia menghubungi saya dan meminta untuk memainkan alat musiknya di acara ultah anak2,saya tolak karna saya belum mahir dalam bermain orgen. akhirnya saya terima tawarannya. besoknya saya main karna ada 2 lagu yg saya bisa mainkan.. lagu pertama pun saya mainkan yang berjudul tak berdaya dari abang megy z... dalam tekenan tuts pun jari jemari saya gemetaran karna demam panggung mungkin ya? dalam pertengahan lagu pertama datang seorang pemuda dengan pakaian rapi mendekati saya bermain orgen. saya pikir itu anak hanya tamu undangan dengan pandangan mata tajam kearah jari jemari saya, akhirnya selesai juga lagu yg pertama..masuk lagu ke dua ada tamu yg request lagu dari abang meggy z lagi yang judulnya sakit hati hingga lagu keduapun selesai. break selama 2 menit ada yg meminta lagu yang judulnya pasrah ! entah siapa penyanyi nya saya tidak tau.. saya mulai panik bukan hanya jari jemari yg bergetar namun seolah badanpun ikut gemetar. setelah lama menunggu lagu belum juga muncul dan saya pun mengatakan kepada yg meminta lagu tersebut kalau saya belum belajar lagu ini. pemuda itu pun mendekati saya dia berkata "sini biar saya yg mainin kak'' ucapnya.. posisi saya pun bergeser menjadi pendengar. tidak sampai beberapa menit orgenpun berbunyi dengan iringan lagu dan melody ternyata pemuda itu senior dan masternya orgen tunggal, saya pun tertunduk malu dan merenungi apa yang telah saya lakukan... dan akhirnya saya pasrahkan saja yg memainkan orgen tersebut kepada pemuda itu. sayapun meminta untuk pulang saja dan beralasan karna ada urusan mendadak. dalamperjalanan saya berpikir kenapa orang yg datang menghampiri saya bisa hebat n genius sekali bermain orgen. saya salute,, saya pengen banget seperti itu tapi langkah apa yang harus saya lakuan kawan.... ini kisah sangat menyedihkan dan nyata sangat menyedihkan2(
08-02-2017
12:53 AM
kutip |




Online
Yang Sedang Online
» 0 Anggota SF | 81 Tamu

INFO


Latest Threads
LAYOUT AMPLIFIER CLASS H
Postingan : gantex
Ruang konsultasi Blazer
Postingan : gantex
Group pada mixer
Postingan : gantex
Pre Post Pada Mixer
Postingan : nurdiwan
Cara Membuat Half Bar Fil...
Postingan : Antoni Pasaribu
Korban keganasan solfegio...
Postingan : ian_soundman
(ASK) PA50 trouble tiba2 ...
Postingan : Joetech
Smaart Live Alternative?
Postingan : Savero
Filter Subwoofer
Postingan : nurdiwan
Power Ocl 140 Watt
Postingan : Arba_bae
Solfers Batang Pekalongan
Postingan : Arba_bae
KUMPULAN PCB LED DISPLAY ...
Postingan : Arba_bae
Bedah AVR (Automatic Volt...
Postingan : Dafaudio
Cilacap SOLFERS
Postingan : rinoart
perkenalan
Postingan : rinoart
Menggulung Ulang Trafo To...
Postingan : Angtoni
Yamaha PSR S-975
Postingan : Herdjati P
Power untuk listrik rumah...
Postingan : LUQMANHICOM
Req Ukuran Box Subwoofer ...
Postingan : nurdiwan
Pemilihan TR Toshiba OCL ...
Postingan : obenx

Diskusi Menarik