Solfegio Forum
Menggulung Ulang Trafo Toroid - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24)
+--- Thread: Menggulung Ulang Trafo Toroid (/showthread.php?tid=1338)



- Tommykwitang - 14-01-2011

Gea link=topic=1630.msg40284#msg40284 date=1294943699 Wrote:Untuk komersial, core besi  selain CRGO sudah tidak digunakan lagi karena mentok dengan regulasi masalah efisiensi daya (wong, stand by mode saja sekarang dibatasi daya maksimumnya)  :D

Tapi bagi DIY'er kadang mengabaikan hal-hal tersebut, tube/valv amplifier saja yang efisiensi rendah masih digila-gilain sama DIY'ERs  :)

Jadi bagi DIY'ers menurut saya tidak ada salahnya sedikit mengabaikan regulasi efisiensi daya tetapi dengan imbalan ilmu dan sampah yang bisa dimanfaatkan jadi barang yang lebih bernilai.


Tuh dengar apa kata embah Gea, mendaur ulang barang bekas adalah bagian dari melestarikan alam, kita bergembira dgn hobby kita sambil membersihkan sampah menjadi manfaat.

Tapi kalau bicara tabung, saya sudah coba merakit tahun 1976 untuk pesta disco, pre amp nya tabung dan power amplinya transistor 2N3055/MJ2955. Wah suaranya benar2 mantap. Kalau full tabung malah bassnya ngambang. Sedangkan pre amp transistor penguat dayanya tabung ogah deh komentarnya.

Tahun 1986 saya rakit mixer tabung 12AX7 semuanya utk penguat mic maupun tape deck dan TT (Turn-Table), penguat daya transistor 2N3055 (OCL) dan linear modulator tabung 2x 811 untuk mendorong modulasi pemancar AM 2x 813 di Banten. Radio broadcat yg lain teriak protes karena iklannya pindah ketempat saya, mereka bilang radio pemerintah tidak boleh untuk cari duit. memang saya suka keliling kota naik sepeda untuk memantau pendengar, hampir semua rumah terdengar suara siaran radio yg saya rakit. Tapi sayangnya pre amp tabung agak sulit nyari potensio untuk volume dan tone controlnya karena butuh yg nilainya antara 1M~2M.

Wah maaf nih jadi bernostalgia alias oot.


- Gea - 14-01-2011

Kalau saya salut sama orang ini, bagi kita mungkin jadi tumpukan sampah tapi bagi orang ini jadi sumber penghasilan  :-bd :-bd

=)) =)) =)) =))

[Image: gabungk.jpg]


- Rohmadfauzi - 14-01-2011

Btl kang kita harus menjaga lingkungan,walaupun kita suka pencemaran suara,alias suka brisik,hehehe... :))


- kloengsoer - 16-01-2011

bagaimana kalau koefisien berat kawat dijadikan rujukan untuk menggulung trafo,  :-??

sempat tanya  tukang servis  gulung rotor dan stator teryata tidak dihitung jumlah lilitannya cukup ditimbang kemudian dibelikan yang sama, karena satuan pembelian kawat itu dalam berat katanya, berkaca dari itu kalau kita terapkan dalam wekel trafo ini bisa diterima secara nalar tidak ya ?

misal : dari bangkai trafo toroid 20a ct 55v didapat angka  kawat primer 3 mm berat 0,25 Kg kawat skunder 6mm berat 2kg

dari persamaan itu kalau kita ingin punya trafo 200A angka diameter dan berat kawat  tersebut dikalikan 10 atau sesuai keinginan kita

nb: angka2 cuma permisalan


- Tommykwitang - 16-01-2011

Pencemaran suara yg kita timbulkan bisa menimbulkan keharuman, orang berbakat jadi terkenal. Sama sekali bukan pencemaran nama baik. :\/

Cara main timbang bisa dilakukan untuk service trafo atau dynamo, tapi untuk rancang baru harus dihitung dulu. Kecuali produksi massal cara timbang akan memudahkan dalam membuat cloningnya. Ketika menggulung trafo pertama kita timbang berat kawat yg kita pakai menggulung, sisanya ditimbang, maka diketahui berat yg terpakai. Clonningnya tinggal sesuaikan berat kawat dengan produk awal.

Kalau modal sudah cukup kita beli penggulung trafo yg sudah ada penghitung lilitannya saat menggulung trafo roti. Tapi untuk Toroid tetap menggunakan tehnik timbangan, krn toroid harus digulung pakai tangan dgn seni keterampilan kita.


- Gea - 17-01-2011

Betul kata Om Tommy, kalau kita menggulung ulang atau sudah punya prototype-nya bisa dengan cara timbang. Tapi kalau desain baru, mau gak mau kita harus hitung dulu berapa ruang tersedia, berapa keliling, sesuaikan dengan diameter kawat, panjang enamel, kali berat jenis, terus baru beli kiloan.

Ada desain untuk trafo EI saya buat ternyata ruangnya tidak cukup untuk diameter enamel yang direkomendasikan, padahal dengan luas Kern sudah lebih dari cukup fluxnya untuk mendapatkan ampere yang diinginkan, jadi terpaksa diameter enamel yang dikurangi supaya muat di dalam kern.

Kalau desain baru terpaksa kita coba-coba dulu gambarnya, hitung-hitungan. apakah kern yang diperbesar atau gulungan dikurangi atau diameter enamel yang dikorbankan. Musti dipertimbangkan mana yang kerugian paling keil.


- ponkins - 17-01-2011

dulu tahun 2004 saya jg pernah coba-coba gulung sendiri trafo donat,pakai trafo bekas yg udah rusak,waktu itu sih saya ngukurnya cuma kira-kira di samain sama bekas gulungan yg lama,tp pakai tembaga yg lebih gede..alhamdulillah sampai sekarang masih awet masih dipakai bapakku buat suplai amplinya..


- wis - 17-01-2011

kayaknya topik trafo asik nih. Ilmunya aku sedot ya.. ! :D


- Yassud - 19-01-2011

Mas Gea, btw untuk pembalut paling luar toroid yang warna putih itu bahan apa ya- bagus , apa ini bahan khusus trf.


- soerdjanto - 20-01-2011

Yassud link=topic=1630.msg42085#msg42085 date=1295453380 Wrote:Mas Gea, btw untuk pembalut paling luar toroid yang warna putih itu bahan apa ya- bagus , apa ini bahan khusus trf.

pake plastik / kertas yg tahan panas.
usahakan yg lumaya tebal