Solfegio Forum
Penguat Video - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Hobi Solfers (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=13)
+--- Forum: Videography & Photography (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=150)
+---- Forum: Video Syuting (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=152)
+---- Thread: Penguat Video (/showthread.php?tid=1037)

Pages: 1 2 3 4 5 6


- Vallent - 25-09-2010

Ikut nyimak dulu...
seru juga kayaknya....


- Tommykwitang - 29-09-2010

Tommykwitang link=topic=1298.msg6438#msg6438 date=1285257788 Wrote:Sinyal video composite (PAL) itu seperti sinyal audio cuma bandwidthnya lebar sekitar 5MHz yang terdiri dari:

1. Sinyal synchron vertikal 50Hz.
2. Sinyal synchron horisontal 15.625Hz.
3. Sinyal Video lebar diatasnya sinyal synchron hingga 5MHz sinyal.
4. Sinyal color burst 4,43MHz.

Jadi dengan penguat transistor RF (HF band) low noise yang non inverting (bisa dibangun dengan 2 transistor) sudah bisa dibuat sebuah penguat video. Penguatan tidak boleh terlalu tinggi agar diperoleh bandwith yg lebar, penguat tegangan sebesar 5x sudah lebih dari cukup. Umumnya sinyal video out dari kamera sekitar 0,775 ~ 1Vrms, bila sinyal kepesawat TV atau video monitor terlalu tinggi akan mengakibatkan gambar jadi berantakan (seperti terkoyak- koyak), untuk menurunkannya bisa menggunakan attenuator yg dibuat dari 2 buah resistor atau trimmer resistor.

Untuk skema menyusul yah......


[Image: xC3fEQarm-Video-amp.gif]

Untuk menjawab pertanyaan lae Antoni Pasaribu ini apakah mau ngetest? Rasanya lae ini sudah lebih paham soal struktur frekuensi audio dan video pada transmisi TV broadcat system PAL/CCIR (standar di Indonesia) dan transmisi pemancar FM broadcast.


- Administrator - 29-09-2010

Quote:Untuk menjawab pertanyaan lae Antoni Pasaribu ini apakah mau ngetest?
Rasanya lae ini sudah lebih paham soal struktur frekuensi audio dan video pada transmisi TV broadcat system PAL/CCIR (standar di Indonesia) dan transmisi pemancar FM broadcast.

^:)^ ^:)^ ^:)^ ^:)^
waduh, serius, pak.
Saya benar-benar ga tau.
^:)^



- Ant On Baruna - 29-09-2010

[size=10pt]@Om Tommy:[/size]
trimakasih pencerahannya...  ^:)^  segera saya coba... \:D/

trus ini ntar bagusnya di pasang di dekat penerima atau di dekat pengirim ya?


- Tommykwitang - 30-09-2010

Ant On Baruna link=topic=1298.msg8174#msg8174 date=1285775595 Wrote:[size=10pt]@Om Tommy:[/size]
trimakasih pencerahannya...  ^:)^  segera saya coba... \:D/

trus ini ntar bagusnya di pasang di dekat penerima atau di dekat pengirim ya?


Didekat pengirim supaya gangguan derau (noise) tidak ikut diperkuat.

Sebenarnya ada penguat video balance menggunakan IC yg mungkin agak sulit didapat, tetapi dengan penguat balance kita bisa gunakan kabel telepon atau kabel UTV (kabel LAN) hingga jarak 100 mtr. Kabel LAN yg berisi 8 lembar kawat bisa digunakan untuk 4 saluran video. Kabel LAN itu termasuk kabel ajaib, karena seperti kabel telepon tapi mampu menghantar sinyal frekuensi tinggi hingga diatas 100MHz, padahal sinyal video hanya sekitar 5MHz saja. Kabel UTV juga bisa digunakan untuk saluran USB yg panjangnya lebih dari 10 mtr, padahal dengan kabel khusus USB paling panjang hanya 3 mtr dan harganya juga lumayan mahal yg panjangnya 3mtr.

Untuk bang Admin, sabar yah.... Saya sedang cari gambar di pustaka saya. Dengan gambar akan lebih mudah diingat dan dipahami.


- Ant On Baruna - 30-09-2010

nais inpo...  :-bd
ntar setelah dicoba dan berhasil tinggal VIDEO DISTRIBUTORnya... hehehehe...  :)



- Administrator - 30-09-2010

Quote:Untuk bang Admin, sabar yah.... Saya sedang cari gambar di pustaka saya. Dengan gambar akan lebih mudah diingat dan dipahami.

Terima kasih, pak :)
Asik dapat ilmu lagi :)


- Tommykwitang - 30-09-2010

Dicawah ini acuan pengaturan frekuensi pemancar TV untuk di Indonesia

Untuk transmisi TV berwarna PAL-BG pada band I & III (VHF) lebar bidang frekuensi dibatasi hanya 7 MHz.

Batas bawah    -1,25MHz
Video Carrier      0,000MHz
Color Subcarrier 4,43MHz
Audio Carrier      5,50MHz
Batas atas        5,75MHz

Pada band UHF lebar bidang frekuensi dibatasi hanya 8 MHz.

Batas bawah    -1,25MHz
Video Carrier      0,000MHz
Color Subcarrier 4,43MHz
Audio Carrier      5,50MHz
Batas atas        6,75MHz

Negara kita mengikuti standar alokasi frekuensi TV Eropa yang ditandai pada awal kanalnya dengan huruf "E", misalnya VHF E3, E8, UHF: E45, E47 dst.

Contoh pada band VHF:
Kanal E8 (TVRI) batas 195 MHz ~ 202 MHz  (7MHz BW).
Video Carrier 196,25 MHz (Batas bawah + 1,25MHz)
Audio Carrier 201,75 MHz (Video Carrier + 5,50MHz)

Contoh pada band UHF mono:
Kanal 43 (RCTI JKT) batas 646 MHz ~ 654 MHz (8MHz BW)
Video carrier 647.25 MHz (Batas bawah + 1,25MHz)
Audio carrier 652.75 MHz ( Video carrier + 5,5 MHz)

Contoh pada band UHF Stereo / bi-lingual:
Kanal 43 (RCTI JKT) batas 646 MHz ~ 654 MHz (8MHz BW)
Video carrier 647.25 MHz (Batas bawah + 1,25MHz)
Audio carrier 652.75 MHz ( Video carrier + 5,5 MHz) (kanal audio standar)
Audio carrier 653.75 MHz ( Video carrier + 6,5 MHz) (kanal audio tambahan)

Dari video carrier kebatas bawah hanya 1,25MHz, sedangkan kebatas atas 5,75MHz (VHF) dan 6,75 MHz (UHF). Jadi lebaran frekuensi kebawah dibuat sempit, sedangkan lebaran frekuensi keatas cukup lebar, untuk mendapatkan bidang frekuensi seperti itu digunakan filter vestigial. TPI Jakarta pernah ber-tahun2 dalam kesalahan tune vestigial filter ini, sehingga kanal disebelah atasnya yg seharusnya kosong terisi dengan pancaran gelombang liar dari TPI, akibatnya jarak pancarnya tidak maksimal. Baru tahun ini saja TPI memiliki bentuk lebaran vestigial yg benar, sehingga jarak pancarnya mencapai maksimal dan tidak mengganggu kanal yg diatasnya lagi.

Bang Admin, maaf saya lupa menyimpan gambar bentuk vestigial frekuensi ini, jadi silahkan digambar sendiri saja yah... mohon maaf.


- Tommykwitang - 30-09-2010

Sedikit tambahan. Modulasi untuk audio TV adalah FM (Frekuensi Modulasi) dengan deviasi +/- 50KHz, sama seperti standar deviasi pada radio FM Broadcast yang bekerja pada 88MHz ~ 108 MHz, dan akan diperluas kebawah frekuensi 88MHz. Jadi bandwidth sinyal audio masing2 100KHz. Sedangkan untuk modulasi videonya menggunakan Amplitudo Modulasi Supressed carrier.

Pada band TV UHF ada 2 alokasi frekuensi audio, selain bisa digunakan untuk modulasi stereo, juga bisa digunakan untuk mode 2 bahasa.


- Ant On Baruna - 30-09-2010

wah tambah komplit...