Solfegio Forum
Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Diskusi Bebas (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=9)
+--- Forum: Terserah (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=48)
+--- Thread: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan (/showthread.php?tid=13172)

Pages: 1 2 3


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - nafiri - 03-07-2013

makasih mas zia .. udah kelihatan sekarang


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - kloengsoer - 03-07-2013

jika pakai sebagian udah tercapai apa mesti dinyalakan semua,


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - jolodonk07 - 03-07-2013

(03-07-2013, 07:57 PM)kloengsoer Wrote: jika pakai sebagian udah tercapai apa mesti dinyalakan semua,

kang kloengsoer,bukan mesti di nyalakan semua,kalau jika musti di nyalakan semua apa yg di nyalain..:xx
mumet bin bingung bin mbulet....\m/


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - kloengsoer - 03-07-2013

he he ...

kalau itu barang property apalagi ikut nimbrung promosi dalam live concert grup tekenal semua pingin, silahkan ditumpuk kardus hal yang biasa seperti konter hp

beda lagi pandangannya dari segi dekorasi biar tambah wah tambah box dari gabus


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - yansen - 18-07-2014

waaahhh jadi pertimbangan nih buat meramaikan panggung,,, cari merek terkenal tapi isinya kosong,hehehe tapi yang penting kan suara di penontonnya oke punya:-D:-D daripada panggungnya yang kosong=))


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - RudiPas - 18-07-2014

Bagaimana dengan wall of marshall punya yngwie ? Apakah itu real ?


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - bimo_tok - 18-07-2014

Jadi yg nonton musik live masih banyak yg menilai "makin banyak amplifiernya makin baik". Mereka belum bisa menilai kualitas suaranya. Wajar saja banyak yg suka menipu seperti ini.

Ketika banyak orang suka daya amplifier gede tapi ngga ngerti kualitasnya, maka dunia marketing menciptakan istilah daya PMPO yang tidak bisa diukur oleh alat ukur manapun. Jadi mereka suka2 mencantumkan nilai PMPO nya.

Apalagi ya? Ayo kasih contoh yang lain...


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - RudiPas - 18-07-2014

Karena suka melihat merk tanpa tahu karakter sebenarnya maka banyak yang bikin tiruan, dan LARIS MaNIS... : v


Balasan: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - imronhabibi - 18-07-2014

dalam dunia amplifier istilah PMPO berati itu istilah "siluman" mas bimo?
istilah yg siapapun tak tahu artinya


RE: Astaga! Amplinya Ternyata Cuma Bohongan - bimo_tok - 18-07-2014

(18-07-2014, 10:48 PM)imronhabibi Wrote: dalam dunia amplifier istilah PMPO berati itu istilah "siluman" mas bimo?
istilah yg siapapun tak tahu artinya

Itu istilah marketing yg artinya Peak Music Power Output. Definisinya macam2 dan tidak bisa diukur.

Namun dalam dunia engineering ataupun fisika yang dipakai adalah daya puncak dan daya rata2 (rms) saja.
Daya puncak = daya maksimum saat tegangan puncak dari suatu gelombang
Daya rms = daya rata2 atau daya yg sebanding dgn daya DC dari satu periode suatu gelombang
Untuk mengukur daya amplifier selalu digunakan gelombang sinus.
Ini memiliki definisi jelas, dan siapapun bisa mengukur jika memiliki alat ukurnya.

Misalnya ada amplifier mengklaim dayanya 100 watt rms pada 8 ohm dan 1kHz (sinus) dengan THD < 1%, jika kita punya alat ukurnya kita bisa mengukurnya benar atau tidak. Jika ini termasuk spesifikasi yang digaransi maka kita bisa mengklaimnya jika tidak memenuhi spesifikasi tersebut.