Solfegio Forum
perkiraan Harga sewa - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24)
+--- Thread: perkiraan Harga sewa (/showthread.php?tid=1185)



- Tommykwitang - 13-10-2010

hadita link=topic=1459.msg11322#msg11322 date=1286872273 Wrote:Emang bisnis dan usaha apapun perlu tantangan,...mungkin jg yg di ungkapkan lae ihut,pak tomy semua bisa jadi bahan referensi bagi pemula seperti saya yg lagi nyicil kumpulkan amunisi untuk ikut meramaikan dunia SS...segala hal ada konsekuensi logis yaitu keluarkan modal mesti bisa balik modal meskipun tidak ada patokan resmi kapan BEP tercapai atau malah bangkrut semua tergantung usaha dan niat masing2 ,...jgn nyerah maju terus rekan2 Solfer semuanya tetap semarakkan dunia SS yg penuh fenomena.....


Betul mas Hadita, kalau tidak tercapai tarif minimum regional/kabupaten/kecamatan/kelurahan/desa paling tidak kita perlu tahu bahwa usaha harus ada perhitungan tarif minimum agar bisa balik modal sebelum seluruh modal kita habis masa manfaatnya. Jangan sampai kita makan alat kita sendiri, setelah habis masanya usaha kita tutup, dan kita harus menghimpun modal lagi entah mengemis dari mana.


- Tommykwitang - 13-10-2010

Menying link=topic=1459.msg11482#msg11482 date=1286946715 Wrote:oke analogi mas Indra..
lampu hemat energi philips 15W lebih terang dari lampu dop 50W. mata mengukur intensitas cahaya lampu dengan satuan lux, bukan watt. lux philips lebih besar dari lux dop.
jadi untuk ruangan ukuran 2x3 meter ini saya tidak butuh lampu sekian Watt..tapi sekian lux....

kalo saya pakai speaker turbo / hornloaded, saya bisa pakai ampli dengan watt 1/2 bahkan kurang dari speaker reflex untuk menghasilkan SPL yang sama. kalo tarif berdasar watt, mati dah...yang pakai turbo pasti harga sewa jatuh terussss....

Sonny Soebowo, FOH Engineer Slank, (FOH = front of house, tempat singgasana sound engineer bertahta, dimana mixer+rack bongsor ratusan juta rp bersemayam), di salah satu technical rider list menyebutkan: saya butuh sound system yang mampu menyemburkan 110 dB SPL C-weighted di FOH yang berjarak 30 meter dari panggung utama. bukankah itu parameter yang bisa diukur dengan jelas?
baik Sonny sebagai customer SS, dan pihak penyedia SS, semua bisa mengukur dengan enak dan gampang...tinggal pakai SPL meter, atau SmaartLive.
bukankah Sonny adalah customer yang kritis? beliau tidak menyebut SS minim sekian ribu watt...karena watt di SS itu nonsense...parameter yang tidak konsisten antar satu SS ke SS yang lain karena perbedaan sensitivitas (dB/Watt/meter) dari speaker system, dan susah diukur, karena tidak berkorelasi langsung dengan telingal.

mata = lux
telinga = spl
bukan watt!

jadi menetapkan harga sewa berdasar watt, mohon maaf, susah bagi customer kritis


Ya dengan kemajuan tehnologi hitungan SPL lebih realistis daripada watt. Karena dengan 132dB SPL bisa mengcover 5000 penonton meskipun dayanya hanya 5000Watt seperti KV2 ES series atau Speaker Active Mackie, Montarbo, dll, padahal banyak ss yg 10.000Watt hanya mampu mengcover 1500 penonton.

Kwalitas suara juga menentukan keberanian pelanggan membayar. Pelanggan yg mampu akan memilih yg kwalitas suaranya lebih enak meskipun tarif sewanya lebih mahal. Akan lebih baik pelanggan bisa mendengar seperti apa suara alat2 kita sebelum memutuskan untuk menyewa atau tidak.

Estetika juga menentukan untuk tarif sewa, penyewa yg menyelenggarakan pesta digedung mewah lebih suka bayar yg mahal tapi enak dipandang
daripada menyewa alat murah tapi dianggap memalukan penampilannya.

Penguasaan tehnologi juga menentukan harga, yang mampu menata dan mengoperasikan alat dengan baik sehingga memuaskan semua pihak yg terlibat dalam acara memiliki nilai jual yg lebih tinggi.

Bisnis jasa yang membedakan harga adalah nilai kepuasan, bis kota reguler Rp.2.000,- sedang yg AC Rp.6.000,-. KA ekonomi Rp.20.000,- eksekutif Rp.100.000,- Bima Rp.200.000,-. Tapi perlu diingat, yang menilai kepantasan harga layanan kita adalah pelanggan bukan kita, kalau salah mematok harga maka bisa2 setahun tanpa order sama sekali, kecuali pasang iklan diradio lokal discount 80%, hehehe......

Tapi saya punya contoh soal di Jakarta, ss 10KW dengan kelengkapan standar rata2 sekitar 2 jutaan, tapi yg 5KW pakai KV2 ES series laku disewakan dengan tarif 5jt/hari. Mengapa? Krn kwalitas suara, estetika, hemat tempat dipanggung, kecepatan waktu bongkar-pasang dan kepuasan dianggap pantas dengan harga itu menurut penyewa. Kelambatan bongkar-pasang alat dihotel berbintang bisa mengakibatkan denda/biaya tambahan waktu sewa ruang, yg nilainya bisa mencapai diatas 10jt.


- imania - 13-10-2010

maaf hitungan watt disini jumlah kemampuan daya speaker atau kebutuhan listrik untuk menghidupkan ss ketika main yah?
maaf lagi karena baru belajar bener2 gak faham bedanya atau sama saja........... >:D< >:D<


- Tommykwitang - 13-10-2010

imania link=topic=1459.msg11631#msg11631 date=1286980230 Wrote:maaf hitungan watt disini jumlah kemampuan daya speaker atau kebutuhan listrik untuk menghidupkan ss ketika main yah?
maaf lagi karena baru belajar bener2 gak faham bedanya atau sama saja........... >:D< >:D<


Watt speaker dan daya power amply dititik temunya. Hitungan watt biasanya digunakan di rental menengah kebawah.

Kalau rental kelas atas menggunakan hitungan dB SPL krn lebih mudah pembuktiannya dengan spl meter dan selaras dengan telinga manusia. Dengan dB spl bisa ditebak akibat kekuatan suara, apakah merobek gendang telinga manusia, memberi kepuasan yang tinggi atau hanya dianggap angin lalu.


- icm - 14-10-2010

dulu juga pernah saya posting kalau harga sewa sebaiknya berdasarkan SPL, ternyata dalam kenyataannya sulit. jadi variable penyewaan terhadap watt dan terhadap SPL saya menganggap keduanya bisa digunakan sebagai standar penyewaan (sql jarang terbentur budget). kenapa bisa begitu ?,
kembali kepada pihak penyewanya yg memang awam atau memang betul mengerti.

misal awam masa anda harus paksakan.... ??

" ini loh alat saya SPLnya sekian 150dB, bisa bikin jantung ke pukul dan rambut terasa berdiri karena SPL itu nilainya m/dB/watt jadi 1 meter bisa sekian SPL jadi jarak satu meter bisa sekian SPL itu tergantung kelipatan jarak jika non konvensional bisa lebih baik lagi" dst..dst..

owner garuk-garuk kepala harus dipaksa mengerti dalam waktu satu hari untuk even yg jarang-jarang  :)) kasihan deh lu....

misal yg menyewa sudah mengerti, kenapa anda harus bertanya sekian watt dan sekian SPL karena sudah pasti tahu kan ?  :-? kecuali ngga ada kerjaan cari-cari masalah  :-??
yang perlu dipastikan bahwa barang itu asli atau tidak.

umumnya juga sudah ada roaders maps jadi sudah ada peralatan yg direquest oleh si artis, si owner tinggal kasih surat saja ke rental, BERES !!

misalkan dapat job CS2000 dan CS800 masing-masing 2 unit dengan speaker yg juga peavey model tiang indoor kalau didagangkan secara SPL bagaimana caranya dan apakah termasuk kelas menengah bawah ?

Quote:Bisnis jasa yang membedakan harga adalah nilai kepuasan, bis kota reguler Rp.2.000,- sedang yg AC Rp.6.000,-. KA ekonomi Rp.20.000,- eksekutif Rp.100.000,- Bima Rp.200.000,-. Tapi perlu diingat, yang menilai kepantasan harga layanan kita adalah pelanggan bukan kita, kalau salah mematok harga maka bisa2 setahun tanpa order sama sekali, kecuali pasang iklan diradio lokal discount 80%, hehehe......


saya tidak sependapat. anda tidak bisa memasukan tarif seperti itu sebab ada regulasi IMO dan TAC, jadi sebenarnya kondisi transortasi macam bima itu merugi selisih kekurangannya ditutupi oleh pemerintah  :-? apakah sound system harus merugi dan siapa yg harus mensubsidi kekurangannya ?



- imania - 14-10-2010

masuk akal mas indra top banget............... :-bd


- Tommykwitang - 14-10-2010

Betul betul betul betul kang Indra, kalau yg ayam ehhh awam baca label di amply dan speaker lebih gampang, tapi yg punya modal bisa beli spl meter (supressed per lenght) biasanya EO lebih suka pakai dB spl. Sebagai yg punya rental sebaiknya memahami keinginan pelanggan, berapa dB dibutuhkan untuk mengcover sasaran yg diinginkan pelanggan agar puas, jadi mau lagi mau lagi nyewa alat kita maksudnya alat ss bukan yang lain  :)


- Tommykwitang - 14-10-2010

icm link=topic=1459.msg11742#msg11742 date=1287042561 Wrote:saya tidak sependapat. anda tidak bisa memasukan tarif seperti itu sebab ada regulasi IMO dan TAC, jadi sebenarnya kondisi transortasi macam bima itu merugi selisih kekurangannya ditutupi oleh pemerintah  :-? apakah sound system harus merugi dan siapa yg harus mensubsidi kekurangannya ?


Saya berharap dalam menanggapi sesuatu jangan terlalu dibuat sempit, kalau perumpaan atau perbandingan dianggap sungguhan, maka semua yang ada disini hanyalah omong kosong nooolllll besar. Karena cuma obrolan tapi saya tidak pernah melihat yang sesungguhnya terjadi karena yang saya lihat hanyalah tulisan dilayar monitor ketika dimatikan monitornya tulisannya hilang, jadi semua ini hanyalah mimpi rupanya. Bagaimana ini jadinya? Apakah saya bisa anggap semua tulisan disini hanyalah karangan dan tak bermanfaat? Buang waktu dong kita. Sia-sia.


- imania - 14-10-2010

tidak akan pernah menjadi sia-sia pak tommy, saya menjadi pembaca saja sangat senang dengan ulasan  teman2 dari beberapa tempat diluar semarang dari harga sewa sampai alat2 yg digunakan termasuk diskusi penentuan harga sewa ini berdasarkan alat yg dipakai. dengan beberapa tambahan seperti jarak dan waktu penggunaan.
Tommykwitang link=topic=1459.msg11816#msg11816 date=1287057244 Wrote:punya modal bisa beli spl meter (supressed per lenght) biasanya EO lebih suka pakai dB spl.  :)

sepertinya hp bisa juga digunakan, aplikasinya db meter


- icm - 14-10-2010

Tommykwitang link=topic=1459.msg11816#msg11816 date=1287057244 Wrote:Betul betul betul betul kang Indra, kalau yg ayam ehhh awam baca label di amply dan speaker lebih gampang, tapi yg punya modal bisa beli spl meter (supressed per lenght) biasanya EO lebih suka pakai dB spl. Sebagai yg punya rental sebaiknya memahami keinginan pelanggan, berapa dB dibutuhkan untuk mengcover sasaran yg diinginkan pelanggan agar puas, jadi mau lagi mau lagi nyewa alat kita maksudnya alat ss bukan yang lain  :)


berarti keduanya bisa dijadikan dasar untuk rent, sisanya tergantung jenis matrix price list yg di request tinggal di total jumlahnya.

Quote:Saya berharap dalam menanggapi sesuatu jangan terlalu dibuat sempit, kalau perumpaan atau perbandingan dianggap sungguhan, maka semua yang ada disini hanyalah omong kosong nooolllll besar.


berarti perumpamaan itu masih kurang mendekati.