![]() |
|
[Simulasi] Power Amplifier "Blazer" X4 - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: [Simulasi] Power Amplifier "Blazer" X4 (/showthread.php?tid=3476) |
- gwendy - 17-01-2011 jangan terpaku dengan software, Ib= 62,1 mA, IC= 6,21A coba saja beli TR 3858 silahkan pake cara biasa beri panjaran Ib sesuai data software diatas dan beban serta Voltage yg sama, lalu ukur Icnya. :) menggunakan software untuk simulasi ada baiknya tapi jgn berpatokan dengan hasilnya. Usahakan menggunakn TR final lebih banyak dari yg tertera di software , untuk mencapai hasil yg sama. atau mendekati. ^:)^ - Gea - 17-01-2011 gwendy link=topic=3892.msg41149#msg41149 date=1295224257 Wrote:jangan terpaku dengan software, Ib= 62,1 mA, IC= 6,21A Betul kata Kang Gwendy, Software simulasi hanya tools untuk memahami cara kerja penguat akhir. Jika A diubah bagaimana dengan B, jika C diubah bagaimana dengan D. Sehingga jika kita ingin mengubah impedansi beban atau voltase supply atau rancangan power supplynya kita paham yang harus menjadi "concern". Jadi dari software simulasi kita bisa tahu jika kita tidak bisa dengn mudah mengubah satu komponen tanpa menghitug ulang komponen lainnya supaya tidak membuat amplifier tidak stabil. Biasakan membaca datasheet masing-masing komponen dan kenali karakteristiknya. - Tommykwitang - 18-01-2011 Ini software agak aneh, masa bentuk gelombang sinus tegangan peak dikali arus peak = watt? PLN enggak berani mengatakan pelanggan 220V/4A = 880Watt, tapi mereka katakan 880VA, krn untuk mendapat nilai watt harus dihitung juga factor cos phi dan efisiensinya. Kaya menghitung tegangan dan arus DC aja, V x A = W. Lha itu daerah kosong diluar sinus apa diborong juga dianggap masuk speaker anginnya? Maaf sekedar mengkritisi softwarenya, takutnya gara2 software ini kita dianggap korupsi daya output, hehehe.... Soalnya kalau dibandingkan dgn hitungan file Excel yg bisa didownload dari lokasi sesuai petunjuk admin (Kalkulasi_Daya_Penguat_Kelas_B_AB.xls), hasilnya beda jauh. Mohon B_ABnya jangan dihubungkan dgn produk kesehatan perut yah.... ^:)^ - Gea - 18-01-2011 Tommykwitang link=topic=3892.msg41429#msg41429 date=1295291049 Wrote:Ini software agak aneh, masa bentuk gelombang sinus tegangan peak dikali arus peak = watt? PLN enggak berani mengatakan pelanggan 220V/4A = 880Watt, tapi mereka katakan 880VA, krn untuk mendapat nilai watt harus dihitung juga factor cos phi dan efisiensinya. Kaya menghitung tegangan dan arus DC aja, V x A = W. Lha itu daerah kosong diluar sinus apa diborong juga dianggap masuk speaker anginnya? Betul Om Tommy, daya yang dipakai diambil pada saat Vpeak x Ipeak :)) jadi ini alasan mengapa daya maksimum "Blazer X4" dibilang 400 watt, padahal Daya "RMS" hanyalah 200 watt di beban 8 ohm dan 300 watt di beban 4 ohm. satu lagi kelemahannya kalau capasitor diparalel dianggap "short", jadi gak ada gradasi resistance antara capasitor kosong ,setengah penuh dan penuh. Padahal sebenarnya resistance dari capasitor akan naik secara kuadrat seiring pengisian (charging). Makanya kalau disimulasi power supply jika dilihat spike arus dari source 220V akan dijumpai spike arus sampai puluhan ampere untuk beban setelah trafo hanya 800 watt. Dan kalau kita pakai simulasi ini untuk rangkaian yang ada komponen capasitor, jangan harap mendapatkan hasil yang sebenarnya, laaahh, capasitor dianggap tahanannya 0 semua :xx Waalupun banyak kelemahan tapi simulasi dasar dari software ini sangat menolong untuk memahami cara kerja komponen elektronik. :)>- - Gea - 18-01-2011 Dari simulasi diatas salah satu yang dapat kita pahami bahwa pada saat maksimum di Vpeak dengan beban 8 ohm (frekuensi 400 ohm) dibutuhkan arus 7A (14A dual). Jika arus tidak terpenuhi maka pada saat daun speaker belum sampai kepuncak tegangan (maksimum ayunan daun speaker), daun speaker akan kehilangan tenaga karena kehilangan arus untuk tetap mendorong. Disini akan terjadi osilasi daun speaker dan memberikan tendangan balik ke PA. Jika PA melalui feedback tidak kuat menahan gerak balik (osilasi) maka dipastikan suara akan terdistorsi. Idealnya Daun speaker harus mendapatkan arus sebagai tenaga dorong agar sampai ke puncak sinyal. Jika dianalogikan orang mendorong mobil (perumpamaan speaker), puncak bukit adalah voltase dan tanaga orang yang mendorong sebagai arus. - Tommykwitang - 18-01-2011 Se7 bang Gea, bagaimanapun kita patut menghargai setiap usaha, apalagi ini layanan gratis. Kita cuma harus memberi masukan sedikit untuk perbaikan. Karena pembuat software ini nampaknya ahli dibidang pemrograman dan berusaha membuat program yg membantu tehnisi dalam mendesign, jadi tehnik elektro mungkin bukan bidang utamanya. Minat solfer untuk mencoba dan menguji untuk kemudian memberi masukan kepada programer software ini akan sangat membantu. - mhsurs - 08-10-2011 ada rumus daya amplifier tegangan kali arus maksimun di bagi dua , bener gak za ?, teman - eko - 09-10-2011 apa bisa akurat mas masalahnya komponen pasaran ikut menentukan - gwendy - 09-10-2011 ini simulasi sofware , untuk acuan saja , klu dalam prakteknya bisa sampai segini , berarti komponen yg digunakan cocok dgn input data software. - mhsurs - 09-10-2011 dg tegangan +-70volt beban 8ohm arus puncak = 7.75 untuk mengeluarkan daya maksimum / 300 watt dg beban 8ohm daya yg ada pada trafo adalah 2kali tegangan dc kali arus maksimum dibagi pi = 389watt (50volt 7.7 amper) sedangkan daya maksimun yg ada pada transistor adalah tegangan kuadrat di bagi impedansi kali pi kuadrat = 62watt kesimpulan daya maksimum daya 300watt 8ohm 50 volt ac trafo 7a lebih efesiensi 80% daya yg di derita trafo 389watt perhitungan ni bner gk za ? Mohon koreksinya |