![]() |
|
SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB (/showthread.php?tid=13643) |
RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - bimo_tok - 27-03-2015 (27-03-2015, 02:33 PM)dimmazwahyu Wrote: Mohon koreksi... :-) Kelas B, arus kolektor transistor final 0 mA. Waktu ada sinyal input, transistor pada supply positif (biasanya NPN) dan negatif (biasanya PNP) (push - pull) bekerja secara bergantian. Kelas AB, arus kolektor transistor final lebih besar dari 0mA tapi kurang dari 1/2 arus puncak maksimalnya. Kelas A (yg push - pull karena khusus kelas A bisa single ended) arus kolektor transistor finalnya 1/2 dari arus puncak maksimalnya. Jadi kelas B, AB, dan A ditentukan oleh besarnya arus kolektor saat tidak ada sinyal atau arus biasnya. Bukan oleh besarnya tegangan bias. Tegangan basis - emitor 0,5V pada satu transistor sudah membuat transistor tersebut mengalirkan arus pada kolektornya sedangkan transistor yg lain mungkin belum. Coba ukur tegangan basis - emitor 10 transistor 2N3055 saat arus kolektornya 50mA. Apakah sama semuanya? Arti transistor "bekerja" adalah transistor tersebut mengalirkan arus pada kolektornya. Jadi jika kita mengatur tegangan basis - emitor 0,5V pada skematik yg sama apakah besarnya cacat crossover sama? Tidak. Tapi jika kita mengatur arus bias 50mA pada skematik amplifier yg sama maka cacat crossovernya sangat mendekati sama. Saya sudah mengingatkan hal ini berkali-kali dan ini didukung penelitian ilmiah yang diakui di dunia. Dimuat pada buku2 perancangan amplifier karangan Douglas Self dan Bob Cordell yang menjadi pegangan profesional di hampir seluruh dunia, tapi banyak orang-orang Indonesia yang masih ngeyel. Tradisi yang salah dipakai terus-menerus. Balasan: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - zia - 27-03-2015 kemungkinan besar salah paham. bisa mengartikan tegangan basis, bukan bias heheh... bahasa lebih mudah mungkin " ukur tegangan resistor pada emitor tr final " . nah ini lebih mudah dipahami... RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - bimo_tok - 27-03-2015 (27-03-2015, 04:01 PM)zia Wrote: kemungkinan besar salah paham. bisa mengartikan tegangan basis, bukan bias heheh... yang sudah paham memberitahu dan mengingatkan yg belum paham yg belum paham juga jangan langsung percaya, bisa ditanyakan sumber-sumbernya dan dianalisa terlebih dahulu maka akan terjadi debat ilmiah dan saling belajar... tidak seperti sekarang, hal yang salah dibiarkan malah dipelihara RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - dimmazwahyu - 29-03-2015 definisi tegangan basis-emitor saya salah to ) yang mempunyai definisi seperti itu tepatnya Hfeapakah tegangan basis-emitor ini juga yg di sebut tegangan saturasi transistor? (27-03-2015, 04:31 PM)bimo_tok Wrote: yang sudah paham memberitahu dan mengingatkan yg belum paham :bd :bd :bd saya sangat sangat setuju dengan yang ini :-) Balasan: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - gantex - 29-03-2015 Kebanyakan dan yg ada hanya mencela dan memberikan arahan yg salah, kurang dan tidak mau membagi ilmu, bahkan memberikan keterangan atau penjelasan yg kurang dan tidak bisa dipahami, seribu satu orang yg mau menularkan ilmunya. dan saya berharap, karena semua disini sama dan juga saling belajar, jadi monggo saling saring dan bukan saling menyesatkan ataupun mencela dan sejenisnya, susuai dengan peraturan forum juga :bd Balasan: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - gedexs - 29-03-2015 mantabsss argumenya Kang Gantek saya setuju buangetss Balasan: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - Budiyanto - 30-03-2015 tak nyimak sambil belajar :-s RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - fiqiew - 30-03-2015 (29-03-2015, 10:15 AM)gantex Wrote: Kebanyakan dan yg ada hanya mencela dan memberikan arahan yg salah, kurang dan tidak mau membagi ilmu, bahkan memberikan keterangan atau penjelasan yg kurang dan tidak bisa dipahami, seribu satu orang yg mau menularkan ilmunya. dan saya berharap, karena semua disini sama dan juga saling belajar, jadi monggo saling saring dan bukan saling menyesatkan ataupun mencela dan sejenisnya, susuai dengan peraturan forum juga :bd hu'um.... :bd RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - dimmazwahyu - 02-04-2015 Lapor! Saya sudah beli DMM merk Sa*wa CD800a seharga Rp 3**.000,- dengan kit driver ini, tegangan 18VAC, dengan 1 set transistor final TIP2955-TIP3055 coba ukur: - tegangan Re, tanpa beban, terbaca 000,0 mV (parah banget) - DC offset, terbaca 000,2 mV pertanyaan saya: - dengan supply segitu, didapat tegangan Re nol, apakah pendapat saya benar bahwa kit driver ini bekerja pada kelas B ...? - apakah karena tegangan Re yang nol (kelas B) yang membuat kit driver ini serak pada volume suara kecil? - beberapa waktu yang lalu kit driver ini saya supply dengan tegangan 30VAC, tetapi tidak serak, mengapa? - apakah tegangan supply berpengaruh pada arus bias suatu amplifier? (penegasan) monggo, colek kang @gantex @bimo_tok @zia buat ngasih arahan, tapi jangan galak galak ya :-) RE: SUPER OCL UPGRADE 150 WATT TO 500 WATT PCB - bimo_tok - 02-04-2015 (02-04-2015, 10:05 PM)dimmazwahyu Wrote: Lapor! Saya sudah beli DMM merk Sa*wa CD800a seharga Rp 3**.000,- Tegangan RE nol = kelas B. Apakah tegangan power supply mempengaruhi titik kerja output transistor, bisa ya bisa tidak. Jika tegangan power supply merubah besarnya arus kolektor transistor VAS maka akan merubah titik kerja output transistor. Misalnya pada amplifier AKSA 55 dan Perkutut Amplifier. (silakan dihitung arus kolektor transistor VAS atau diukur). Untuk amplifier Blameless 150 karena memakai sumber arus tetap (constant current source) pada beban transistor VAS, maka pengaruh besarnya tegangan power supply terhadap arus kolektornya sangat kecil. Jika tegangan bias memakai dioda, maka tegangan dioda besarnya tergantung arus yang mengalir padanya. Arus maju (forward current) dioda terhadap tegangan anoda - katoda bisa dilihat di datasheetnya. Arus dioda untuk tegangan bias ini adalah arus kolektor transistor VAS. Katakanlah output memakai double emitter follower, maka agar transistor driver dan final mulai mengalirkan arus butuh tegangan bias 4x 0,6V. 0,6V ini adalah tegangan basis - emitor setiap transistor (nilainya ngga tepat 0,6V tapi kita anggap 0,6V biar gampang bahasnya). Jika tegangan bias misalnya hanya 2V maka dibutuhkan 0,4V agar transistor final mengalirkan arus. Ada daerah kosong sebesar 0,4V dimana transistor final ngga bereaksi terhadap sinyal input. Ini dinamakan cacat crossover. Cacat crossover ini dikoreksi oleh umpan balik sehingga lebih kecil lagi. Kalau cacat crossover tidak terdengar bukan berarti tidak ada, hanya sangat kecil dan mungkin sekali cacat speaker jauh lebih tinggi sehingga tidak terdengar bedanya. Hanya kelas A yang tidak ada cacat crossovernya. Cacat crossover pada kelas AB bisa dibuat minimum dengan mengalirkan arus bias sejumlah tertentu seperti yang dimuat pada blog saya (penelitian Oliver). Untuk membuktikannya secara akurat perlu alat ukur THD Analyzer. Silakan pelajari juga cara kerja transistor dan dioda. Tanpa mengetahui cara kerja komponen elektronik, kita ngga bisa memahami rangkaian elektronik secara detil. Apalagi menghitung arus dan tegangannya. |