![]() |
|
Mutu Album Cd-Audio Indonesia - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Home Audio (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=23) +--- Thread: Mutu Album Cd-Audio Indonesia (/showthread.php?tid=9196) |
- Yassud - 05-01-2012 palermo timestamp='1325735617' post='127803 Wrote:whwhw. saya dulu pernah beli cd remaster jazzy tunes gitu yg lokal, sayang sekali saya lebih seneng download mp3 320kbps nya daripada cd asli di ripping ke flac. terasa itu cd ngecling banget trebelnya kasar., ya ampun.Mas Palermo, jika kita mau milih MP3 yang ber Kbps 320 sebelum di Download gimana nengok ukuran Kbps nya. Terimakasih - agig - 05-01-2012 Ngeri juga pak kalo beli cd original ternyata bajakkan,tapi kalo beli di toko musik yang ternama kali bisa selamat deh,... - didiek - 06-01-2012 saya kira bukan b4j4k4n, tapi para pengusaha rekaman kita yang mungkin "ngawur" mereka tidak mengindahkan kualitas musik/lagu, yang penting laku sekarang banyak musisi kita yang serius, pergi rekaman ke luar negeri macam Singapura dan Australia baru cetak CD disini. dan emang hasilnya bagus sekali, misal Krisdayanti, Memes, dan kalau tidak salah Padi dan Nidji - im4m_okee - 06-01-2012 Jadi inget jaman dulu, jaman majalah auvi masih terbit dan majalah audiopro belon ada... weleh mereka banyak experiment rekaman dengan hasil diatas rata-rata album lokal, walau di bawah kualitas import punya. Semangat kaya gitu hampir gak ada di musisi sekarang. - agig - 08-01-2012 oh kirain bajakkan salah nangkep,... : ) , iya sih niat juga beli album indo yang rekamannya masuk kelas atas, kalo search di tk disct.. ada album indo yang audiophile, tapi kaga tau kualitasnya seperti yang di merknya atau nggak.. - ghozy - 09-01-2012 Ayo yang pernah beli Album Indonesia yang dilabeli "Audiophile" sharing dong, pernah juga pengen beli tapi masih ragu kualitasnya juga . . . - palermo - 09-01-2012 Yassud timestamp='1325757214' post='127849 Wrote:Mas Palermo, jika kita mau milih MP3 yang ber Kbps 320 sebelum di Download gimana nengok ukuran Kbps nya. Terimakasihmas yassud, biasanya saya ambil mp3 dari link website kok, misalnya dulu ada fusionjazzandsomethingelse gitu, baru download. atau kalau di indow**** pilih kompres file paling gede hehehe ngomong2.. kalo rekaman sangaji lumayan ok ya.. itu termasuk audiophile bukan. saya ga banyak punya cd sih ya, tapi karakternya vocal tebel gitu, jangan2 trik. - didiek - 09-01-2012 lumayan banyak mas, tapi penyanyinya tidak familier, biasanya jazz atau easy listening yang artis terkenal takut masuk audiophile, karena takut suara jelek mereka ketahuan yang audiophile artis terkenal yang penah saya tahu : memes, ebit g ade audiophile itu termasuk direct sound, jadi suara artis dan musisinya langsung masuk master dan untuk menciptakan suara seperti aslinya itu digunakan perangkat recording kelas wahid dengan pewarnaan sesesesesedikit mungkin, makanya banyak artis takut !!! hanya orang yang mempunyai suara emas (atau platinum ?) yang berani seperti mantan pacar saya : KATIE MELUA jadi bukan trik mas - ihutm - 09-01-2012 Kalau boleh ngasih pendapat...... Mau bagus? Berapa orang di Indonesia yg mau beli CD INDONESIA dengan harga 150 ribu sampai 275 ribu? Gak sampe seribu orang? Gimana producer mau buat? Untuk membuat album dengan kualitas platinum, dibutuhkan sumber daya, perlatan, SDM dan modal yg besar dan return yg jelas. Coba bayangkan kalau untuk membuat master albumnya KD (baru master saja) sudah habis 1,2 M, untuk bayar composer, arrarnger, orkestra, studio, sewa alat, mixing dan mastering (Australia). Berapa harga CD nya akan dijual? 15.000 dengan target 1 juta kopi, maka akan didapat 15 Miliar rupiah, yg akan mampu menutupi biaya promo TV (yg konon bisa sampai 3 M), tour, media, penggandaan, distribusi dan lain lain dan tentunya keuntungan KD dan Produser. Untuk setingkat KD, produser tentu yakin akan mampu menjual CD sebanyak 800 ribu keping.... dan dijual dengan harga 15 ribu.... kualitas???? Hmmm, dengan harga 15 ribu tentu anda tidak berharap dapat Audiophlie dengan Gold Q CD khan???? Mari kita hitung kalau dibuat utk Audiophile... anggaplah pemusik dan alatnya sehebat itu...maka modal 1M keluar master. Karena kelas Audiophile, kita jual harga 100 ribu...berapa yg beli?????? Indonesia Style, BAJAK saja??? mp3? download? Copy? kalaupun ada yg beli 1.000 orang, baru 100 juta ..kapan produsernya balik modal???? Itu dari hitungan bisnis.... Kita lanjut ke biaya SDM.... - ihutm - 09-01-2012 Lanjutan ...... Anggaplah di Indonesia ada studio yg punya peralatan sehebat ABBEY STUDIO London, atau Manhattan Studio Singapore dan Australia...kalau ada.. (soalnya saya ragu, soalnyakita melihat mixer harga 8 M saja udah hebat, padahal selain mixer peralatan outgear, kabel dan berbagai peralatam make up listrik pengaruhnya sangat besar). Berapa produser berani membayar SE kita? dan berapa shift studio yg diijinkan?? INI MASALAH BESAR, bung....Orang kita, berani belia alat mahal, tapi kalaugaji SDM nya, dikira kaya gaji SE Organ Tunggal (maaf, bukan meremhkan, tapi biar jelas fungsi dan kualitas SDMnya). Saya kebetulan pernah berada di industri yg mirip, dan bisa membandingkan kira2 begini..... Setingkat SE papan atas di Indonesia (I-TQ,EHatz,Moko dll) kalau disuruh mixing cuma dikasih 1 juta perlagu, borongan 1 proyek 8 juta dan plus mastering sekitar 6-7 juta, total semua 15 juta.....mudah2an gak salah. Semua dikerjakan sendiri, mulai dari editing, premixing, mixing dan nyambungin gear...hahahhaahaha. Dengan 15 juta plus pemakaian studia dibatasi (karena sewanya mahal bo') diharapkan kualitas akan sehebat apa???? Pada saat kami bawa salah satu film dokumenter ke Thailand utk mixing dan efex (audio semua, sudah prepare dari Indonesia), panjang film 22 menit, dikenakan charge lebih dari 200 juta utk 3 hari dengan 2 engineer. Kira kira bisa kita interpolasi kalau dibuat untuk mixing lagu CD gak yach??? Jadi kesimpulan saya sementara, dengan 2 kondisi ini, saya berusaha mahfum dan menerima kondisi CD AUDIO Indonesia dan bangga dengan itu walaupun hasilnya pas-pasan, karena itu sudah cukup ditelinga saya yg cuma segini. Oh ya, saya selalu memutar CD Indonesia dan kolekasi Audophile di BOSE set audio saya...kecuali utk lagu Batak dan proyek tradisional lainnya, saya putar pakai DVD Vitron seharga 300 ribu karena bukankah rata2 pendengar musik yg sama menggunakan alat yg sama? Saya takut salah menilai lagu daerah Batajk yg dimastering seharga 65 juta rupiah sampai selesai diputar di BOSE membuat saya jadi gak menikmati...... hahahahah |