Create an Account
x

Log in

Username:

Password:
 

or Register

  Lupa Password/Reset Password?






orang mengakses topik ini: 1 Tamu
Bagikan ke: Facebook Twitter
Komentari 
Rakit Trafo Yuk?
yansen
Solfers

Postingan: 1.719
Terdaftar: Jul 2011
kalo pake ampere meter harus ada beban,, kalo cuma blazer bebannya masih terlalu kecil,, spekernya sudah teriak dan joget,, eeee amper meternya cuma senyum kecil nggak nyampe 3 amper padahal tiap kali tendangan low volt meter bergerak dari 220 turun sampe 200v106106106
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 03-06-2012
Quote this message in a reply
JOHN WIDHI
Solfree

Postingan: 341
Terdaftar: Nov 2010
(02-06-2012 07:55 AM)yansen Menuliskan:  bli john, aku baru selesai gulung toroid ,, tapi aku nggak tau keluar berapa amper core bekas regulator 3kva tinggi 5 tebal 4,5 primer 550 lilitan kawat 1,2 mm sekunder 165 x2 kawat 1,8 mm diukur keluar 64 vac aku nggak tau hitung ampernya 4
Gk usah diukur, dibandingkan saja dengan post #49
didonload Wire Number 1-40.doc
maksimal arusnya yg S=5A/mm2.
Tp klo mau ngukur murninya sy gk tau cara yg bagus, yg bisa dicoba dikasi beban R atau bohlam yg bnyk.
Trus diukur ampernya berapa...
Lumayan bingung jg kan, makanya lebih bagus metode perbandingan saja. Bisa jg dibandingkan besar kawat dgn trafo yg sdh jadi, trafo nol yg dijadikan patokan soalnya kawat trafo nol lebih besar
(tp tetep aja gk sesuai tabel saya)
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 03-06-2012
Quote this message in a reply
yansen
Solfers

Postingan: 1.719
Terdaftar: Jul 2011
saya coba kasih beban kawat las listrik ternyata bisa buat ngelas.. diukur pake ampere meter,,, jarumnya melewati angka yang paling tinggi pada amper meterku yang cuma 30,,
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 05-06-2012
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
udah baca berulang2, lumayan ngerti... meskipun gak bisa lihat penampakan, nice share...
cuma yang masih blom ngerti yaitu perbandingan atau berapa mm diameter lilitan primer dan skunder yang akan di gulung, atau cuma coba2 saja...
apa tidak ada ketetapan untuk hal tersebut...
misalnya diameter lilitan skunder yang aka digulung adalah 1.5mm, berapa mm diameter ideal lilitan primernya... atau sebaliknya...
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 05-06-2012
Quote this message in a reply
soerdjanto
Solfers

Postingan: 2.926
Terdaftar: Aug 2010
untuk menentukan besaran kawat primer dan sekundernya, coba lihat tabel awg. di situ ada batas aman berapa maksimal sebuah ukuran kawat bisa di aliri arus

awg

saya nggak mbingungin sampean, sampean jangan bingung karena saya
begitu juga sebaliknya dan jangan di bolak balik
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 06-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 06-06-2012 01:14 PM oleh soerdjanto.)
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
(06-06-2012 01:11 PM)soerdjanto Menuliskan:  untuk menentukan besaran kawat primer dan sekundernya, coba lihat tabel awg. di situ ada batas aman berapa maksimal sebuah ukuran kawat bisa di aliri arus

awg

:-bd ke TKP!
di rumah ada stavol kalo gak salah 500VA, yang kebakar gulunganya, blom di cek sih kondisi kern-nya...
rencana buat ngangkat 3886...
mohon bantuanya...
sekalian aja deh nanya...
kira2 diameter kawatnya berapa ya? primer sama skundernya...
gak bisa liat penampakan di atas sih...
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 07-06-2012
Quote this message in a reply
tukangpatri
Patroler

Postingan: 4.485
Terdaftar: Aug 2011
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 07-06-2012
Quote this message in a reply
JOHN WIDHI
Solfree

Postingan: 341
Terdaftar: Nov 2010
(07-06-2012 08:47 AM)herman doank Menuliskan:  :-bd ke TKP!
di rumah ada stavol kalo gak salah 500VA, yang kebakar gulunganya, blom di cek sih kondisi kern-nya...
rencana buat ngangkat 3886...
mohon bantuanya...
sekalian aja deh nanya...
kira2 diameter kawatnya berapa ya? primer sama skundernya...
gak bisa liat penampakan di atas sih...
Dicoba aja bongkar trafonya, jangan lupa dihitung berapa jumlah lilitannya... per tumpukan menghitungnya ya.
Kita coba tanpa memakai rumus yg mumet, pake yg simple2 saja.
Silakan dihitung dulu banyaknya lilitan, juga nanti tinggi kern beserta diameter luar & dalamnya berapa?
Klo sudah dihitung semua nanti saya coba jawab :)
jumlah semua lilitan = ...
tinggi kern = ...
diameter dalam = ...
diameter luar = ...
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 07-06-2012
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
(07-06-2012 11:52 PM)JOHN WIDHI Menuliskan:  Dicoba aja bongkar trafonya, jangan lupa dihitung berapa jumlah lilitannya... per tumpukan menghitungnya ya.
Kita coba tanpa memakai rumus yg mumet, pake yg simple2 saja.
Silakan dihitung dulu banyaknya lilitan, juga nanti tinggi kern beserta diameter luar & dalamnya berapa?
Klo sudah dihitung semua nanti saya coba jawab :)
jumlah semua lilitan = ...
tinggi kern = ...
diameter dalam = ...
diameter luar = ...

tengkyu responya, barangnya di kampung, blom sempet bongkar, saya kerja kekota, tiap minggu pulang kampung, baru bisa bongkar, tapi diutamakan bongkar istri dulu Mas... 4 (ciaaaah OOT).
setelah di bongkar nanti saya apdet Mas ya...
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 08-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 08-06-2012 08:49 AM oleh herman doank.)
Quote this message in a reply
yansen
Solfers

Postingan: 1.719
Terdaftar: Jul 2011
saya coba coba menggulung toroid tanpa menghitung jumlah lilitan caranya digulung primernya kalo dirasa cukup, langsung dicolok kelistrik, kalo getaran/ dengungan masih kuat, berarti lilitannya ditambah dan dicoba lagi sampai tidak ada getaran, kemudian dicolok ke listrik selama 1 jam jika lilitan tidak terasa panas, berarti lilitan primer cukup, kemudian sekundernya digulung dan diukur dengan avometer volt yang diinginkan 44 dan ini toroid ke 5 yang saya gulung,,


File Lampiran Ikon Miniatur Gambar
   
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 12-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 12-06-2012 07:20 AM oleh yansen.)
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
Update:
Toroid 1 : dari stavol 500va
- lilitan luar 350
- lilitan dalam 390
- lilitan ekstra 60
- tinggi kern 5cm
- diameter luar 9.5cm
- diameter dalam 5cm
- berarti jumlah semua lilitan 740, lebar kern 2.25cm
- gulungan dalam seperti tembaga, tapi putih.

toroid 2 : dari stavol 1000va
- lilitan luar 290
- lilitan dalam 310
- lilitan ekstra 36
- tinggi kern 5cm
- diameter luar 12cm
- diameter dalam 6.75
- berarti jumlah semua lilitan 600, lebar kern 2.65cm
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 12-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 12-06-2012 08:29 AM oleh herman doank.)
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
(04-11-2011 04:28 PM)JOHN WIDHI Menuliskan:  luas penampang tempatnyamenggulung kawat, alias koker...
ada yg dari plastik(trafo 5A atau yg lebih kecil)
ada yg dari kertas warna merah(gk tau kertas apa) biasanya pada trafo2 besar
caranya
ukur panjang * lebar * tinggi koker
panjang * lebar inilah luas penampang yang dimaksud
contoh trafo 5A kecil luasnya adalah
4.5 cm * 2.5 cm = 11.25 cm2(cm persegi)

klo dimasukkan ke rumus menjadi:

n primer = 45 * (220volt / 11.25cm2)
= 880 lilitan
n sekunder misal untuk 25 volt
= 49.5 * (25volt / 11.25cm2)
= 110 lilitan
untuk ct 25 volt = 110 + 110 lilitan
sudah saya coba & hasilnya bagus sekali, trafonya adem2 saja

untuk yang ini, diameter kawat primer n skundernya berapa mas?
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 12-06-2012
Quote this message in a reply
JOHN WIDHI
Solfree

Postingan: 341
Terdaftar: Nov 2010
(12-06-2012 08:27 AM)herman doank Menuliskan:  Update:
Toroid 1 : dari stavol 500va
- lilitan luar 350
- lilitan dalam 390
- lilitan ekstra 60
- tinggi kern 5cm
- diameter luar 9.5cm
- diameter dalam 5cm
- berarti jumlah semua lilitan 740, lebar kern 2.25cm
- gulungan dalam seperti tembaga, tapi putih.

toroid 2 : dari stavol 1000va
- lilitan luar 290
- lilitan dalam 310
- lilitan ekstra 36
- tinggi kern 5cm
- diameter luar 12cm
- diameter dalam 6.75
- berarti jumlah semua lilitan 600, lebar kern 2.65cm
Ya sudah benar jumlah lilitannya, terus diameter kawat untuk primer pakai ukuran kawat yg sama ukuran dengan lilitan luar (bisa juga pakai yg agak kecilan sedikit, agar ruang untuk tempat menggulung tidak terlalu mepet).

Untuk lilitan sekunder tergantung mau berapa Volt & Ampere yg diinginkan
Gunakan perbandingan jumlah lilitan (gulungan per volt) antara primer & sekunder
Kalau saya sekunder diberi extra 5-10% jumlah lilitan lebih banyak dari perhitungan tadi.

Untuk tegangan/Volt yg kecil bisa digunakan kawat diameter besar sehingga didapat arus/Amper yg besar
Untuk tegangan lebih besar kawatnya pakai yg kecilan sehingga arusnya juga jadi kecilan.

Masalah berapa besarnya diameter kawat sekunder disesuaikan dengan berapa banyak ruang yg tersisa. Kalau yg ini trial error, dicoba-coba saja seberapa bisa masuk kawatnya 1

(12-06-2012 09:37 AM)herman doank Menuliskan:  untuk yang ini, diameter kawat primer n skundernya berapa mas?
Kalau tidak salah diameter primer 0.3mm & sekunder 0.7mm
Tiap selesai setumpuk lilitan saya lapisi cairan khusus untuk buat trafo.

Trafo yg dipasaran 5A kecil arus keluarannya kalau kita paksa 5A maka trafonya akan hangus,
Sebenarnya bisa dimodif, digulung ulang sekundernya & bisa keluar 5A tetapi tegangannya rendah.

Tadi saya baru sampai tumpukkan yang ke-6 pada proses rakit trafo yg terbaru, pada tiap tumpukkan kawat saya lapisi insulator. Terus setiap selesai 1 tumpukkan saya lapisi "clear insulating enamel" biar kawatnya nempel dengan kuat & trafonya nanti lebih terjamin dari getaran2 yg tidak diinginkan
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 13-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 13-06-2012 09:05 PM oleh JOHN WIDHI.)
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
- tengkyu responya,
- terakhir saya gulung yang bekas 500VA dengan kawat 0.5 mm +/- 600 lilitan (2 lapis), gulung dengan tangan, 3 spasi 3 spasi, lapisan kedua ngisi dari spasi gulungan pertama, kern dilapisi dengan lakban kertas, setelah 2 lapis, saya lakban lagi trus saya test, hasilnya pada putus (kebakar) pada sudut kern. kesalahan dimana ya?
- sudut kern trlalu lancip
- tidak pakai clear insulating enamel
- lilitan kurang banyak
- salah dalam menggulung
- kalo mau beli "clear insulating enamel" bilang gimana ya sama yang jual? 4 maklum pemula..
- kalo di ganti dengan vernis (lapisan untuk lapisan kayu) gimana ya?
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 18-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 18-06-2012 09:10 AM oleh herman doank.)
Quote this message in a reply
tukangpatri
Patroler

Postingan: 4.485
Terdaftar: Aug 2011
Pas kebakar kemarin aku pakai "serlak" kang... biasa digunakan untuk dempul kayu pd meubel
beli di toko bangunan. Kalau terbakarnya disudut kern mungkin kawatnya lecet krn sudutnya terlalu lancip itu tadi kang.
Premieum exp: Unlimited
Donatur exp: Unlimited

postingan pada: 23-06-2012
Quote this message in a reply
yansen
Solfers

Postingan: 1.719
Terdaftar: Jul 2011
kalau saya, lilitannya, jangan sampe ada kawat lilitan berada diatas kawat yang lain sebelum selesai 1 putaran,, kalo sudah selesai 1 putaran, digulung dengan pita kain yang tipis / kertas/ lakban atau apa saja yang tipis supaya lilitan diatas tidak bersentuhan dengan yang dibawahnya misalnya lilitan primer 600 lilitan dan putaran pertama dapat 200 lilitan, dilakban dulu sebelum lilitan dilanjutkan,, setelah penuh dilakban lagi, kemudian dilanjut melilit lagi, yang penting jangan ada lilitan atas dan bawahnya saling ketemu,, begitu juga dengan lilitan sekunder ini mencegah jangan sampai kawat emailnya kurang bagus seperti yang saya alami waktu menggulung yang bekas 3kva,,
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 23-06-2012
Quote this message in a reply
Taufik Edi
Solfree

Postingan: 167
Terdaftar: Jun 2011
NEK Ak BELI JDI AJA gak repot2,mumet ngitung?dulu pernh praktek buat sendiri gak kebeneran jdi rugi?akhirnya kern 20a jual rosok ma tembagane....jdi kapok gulung lgi?wach nti nek semuanya do gulung sendiri pabrike tutup karyawane di PHK aduch kasihan...heee...eee?
Premieum exp: unregistered
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 23-06-2012
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
(23-06-2012 11:00 AM)tukangpatri Menuliskan:  Pas kebakar kemarin aku pakai "serlak" kang... biasa digunakan untuk dempul kayu pd meubel
beli di toko bangunan. Kalau terbakarnya disudut kern mungkin kawatnya lecet krn sudutnya terlalu lancip itu tadi kang.
O... serlak namanya...
ya ya ya... nanti di tambahin lakban kern nya... padahal kemaren udah di kasih 3 lapis lo untuk sudutnya...

(23-06-2012 04:07 PM)yansen Menuliskan:  kalau saya, lilitannya, jangan sampe ada kawat lilitan berada diatas kawat yang lain sebelum selesai 1 putaran,, kalo sudah selesai 1 putaran, digulung dengan pita kain yang tipis / kertas/ lakban atau apa saja yang tipis supaya lilitan diatas tidak bersentuhan dengan yang dibawahnya misalnya lilitan primer 600 lilitan dan putaran pertama dapat 200 lilitan, dilakban dulu sebelum lilitan dilanjutkan,, setelah penuh dilakban lagi, kemudian dilanjut melilit lagi, yang penting jangan ada lilitan atas dan bawahnya saling ketemu,, begitu juga dengan lilitan sekunder ini mencegah jangan sampai kawat emailnya kurang bagus seperti yang saya alami waktu menggulung yang bekas 3kva,,
kalo setiap lapisan gululungan di kasih isolator lagi, jadinya gak makan tempat nanti? tapi boleh juga di coba tuh...

(23-06-2012 08:15 PM)Taufik Edi Menuliskan:  NEK Ak BELI JDI AJA gak repot2,mumet ngitung?dulu pernh praktek buat sendiri gak kebeneran jdi rugi?akhirnya kern 20a jual rosok ma tembagane....jdi kapok gulung lgi?wach nti nek semuanya do gulung sendiri pabrike tutup karyawane di PHK aduch kasihan...heee...eee?
wah kalo beli disini gak ada, itu makany mau buat sendiri... jangan putus asa dong... kalo mikirin rugi gak jadi2 nanti mas... namanya juga perjuangan, butuh pengorbanan...
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 25-06-2012
Quote this message in a reply
setiono
Solfers

Postingan: 1.306
Terdaftar: Mar 2012
serlak atau lem INdian namanya mas, di dunia perbengkelan kami jg pakai serlak...21
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 25-06-2012
Quote this message in a reply
herman doank
Solfers

Postingan: 666
Terdaftar: Dec 2010
Premieum exp: unlimited
Donatur exp: unregistered

postingan pada: 25-06-2012
(Postingan ini telah diubah pada : 25-06-2012 08:47 AM oleh herman doank.)
Quote this message in a reply
Komentari 






Antoni Pasaribu | Solfegio Forum Lama

DMCA.com Protection Status
Statistik
Yang mengakses SF saat ini sebanyak 83 orang.
» 0 Anggota SF | 83 Tamu


» Jumlah Anggota: 42.649
» Jumlah Topik: 13.380
» Jumlah Postingan: 238.507
» Anggota Baru: prasetyowilys
Statistik Lengkap

News

Latest Threads
YIROSHI SUPER DRIVER 1500...
Last Post: Rahardian
ask clip indicator
Last Post: Dek Ghofur
power peavey
Last Post: masbramajalah
panduan modif OCL 150w, m...
Last Post: masbramajalah
skema instalasi grounding...
Last Post: masbramajalah
Gabungan speaker 12" dan ...
Last Post: denissandi
box speaker 18 fabulus
Last Post: Irvanda
salam kenal
Last Post: Irvanda
cara Seting driverack DBX...
Last Post: Irvanda
Layout apex h1200
Last Post: Anasairwd
APEX H1200 TEF
Last Post: Anasairwd
SUPER OCL UPGRADE 150 WAT...
Last Post: mintu
CROWN XLS 602 FULL MODIF ...
Last Post: mintu
BOX CBS.. box speaker yg ...
Last Post: mastyoko
Bagaimana Caranya
Last Post: butars
Tanya : Ciri ciri Transis...
Last Post: butars
Suara Hewan Untuk Jaga Ke...
Last Post: butars
Musik Gereja
Last Post: butars
PILIH MANA PUNYA UANG BUA...
Last Post: butars
Amplifier Seperti Apa Yan...
Last Post: butars