- Gea - 10-12-2010
Topik ini dimaksudkan untuk mengenal dasar-dasar power supply dengan switching, siapa tahu dengan berbagi ilmu dengan rekan-rekan Solfers nantinya bisa merancang SMPS ala solfegio yang sederhana dan bisa dimanfaatkan untuk power supply amplifier seperti untuk power "Blazer" atau "APEC".
Mungkin supaya lebih terarah dan terstruktur, pembahasan bisa dimulai dari dasar pertanyaan: 1. Apa itu SMPS? 2. Apa kelebihan dan kekurangannya? 3. Bagaimana Topologinya? 4. Apa saja jenisnya? 5. .... 6. ...dst...
Silahkan jika ada rekan Solfers yang mau memulai
- Gea - 10-12-2010
Topik ini dimaksudkan untuk mengenal dasar-dasar power supply dengan switching, siapa tahu dengan berbagi ilmu dengan rekan-rekan Solfers nantinya bisa merancang SMPS ala solfegio yang sederhana dan bisa dimanfaatkan untuk power supply amplifier seperti untuk power "Blazer" atau "APEC".
Mungkin supaya lebih terarah dan terstruktur, pembahasan bisa dimulai dari dasar pertanyaan: 1. Apa itu SMPS? 2. Apa kelebihan dan kekurangannya? 3. Bagaimana Topologinya? 4. Apa saja jenisnya? 5. .... 6. ...dst...
Silahkan jika ada rekan Solfers yang mau memulai
- Gea - 10-12-2010
Topik ini dimaksudkan untuk mengenal dasar-dasar power supply dengan switching, siapa tahu dengan berbagi ilmu dengan rekan-rekan Solfers nantinya bisa merancang SMPS ala solfegio yang sederhana dan bisa dimanfaatkan untuk power supply amplifier seperti untuk power "Blazer" atau "APEC".
Mungkin supaya lebih terarah dan terstruktur, pembahasan bisa dimulai dari dasar pertanyaan: 1. Apa itu SMPS? 2. Apa kelebihan dan kekurangannya? 3. Bagaimana Topologinya? 4. Apa saja jenisnya? 5. .... 6. ...dst...
Silahkan jika ada rekan Solfers yang mau memulai
- Gea - 10-12-2010
Mungkin saya bisa memulai duluan, nanti bisa ditambahkan/dikoreksi oleh yang lain.
SMPS mempunyai dua buah arti kata, yaitu :
- Power Supply – Artinya suatu peralatan yang berfungsi untuk menyediakan sumber daya listrik yang cocok dengan suatu peralatan. Pada umumnya sumber listrik yang tersedia adalah tegangan ac 220V sedangkan tegangan yang dibutuhkan untuk suatu peralatan umumnya adalah tegangan dc.
- Regulator Switching - adalah suatu sirkit elektronik yang berfungsi untuk membuat agar tegangan keluaran stabil terhadap perubahan-perubahan seperti, tegangan masukan yang tidak konstan, arus beban yang tidak konstan, temperature ruangan yang tidak konstan.
Kelebihan:
- Lebih ringan dan ukuran lebih kecil. Regulator linear membutuhkan tranfo 50Hz yang mempunyai inti besi yang berat. Makin besar daya (Watt) makin besar dan berat ukuran tranfonya. Sedang SMPS menggunakan frekwensi diatas 20Khz. Makin tinggi frekwensi switching, maka ukuran tranfo dan kapasitor filter semakin kecil
- Lebih efisien pemakaian daya listrik. Regulator switching lebih sedikit menghasilkan panas, berarti lebih sedikit daya listrik yang hilang.
- Range tegangan masukan yang lebih lebar. SMPS mempunyai toleransi range tegangan masukan yang lebar. Dengan tegangan masukan bervariasi antara dc 150~300V (atau tegangan ac antara 90~265V), switching regulator masih mampu memberikan tegangan keluaran yang stabil.
Kekurangan:
- SMPS membutuhkan sirkit elektronik yang sedikit komplek dan lebih rumit.
- Menghasilkan gangguan noise frekwensi tinggi. Regulator linear bekerja pada frekwensi 50Hz dan menghasilkan gangguan denyut frekwensi kelipatannya yang dinamakan gangguan “Humming”. Sedang SMPS karena bekerja pada frekwensi diatas 30 Khz maka menghasilkan gangguan frekwensi tinggi harmonis yang dinamakan "noise" atau "EMI" (electromagnetic interference).
- Makin tinggi frekwensi switching, makin besar gangguan EMI dan makin besar kerugiannya daya. Oleh karena itu frekwensi SMPS pada televisi awalnya masih dibatasi pada frekwensi dibawah 100Khz.
*sumber : http://lintaseblog.co.cc
- Gea - 10-12-2010
Mungkin saya bisa memulai duluan, nanti bisa ditambahkan/dikoreksi oleh yang lain.
SMPS mempunyai dua buah arti kata, yaitu :
- Power Supply – Artinya suatu peralatan yang berfungsi untuk menyediakan sumber daya listrik yang cocok dengan suatu peralatan. Pada umumnya sumber listrik yang tersedia adalah tegangan ac 220V sedangkan tegangan yang dibutuhkan untuk suatu peralatan umumnya adalah tegangan dc.
- Regulator Switching - adalah suatu sirkit elektronik yang berfungsi untuk membuat agar tegangan keluaran stabil terhadap perubahan-perubahan seperti, tegangan masukan yang tidak konstan, arus beban yang tidak konstan, temperature ruangan yang tidak konstan.
Kelebihan:
- Lebih ringan dan ukuran lebih kecil. Regulator linear membutuhkan tranfo 50Hz yang mempunyai inti besi yang berat. Makin besar daya (Watt) makin besar dan berat ukuran tranfonya. Sedang SMPS menggunakan frekwensi diatas 20Khz. Makin tinggi frekwensi switching, maka ukuran tranfo dan kapasitor filter semakin kecil
- Lebih efisien pemakaian daya listrik. Regulator switching lebih sedikit menghasilkan panas, berarti lebih sedikit daya listrik yang hilang.
- Range tegangan masukan yang lebih lebar. SMPS mempunyai toleransi range tegangan masukan yang lebar. Dengan tegangan masukan bervariasi antara dc 150~300V (atau tegangan ac antara 90~265V), switching regulator masih mampu memberikan tegangan keluaran yang stabil.
Kekurangan:
- SMPS membutuhkan sirkit elektronik yang sedikit komplek dan lebih rumit.
- Menghasilkan gangguan noise frekwensi tinggi. Regulator linear bekerja pada frekwensi 50Hz dan menghasilkan gangguan denyut frekwensi kelipatannya yang dinamakan gangguan “Humming”. Sedang SMPS karena bekerja pada frekwensi diatas 30 Khz maka menghasilkan gangguan frekwensi tinggi harmonis yang dinamakan "noise" atau "EMI" (electromagnetic interference).
- Makin tinggi frekwensi switching, makin besar gangguan EMI dan makin besar kerugiannya daya. Oleh karena itu frekwensi SMPS pada televisi awalnya masih dibatasi pada frekwensi dibawah 100Khz.
*sumber : http://lintaseblog.co.cc
- Gea - 10-12-2010
Mungkin saya bisa memulai duluan, nanti bisa ditambahkan/dikoreksi oleh yang lain.
SMPS mempunyai dua buah arti kata, yaitu :
- Power Supply – Artinya suatu peralatan yang berfungsi untuk menyediakan sumber daya listrik yang cocok dengan suatu peralatan. Pada umumnya sumber listrik yang tersedia adalah tegangan ac 220V sedangkan tegangan yang dibutuhkan untuk suatu peralatan umumnya adalah tegangan dc.
- Regulator Switching - adalah suatu sirkit elektronik yang berfungsi untuk membuat agar tegangan keluaran stabil terhadap perubahan-perubahan seperti, tegangan masukan yang tidak konstan, arus beban yang tidak konstan, temperature ruangan yang tidak konstan.
Kelebihan:
- Lebih ringan dan ukuran lebih kecil. Regulator linear membutuhkan tranfo 50Hz yang mempunyai inti besi yang berat. Makin besar daya (Watt) makin besar dan berat ukuran tranfonya. Sedang SMPS menggunakan frekwensi diatas 20Khz. Makin tinggi frekwensi switching, maka ukuran tranfo dan kapasitor filter semakin kecil
- Lebih efisien pemakaian daya listrik. Regulator switching lebih sedikit menghasilkan panas, berarti lebih sedikit daya listrik yang hilang.
- Range tegangan masukan yang lebih lebar. SMPS mempunyai toleransi range tegangan masukan yang lebar. Dengan tegangan masukan bervariasi antara dc 150~300V (atau tegangan ac antara 90~265V), switching regulator masih mampu memberikan tegangan keluaran yang stabil.
Kekurangan:
- SMPS membutuhkan sirkit elektronik yang sedikit komplek dan lebih rumit.
- Menghasilkan gangguan noise frekwensi tinggi. Regulator linear bekerja pada frekwensi 50Hz dan menghasilkan gangguan denyut frekwensi kelipatannya yang dinamakan gangguan “Humming”. Sedang SMPS karena bekerja pada frekwensi diatas 30 Khz maka menghasilkan gangguan frekwensi tinggi harmonis yang dinamakan "noise" atau "EMI" (electromagnetic interference).
- Makin tinggi frekwensi switching, makin besar gangguan EMI dan makin besar kerugiannya daya. Oleh karena itu frekwensi SMPS pada televisi awalnya masih dibatasi pada frekwensi dibawah 100Khz.
*sumber : http://lintaseblog.co.cc
- JM sound - 10-12-2010
kalo SMPS Bocor lumayan nyetrum.. Hehe.. Apalagi kalo pas pake Mic kena bibir lumayan.. Tapi gpp lanjutkan..!
- JM sound - 10-12-2010
kalo SMPS Bocor lumayan nyetrum.. Hehe.. Apalagi kalo pas pake Mic kena bibir lumayan.. Tapi gpp lanjutkan..!
- JM sound - 10-12-2010
kalo SMPS Bocor lumayan nyetrum.. Hehe.. Apalagi kalo pas pake Mic kena bibir lumayan.. Tapi gpp lanjutkan..!
- fauzip - 10-12-2010
makanya dibahas disini pak gimana biar bibir gak jontor... terimakasih pak gea..monggo yg pinter2 elektronik turun gunung
|