Solfegio Forum
servis TV - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Hobi Solfers (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=13)
+--- Forum: Service Elektronik (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=164)
+--- Thread: servis TV (/showthread.php?tid=4318)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26


- mas joe - 28-08-2011

Santo timestamp='1314428828' post='114429 Wrote:D coil maksud mas Joe itu mungkin PTCnya yg termasuk rangkaian degausing,biasanya itu gak pengaruh dengan bunyi cuit cuit.sekali lagi timbulnya bunyi cuit2 karena ada komponen yang short.bisa icnya,trnya.diode,bisa juga plcbacknya.cabut satu persatu dan ukur dengan tester akan ketahuan mana yang short.
haduuhh...td sudah aku ganti tr H, IC LA78040, cap 1600v, hampir mau on, ehh...lgsg koit lg kang, apa plybacknya yg kena yah kang? cara tes plyback gimana kang? kalo diservice cuman bawa pcbnya aja bisa gak yah tukang servicenya?


- Santo - 28-08-2011

mas joe timestamp='1314529706' post='114503 Wrote:haduuhh...td sudah aku ganti tr H, IC LA78040, cap 1600v, hampir mau on, ehh...lgsg koit lg kang, apa plybacknya yg kena yah kang? cara tes plyback gimana kang? kalo diservice cuman bawa pcbnya aja bisa gak yah tukang servicenya?
Sebenarnya jangan diganti dulu.pastikan partnya rusak nggak?cara ngetes playback yang short .pada plyback butuh tegangan 115 volt diambil dari out put regulator.ambil tester skala jarum lebih dari 200volt dc.Probe hitam ke ground .probe merah ke pin in plyback on kan tv.lihat tegangan keluar nggak sebesar 115 volt.jika tidak.lepaskan pin in plyback dengan menyedot timah sehingga tidak ada hubungan antara pin dengan circuit,onkan tv jika teg ada 115.sambung lagi pin tadi ke circuit yang dilepas.onkan lagi jika tegangan drop dan bunyi ngik ngik ngik.di pastikan bagian plyback yang bermasalah.catatan lepas dulu tr horisontalnya.kalo bawa Printed circuit board(PCB) ke teknisi,bisa aja.tapi tergantung teknisinya .handal nggak? salah salah nanti Mas Joe suruh ganti mesin.


- mas joe - 28-08-2011

Santo timestamp='1314542102' post='114513 Wrote:Sebenarnya jangan diganti dulu.pastikan partnya rusak nggak?cara ngetes playback yang short .pada plyback butuh tegangan 115 volt diambil dari out put regulator.ambil tester skala jarum lebih dari 200volt dc.Probe hitam ke ground .probe merah ke pin in plyback on kan tv.lihat tegangan keluar nggak sebesar 115 volt.jika tidak.lepaskan pin in plyback dengan menyedot timah sehingga tidak ada hubungan antara pin dengan circuit,onkan tv jika teg ada 115.sambung lagi pin tadi ke circuit yang dilepas.onkan lagi jika tegangan drop dan bunyi ngik ngik ngik.di pastikan bagian plyback yang bermasalah.catatan lepas dulu tr horisontalnya.kalo bawa Printed circuit board(PCB) ke teknisi,bisa aja.tapi tergantung teknisinya .handal nggak? salah salah nanti Mas Joe suruh ganti mesin.
dipelajari dulu kang pin in nya, tar mau copot part satu satu dulu, jangan bosen2 ngajarin kang


- andar - 29-08-2011

Santo timestamp='1314347998' post='114372 Wrote:Ganti aja Elco elco yang berkaitan dengan tegangan . terus itchingnya ditambah aja. biar panasnya bisa diredam,sehingga lebih awet.

klo ditambahi kipas pada itchingnya bagaimana kang?
klo untuk elco kan banyak,apa yang dimaksud elco pada regulatornya ? untuk nilai m.farad dan voltnya diganti lebih besar bagaimana?


- Santo - 29-08-2011

andar timestamp='1314601377' post='114558 Wrote:klo ditambahi kipas pada itchingnya bagaimana kang?
klo untuk elco kan banyak,apa yang dimaksud elco pada regulatornya ? untuk nilai m.farad dan voltnya diganti lebih besar bagaimana?

andar timestamp='1314601377' post='114558 Wrote:klo ditambahi kipas pada itchingnya bagaimana kang?
klo untuk elco kan banyak,apa yang dimaksud elco pada regulatornya ? untuk nilai m.farad dan voltnya diganti lebih besar bagaimana?

andar timestamp='1314601377' post='114558 Wrote:klo ditambahi kipas pada itchingnya bagaimana kang?
klo untuk elco kan banyak,apa yang dimaksud elco pada regulatornya ? untuk nilai m.farad dan voltnya diganti lebih besar bagaimana?

andar timestamp='1314601377' post='114558 Wrote:klo ditambahi kipas pada itchingnya bagaimana kang?
klo untuk elco kan banyak,apa yang dimaksud elco pada regulatornya ? untuk nilai m.farad dan voltnya diganti lebih besar bagaimana?
Bisa bisa aja.cuman timbul pertanyaan"masa pesawat tv dikasih kipas?.yang dimaksud elco pada regulator adalah elco yang bekerja pada bagian regulator.contoh elco paling gede ukuran 100 Mf 400volt yang terletak diregulator,coba dech cari pasti ada elco tersebut,walaupun ukurannya tidak mutlak 100Mf bisa juga 150/200mf tapi ukuran voltagenya jarang bahkan langka dibawah 400 volt.elco tsb jika tv on. ada tegangan -+ 300v.elco diganti lebih besar? boleh boleh aja.asal masih dibagian tegangan.contoh elco bagian horisontal ukuran 100Mf 160 v.diganti dengan 220 Mf 200v.tapi jangan coba mengganti elco pada bagian pembangkit frekuensi.jika misal elco yang asal 4,7 Mf di ganti dengan 10 mf maka freuensi akan berubah menjadi lebih tinggi akibatnya system akan eror.dan pesawat tv tidak akan bekerja sebagaimana mestinya.koreksi jika salah.mohon maaf untuk solfer yang lebih paham.ini sekedar berbagi dan bermanpaat.Selamat Idhul fitri 1432 H.mohon maaf lahir dan batin.


- simo - 06-09-2011

Makasih rekan2 smua n met lebaran mhn maaf lahir bathin :)>- :)>- :)>- :)>-
Jebule remote sing modar..................... :xx :xx :xx :xx


- mas joe - 08-09-2011

kang santo, mau nanya,kalau cek kaki Tr pakai avo digital dgn posisi avo di Ohm meter bisa gak? aku ukur kaki Tr horizontalnya antar kaki short semua, setelah aku ukur R dan diodanya ternyata ada R yg drop, dr 4M (warna gelangnya kuning,ungu, putih kayanya, terus emas) drop jadi 0.6 ohm, setelah saya copot suara ceiit ceitnya ilang, led stnb nya nyala, tp kayanya deflektionnya belum bisa ngangkat tabung. mungkin Tr horizontalnya short itu ya kang? terus ngukur C yg high voltage deket Tr horizontal pakai ohm bisa gak kang? ohm meter digital.
suwun kang..


- Santo - 08-09-2011

mas joe timestamp='1315453659' post='115176 Wrote:kang santo, mau nanya,kalau cek kaki Tr pakai avo digital dgn posisi avo di Ohm meter bisa gak? aku ukur kaki Tr horizontalnya antar kaki short semua, setelah aku ukur R dan diodanya ternyata ada R yg drop, dr 4M (warna gelangnya kuning,ungu, putih kayanya, terus emas) drop jadi 0.6 ohm, setelah saya copot suara ceiit ceitnya ilang, led stnb nya nyala, tp kayanya deflektionnya belum bisa ngangkat tabung. mungkin Tr horizontalnya short itu ya kang? terus ngukur C yg high voltage deket Tr horizontal pakai ohm bisa gak kang? ohm meter digital.
suwun kang..
Bisa aja.jika tr diukur bolak bolak angka pada tester digital menunjukan anggka nol semua,berarti trnya short.R yang diukur itu mungkin warna yang ketiga bukan putih tapi perak,kalo ga salah o,47 ohm.jadi ga papa.jadi o,6 Ohm mungkin tester yang dipakai testes yang biasa sehingga tidak bisa akurat.kalo saya kebetulan pakai tester digital buatan jepang .suara cuit sudah hilang berarti tegangan sudah normal.ganti dulu trnya.tanpa tr itu bagian horisontal belum bisa kerja sehingga gambar belum bisa keluar.mengukur capacitor ukuran kecil nano farad atau pico farad dengan digital meter tidak bisa.sebaiknya gunakan(kalau punya capacitor meter khusus. banyak dijual dipasaran, di jakarta) tapi kalau tidak punya,biasanya saya gunakan multitester analog.gunakan 10k atau 100k lalu ukur C tsb.jika jarum gerak kemudian kembali ke nol ohm c bagus.bila tidak gerak sama sekali.c rusak.oya jika tr horisontalnya aja yang short begitu diganti ,tv bisa ok kembali.tapi jangan lupa begitu tv normal.jangan langsung ditutup.tes dulu.tegangan teganannya.apa sudah sesuai.atau lebih sedikit.bisa saja tv beberapa saat normal.tapi sejam atau dua jam kemudian mati lagi.disebabkan oleh part yang sama.peganglah itchingnya.rasakan panas yang ada.jika panas berlebihan jangan paksakan.gantilah part yang sama.atau lebih bagus mutunya.hati hatilah saat memegang itching.berisiko.


- mas joe - 09-09-2011

Santo timestamp='1315493071' post='115308 Wrote:Bisa aja.jika tr diukur bolak bolak angka pada tester digital menunjukan anggka nol semua,berarti trnya short.R yang diukur itu mungkin warna yang ketiga bukan putih tapi perak,kalo ga salah o,47 ohm.jadi ga papa.jadi o,6 Ohm mungkin tester yang dipakai testes yang biasa sehingga tidak bisa akurat.kalo saya kebetulan pakai tester digital buatan jepang .suara cuit sudah hilang berarti tegangan sudah normal.ganti dulu trnya.tanpa tr itu bagian horisontal belum bisa kerja sehingga gambar belum bisa keluar.mengukur capacitor ukuran kecil nano farad atau pico farad dengan digital meter tidak bisa.sebaiknya gunakan(kalau punya capacitor meter khusus. banyak dijual dipasaran, di jakarta) tapi kalau tidak punya,biasanya saya gunakan multitester analog.gunakan 10k atau 100k lalu ukur C tsb.jika jarum gerak kemudian kembali ke nol ohm c bagus.bila tidak gerak sama sekali.c rusak.oya jika tr horisontalnya aja yang short begitu diganti ,tv bisa ok kembali.tapi jangan lupa begitu tv normal.jangan langsung ditutup.tes dulu.tegangan teganannya.apa sudah sesuai.atau lebih sedikit.bisa saja tv beberapa saat normal.tapi sejam atau dua jam kemudian mati lagi.disebabkan oleh part yang sama.peganglah itchingnya.rasakan panas yang ada.jika panas berlebihan jangan paksakan.gantilah part yang sama.atau lebih bagus mutunya.hati hatilah saat memegang itching.berisiko.
itching itu apa kang? hehehe.....deflektion bukan? suara cuit2 ilang apa karena R iru aku lepas ya kang? setelah R itu aku lepas kok STR nya rada anget, ga sprti biasanya, lupa type strnya kang, dulu tr horizontalnya aku ganti, tp kaya mau nyala, tp trus cuit cuit lg kang. apa C yg 304J 400 v nya yg bocor yah? aku curiga itu kang. R yg aku sebut warnanya kemarin gelang ke tiganya kayanya perak sih kang, aku tes nya pakai tester digital merk fluke. harusnya presisi banget. kalau R itu ga maslah malah tambah bingung nih, mau ganti komponen mana lg, jangan2 plybacknya yg koit, suwun kang balasannya


- Santo - 09-09-2011

mas joe timestamp='1315536724' post='115340 Wrote:itching itu apa kang? hehehe.....deflektion bukan? suara cuit2 ilang apa karena R iru aku lepas ya kang? setelah R itu aku lepas kok STR nya rada anget, ga sprti biasanya, lupa type strnya kang, dulu tr horizontalnya aku ganti, tp kaya mau nyala, tp trus cuit cuit lg kang. apa C yg 304J 400 v nya yg bocor yah? aku curiga itu kang. R yg aku sebut warnanya kemarin gelang ke tiganya kayanya perak sih kang, aku tes nya pakai tester digital merk fluke. harusnya presisi banget. kalau R itu ga maslah malah tambah bingung nih, mau ganti komponen mana lg, jangan2 plybacknya yg koit, suwun kang balasannya
Itching sebuah alumunium warna putih berguna untuk meredam panas yang ditempeli part baik itu Tr ataupun Ic.Tentang Str itu bukan blog horisontal lagi,sudah lari ke blog regulator.analisa saya.blog regulator tidak masalah.karena tidak mencuit lagi ketika TR hot(horisontal dilepas)fokus ke bagian horisontal aja.bisa aja Ply back,bisa aja TRnya.Pelajari lagi seperti yang sudah saya ulas sebelumnya.jika tester udah bagus.coba cari R yang sama warna ukur bandingkan,dalam melakukan pengukuran agar lebih akurat cabut aja Rnya dari PCB.jika curiga dgn plyback.cek tegangan.bandingkan ketika plyback dipasang dan ketika plyback dicabut pin innya dari tegangan 115Volt.