Solfegio Forum
Gamelan - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Diskusi Umum (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=6)
+--- Forum: Musik Tradisional (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=34)
+--- Thread: Gamelan (/showthread.php?tid=735)

Pages: 1 2


- Ant On Baruna - 14-09-2010

Pembuka Topik: <a href=http://www.solfegio.com/index.php?action=profile;u=1> Antoni Pasaribu </a>

Antoni Pasaribu Wrote:Saya mau nanya :
tiap pementasan musik Jawa, gamelannya kan banyak bgd. Apakah ada penamaan khusus untuk tiap gamelannya??
Apa aja pembagian tugasnya?

Thanx



- Ant On Baruna - 14-09-2010

[spoiler]
weng_gt Wrote:Gamelan adalah instrumen tradisional dengan skala nada 'pentatonis'
Beberapa daerah memiliki perangkat yang agak berbeda yang disesuaikan dengan budaya masing-2 ... misalnya gamelan Jawa - Sunda - Bali ...
Yang diberikan ilustrasi ini berdasarkan 'gamelan Jawa'
[Image: 24xgfb7.jpg]

Komponen Gamelan dan fungsinya kira-2 bila diibaratkan dengan sebuah 'ensemble music'
- Gambang
- Gender
- Slenthem
- Saron
-----------( sbg melody tala)
- Rebab
-----------(sbg melody gesek)
- Celempung/Siter
-----------(sbg melody petik)
- Suling (sbg melody tiup)
- Bonang
- Kenong
----------(sbg pengiring/rythem)
- Kempul
- Siyem
- Gong
----------(sbg penala nada rendah/bass)
- Kendang
----------(sbg penentu ketukan/drum)
- Kempyang
- Ketuk
----------(sbg perkusi yg bernada)

[Image: 2j2stmq.jpg]

Bagi rekan-2 yang mau menambahkan dan mengkoreksi ... diharapkan, agar info ini bisa lebih bermanfaat


Antoni Pasaribu Wrote:Makasih,pak. Skrg saya udah tau nama2nya.

Saya tertarik sama Kempyang dan Ketuk. Nadanya gimana,pak? Apakah di tala dgn pentatonis yg sama??

Bagaimana dgn selendro?

Terima kasih untuk tambahan wawasan di kepala saya hari ini.


subagyo Wrote:..saya Anggota Seni Gamelan Karawitan dg nama "NGUDI MANUNGGALING KARSO"..namaun beberapa bulan ini Vacum gara 2, yg namanya pelatihnya tinggal di daerah Lumpur Lapindo..&amp; rumah dia termasuk tenggelam terkena dampak lumpur, shg dia tdk lagi bisa konsen utk melatih..
Sedikit ikut nambah: ma af kalu kurang tepat / salah mohon diluruskan...Alat musik gamelan proses penalaannya berdasarkan insting dari ahli pembuat gamelan..jadi sejauh yg sy ketahui tdk ada alat macam garpu tala..jd murni kepekaan dari si pembuat gamelan..
Slendro..tangga nadanya cuman 5 nada/tingkat sbb: 1-2-3-5-6  Sedangkan selain slendro ada istilahnya : Pelog ( bukan pilek lho..) Kalo pelog terdiri dari 7 nada/tingkat : 1-2-3-4-5-6-7 hampir sama dg tangga nada diatonis/solmisasi moderen . mangkanya yg sering/ mudah dikolaborasikan dg alat2 musik moderen biasanya gamelan pelog...( kalo ada salah mohon dikoreksi..pak weng/moderator)


weng_gt Wrote:@mas Bagyo ....
makasih nich atas commentnya ... diharapkan khusus utk forum ini ... mas Bagyo bisa sering ngasih input, maklum sy rada gaptrad (gagap musik tradisional), tapi karena harus bertugas ... ya dilaksanakan aja.
Dengan segala kerendahan hati ... sy mohon mas Bagyo bisa aktif di forum inin agar bisa menambah wawasan bagi yang lain


Antoni Pasaribu Wrote:Nah tambah seru ni....
Nanya lg ni,pak.
Apakah nada2 pelog tsb bs modern setelah mengalami adaptasi musik modern, atau emang dr zaman dulu, nadanya emang begitu??


subagyo Wrote:(..waduh pak weng kalo foto profilnya pake' yg ini, mirip sekali sama idolaku SUJIWO TEJO.)..dengan kerendahan hati pula.. segala apa yg aku tau..akan kuberikan untuk kita semua..Untuk bung antoni, nada dalam gamelan tidak bisa dirubah alias pakem, jadi tidak mengalami "modernisasi" jadi dlm kolaborasi kecenderungannya musik moderen menyesuaikan dg gamelan. Satu lagi , dlm musik gamelan tidak mengenal nada dasar, shg vokal harus mengikuti nada gamelan, bedanya dg musik moderen, musik bisa disesuaikan dgn suara kita ( sy yakin anda sdh sangat faham )

[/spoiler]

[spoiler]
Antoni Pasaribu Wrote:
subagyo Wrote:Untuk bung antoni, nada dalam gamelan tidak bisa dirubah alias pakem, jadi tidak mengalami "modernisasi" jadi dlm kolaborasi kecenderungannya musik moderen menyesuaikan dg gamelan. Satu lagi , dlm musik gamelan tidak mengenal nada dasar, shg vokal harus mengikuti nada gamelan, bedanya dg musik moderen, musik bisa disesuaikan dgn suara kita ( sy yakin anda sdh sangat faham )


Maksud saya begini, pak :
bisa saja, gamelan yang ada sekarang (mungkin termasuk yg bapak gunakan tsb) di buat pada era yg telah mengenal nada. karena ada rasa &quot;curiga&quot; saya sama pelog yang udah stem 7 nada yg persis sama dengan tangga nada modern itu, pak.
apakah pada gamelan-gamelan yang udah berumur tua (100 tahunan), stem pelognya jga demikian?  :mikir:

thanx pencerahannya, pak.....


subagyo Wrote:..ma af, ini jg berdasarkan analisa/pengamatan pribadi sy ( ma af kpd para pakar GAMELAN JAWA kalau analisa sy tdk tepat mohon diluruskan ) gini bung, pengalaman sy, dlm bermain gamelan bila menggunakan tangga nada slendro ( 5 nada ) cenderung memainkan lagu2 klasik/kuno/bhs. kawi...sedang kalau kita main dg tangga nada pelog, cenderung memainkan lagu jawa yg relatif agak baru..shg analisa sy, awalnya mungkin gamelan itu hanya slendro, mungkin dengan pengaruh sistim nada moderen / barat, shg diciptakan Pelog, dan jangan salah, walau 7 nada, namun jarak nadanya tdk sama dg solmisasi moderen yg 1 & 1/2...Oke selamat ber GamelanRia.. & kalau saudara nantinya selain pakar keyboard & ahli Gamelan, akan sy anugrahi nama kehormatan jawa menjadi RADEN MAS ANTONI PASARIBU SASTRO SATRIYO UTOMO ..


Antoni Pasaribu Wrote:
subagyo Wrote:kalau kita main dg tangga nada pelog, cenderung memainkan lagu jawa yg relatif agak baru..shg analisa sy, awalnya mungkin gamelan itu hanya slendro, mungkin dengan pengaruh sistim nada moderen / barat, shg diciptakan Pelog, dan jangan salah, walau 7 nada, namun jarak nadanya tdk sama dg solmisasi moderen yg 1 & 1/2...Oke selamat ber GamelanRia.. & kalau saudara nantinya selain pakar keyboard & ahli Gamelan, akan sy anugrahi nama kehormatan jawa menjadi RADEN MAS ANTONI PASARIBU SASTRO SATRIYO UTOMO ..


nah, dapat poinnya :-)
berarti sedikit "kecurigaan" saya sedikt beralasan toh :-D
makasih pencerahannya, pak.
saya ga sangka, bapak juga aktif di musik tradisional :mantap:

Wuihhhh kepanjangan namanya, pak....
kalo bikin id card, bisa gede bgd cardnya :ngakak:


weng_gt Wrote:wah ... tambah menarik nich bahasan tentang Gamelan.
Ikutan nimbrung mengenai skala nada di dalam musik tempoe doeloe.

Kita telah dan sangat faham bahwa kehidupan hanyalah merupakan sebuah siklus pengulangan ... demikian juga dengan nada-nada yang terakulturisasi dalam musik sehingga bisa dinikmati.
Sepakat dengan mas Bagyo, "bahwa nada dalam gamelan tidak bisa dirubah alias pakem, jadi tidak mengalami "modernisasi" ... bahkan sebaliknya (menurut saya) musik modern terilhami oleh nada-2 dasar gamelan, baik salendro ataupun pelog. Sebagai ilustrasi ... saat kini telah mulai terkuak bahwa 'peradaban tinggi' telah ada di wilayah kita (wilayah Sunda Besar) yang sekarang dikenal dengan wilayah Nusantara sejak 1500 SM --- sekarang mulai jadi perbincangan budayawan dan para ahli purbakala --- yang merupakan awal dari seluruh peradaban di dunia.

Jadi bila mas Bagyo menyatakan bahwa: &quot;Salendro dulu baru Pelog belakangan&quot; ... bisa dianggap benar bila diliat dari sudut pandang saat kini ... tapi bila diliat dari masa lalu ... mungkin Pelog dulu baru salendro ... sekarang 'melog' lagi, sebagai sebuah 'pranata kekal', yaitu pengulangan.

Mencoba utk tidak berargumentasi tentang awal dan akhir ... menurut pengamatan saya, Pelog or 7 nada or what ever yg memfasilitas skala tersebut ... adalah deret nada musikalis yang di apresiasi oleh estetika luar dan popular ... sedangkan salendro or pentatonis, menala apresiasi yang lebih dalam dan sakral (bila kita tidak berani menyebutnya spiritual).

Semoga ini bisa menambah 'kecurigaan' bung Antoni ... he x3,
Mas Bagyo, yang menekuni seni karawitan ... diharapkan bisa meng-explore', utk menjawab rasa penasaran sy atas budaya nusantara


Antoni Pasaribu Wrote:Tambah "curiga"nih ...

mau merenung dulu


bloedrex Wrote:Sedikit menambahkan
*Dalam Laras pelog ada dua nada dasar yaitu pathet 6(nem) dan pathet barang.
- Pathet 6(nem) nada dasarnya adalah 6, Do = 6(nem) bila di samakan suara  keyboard atau gitar ada di posisi Bes
  Urutannya      - Do = 6 (di baca Nem) = Bes
                  - Re = 7 (di baca Pi) = Cm
                  - Mi = 1 (di baca ji) = Dm
                  - Fa = 2 (di baca Ro) = D#
                  - Sol = 3 (di baca Lu) = F
                  - La = 4 (di baca Pat) = Gm
                  - Si = 5 (di baca Mo) = A

- Pathet Barang nada dasarnya 3. DO = 3 Bila di samakan suara keyboard atau gitar ada di posisi F
  Urutannya      - Do = 3
                  - Re = 4
                  - Mi = 5
                  - Fa = 6
                  - Sol = 7
                  - La = 1
                  - Si = 2

*Dalam Slendro ada Pathet Menyuro dan Pathet Songo Tapi mohon maaf rinciannya saya kurang tau. Mungkin yg lain bisa menambahkan. Dan sekali lagi mohon maaf bila salah mohon di  koreksi.

Salam Hangat
Reki.A

[/spoiler]

[spoiler]
Antoni Pasaribu Wrote:Wah, nambah wawasan lg. Makasih mas Reki.

Nanya lg :
1. apakah tiap phatet tersebut tangga nadanya benar2 seperti di keyboard?
Misal do di gamelan sama dgn do di keyboard?? Dgn asumsi bes=do.

2. Apakah setiap laras di sebuah instrument hrs di samakan dgn instrument lain? Dlm arti, jika 1 item tuning di phatet barang, apakah semuanya hrs di phatet barang jg?? Apakah jika yg 1 slendro, semuanya hrs slendro? Ato bs di gabung??

Trims


bloedrex Wrote:Wah, nambah wawasan lg. Makasih mas Reki.

Nanya lg :
1. apakah tiap phatet tersebut tangga nadanya benar2 seperti di keyboard?
Misal do di gamelan sama dgn do di keyboard?? Dgn asumsi bes=do.

2. Apakah setiap laras di sebuah instrument hrs di samakan dgn instrument lain? Dlm arti, jika 1 item tuning di phatet barang, apakah semuanya hrs di phatet barang jg?? Apakah jika yg 1 slendro, semuanya hrs slendro? Ato bs di gabung??

Trims

1. Jika Pathet 6 iya, bener2 sama dengan Bes di keyboard dan urutannya jg sama persis seperti yg saya sebutkan di atas.
2. Jika memainkan laras slendro semuanya memang harus slendro dan sebaliknya jika main pelog,maka semua harus main pelog. Tidak bisa di gabung.Sudah di pilah2. Jadi tiap nama item gamelan itu memang ada 2 jenis . Misalkan Bonang itu ada dua ( slendro dan pelog) Saron juga begitu (ada slendro dan pelog),slenthem jg ada dua (slendro dan pelog) dan yg lainnya jg begitu. Kecuali kendang.
Jadi Misalkan lagunya/langgamnya/gendingnya Pelog pathet 6,berarti semuanya memainkan itu.
NB: Untuk gamelan sekarang sudah banyak yg di modifikasi suaranya mengikuti nada pada keyboard(tergantung mau nada dasar apa). Biasanya gamelan seperti ini khusus untuk campursari. Tetapi cuma item2 tertentu yg di pakai. Biasanya cuma Gender,balungan(demung,saron,slinthi)dan gong dan gendang.
Mohon maaf mungkin bahasanya ga jelas dan kalau salah mohon di benarkan.

Salam hangat
Reki.A


weng_gt Wrote:wah tambah seru nich ...,
kayanya bung Antoni mau kolaborasi musik modern ama tradisional.
stand-by monitor ... lanjutin dech, sambil nyimak


indra_co_maniz Wrote:wah rame yah :D ikutan baca aja deh itung-itung nambah wawasan..


jhonycharl Wrote:wah puyeng aku bacanya  :roll:  :bego:


bloedrex Wrote:..ma af, ini jg berdasarkan analisa/pengamatan pribadi sy ( ma af kpd para pakar GAMELAN JAWA kalau analisa sy tdk tepat mohon diluruskan ) gini bung, pengalaman sy, dlm bermain gamelan bila menggunakan tangga nada slendro ( 5 nada ) cenderung memainkan lagu2 klasik/kuno/bhs. kawi...sedang kalau kita main dg tangga nada pelog, cenderung memainkan lagu jawa yg relatif agak baru..shg analisa sy, awalnya mungkin gamelan itu hanya slendro, mungkin dengan pengaruh sistim nada moderen / barat, shg diciptakan Pelog, dan jangan salah, walau 7 nada, namun jarak nadanya tdk sama dg solmisasi moderen yg 1 &amp; 1/2..

Secara logika saya sependapat dengan Pak Subagyo ini tetapi benar salahnya saya yakin tidak ada yg tau persis. Saya ambilkan contoh dalam iringan gamelan dalam pewayangan jawa (surakarta &amp; DIY) semua gending pengiringnya adalah SLENDRO. Misalkan ada pelognya,itu lebih karena kreasi saja. Iringan pakemnya tetap SLENDRO. Jadi misalkan pementasan wayang itu cuma di iringi dengan gamelan laras slendro saja tetap bisa berjalan tanpa mengurangi intisari pementasan wayang tersebut. Tetapi pementasan wayang tidak mungkin bisa berjalan jika cuma di iringi gamelan pelog saja. Mohon di koreksi jika ada salah.....

Salam Hangat

Reki.A

[/spoiler]

[spoiler]
Antoni Pasaribu Wrote:
bloedrex Wrote:Jadi misalkan pementasan wayang itu cuma di iringi dengan gamelan laras slendro saja tetap bisa berjalan tanpa mengurangi intisari pementasan wayang tersebut. Tetapi pementasan wayang tidak mungkin bisa berjalan jika cuma di iringi gamelan pelog saja. Mohon di koreksi jika ada salah.....


belum mudeng,mas. :D
kl saya baca lg dr atas, yg saya tangkap, adalah :
nada2 pada Pentatonis Slendro ADA di scale Pelog!!
Kenapa seperti ada kekhususan pada slendro.
Dgn kata lain, kl punya pelog, bukankah kl mau main slendro, tinggal menskip/melompati nada2 yg bukan slendro?

Thanx


Sunaryo Wrote:Saya pernah belajar gamelan selama bbrp bulan bbrp thn yang lalu, namun sampai saya berhenti krn harus pindah nyangkul di Tangerang saya masih belum bisa menyimpulkan tentang nada dasar. Dengan tulisan2 diatas pemahaman saya jadi bertambah. Thx rekan2 utk sharingnya. Saya akan coba refresh kalau ada waktu. Kebetulan di Global setting Korg ada fasilitas utk merubah scale jadi slendro dan pelog ( I5s dan PA500 semua ada fasilitas tsb)

Salam,
Sunaryo


Antoni Pasaribu Wrote:Boleh tau tuning tiap nada yg bapak buat dlm membentuk scale tsb di korg,pak?
Di keyboard lain, termasuk Roland E50 Jg ada fasilitas untuk tuning scale,pak.
Kita tunggu sharing dr bapak.


bloedrex Wrote:belum mudeng,mas. Very Happy
kl saya baca lg dr atas, yg saya tangkap, adalah :
nada2 pada Pentatonis Slendro ADA di scale Pelog!!
Kenapa seperti ada kekhususan pada slendro.
Dgn kata lain, kl punya pelog, bukankah kl mau main slendro, tinggal menskip/melompati nada2 yg bukan slendro?

Tambah bingung ya bang,....heheheh.Saya jg bingung mau menjelaskan maksud saya. &quot;Dgn kata lain, kl punya pelog, bukankah kl mau main slendro, tinggal menskip/melompati nada2 yg bukan slendro?&quot;. Gini,...gamelan slendro dan pelog itu terpisah,misalkan gamelan slendro itu ada di depan player,berarti gamelan yg pelog ada di samping kanan atau kiri player,jadi bukan 1 item. seperti yg pernah saya sebutkan di atas bahwa slendro dan pelog itu sendiri2/terpisah(barangnya jg terpisah). slendro = 1-2-3-5-6 dan pelog = 1-2-3-4-5-6-7 angka 1 di slendro dan 1 di pelog itu beda nadanya, angka 2 di slendo dan 2 di pelog itu jg beda,angka 3 di slendro dan 3 di pelog SAMA. angka 4 di slendro tidak ada di pelog ada. angka 5 di selndro dan 5 di pelog jg beda.angka 6 di slendo dan 6 di pelok SAMA,angka 7 di slendro tidak ada. Kalau saya samakan nada di gamelan dengan di Gitar/keyboard
Slendro ---&gt; 1 = C, 2 = D#, 3 = F, 5 = G#, 6 = Bes
Pelog ----&gt; 1 = D, 2 = D#, 3 =  F, 4 = G, 5 = A, 6 = Bes

Kalau masih bingung aku jg tambah bingung bang


:roll:  Mohon di benarkan kalau ada yg salah.

Salam Hangat

Reki.A


Antoni Pasaribu Wrote:
bloedrex Wrote:Kalau saya samakan nada di gamelan dengan di Gitar/keyboard
Slendro ---&gt;
1 = C
2 = D#,
3 = F
5 = G#
6 = Bes


thanx pencerahannya,mas. Otak saya tambah lg isinya. Mudah2an msh muat kl di tambahin lg :D

saya fokus dulu ke tuning slendro yg di kasi mas Reki. Saya berasumsi jika di tala A=440Hz..

Secara ga sadar nih, mungkin bapak2 &amp; rekan2 yg lain udah duluan tau soal ini :D
kita perhatiin tuning Slendro yg di kasi mas Reki =
C - D# - F - G# - Bes

ini justru scale yg di pake seluruh dunia :D bahkan seluruh musisi pasti doyan sama scale ini.

Maksudnya begini :
jika, scalenya sedikit saya balik menjadi :
F - G# - Bes - C - D#
chord yg terbentuk adalah FminorSUS7 :D

kalo kita urun lg scale pentatonisnya, menjadi scale pentatonis untuk musik BLUES :D sedaaappppp

coba aja main pentatonis tersebut bolak-balik seperti main blues, lalu untuk chord yg sederhananya, main aja chord F7 dan Bes7....

Silahkan dicoba

thanx mas Reki atas ilhamnya, nanti saya share pendapat lg tentang Pelognya... Skrg lg nyoba main blues pake sound gamelan :D

i love Indonesia :indonesia:


bloedrex Wrote:
Antoni Pasaribu Wrote:Maksudnya begini :
jika, scalenya sedikit saya balik menjadi :
F - G# - Bes - C - D#
chord yg terbentuk adalah FminorSUS7



Nah yg ini saya malah ga mudeng maksudnya.....heheheheheh  :bego:  Wong yg saya tau cuma chord standart aja.  Kalo dah pake SUS7 dsb mumet. Kalo ada artikel untuk chord boleh dong bang,.... gitar boleh piano jg boleh. Kalo bisa dua2nya. japri jg gpp(maaf oot)


[/spoiler]




- Ant On Baruna - 14-09-2010

[spoiler]
Antoni Pasaribu Wrote:Klik :

Artikel Blues di Blog Solfegio


bloedrex Wrote:Dalam seni karawitan ada jenis musik atau apa istilahnya saya kurang tau(mohon di koreksi bgi yg tau) antara lain : Lancaran,Ladrang,Ketawang,langgam. Dan ada lagi : sampak,Srepeg (biasanya dlm pewayangan). Yg tiap jenis musik itu punya patokan pakem. Yg paling kentara bedanya ada di kendang. Kalau di musik modern mungkin ada Pop,Rock,Jazz dsb.

Salam Hangat

Reki.A


Rachman Wrote:Sebelumnya Salam kenal dulu untuk semua. Saya pendatang baru, td lupa sy mohon petunjuk dr reken2 yg sudah beken dan senior di forum ini. Unik and pelik memang kl kita bicara tentang nada pentatonis. Sedikit menambahkan, mudah2an bermanfaat. Banyak diantara kita tidak paham betul apa beda antara laras slendro dan pelog. Kl tidak salah perbedaan pokok antara keduanya adalah pd interval nadanya. Pada laras slendro memiliki jarak nada yg sama untuk tiap2 not, sedang pada laras pelok cenderung indentik dg nada diatonis, walaupun tidak sama persis. Mohon dikoreksi jika salah . .


Wisnu Wrote:Saya aja yg orang jawa blass gak tau...


tedjo Wrote:ikutan ah.
salam kenal mas...ikutan nimbrung nih..hehehe..

mungkin biar bisa membandingkan head to head, untuk membandingkan antara pelog nem, pelog barang dan slendro..

silahkan download dulu midinya di www.harodilia.com

sebagai referensi, untuk lagu yang berirama :

Pelog nem : yen ing tawang,resepsi,loro bronto ,setyo tuhu (nada keyboard yang biasa dimainkan dengan orgen tunggal biasanya A, tapi bila dengan campursari dan karawitan biasanya Bes), seperti yang disampaikan mas Bloedrex, memang ada 2 jenis gamelan dengan stem nada A dan BES ,tergantung permintaan pembuatannya, namun untuk gamelan kuno(lebih dari 20 tahun) .. bisa dipastikan bernada dasar BES, kenapa muncul gamelan dengan nada dasar A?, menurut saya.. itu memang dipelopori Bpk Manthous dengan gebrakan campursarinya pada 2 dasawarsa terakhir ini, dimana penyesuaian nada dari BES ke nada A yang lebih rendah, agar musik campursari bisa diterima dan dinyanyikan semua lapisan masyarakat.karena nada BES biasanya untuk penyanyinya mesti dengan latihan dan olah vocal khusus (Pesinden/gerong+pedalangan)

Pelog barang :sarung jagung, dadi ati
untuk keybord tunggal biasanya pake nada dasar E, tapi untuk karawitan biasanya pakai F

Slendro : Caping gunung, sri huning, ali ali
sebenernya dalam slendro ini masih dibagi lagi menjadi slendro manyuro dan slendro 9, namun nada dasar yang digunakan keduanya sama, untuk orgen biasanya pakai G, utk karawitan biasanya pakai nada Bes.

sedangkan notasi untuk slendor dan pelog, sudah diterangkan di koment diatas.......

demikian sedikit info dari saya, mohon dikoreksi bila ada salah.......
Menurut saya, gamelan jawa itu jenis musik yang unik.. dan bisa universal.karena dengan sedikit penyesuaian.. lagu apapun bisa di iringi hehehe

juga sekilas info, dalam irama jawa, masih ada jenis musik lain, utk contoh lagu yang saya infokan diatas adalah jenis lagu LANGGAM, diluar itu masih ada GENDING, LADRANG, jadi.. dalam protokoler upacara adat jawa, dalam penyembutan lagu juga mesti lengkap sesuai dengan jenis nada dan lagunya misalnya :

LANGGAM setyo tuhu PELOG nem
LAMGGAM dadi ati PELOG barang
Caping gunung iromo SLENDRO PATET MANYURO
Ali ali iromo SLENDRO PATET SONGO
LADRANG Ayun ayun patet nem
GENDING Ibupertiwi patet nem
GENDING Puspowarno patet barang
dll

maksud dalam penyebutan itu adalah, sebagai informasi kepada pengrawit/musisi... untuk menentukan jenis gamelan yang mesti ditabuh(nada dasar lagu tersebut), sebagai mana yang disampaikan moderator, dalam setiap pentas karawitan, gamelan yang dibawa juga komplit untuk semua nada dan irama tersebut.
bisa dibayangkan kalo salah pukul. hehe

demikian saja..
mohon maaf terlalu panjang heheh
suwun

tedjo asli kidul SOLO


indra_co_maniz Wrote:terima-kasih

[/spoiler]

[spoiler]
subagyo Wrote:..wee.tambah lengkap nih referensinya,wawasan ttg gamelan


Wawank Wrote:saran buat temen2 yang mau belajar gamelan : kalau kita baca teori akan semakin bingung, karena gamelan jawa memang sangat rumit. mendingan langsung praktek mengenali nada2 pada gamelan kepada yang sudah berpengalaman.


rosa bay-0 Wrote:@tedjo : mantaps mas, sy juga penggemar campursari


bjO Wrote:gamelan...
disini sendiri laras terdapat beberapa macam
berdasar (laras) kraton jogja, kraton solo dan RRI solo. entah dulunya bagaimana.

dalam perkembangan campursari, disini sudah banyak gamelan yang di laras (tuning) dengan diatonis.

hal berbeda dilakukan begawan musik alm.Sapto Hudoyo (jogjakarta), beliau men-tune keyboardnya dengan gamelan jawa.. 
nah lo. apapun caranya mari berbangga berbudaya Indonesia.


kusrax Wrote:numpang tanya mas, gimana sih solmisasi gamelan di keyboard, slendro, pelog, barang, dll
thanks


korg Wrote:mantab... sayang aku ga ngerti gamelan, cuma bisa bedakan mana slendro dan mana pelog, kalo slendro lagu nya biasanya agak sedih2, seperti kalo gitar dgn awalan chord minor. pa lg memainkan, gesek rebab aja ga bisa bunyi hhehe.. tp kalo masang mic untuk acara live gamelan, agak pengalaman sih.. maklum deket kota sragen, hampir tiap hari ada gamelan berbunyi. untuk gamelan sekarang ada yg di ubah nada dasar menjadi A, biasanya digunakan untuk music campursari, tp cuma sharon, peking dan depok aja, banyak penyanyi campursari yg ga kuat dgn nada BES, mungkin hanya sinden aja yg mampu di nada BES.


Wahyu90 Wrote:Sekedar nambah, maaf kalo nambah bingung...

Quote:Maksudnya begini :
jika, scalenya sedikit saya balik menjadi :
F - G# - Bes - C - D#
chord yg terbentuk adalah FminorSUS7


yang saya tahu gamelan adalh musik polipony ( bukan pengertian polipony di keyboard ) dalam arti setiap nada selalu berdiri sendiri tidak di mungkinkan membentuk akord seperti musik diatonis, kita coba dengar setiap jatuh pukulan selalu tiap instrument membunyikan nada yg sama.....

sekedar meramaikan....maaf kalo rada aneh bahasa
monggo yg nyambung....

wahyu


m.amin Wrote:http://clubbing.kapanlagi.com/archive/index.php/t-15400.html

tambahan bagi yang pingintahu sejara gamelan jawa silahkan klik link diatas.

salam hangat


ferry siregar Wrote:wah ra mudeng aku  ... ... ...

[/spoiler]

[spoiler]
Wahyu90 Wrote:
Wawank Wrote:saran buat temen2 yang mau belajar gamelan : kalau kita baca teori akan semakin bingung, karena gamelan jawa memang sangat rumit. mendingan langsung praktek mengenali nada2 pada gamelan kepada yang sudah berpengalaman.


kelihatan males di ajak latihan, maunya langsung  ngamen....hahaha :P
aku juga kadang bingung akan perbedaan pathet yg ada...apalagi pathet laras slendro...


m.amin Wrote:saya aja latihan terakir wkt smp. dah ampir 30 th masih inget nggak ya...
:D


taying05 Wrote:bagi para pengamat musik gamelan nich, khan ada tu saron yang model baru ada 9 logam ato ntnya trus urutannya gimana, please pencerahannya


tomlat Wrote:rame juga bahasan gamelan ini..
iseng2 baca dari awal, jadi tertarik utk numbang pengalaman.!
yg pasti saya dan kawan sedaerah org ambon, tidak atau kurang tahu tentang gamelan.
tapi kalo ditanya "gong" pasti tahu.!
nah.!.. dalam salah satu seni musik tradisional maluku, dikenal "totobuang", yaitu seperangkat "gong" yg disusun seperti gamelan di pulau jawa. hanya bedanya tiap gong sudah memiliki nada yang sama dengan nada diatonis (kalo tidak salah istilah) modern.
musik "totobuang" dimaiinkan oleh seorang pemain sebagi leader, diringi guitar, ukulele dan tifa (gendang) berbagai ukuran.
pengalaman saya... wkt pesan gong di salah satu keluarga pembuat di bogor (lupa nama) yg rupanya terkenal krn turun temurun.
nyata beliau kesulitan menala gong sesuai pesanan saya, ini menurut saya krn pembuat gong sunda sudah paham campuran dan cara membentuk gong, dan nadanya otomatis sesuai dgn gamelan sunda.
menurut istilah beliau, yang saya pesan itu namanya &quot;bonang&quot;, untuk itu beliau membeli sebuah pianica kecil, agar memudah penalaan gong yg saya pesan.
akhirnya.. selesai juga barang pesanan saya, tentu ada sekian buah gong dgn nada mulai dari: c, c#, d, d#, e, f dst.
barang di terima, ditest ok.
tapi saya juga diberi satu martil khusus dan petunjuk cara menala, kalo dikemudian hari gong-nya &quot;false&quot;. juga trik untuk menaikan-menurun nada dari tiap gong.


saronseru Wrote:permisi bapak dan mas skalian...

sedikit berbagi pengalaman, gamelan tidak mempunyai nada standar
maksudnya adl kl nada C di kibord maupun piano kan sama, tp nada 6 tidak sama di smua gamelan. contoh gamelan di tempat saya nada 6 = A, lha gamelan di tempat mas reki bisa jadi nada 6 = Bes. perbedaan inilah yg disebut embat
terciptaya embat dgn nada tinggi, sedang dan rendah dimaksudkan untuk pembentukan karakter gamelan sebagai pengiring. contoh dalam iringan tari diperlukan embat yg tinggi agar karakter lebih kuat. contoh lain...nunggu komentar...(he3 mohon pelurusan jika ada yg salah).

salam kenal:saronseru (Tri purnomo)

[/spoiler]

[size=14pt]Siap dilanjut...[/size]


- baskoro - 03-01-2011

hm...saya save dan baca berulang2 koq yo blm phm to...., tambah mumet banget, dewo.... dewo...!?


- agez - 06-02-2011

nyumbang pengetahuan,
saya jg pemain gamelan,krawitan,sekaligus pemain orjen,*gamelan asli pelok maupun slendro it sbenarnya scal nya,tun nya tdk ada yg sma dgn piano.
Tetapi kemajuan m0dern merubah gamelan menjadi ikt musk modern.
Saya termasuk yg suka nglaras gamelan agar sesuai piano,dan caranyapun mudah.

Pelok. . Laras semarangan,
artinya 6=Bb
Dan yg paling byak memang it.
Susunanya kalau dsamakan piano
1=d ,2=d#,3=f,4=g,
5=a,6=Bb,7=c
.sebenarnya bukan begini, ada 1 nada yg di tatanan diatonis tidak ad. Ya itu NADA 2,nada ini kalau di pian0 berada di antara D#dan E,
Jd di tengah2nya..
Itulah ciri khas gamelan.
Tp untk cmpursari byak yg di ubah,di rendahkan menjadi 2=d#.
Itu sangat pas dgn di piano,
Tp tidak bisa bla bermain menggunakan nada dasar f.
Pelok barang.
Karna di pian0 bila pelok brang tatananya menjadi begini
1=d
2=e
3=f
4=g
5=a
6=Bb
7=c
Perbedaanya di nada 2.
Di gamelan nada 2 pelok ini berada di tengah2 nada D#Dan E,

Di krawitan sngat enak,menggugah ht,karna memang smua alat susunanya nada 2 nya begitu.
Kalau di campur sari tidak bsa.
Di karna kan gitar tidak bsa di stem sperti gamelan.
Dgn nada 2nya di antara d#dan E,

Di krawitan ada jg harm0ni,
Jd jika sar0n memainkan pelok,
Gender memainkan slendro,
Dan msh byak skali harm0ni dlm gamelan.
Seperti rebab.
.nada 2 dan 6 bunyi scara bersama.
1dan 5,
Dalan gamelan ,Vocal jg ada suara 1dan 2,
prinsip pelok slendro sebenarnya hanya mslah tinggi dan rendahnya nada dasar,

Tatanan slendro/lagu2 slendro bsa di main kan di pelox.
Tetapi nada dasarnya menjadi naek,


Skian dl m0h0n di koreksi,



- baskoro - 07-02-2011

mas Ages

di dalam OT untuk membunyikan Basnya gimana ya... Mas
tuth yang di tekan untuk bunyi Dm bila memakai nada dasar Bb
mohon pencerahanya karna selama ini nada itu saya tinggal berhubung suara yg keluar larinya jauh entah kemana...,




- whisnu aryanto putro - 07-02-2011

harus disenggol nih gamelan agar tidak hilang dari kebudayaan :-bd


- agez - 08-02-2011

gman maksdnya mas baskoro,
anda memakai orgen ap?
It untk style langgam pelok ?
M0h0n di perjelas,saya g mudeng mas,

kalau untk pelok mung akord nya teka D F Bb
urutanya dr kiri D F  Bb
dan di aktifkan fasilitas BASS INV.


- baskoro - 08-02-2011

mas Ages

saya pakai Korg PA50sd karena saya baru punya saya memainkanya seperti ini;
untuk irama manthous saya pergunakan nada dasar Bb tanpa Bass Inv
dan biasanya saya tranpose -1

Bb saya tekan D F Bb
F7 ditekan D# F A
Ebm ditekan D# F# Bb
Gm7 saya tekan F G Bb
C saya tekan C D# F#
D nya selama ini kabur ...

itu yang saya coba untuk pelog, mohon maaf sebelumya karna saya di banjar masin jadi kurang Faham gamelan

mohon di betulkan atas ke_ngawuran saya,

terimakasih   


- agez - 09-02-2011

begini mas kurang lebih.
Style yg anda maksd it , pembuatanya hanya di CV 1,CV 2,CV 3 ,CV 4,
YA itu g0ng 6,2,5,4,
1dan 3nya tidak di buat cuma cara mainy hrus pake INV.
nanti yg berubah cuma bazz nya nya ja ya di 1/D.
Laen2 tetap di Bb.

Tekan dari kiri ni..
D E Bb,

Kalau pakai style mantos it mas cara maenya begini,
Umpama nada dasar Bb.
Sblmnya INV aktifkan,
Urutanya sama persis ini y mas,dari kiri k kanan.jgn dbalik,
6=Bb-D-F
5=A-D#-F
4=G-Bb-F
3=F-Bb-D
2=D#-F#-Bb
1=D-F-Bb
7=C-D#-Bb
Di coba pake sound atau baz nya volume nya di tambah,biar kelihatan beda,

Kalau bsa di buat streo,
Perkusi di tengah,acc1 di sound kiri/L,
Acc2 di sound kanan/R,
Dang sterusnya.. .
Nanti pake kabel out 2,
L dan R.
Jd trasa bgt enaknya. . .
Style buatan saya lbh bgus mas,
1samp 7,bsa akurat masuk smua,bkan hanya baz nya..
Peng0prasi anya pun lbh mudah,
Cv 1-6 trisi smua..

Smga membantu..
Saya jg blajar maz..
Kpn2 tak share...