Create an Account
x

Log in

Username:

Password:
 

or Register

  Lupa Password/Reset Password?






orang mengakses topik ini: 1 Tamu
Bagikan ke: Facebook Twitter
Komentari 
Dasar Rancangan Power Supply Untuk Audio Amplifier
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
Rangkain dan penghitungan power supply kadang menjadi anak tiri kalau kita membuat audio amplifier padahal fungsinya sangatlah vital sebagai sumber tenaga. Bagaimana seharusnya power supply untuk audio amplifier seharusnya?
Mari kita bahas disini  \:D/

Sebagai pembuka saya tampilkan skema dasar dari power supply, silahkan nanti dikembangkan dan dikritisi.

[Gambar: psu.gif]

SW1 : Switch/saklar pemutus arus
T1    : Trafo step down penurun tegangan
BR    : "Bridge Rectifier" Jembatan dioda penyearah tegangan
R1 & R2  : Resistor "Bleeder", pengosong kapasitor pada saat dimatikan
C1 & C2  : Perata tegangan, mengurangi ripple voltage.

Pertanyaan lain yang muncul,
- Apa kekurangan power supply ini?
- Bagaimana menentukan ukuran R1 & R2?
- Bagaimana menentukan ukuran C1 & C2?

Mari kita bahas..

Nb: Kalau berkenan, mohon Momod untuk dibuat "sticky" agar bagi newbie tidak banyak lagi pertanyaan yang berulang-ulang tentang power supply untuk amplifier


Baca Juga Topik Yang Mirip di bawah ini:
ada yang punya sekema power class td atau layoutnya
buat power
Amplifier 100vrms
Membuat Power Amplifier dengan Bass yang empuk dem dem bukan duk duk
SOFT STAR FOR POWER AMP
Belajar Rakit Amplifier Class D
MOSFET AMPLIFIER BY ANTONY HOLTON
power namec (new american)
Power Ampli TOA rakitan
Cara menghilankan kontak listrik pada cover power amp.

GUNAKAN BAHASA INDONESIA | UPDATE PROFIL ANDA | UPGRADE LEVEL MEMBER ANDA
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
Mungkin saya tambahkan pertanyaan yang berhubungan dengan kelemahan power supply diatas..
- Bagaimana dengan spike arus pada saat pengisian pertama capasitor?
- Berapa resistansi capasitor
- Bagaimana dengan induktansi capasitor?
- Apa yang dimaksud dengan ESR dan ESL?
- Apakah perlu snubber untuk capasitor?
- Bagaimana jika dua buah capasitor paralel masing masing kanal?
- Apa pengaruh dioda fast recovery dan soft recovery?
- Kenapa ada noise pada power supply?
- Bagaimana menentukan kemampuan dioda bridge?
- Bagaimana memisahkan voltase supply untuk VAS dan Final transistor?
- Apa fungsi softstar dan bagaimana cara kerjanya?
- Bagaimana dengan active softstar?
-  Bagaimana grounding seharusnya?
- Apa yang dimaksud quite ground?
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
inu
Solfree

Postingan: 158
Terdaftar: Nov 2010
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
inu link=topic=4299.msg45437#msg45437 date=1296260569 Menuliskan:Bung, Fuse ketinggalan...

Oh, iyaa...terimakasih sudah mengingatkan..jadi nambah pertanyanya  :D

Berapa ukuran fuse yang harus dipasang?
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Tuby@Jepara
Solfers

Postingan: 559
Terdaftar: Sep 2010
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
danzrose
Solfers

Postingan: 2.530
Terdaftar: Sep 2010
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
SONY REGENG
Solfree

Postingan: 248
Terdaftar: Sep 2010
Semua pertanyaan soal PSU sdh dilontarkan Bang Gea. Bahkan byk pertanyaan yg amat tdk terpikirkan oleh saya sblmnya. Istilah2 yg blm sy knl sama sekali jg. Ternyata skema PSU yg dasar skemanya cuma sederhana menyimpan byk misteri terutama bagi pemula seperti saya. Tdk ada yg mampu saya tanyakan. keilmuan tentangnya msh amat minim. Apalagi mau kasi deskripsi. izin menyimak demi menimba ilmu. Topik yg amat bagus dan signifikan. Kepada momod yg berkompeten menjawab mohon perhatiannya.  ^:)^
Premieum exp: 6 Juli 2013
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
vorezky04
Solfree

Postingan: 193
Terdaftar: Nov 2010
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Yassud
Solfers Donatur

Postingan: 1.003
Terdaftar: Aug 2010
inu link=topic=4299.msg45437#msg45437 date=1296260569 Menuliskan:Bung, Fuse ketinggalan...

Fuse tidak menentukan hasil dari nilai rangkaian PS, fungsi pengamanan bisa ditambahin belakangan aja. Dilanjutss
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
dions
Solfree

Postingan: 299
Terdaftar: Dec 2010
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
imron
Solfree

Postingan: 373
Terdaftar: Oct 2010
yang sedehana begitu banyak misteri yang tersimpan apalagi yang kaya psu kelas h y???
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
inu
Solfree

Postingan: 158
Terdaftar: Nov 2010
Yassud link=topic=4299.msg45510#msg45510 date=1296282815 Menuliskan:Fuse tidak menentukan hasil dari nilai rangkaian PS, fungsi pengamanan bisa ditambahin belakangan aja. Dilanjutss


duluan aja pak..soalnya nanti telat untuk diamankan...  ;-)  ;-)

kalu sikring di ganti sama MCB/ELCB bisa gak yah??? dari pada putus ganti, putus ganti.
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
Ada skema dasar alternatif lainnya:

[Gambar: psualternatif.gif]

Apa kelebihan dibanding skema dasar di awal?
Jika terjadi perbedaan beban antara rail positif dan rail negatif maa akan terjadi perbedaan voltase antara keduanya rail positif dan negatif, perbedaan voltase ini akan menyebabkan aliran arus karena perbedaan potensial. jadi titik nol bukan lagi di CT tapi bergeser.

Perbedaan beban bisa jadi karena memang dari awal lilitan sekunder tidak persis sama atau tegangan bias yang berbeda sehingga voltase swing positif dan negatif pada keluaran power amplifier berbeda (beda amplitudo voltase beda power, dengan asumsi arus sama).

Aliran arus langsung di trafo rail positif dan negatif karena perbedaan beban kerja (voltase tidak sinkron) bisa menyebabkan trafo berdengung dan kinerjanya akan menurun. Hal ini akan lebih sensitif pada trafo toroid di banding EI "roti tawar"

lalu bagaimana cara memisahkan tap CT-nya?
Gampang, di tap CT ada 2 kawat yang digabung jadi satu (pada dasarnya memang nyambung). Kawat ini dipisah/diputus.
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
wanto
Solfree

Postingan: 187
Terdaftar: Sep 2010
terus jawaban atas pertanyaan skema yang pertama gimana kang gea?
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
Mungkin simulasi ini bisa membantu memahami

[Gambar: psualternatifsimulasi.gif]

Jika rail positif seimbang, tidak ada aliran arus di R 10 ohm. Bandingkan dengan gambar ke 2 ke 3 dari kiri, terdapat aliran arus dan daya yang terbuang.

Jadi line grounding yang seharusnya benar-benar 0 akhirnya tidak lagi 0, ada aliran arus di kabel grounding, ini bisa menyebabkan "hum" dengung. resistor 10 ohm diibaratkan resistansi kabel grounding
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Gea
Solfers

Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010
wanto link=topic=4299.msg45562#msg45562 date=1296291997 Menuliskan:terus jawaban atas pertanyaan skema yang pertama gimana kang gea?


Sabar kang, kuliahnya kan 1 tahun, gak bisa beres satu hari  =))
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
wanto
Solfree

Postingan: 187
Terdaftar: Sep 2010
\:D/  \:D/ :D  :D gampang ngak sabaran saya =))  =))
soalnya selama ini jenis yang saya pakai seperti yang di atas dan udah bertahun" belum ada masalah  walau kadang harus on 2hari 2malam palinng" istirahat pagi aja jam7 ss/d 9, maklum gaya sound orang udik
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Yassud
Solfers Donatur

Postingan: 1.003
Terdaftar: Aug 2010
inu link=topic=4299.msg45555#msg45555 date=1296290837 Menuliskan:kalu sikring di ganti sama MCB/ELCB bisa gak yah??? dari pada putus ganti, putus ganti.

Emang kelebihan MCB ialah putus nyambung, putus nyambung, seharusnya kalau udah putus ya diganti aja (BBB=mode on). :D
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
icm
Momod

Postingan: 7.195
Terdaftar: Sep 2010
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
TOP~@
Solfree

Postingan: 41
Terdaftar: Jan 2011
Gea link=topic=4299.msg45428#msg45428 date=1296258651 Menuliskan:Rangkain dan penghitungan power supply kadang menjadi anak tiri kalau kita membuat audio amplifier padahal fungsinya sangatlah vital sebagai sumber tenaga. Bagaimana seharusnya power supply untuk audio amplifier seharusnya?
Mari kita bahas disini  \:D/

Sebagai pembuka saya tampilkan skema dasar dari power supply, silahkan nanti dikembangkan dan dikritisi.

[Gambar: psu.gif]

SW1 : Switch/saklar pemutus arus
T1    : Trafo step down penurun tegangan
BR    : "Bridge Rectifier" Jembatan dioda penyearah tegangan
R1 & R2  : Resistor "Bleeder", pengosong kapasitor pada saat dimatikan
C1 & C2  : Perata tegangan, mengurangi ripple voltage.

Pertanyaan lain yang muncul,
- Apa kekurangan power supply ini?
- Bagaimana menentukan ukuran R1 & R2?
- Bagaimana menentukan ukuran C1 & C2?

Mari kita bahas..

Nb: Kalau berkenan, mohon Momod untuk dibuat "sticky" agar bagi newbie tidak banyak lagi pertanyaan yang berulang-ulang tentang power supply untuk amplifier


Klo menurut saya GND INnya lebih baik diambil dari GND  PA saja, jangan ke GND dekat trafo. Terus klo ada tone controlnya GND tone control ke GND PA. jadi urut-urutan GND sbb:
SPEAKER--CT--PA--TC--IN
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 29-01-2011
Quote this message in a reply
Komentari 





Antoni Pasaribu | Solfegio Forum Lama

DMCA.com Protection Status
Statistik
Yang mengakses SF saat ini sebanyak 132 orang.
» 0 Anggota SF | 132 Tamu


» Jumlah Anggota: 46.606
» Jumlah Topik: 13.519
» Jumlah Postingan: 239.502
» Anggota Baru: fazhh
Statistik Lengkap

News

Latest Threads
Mau nanya nih speaker sub...
Last Post: gandytares
CROWN XLS 602 FULL MODIF ...
Last Post: gandytares
ada yang punya sekema pow...
Last Post: ZAFaudio
Syle Pop dangdut
Last Post: masprazt
Skema & Layout PCB Po...
Last Post: montirbox
DBX 231
Last Post: ZAFaudio
BBE Sonic Maximizer
Last Post: ZAFaudio
Behringer Dcx2496
Last Post: ZAFaudio
Menggulung Ulang Trafo To...
Last Post: ZAFaudio
salam kenal
Last Post: cenkkocenk
Tolong bantuannya master,...
Last Post: AnjarStyaOne
Salam kenal
Last Post: PanGgiH
PA B500 by Apex (lanjutan...
Last Post: Ihins
layout grounding hilang d...
Last Post: toto_
skema dan layout protecto...
Last Post: toto_
Mixer Behringer
Last Post: toto_
Perkenalan
Last Post: toto_
salam kenal
Last Post: toto_
Salam persahabatan
Last Post: toto_
Perkenalan
Last Post: toto_