Solfegio Forum
Cara Merancang Amplifier - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381)



Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 22-07-2014

1k sementara dapat segini kang . susah juga op dapet THD kecil :-?

N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:1.4211e-009

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 1.000e+03 1.800e+00 1.000e+00 0.00° 0.00°
2 2.000e+03 1.931e-09 1.073e-09 80.62° 80.62°
3 3.000e+03 3.011e-09 1.673e-09 3.67° 3.67°
4 4.000e+03 5.644e-10 3.135e-10 -42.62° -42.62°
Total Harmonic Distortion: 0.000000%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:-0.0522131

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 1.000e+03 5.599e+01 1.000e+00 -0.09° 0.00°
2 2.000e+03 7.265e-03 1.298e-04 -167.37° -167.29°
3 3.000e+03 2.054e-02 3.668e-04 81.33° 81.42°
4 4.000e+03 1.338e-03 2.390e-05 2.02° 2.11°
Total Harmonic Distortion: 0.038983%


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 22-07-2014

(22-07-2014, 09:02 PM)gantex Wrote: 1k sementara dapat segini kang . susah juga op dapet THD kecil :-?

N-Period=1
Fourier components of V(vin)
DC component:1.4211e-009

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 1.000e+03 1.800e+00 1.000e+00 0.00° 0.00°
2 2.000e+03 1.931e-09 1.073e-09 80.62° 80.62°
3 3.000e+03 3.011e-09 1.673e-09 3.67° 3.67°
4 4.000e+03 5.644e-10 3.135e-10 -42.62° -42.62°
Total Harmonic Distortion: 0.000000%

N-Period=1
Fourier components of V(vout)
DC component:-0.0522131

Harmonic Frequency Fourier Normalized Phase Normalized
Number [Hz] Component Component [degree] Phase [deg]
1 1.000e+03 5.599e+01 1.000e+00 -0.09° 0.00°
2 2.000e+03 7.265e-03 1.298e-04 -167.37° -167.29°
3 3.000e+03 2.054e-02 3.668e-04 81.33° 81.42°
4 4.000e+03 1.338e-03 2.390e-05 2.02° 2.11°
Total Harmonic Distortion: 0.038983%

Itu ada peningkatan :-)

NE5532 belum bisa dikalahin soal harga/performa. Aku beli op-amp yang spek nya lebih baik yaitu LM4562 harganya hampir 60ribu di glodok.

Coba2 saja atur gain op-amp dan gain output transistornya sehingga diperoleh THD yg paling kecil.


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 22-07-2014

:-D ,wah mahal banget kang ?

iya nih kang pengaruh banget gainnya :-?


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 22-07-2014

(22-07-2014, 09:31 PM)gantex Wrote: :-D ,wah mahal banget kang ?

iya nih kang pengaruh banget gainnya :-?

Iya, tapi harus kompromi juga. Gain op-amp tidak bisa terlalu tinggi, kalau terlalu tinggi THD saat tegangan output mendekati clipping jadi tinggi. Aku rasa tegangan output di op-ampnya bisa dibatasi sekitar 7V peak.

Bikin simulasi memang mengasyikkan, secara tidak langsung kita juga belajar cara kerja rangkaiannya.


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 22-07-2014

:-D iya juga sih kang :-)

gitu yah kang :-? sepertinya bakal ngak simpel lagi kang :-D

emang asik kang, malah saya sempet simulasikan op punya maxter 3k6 kang, lumayan bagus saya rasa kang di frek 100k dapet 0.01 sekian.. tapi apa emang kalo frek tinggi peaknya turun kang?


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 22-07-2014

(22-07-2014, 10:40 PM)gantex Wrote: :-D iya juga sih kang :-)

gitu yah kang :-? sepertinya bakal ngak simpel lagi kang :-D

emang asik kang, malah saya sempet simulasikan op punya maxter 3k6 kang, lumayan bagus saya rasa kang di frek 100k dapet 0.01 sekian.. tapi apa emang kalo frek tinggi peaknya turun kang?

Bener, kalau frekuensi tinggi peaknya turun karena dibatasi slew rate.
Misalnya untuk mendapatkan tegangan maksimum di 1kHz dibutuhkan 1V peak di inputnya. Ketika frekuensi terus dinaikkan dengan tegangan input tetap 1V, tegangan outputnya turun. Saat tegangan outputnya turun menjadi setengahnya, maka di frekuensi ini dinamakan bandwidth full power.

Makin tinggi slew rate, makin kecil cacat intermodulasi yang lebih penting daripada THD. Karena sinyal musik tidak pernah single tone.


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 23-07-2014

:-? setelah diperhatikan dan disimulasikan saya dapat asumsi semisal mau mendapatkan frek tinggi yg diinginkan dengan peak yg paling tidak sama atau tidak drop butuh slew rate yg tinggi juga, dan seperti yg akang bilang, dengan slew rate yg tinggi maka cacat lebih minim :bd .

nah kalau untuk low apa harus dengan cara yg sama juga kang :-?


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 23-07-2014

(23-07-2014, 12:10 AM)gantex Wrote: :-? setelah diperhatikan dan disimulasikan saya dapat asumsi semisal mau mendapatkan frek tinggi yg diinginkan dengan peak yg paling tidak sama atau tidak drop butuh slew rate yg tinggi juga, dan seperti yg akang bilang, dengan slew rate yg tinggi maka cacat lebih minim :bd .

nah kalau untuk low apa harus dengan cara yg sama juga kang :-?

Kalau low yang utama PSRR tinggi di frekuensi low tersebut terutama sekitar 100Hz (frekuensi ripple power supply). Kalau menurut eksperimen saya, THD di frekuensi rendah tidak terlalu berpengaruh. Ini mungkin karena telinga saya lebih sensitif di frekuensi tinggi atau gimana saya ngga tahu. Lebih baik dicoba sendiri.

Topologi yang dipakai Blazer, memiliki PSRR tinggi, typical nya 90 dB di hampir semua frekuensi audio. Jadi banyak yang puas dengan blazer untuk kualitas bass nya.

Damping factor ngga masalah buat amplifier solid state.

Khusus untuk amplifier dgn topologi "current feedback", THD pada frekuensi 500Hz ke bawah cukup tinggi di bandingkan dgn THD pada 1kHz. Pemakaian diamond buffer di inputnya seperti NX-amplifier dari Bonsai, mengurangi THD pada frekuensi rendah tersebut terutama jika capacitor feedback dihilangkan (dengan memakai DC Servo).


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 23-07-2014

:-? ok kang nanti saya coba - coba dulu :bd


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 23-07-2014

kalo blazer sementara saya simulasikan dengan hasil ngak muasin kang, masih bagusan cascode, oya kang, sudah pernah simulasikan vertex kang :-? ,ko disimulasikan sesuai skema ngak normal yah, apa skemanya ada yg salah ?