![]() |
|
Masalah skema - Audio Booster - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Masalah skema - Audio Booster (/showthread.php?tid=6777) |
- zia - 05-06-2011 Ini gambarnya... - zia - 05-06-2011 Maaf, ada kesalahan di sebelumnya: - Menaikkan kualitas dengan memperbesar arus bias (yang artinya memperkecil R bias yang disini nilainya 2k2) - Nilai VR 100 ohm saja. - zia - 05-06-2011 Maaf, ada kesalahan di sebelumnya: - Menaikkan kualitas dengan memperbesar arus bias (yang artinya memperkecil R bias yang disini nilainya 2k2) - Nilai VR 100 ohm saja. - agussug - 05-06-2011 zia link=topic=7205.msg96571#msg96571 date=1307272829 Wrote:Ini gambarnya... :-bd :-bd Salam :) - agussug - 05-06-2011 zia link=topic=7205.msg96571#msg96571 date=1307272829 Wrote:Ini gambarnya... :-bd :-bd Salam :) - Tommykwitang - 06-06-2011 Ide bagus, kang Zia telah menyegarkan ingatan saya, memang TUA menggunakan dioda sekelas1N4001 (1A/50V) untuk mendapatkan tegangan yg lebih stabil ditegangan rendahnya, tapi dia pakai 2 buah diseri untuk mendapat tegangan sekitar 1,4V. Kemudian dgn trimmer R 100 Ohm kita stel agar arus diam pada transistor sesuai dengan kebutuhan. Penambahan C 0,1uF/50V paralel dgn diode untuk meredam noise yg sering timbul pada diode yg dialiri arus terbalik. Untuk input dari TDA kita abaikan lilitan 110V/220V karena output pada tap 9-12 akan terlalu kecil. Jadi input dihubungkan ke tap 9-9 yg diputus dari hubungan ke tap 12V, dengan demikian kita dapatkan turn ratio trafo 18:3 atau 6:1. Dengan tegangan input 6Vrms akan menghasilkan output 1Vrms pada tap 9-12. Skemanya sekarang berubah menjadi seperti ini:
- Tommykwitang - 06-06-2011 Ide bagus, kang Zia telah menyegarkan ingatan saya, memang TUA menggunakan dioda sekelas1N4001 (1A/50V) untuk mendapatkan tegangan yg lebih stabil ditegangan rendahnya, tapi dia pakai 2 buah diseri untuk mendapat tegangan sekitar 1,4V. Kemudian dgn trimmer R 100 Ohm kita stel agar arus diam pada transistor sesuai dengan kebutuhan. Penambahan C 0,1uF/50V paralel dgn diode untuk meredam noise yg sering timbul pada diode yg dialiri arus terbalik. Untuk input dari TDA kita abaikan lilitan 110V/220V karena output pada tap 9-12 akan terlalu kecil. Jadi input dihubungkan ke tap 9-9 yg diputus dari hubungan ke tap 12V, dengan demikian kita dapatkan turn ratio trafo 18:3 atau 6:1. Dengan tegangan input 6Vrms akan menghasilkan output 1Vrms pada tap 9-12. Skemanya sekarang berubah menjadi seperti ini:
- fania_group - 06-06-2011 waduh, harus mbongkar trafo ya pak.... :-/ :-/ oiya, buat momod judulnya tolong di ganti agar lebih sesuai dengan thread ini. Monggo Pak tommy yang bisa memberikan judul sesuai - fania_group - 06-06-2011 waduh, harus mbongkar trafo ya pak.... :-/ :-/ oiya, buat momod judulnya tolong di ganti agar lebih sesuai dengan thread ini. Monggo Pak tommy yang bisa memberikan judul sesuai - Tommykwitang - 06-06-2011 Gak usah dibongkar trafonya, cuma pada tapnya saja dimodifikasi sedikit. Kalau melihat rangkaiannya penguat ini mirip BOOSTER pada pesawat pemancar, bagaimana kalau dinamakan "AUDIO BOOSTER"? Rangkaian seperti ini kalau sudah berhasil bunyi bisa diterapkan sebagai kelengkapan PUBLIC ADDRESS yg menyerupai speaker aktip. Kalau dari TDA menggunakan trafo 12V/110V kemudian didistribusikan kebeberapa AUDIO BOOSTER menggunakan kabel telepon atau kabel UTP, dibagian AUDIO BOOSTER dihubungkan ke tap 110V, akan sama seperti system PA. Dengan kabel UTP kita bisa punya 4 pilihan sumber suara, tinggal memutar selector switch yg terpasang pada AUDIO BOOSTER (Rock/POP/Dangdut/Orchestra). Nampaknya system ini akan menghasilkan suara jauh lebih baik dari PA system yg sudah ada. Bisa lebih mantap untuk ditempat keramaian yang luas, seperti taman hiburan, kebun manusia eh kebun binatang, arena pameran seperti Pekan Raya Jakarta, dll. |