Solfegio Forum
Kick bin + Sub - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Loudspeaker (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=20)
+--- Thread: Kick bin + Sub (/showthread.php?tid=529)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8


- obenx - 24-09-2010

nah, niy pakarnya datang.  :-bd  :-bd
Saya baru kenal namanya istilah  Low Full Range .
-. Kisaran Berapa Hz Low Full Range itu?
-.Bisa dijelaskan bagaimana spesifikasi enclosure low full range  itu kang, isianya berapa speaker ?
-.Kalo emang lebih dari satu  apakah menggunakan diameter yang berbeda ?
ma'ap, banyak nanya  :D  :D


- Menying - 24-09-2010

tuan emir
betul kalo fullrange-nya ada 12" atau 15" okehh..

kebetulan rancangan box sayah pakai dual 8" jadi buat maen 200 hz kebawah mampushh..
sementara sub hanya mampu 120 hz....
jadi perlu kick bin untuk menjembatani gap...sekaligus membuat tendangan kick lebih mak nyus tanpa mengganggu sub yg khusus buat reproduksi infrasonik

iseng2 simulasi ACR 12" Fabulous eh ternyata sangat menjanjikan..malah lebih bagus [ehm diatas kertas lhooo] dari RCF MB12G301.
respon 1 box 2x12" half space [2 pi] 1 watt/1 meter
[Image: ACR12Fab.jpg]


- yoesam - 25-09-2010

Emir Widya link=topic=691.msg6442#msg6442 date=1285258256 Wrote:Buat saya hentakan itu harusnya datang dari komponen low full range Mas.


memang seperti itu pak, klo saya lebih suka sub wofer di routing lewat aux. sehingga sub bekerja pada porsinya. apalagi kita memainkan musik dangdut, justru kendang bekerja di komponen low full rangenya. Mohon dikoreksi jika ada yg krg tepat


- obenx - 25-09-2010

masih blo kejawab juga. . .


- obenx - 25-09-2010

masih blom kejawab juga. . .


- bjO - 25-09-2010

Emir nulis: "Buat saya hentakan itu harusnya datang dari komponen low full range Mas"

fullrange terdiri dari komponen hi (tweeter) dan lo(lazimnya 8",10",12" atau15")
mungkin ini maksudnya mas.. :)


- obenx - 26-09-2010

yang dibahas sekarang  kan low, istilah kang emir Low Full Range. .


- yoesam - 26-09-2010

Saya coba copy paste beberapa koment dari facebooknya pak Emir (minta ijinnya ya pak) , karena mungkin beliaunya lg banyak kerjaan

"Suara hentakan atau beat, atau orang menyebutnya.. dug.. haruskah suara ini dihasilkan dari subwoofer? Berapakah titik perpotongan frekuensi untuk sebuah subwoofer yang tepat?"

Sekarang kita kembali dulu ke istilah subwoofer, sub itu berarti apa yang sudah lebih atau tambahan atau apa yang tidak dapat dilakukan oleh sistem utama. Jadi subwoofer adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh woofer. Jadi cek dahulu, sampai di mana woofer full range mampu, baru kita sambungkan dengan subwoofer.  :-bd

saya menyetel sub dengan melihat dahulu suara lownya dari full range, hanya sering kita tidak bisa mendengar suara dug dari full range justru karena efek saling menghilangkan pada area seputar titik crossover.  :-?  :-?  :-??

kalau kita memaksakan subwoofer hingga di atas 100 Hz memang bisa Mas, tetapi suara dug itu sebenarnya masih dihasilkan dengan baik oleh komponen low dan tanpa gaung Mas. Bagaimana mengeluarkannya tanpa canceling, sebenarnya hanya dengan mendelay speaker utama saja Mas, terhadap subwoofer.  [-X

....itu harus kita sesuaikan dengan karakter speaker dan besar power, seperti beberapa hari yang lalu kita bicarakan.  (penjelasan ini ada di penentuan crosspoint)


- obenx - 26-09-2010

pemikiran saya, mbah menying dan kang yoesam sama donk. . ?
Jadi Low full range adalah sebuah system bukan cuma single driver. . , sub gak masuk low full range karena gk menghasilkan beat/jeduk. .?


- hadita - 08-10-2010

ayo dilanjut lagi mana nich kang emir...sementara rajin menyimak aja dulu .....