orang mengakses topik ini: 1 Tamu
Bedah AVR (Automatic Voltage Regulator) pada genset
achenk
Solfree


Postingan: 449
Terdaftar: Aug 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #1
 
bagi rekan-rekan solfers yang tau fungsi dari alat ini mohon dishare disini, baik itu fungsi, skema dan juga cara memperbaiki alat tersebut kalau rusak.  :)

Waktu dan tempat kami persilahkan  :D


Baca Juga Topik Yang Mirip di bawah ini:
Pembagian Beban Genset 3 Phase
Skema AVR exiter untuk genset/alternator
Bagaimana cara membuat genset rakitan?
Bedah Trafo
Setting efek Internal Pada Mixer Yamaha 16 ch
bedah Elko (ts= Ady Mardianto)
Problem dan pembahasan audio Power pada Mobil
Gimana Caranya Agar Genset Bisa Starter Sendiri
Tolong bedah trafo 15A apa 10A gak tau, mau di gulung ulang
BUFFER pada GC... penting gk?

GUNAKAN BAHASA INDONESIA | UPDATE PROFIL ANDA | UPGRADE LEVEL MEMBER ANDA
22-02-2011
01:42 AM
kutip |
sarbini
Solfree


Postingan: 375
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #2
 
Kebetulan jenset aku pakai AVR untuk dinamonya, untuk memperbaikinya belum pernah,tapi aku kawatir kata orang,dinamo jenis ini mudah rusak.
22-02-2011
07:16 AM
kutip |
sarbini
Solfree


Postingan: 375
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #3
 
Dinamoku mereknya loray sommer made in france 35kv 3 phase,bagaimana menurut teman2,enak pakai kolbuster apa pakai AVR
22-02-2011
07:23 AM
kutip |
JM sound
Solfree


Postingan: 471
Terdaftar: Aug 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #4
 
genset punyaku gak ada AVR nya sech,
cuma pake stabiliser tambahan buat asesoris..
22-02-2011
07:40 AM
kutip |
topicvanhouten
Solfers


Postingan: 624
Terdaftar: Sep 2010
YOGYAKARTA
Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #5
 
@kang sarbini : bukane dobel kang,, pake collboster ama avr to...?

aku juga menunggu skema AVR nya dech...
22-02-2011
09:03 AM
kutip |
zia
Solfers


Postingan: 1.414
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #6
 
Saya tuliskan sebatas kemampuan saya:
Fungsi AVR adalah untuk stabilisasi tegangan keluaran alternator. Bukan frekuensinya, karena frekuensi tergantung oleh putaran engine.

Bagaimana proses stabilisasinya? Mari kita lihat cara kerja alternator.
1. Alternator membangkitkan tegangan dengan cara, memutar magnet di deket kumparan.
2. Akibatnya kumparan tersebut terinduksi elektromagnetik yang akhirnya mengeluarkan tegangan.
3. Tegangan keluaran dipengaruhi oleh: Kuat medan magnet, Banyaknya kumparan, kecepatan putar magnet.

Ok, disini kita lihat bahwa banyaknya kumparan sudah pasti (fixed), dan kecepatan putar juga sudah pasti (frekuensi tetap). Satu-satunya cara mengatur tegangan output yang termudah dengan mengatur kuat medan magnet.

Nah, itulah mengapa magnet yang digunakan dalam alternator biasanya menggunakan magnet elektrik (magnet yang dihasilkan oleh listrik). Dengan magnet listrik, maka kuat medan magnet akan bisa bervariasi berdasarkan daya yang diberikan kepada magnet listrik itu. makin besar daya yang diberikan kepada magnet lsitrik, makin kuat sifat magnetnya. Dan hasil akhirnya, makin tinggi tegangannya.

AVR disini berfungsi untuk memberikan daya (dalam kasus ini biasanya arus) pada magnet listrik yang besarnya bervariasi disesuaikan menurut kondisi. Jika tegangan output cenderung turun (akibat beban yang berat) maka AVR akan memberikan arus yang besar kepada magnet listrik. Demikian juga sebaliknya. Jadi tegangan output akan cenderung stabil, tidak lari kemana2 :D

AVR ini memiliki input sensor tegangan dari keluaran alternator dan outputnya arus yang menuju magnet listrik. Secara real, biasanya magnet listrik ini berupa rotor. Dan kumparan biasanya berupa stator. Dimana konstruksinya rotor berputar didalam stator.

AVR biasanya dibuat dalam bentuk yang kompak dan rigid, karena dia harus handal dalam segala kondisi. Tak heran jika dia diproteksi sedemikian rupa (biasanya di cor oleh resin) untuk melindungi komponen didalamnya. Efek negatifnya memang susah untuk memperbaiki AVR ini, tetapi sepengetahuan saya, AVR ini jarang rusak kok.

Skema AVR saya tidak punya, cara memperbaiki juga nggak ada pengalaman. Menurut saya mending cari2 AVR bekas di loakan. Karena biasanya masih jalan dengan bagus walaupun alternatornya sudah rusak...
22-02-2011
09:35 AM
kutip |
icm
Momod


Postingan: 7.195
Terdaftar: Sep 2010

Solfers: Unlimited
Donatur: Unlimited

Postingan: #7
 
sarbini link=topic=4898.msg53871#msg53871 date=1298334186 Menuliskan:Dinamoku mereknya loray sommer made in france 35kv 3 phase,bagaimana menurut teman2,enak pakai kolbuster apa pakai AVR


punya saya silent 0.8kVA  :)) ada AVRnya ngga tahu sebelah mana ?  :-?? buat nyalain lampu dan kipas angin kalau mati lampu...
22-02-2011
10:01 AM
kutip |
im4m_okee
Solfree


Postingan: 336
Terdaftar: Aug 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #8
 
wah kalo aku sih ganti baru avr nya.... kalo perbaiki...[Gambar: smiley-think005.gif].  Kalo di sini paling gampang cari avr nya honda compatibel. kalo avr nya yamaha dll suseh..... :xx
22-02-2011
10:40 AM
kutip |
Gea
Solfers


Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #9
 
Sekedar ide di dalam kepala tapi belum sempat mengaplikasikannya, maklum belum punya genset  :D

AVR pada stavolt yang menggunakan stepper motor sebenarnya bisa di modifikasi, langsung untuk mengatur tinggi rendahnya gas pada genset. kalau ada stavolt diloakan tapi rangkaian stepper dan dinamo steppernya masih bagus bisa di berdayakan.

Prinsipnya jika voltase ketinggian motor stepper berputar ke kiri maka jika voltase kerendahan karena beban tinggi maka motor stepper berputar ke kanan. Ini bisa dimodifikasi untuk menurunkan atau menaikkan tuas gas genset.

Nanti tak coba gambar
22-02-2011
10:41 AM
kutip |
zia
Solfers


Postingan: 1.414
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #10
 
Mas Gea, saya rasa ini akan cocok untuk stabilisasi frekuensi genset. Jadi inputnya frekuensi, keluarannya gerakan motor. Idenya bagus buat penghematan bbm...
22-02-2011
11:01 AM
kutip |
topicvanhouten
Solfers


Postingan: 624
Terdaftar: Sep 2010
YOGYAKARTA
Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #11
 
sheepp.. mantaps akang gea.....
22-02-2011
02:01 PM
kutip |
hwkelik
Solfree


Postingan: 181
Terdaftar: Jan 2011

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #12
 
Gea link=topic=4898.msg53953#msg53953 date=1298346076 Menuliskan:Sekedar ide di dalam kepala tapi belum sempat mengaplikasikannya, maklum belum punya genset  :D

AVR pada stavolt yang menggunakan stepper motor sebenarnya bisa di modifikasi, langsung untuk mengatur tinggi rendahnya gas pada genset. kalau ada stavolt diloakan tapi rangkaian stepper dan dinamo steppernya masih bagus bisa di berdayakan.

Prinsipnya jika voltase ketinggian motor stepper berputar ke kiri maka jika voltase kerendahan karena beban tinggi maka motor stepper berputar ke kanan. Ini bisa dimodifikasi untuk menurunkan atau menaikkan tuas gas genset.

Nanti tak coba gambar


wah kalau ini hanya menjaga voltase saja stabil tapi frekuensinya tetap selalu berubah sesuai dengan putaran mesin....kalau voltase rendah gas ditambah putaran mesin jadi lebih tinggi frekuensinya juga jadi tinggi...peralatan yang peka perubahan frekuensi bisa bodholll....!!! genset gini cocoknya hanya untuk lampu jangan digunakan untuk SS...
23-02-2011
10:36 PM
kutip |
Gea
Solfers


Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #13
 
hwkelik link=topic=4898.msg54843#msg54843 date=1298475374 Menuliskan:wah kalau ini hanya menjaga voltase saja stabil tapi frekuensinya tetap selalu berubah sesuai dengan putaran mesin....kalau voltase rendah gas ditambah putaran mesin jadi lebih tinggi frekuensinya juga jadi tinggi...peralatan yang peka perubahan frekuensi bisa bodholll....!!! genset gini cocoknya hanya untuk lampu jangan digunakan untuk SS...


Sepengetahuan saya:
- Beban naik, rpm akan turun
- jika rpm tidak turun maka tidak akan ada penurunan voltase, karena prinsip dinamo jika jumlah gulungan tetap maka yang menentukan voltase output adalah rpm (putaran rotor)

Contoh:
Jika tanpa beban (Unload) rpm diset pada 3600 rpm (60 Hz) kemudian saat diberikan beban rpm akan turun menjadi 3000 (50 Hz). Disisi lain dengan 3600 rpm tentunya voltase genset akan melebihi dari 220 volt, kecuali sudah ada AVR terpasang yang mengontrol output tetap di 220 Hz.

Namun jika AVR tetap terpasang, walaupun rpm kita naikkan voltase akan tetap 220 volt karena dikontrol oleh AVR, jadi berbahaya jika keduanya digabung.

CMIIW  ^:)^
23-02-2011
11:08 PM
kutip |
hwkelik
Solfree


Postingan: 181
Terdaftar: Jan 2011

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #14
 
yang pernah saya alami ditahun 1980an pakai genset kecil paling sekitar 2kVA (pakai mesin disel satu silinder dan dinamo) pas beban naik rpm turun voltase turun...rpm dinaikkan normal tapi voltasenya masih dibawah normal..jadi mesti dinaikkan lagi rpmnya supaya voltasenya mendekati 220 volt akibatnya rpmnya diatas normal ...perangkat player pita kaset (pakai motor AC) yang putarannya tergantung frekuensi listrik jadi ngebut kalau dipakai dimalam hari, karena ada beban lampu rpm harus ditambah..!!! kalau siang hari jadi lambat karena rpmnya rendah...tidak ada beban lampu!!! untung waktu itu perangkat2 tidak perduli frekuensi listrik..dikasih frekuensi berapapun mau...gak jebol...cuman pengaruh pada kecepatan kaset yang motornya motor AC...!!!
23-02-2011
11:47 PM
kutip |
im4m_okee
Solfree


Postingan: 336
Terdaftar: Aug 2010

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #15
 
ilmu baru lagi........ thx berat..... \:D/
23-02-2011
11:54 PM
kutip |
zia
Solfers


Postingan: 1.414
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #16
 
Kalau setahu saya, biasanya mesin diesel pada genset selalu beroperasi pada rpm tertentu (fixed), ada yang 3000rpm, ada yang 1500rpm,  untuk mencapai frekuensi tertentu (di kasus ini 50Hz).
Jika terjadi perubahan beban dari beban nol sampai penuh :
Untuk frekuensi : biasanya akan diantisipasi oleh governor pada genset yang menjaga engine rpm relatif stabil sehingga regulasi frekuensi selalu dibawah 5%
Untuk tegangan : biasanya akan dijaga oleh AVR pada alternator sehingga regulasi tegangan selalu dibawah 2%. Sudah banyak sekarang genset yang waktu full load, tegangan hanya turun sekitar 1% saja.
CMIIW ya ..
24-02-2011
11:53 AM
kutip |
Gea
Solfers


Postingan: 579
Terdaftar: Sep 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #17
 
Memang beda tipe, beda penanganannya, saya dulu waktu masih kerja dilapangan hanya mengandalkan mesin dongfeng dan dinamo dengan permanen magnet. Jadi untuk mendapatkan voltase stabil di 220 volt, rpm harus tetap dijaga di 3000 rpm.

Namun kadangkala saat beban berat (saat menghidupkan pompa air 1200 watt), rpm mesin dongfeng langsung turun sehingga voltase ikut turun.

Pada generator yang tidak pakai permanent magnet "Field Excitation Generator", AVR adalah keharusan untuk mengontrol voltase, tidak bisa dengan mengontrol rpm
24-02-2011
12:01 PM
kutip |
zia
Solfers


Postingan: 1.414
Terdaftar: Nov 2010

Solfers: unlimited
Donatur: unregistered

Postingan: #18
 
oo...ternyata salah paham, beda bendanya  :))
Saya malah belum pernah menggunakan permanen magnet, mas. Soalnya semua genset yang saya temui menggunakan field excitator.
Justru saya penasaran dengan alternator permanen magnet, mengenai regulasi frekuensi dan tegangannya. Soalnya ini akan menjadi masalah, mengingat besar medan magnet yang relatif konstan. Satu2nya yang bisa diubah (variabel) adalah rpm-nya...
gimana regulasinya ya ? (yang biasa diterapkan pada alternator magnet permanen)
24-02-2011
12:15 PM
kutip |
khotib
Solfree


Postingan: 76
Terdaftar: Sep 2010
Pasuruan
Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #19
 
Lanjut ikutan nyimak..saja
24-02-2011
12:27 PM
kutip |
hwkelik
Solfree


Postingan: 181
Terdaftar: Jan 2011

Solfers: unregistered
Donatur: unregistered

Postingan: #20
 
zia link=topic=4898.msg55054#msg55054 date=1298523204 Menuliskan:Kalau setahu saya, biasanya mesin diesel pada genset selalu beroperasi pada rpm tertentu (fixed), ada yang 3000rpm, ada yang 1500rpm,  untuk mencapai frekuensi tertentu (di kasus ini 50Hz).
Jika terjadi perubahan beban dari beban nol sampai penuh :
Untuk frekuensi : biasanya akan diantisipasi oleh governor pada genset yang menjaga engine rpm relatif stabil sehingga regulasi frekuensi selalu dibawah 5%
Untuk tegangan : biasanya akan dijaga oleh AVR pada alternator sehingga regulasi tegangan selalu dibawah 2%. Sudah banyak sekarang genset yang waktu full load, tegangan hanya turun sekitar 1% saja.
CMIIW ya ..


ya itu untungnya pakai genset jaman sekarang...dulu mesin kaya gitu merupakan barang langka...!!! kadang ngatur rpm hanya berdasarkan felling, biar lampu TL nyala semua voltase dinaikkan dengan cara rpm dinaikkan (dengan menambah gas), habis itu rpm diturunkan lagi, yang penting tidak ada TL yang padam, trus ditinggal tidur...parah...!!!! pengalaman masa lalu di kampung, dikampung saya kadang ada yang pesta kawin nyewa SS dan lampu 3 hari 3 malam, listrik PLN masih langka...!!!
24-02-2011
11:16 PM
kutip |




Online
Yang Sedang Online
» 1 Anggota SF | 121 Tamu
RULLYbae

INFO


Latest Threads
RUANG KONSULTASI APEX B50...
Postingan : Arhermikha
SEBERAPA PENTING LUBANG A...
Postingan : nurdiwan
pre-amp mic unbalance
Postingan : nurdiwan
Salam kenal
Postingan : Arba_bae
Bahasan Kit OCL 140
Postingan : Arba_bae
Yang Perlu Diperhatikan d...
Postingan : nurdiwan
Mars Indo
Postingan : Feroandika
Perkenalan
Postingan : ahmedmrp
Pilih lm3886 atau kit sym...
Postingan : ErwinYes
salam kenal....
Postingan : setha
Belajar Rakit Amplifier C...
Postingan : bangsutro
Power Ampli Yang Direkome...
Postingan : genoth
equipment line array
Postingan : nurdiwan
Tentang LSM (loudspeaker ...
Postingan : nurdiwan
Distribusi Line Input Pow...
Postingan : nurdiwan
Parametric mobil buat sou...
Postingan : nurdiwan
sound track 7 potensio
Postingan : nurdiwan
Efek vokal zoom Rfx2200
Postingan : nurdiwan
Menentukan dB besaran I/O...
Postingan : nurdiwan
CROSSOVER SOUNDCRAFT 2400...
Postingan : nurdiwan

Diskusi Menarik