![]() |
|
Cara Merancang Amplifier - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381) |
RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 14-06-2014 Banyak website2 lokal yang membahas tentang amplifier, yang ngawur dalam penjelasannya. Bahkan banyak yang bertentangan dengan elektronika dasar, mungkin yang membuatnya hanya mengerti praktek (hanya bisa merakit) tapi tidak mengerti teorinya. Yang paling sering gagal dipahami adalah masalah Daya. P = V * I (P = daya, V = tegangan, I = arus) V = I * R (R = resistansi) P = V * V / R atau I * I * R Untuk bentuk sinyal sinus: Vpeak = akar 2 * Vrms (Vpeak = Vp = tegangan puncak yang diukur dari 0V) (Vpeak-peak = Vpp = tegangan yang diukur dari puncak negatif ke puncak positif) (Vrms = tegangan rata2, root mean square) Bayangkan orang yang tidak mengerti apa itu daya, tegangan, arus, resistansi menulis tentang teori elektronika dan mendisain amplifier :xx Kalau sudah belajar elektronika dasar, baiknya baca2 website ini: "http://sound.westhost.com/" RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 14-06-2014 (14-06-2014, 04:59 PM)bimo_tok Wrote: Banyak website2 lokal yang membahas tentang amplifier, yang ngawur dalam penjelasannya. Bahkan banyak yang bertentangan dengan elektronika dasar, mungkin yang membuatnya hanya mengerti praktek (hanya bisa merakit) tapi tidak mengerti teorinya. Yang paling sering gagal dipahami adalah masalah Daya. wew.. referensinya seperti saya kang :-) "http://sound.westhost.com/" RE: Cara Merancang Amplifier - Komare - 16-06-2014 trimakasih mas... Klu menghitung daya itu, yg mna yg di ukur..... RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 16-06-2014 (16-06-2014, 07:50 AM)Komare Wrote: trimakasih mas... jangan lupa pasang avatarnya kang :-) Balasan: Cara Merancang Amplifier - dewadewi - 16-06-2014 [quote='bimo_tok' pid='237891' dateline='1402739942'] Banyak website2 lokal yang membahas tentang amplifier, yang ngawur dalam penjelasannya. Bahkan banyak yang bertentangan dengan elektronika dasar, mungkin yang membuatnya hanya mengerti praktek (hanya bisa merakit) tapi tidak mengerti teorinya. Yang paling sering gagal dipahami adalah masalah Daya. P = V * I (P = daya, V = tegangan, I = arus) V = I * R (R = resistansi) mantap infonya makasih mas RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 16-06-2014 Ini juga perlu buat dibaca-baca: "http://hifisonix.com/" RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 16-06-2014 Class H dari saya: "http://www.diyaudio.com/forums/solid-state/248105-slewmaster-cfa-vs-vfa-rumble-318.html#post3962700" Silakan dikomentari. RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 16-06-2014 (16-06-2014, 11:42 AM)bimo_tok Wrote: Ini juga perlu buat dibaca-baca: "http://hifisonix.com/" setelah dilihat dan dibaca menarik juga kang :-) trim bacaanya kang. (16-06-2014, 02:11 PM)bimo_tok Wrote: Class H dari saya: "http://www.diyaudio.com/forums/solid-state/248105-slewmaster-cfa-vs-vfa-rumble-318.html#post3962700" ntr cb ke tkp kang liat2 dulu :-) RE: Cara Merancang Amplifier - mhsurs - 17-06-2014 . Semakin besar sumber arus pada LTP semakin besar slew rate nya.. apakah ini karna disain rankaian atau karna karakter transistor mas bimo ? trims RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 18-06-2014 (17-06-2014, 08:24 PM)mhsurs Wrote: . Semakin besar sumber arus pada LTP semakin besar slew rate nya.. apakah ini karna disain rankaian atau karna karakter transistor mas bimo ? trims Misalkan kompensasinya pakai kapasitor miller yang umum dipakai, maka slew rate = arus maksimum pada LTP dibagi kapasitansi dari kapasitor miller tersebut. Jadi makin besar arus LTP makin besar slew rate nya. Tentu saja jika kompensasinya bukan kapasitor miller, rumusnya tidak seperti di atas, tapi tetap makin besar arus LTP makin besar slew rate nya.
Positif Switching Powersupply for class H.zip (Size: 1.51 KB / Downloads: 8)
Ini adalah file simulasi dari swiching powersupply untuk kelas H pada bagian positif. Memakai komponen discrette semua (tidak pakai IC). Ini rancangan saya sendiri dan belum pernah dicoba. Kekurangannya hanya waktu OFF nya 10x lebih lama daripada IR2117, yaitu sekitar 890nS. Namun ini hanya meningkatkan sedikit disipasi daya mosfetnya. Nilai R1 untuk mengatur threshold tegangan inputnya. Sedangkan nilai C2 untuk mengatur titik tengah waktu ON bersamaan dengan saat tegangan input pada puncaknya. Untuk aplikasi tegangan power supply yang berbeda, tinggal mengatur nilai R1 saja. Tipe mosfet saya ambil dari apa yang ada di library LTspice. Pemilihannya berdasarkan: VDS maksimal harus lebih besar dari tegangan power supply yang tinggi dikurangi dengan yang rendah. ID maksimal kurang-kurangnya 20A. ON resistansi maksimal 50mOhm. |