Solfegio Forum
bagaimana me-mixing yg enak? - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24)
+--- Thread: bagaimana me-mixing yg enak? (/showthread.php?tid=3092)

Pages: 1 2 3 4 5 6


- fauzip - 31-12-2010

oh akustik ruang toh maksudnya. sippp..
nah anggap saja sistem sudah dituning dengan baik efek akustik ruang sudah diperbaiki misalnya memasang tirai dan room modes sudah di-EQ dan speaker sudah diposisikan sebaran tidak mengenai plafon, sehingga SS sudah benar2 [mendekati] flat...sekarang tinggal kendali sound engineer yg menyeting sesuai selera.

kalau di show besar ada yg namanya system engineer, ada sound engineer.
system engineer bekerja dengan 2 kondisi: benar atau salah. karena tugasnya menata speaker & mentuning sistem sebenar-benarnya untuk menghasilkan sebaran seoptimalnya sesuai layout audience, menghasilkan tonal sebalans-balansnya tidak ada freq yg dicut atau boost. menyeting gain structure dan gain before feedback seoptimalnya sesuai kemampuan sistem.

setelah oke beliau menyerahkan kendali ke sound engineer.
kalo ini dia tidak ada kondisi salah atau benar..adanya enak, kurang enak, tidak enak. sound engineer bisa saja merubah setting EQ main mix sesuai selera dia, misalnya dibikin scoop [midrange diamblaskan], kick mendominasi dll.

itu bukan pendapat saya lho  :D tapi yg saya baca dari sebuah artikel majalah pada show DSS dengan rig DAS. system engineer dari DAS spanyol, sound engineer ya dari band yg perform. jadi urutan tuning seperti itu bisa meng-inspirasi kita untuk menghasilkan karya lebih baik..wadoh ngomonge sok tenan  :))


- icm - 31-12-2010

System engineer ? ;)) salary Sound engineer saja dan harga rent saja masih belum jelas :)) tapi setidaknya sdh ada bayangan bagi rekan-rekan lainnya bahwa di sound system tidak hanya ada crew dan sound engineer =)) need more resource...


- ihutm - 06-01-2011

Untuk event dgn skala menengah ke besar biasanya system engineer iru dibebankan kepada sound rental, dan sound engineer itu dibebankan kepada band nya. Jadi, quotrenya Fauzi diatas sudah umum digunakan, kerjanya syst Eng hanya memflatkan dan menjaga system sudah ready termasuk kesesuaian headroom, feedback, monitoring dll.
Giliran band akan tampil, maka 'colouring' dari band itu didesain oleh SE band itu sendiri. Makanya dalam pertunjukan yg melibatkan banyak band dgn satu system, penggunaan Digital Mixing Console menjadi wajib, utk mempercepat settingan dgn memanfaatkan fitur 'memory' atau preset.
Dalam live pun, tetap berlaku mixing yg mirip atau mendekati aturan mixing di studio.... pasti beda 'warna' antara pop dengan metal trash....tentunya tidak cukup dicapai dgn "sekedar Flat"....  :)) :)) :)) :)) :))


- icm - 06-01-2011

Quote:Dalam live pun, tetap berlaku mixing yg mirip atau mendekati aturan mixing di studio.... pasti beda 'warna' antara pop dengan metal trash....tentunya tidak cukup dicapai dgn "sekedar Flat"....  :)) :)) :)) :)) :))


iya, jadi perlu di perjelas bahwa flat system dengan flat sound itu ndak sama  :D


- Wisnu - 06-01-2011

Ikut menyimak bahasan perbadaan flat system dengan flat sound selanjutnya  \:D/


- djoko - 12-01-2011

icm link=topic=3505.msg35777#msg35777 date=1293762972 Wrote:System engineer ? ;)) salary Sound engineer saja dan harga rent saja masih belum jelas :)) tapi setidaknya sdh ada bayangan bagi rekan-rekan lainnya bahwa di sound system tidak hanya ada crew dan sound engineer =)) need more resource...


ikut.... :-bd :-bd :-bd


- djoko - 12-01-2011

icm link=topic=3505.msg37775#msg37775 date=1294293456 Wrote:iya, jadi perlu di perjelas bahwa flat system dengan flat sound itu ndak sama  :D


ohhh gitu too... jadi nggak ada setingan (mixing) yang baku (dalam hal ini dapat diterapkan dalam semua jendre musik) ya kang..


- Febry - 18-02-2011

Mohon maaf sebelumnya kepada mod indra karena saya tidak paham dengan istilah-istilah dalam SS apalagi bahasa SE. Saya mau tanya tentang headroom karena saya gak mudeng dengan istilah headrom. Terima kasih sebelumnya.


- icm - 18-02-2011

Febry link=topic=3505.msg52427#msg52427 date=1298007589 Wrote:Mohon maaf sebelumnya kepada mod indra karena saya tidak paham dengan istilah-istilah dalam SS apalagi bahasa SE. Saya mau tanya tentang headroom karena saya gak mudeng dengan istilah headrom. Terima kasih sebelumnya.


sdh dibahas di sebelah :D

bang_dewa link=topic=4618.msg50697#msg50697 date=1297578542 Wrote:sepertinya AXL butuh asupan listrik yang lumayan boros ya :-?
atau mungkin harus sering² melototin lampu clip, jika lampu merah menyala harus segera diturunkan volume powernya dikit² setidaknya jangan sampai lampu clip menyala.

bahas dikit tentang signal clip yuk :D
Bagaimana clip terjadi? tidak mudah ( bagi saya ) untuk menjelaskan clip. karena itu kita coba sederhanakan saja, dengan sedikit melibatkan matematika sederhana.
katakanlah kita memiliki sebuah amplifier kecil yang dicatu dengan tegangan 30 volt AC ( power supply +/- 15 volt ). pada gambar A, titik tengah ( garis hitam ) adalah titik 0 volt. dan garis batas atas ( garis hijau ) adalah tegangan + 15 volt, sementara yang dibawah adalah tegangan - 15 volt. total jarak dari batas atas ke bawah adalah 30 volt, itu sebabnya dinyatakan ampli kita dicatu ( diberi tegangan ) 30 volt AC ( bolak-balik dari atas ke bawah )
[Image: 49211491.jpg]

kemudian kita beri signal, sebagai contoh adalah gitar listrik ( bukan las listrik, apalagi las karbit ) kekuatan sinyal gitar pada umumnya ± 0,1 volt AC. mengapa AC? karena dawai gitar bergetar bolak balik ( begitupun dengan sinyal elektromagnetik yang dihasilkan pickup atau mic ). jika kita atur ampli kita dengan penguatan 100x, maka sinyal gitar 0,1 volt akan membesar menjadi 10 volt. karenanya akan kita saksikan situasi seperti pada gambar dibawah
[Image: 49211491.jpg]

sinyal kita ( gelombang sinus, garis hijau )membesar, namun tidak sampai menyentuh ambang batas. kita perbesar lagi volumenya ampli, kali ini 300x sehingga kita dapatkan besar sinyal 30 volt AC.
[Image: 75215192.jpg]

puncak sinyal kita akan tepat menyentuh batas catu daya, garis hijau diatas dan dibawah.
Ok, kali ini kita coba lebih nekad. kita perbesar 500x. apa yang terjadi? Sebuah unit penguat tidak akan menguatkan sinyal melebihi kapasitias catu daya yang dimilikinya. jadi jika volume ampli diperbesar hingga 500x hingga 50 volt AC, sementara catu daya yang dimilikinya hanya 30 volt AC maka akan terjadi " pemangkasan ( clipping ) ". maksudnya sinyal " seakan " diperkuat hingga 50 volt AC seperti pada gambar gelombang sinus merah pada gambar dibawah tetapi ouput dari penguatan tetap 30 volt AC, sehingga terjadi " cacat ", yaitu dari sinus menjadi tak sinus ( seperti pada gambar garis sinyal hijau yang mendatar )
[Image: 27382663.jpg]

kesimpulan sementara

[Image: 75215192.jpg]

ambang batas ini sering disebut sehari² sebagai headroom. yaitu ruang dimana signal tepat menuju distorsi atau clip. kondisi sinyal tepat menyentuh headroom ( gambar B ) sering disebut clean boost. sinyal akan terasa lebih " garang " daripada sinyal normal, namun masih cukup clean. usahakan power bekerja pada headroom atau tepat sebelum lampu clip menyala seperti penjelasan om gwendy :-bd
kalau lampu clip menyala, turunkan volume power hingga lampu clip mati :D

gud luck teman² :-bd


trim's buat yg sdh posting... ;))


- fauzip - 18-02-2011

moga tidak tambah ngelu mas
[Image: PowerFigure2USE.jpg]