Solfegio Forum
tutorial membuat mixer - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Audio Equipments (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=22)
+--- Thread: tutorial membuat mixer (/showthread.php?tid=3356)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45


- mukidit - 29-03-2011

ikutan menunggu lay out pcbnya kayaknya manteb bener.. :\/


- mukidit - 29-03-2011

ikutan menunggu lay out pcbnya kayaknya manteb bener.. :\/


- Cayus - 29-03-2011

Saya juga nunggu layoutnya karena saya bingung mau buat layoutnya yg pakai IC dan switch2. kalau inputnya langsung tanpa panthom gimana ya? Ayo yg sudah jadi layoutnya ndang diupload karena B500 saya sudah jadi dan mixer ini bisa digandengkan b500
[Image: 76CAn9qV5-mx.JPG]


- Cayus - 29-03-2011

Saya juga nunggu layoutnya karena saya bingung mau buat layoutnya yg pakai IC dan switch2. kalau inputnya langsung tanpa panthom gimana ya? Ayo yg sudah jadi layoutnya ndang diupload karena B500 saya sudah jadi dan mixer ini bisa digandengkan b500
[Image: 76CAn9qV5-mx.JPG]


- Tommykwitang - 30-03-2011

Tanpa phantom tidak masalah, biasanya yg pakai phantom power jenis mic condenser yg harganya selangit, atau DI Box yg butuh supply dari phantom krn diberi tambahan alat untuk nampang, manfaatnya sangat kecil. Untuk menghilangkan phantom buang saja R1, R2, S1, C1, R6 dan PSA untuk phantom tdk dibutuhkan.

PAD Switch (S2) dibantu R3, R4, R5 fungsinya untuk meredam sinyal input yg terlalu besar agar tdk cacat, kadang tukang pijat (pemain keyboard) suka berlebihan output dari KBnya. Itu kebiasaan buruk sebagian tukang pijat, bila tdk ditahan dgn PAD suara KB bisa cacat meskipun sudah ditutup habis GAINnya. Manfaat lain PAD adalah langkah pengamanan saat ada yg sedang mencolokkan jack ke instrument musik, agar bocoran2 listrik dari instrument tdk merusak IC pre-amp. Jadi tdk menambah pekerjaan Tukang Urut Kabel (tehnisi) untuk memperbaiki mixer yg rusak. Belum lagi resiko kena dimarahi BIDAN Nita (penyanyi) yg kesal krn honornya bisa lenyap kalo gak jadi manggung (burung perkutut kali yah yg suka manggung?!).

Sedangkan fungsi Phase Switch (S3) untuk membalik phase, kadang Tukang Urut Kabel terbalik phase saat penyolderan kabel audio ke konektor, atau memang ada mic yg tdk standar, phasenya terbalik. Mic yg terbalik phase bisa jadi biang keladi feedback meskipun hanya 1 buah saja.

Sedangkan fungsi D1, D2, D3, D4 sebagai pengaman tegangan lebih dari input saat mencolokkan jack, kadang ada listrik induksi dari alat yg dihubungkan yg bisa bikin bibir jontor dan bisa merusak IC pre-amp bila tegangan pada input melebihi tegangan catu yg digunakan.

Tanpa2 kelengkapan2 diatas mixer akan tetap berfungsi tapi jadi tdk profesional lagi kelasnya.

Catatan: Mohon bersikap cerdas, jangan terjatuh dgn plesetan2 yg ada pada tulisan diatas.


- Tommykwitang - 30-03-2011

Tanpa phantom tidak masalah, biasanya yg pakai phantom power jenis mic condenser yg harganya selangit, atau DI Box yg butuh supply dari phantom krn diberi tambahan alat untuk nampang, manfaatnya sangat kecil. Untuk menghilangkan phantom buang saja R1, R2, S1, C1, R6 dan PSA untuk phantom tdk dibutuhkan.

PAD Switch (S2) dibantu R3, R4, R5 fungsinya untuk meredam sinyal input yg terlalu besar agar tdk cacat, kadang tukang pijat (pemain keyboard) suka berlebihan output dari KBnya. Itu kebiasaan buruk sebagian tukang pijat, bila tdk ditahan dgn PAD suara KB bisa cacat meskipun sudah ditutup habis GAINnya. Manfaat lain PAD adalah langkah pengamanan saat ada yg sedang mencolokkan jack ke instrument musik, agar bocoran2 listrik dari instrument tdk merusak IC pre-amp. Jadi tdk menambah pekerjaan Tukang Urut Kabel (tehnisi) untuk memperbaiki mixer yg rusak. Belum lagi resiko kena dimarahi BIDAN Nita (penyanyi) yg kesal krn honornya bisa lenyap kalo gak jadi manggung (burung perkutut kali yah yg suka manggung?!).

Sedangkan fungsi Phase Switch (S3) untuk membalik phase, kadang Tukang Urut Kabel terbalik phase saat penyolderan kabel audio ke konektor, atau memang ada mic yg tdk standar, phasenya terbalik. Mic yg terbalik phase bisa jadi biang keladi feedback meskipun hanya 1 buah saja.

Sedangkan fungsi D1, D2, D3, D4 sebagai pengaman tegangan lebih dari input saat mencolokkan jack, kadang ada listrik induksi dari alat yg dihubungkan yg bisa bikin bibir jontor dan bisa merusak IC pre-amp bila tegangan pada input melebihi tegangan catu yg digunakan.

Tanpa2 kelengkapan2 diatas mixer akan tetap berfungsi tapi jadi tdk profesional lagi kelasnya.

Catatan: Mohon bersikap cerdas, jangan terjatuh dgn plesetan2 yg ada pada tulisan diatas.


- Cayus - 30-03-2011

untuk switchnya pakai jenis apa pak Tom? untuk tiap IC dikasih R10ohm ya pak tom + - vcc-nya?


- Cayus - 30-03-2011

untuk switchnya pakai jenis apa pak Tom? untuk tiap IC dikasih R10ohm ya pak tom + - vcc-nya?


- 5u9en9 - 02-04-2011

ikut nyimak dan belajar  :-bd :-bd :-bd :)>-


- Tommykwitang - 02-04-2011

Mixer2 pro banyak pakai model ini:
[Image: SCHADOW-PUSH%20BOTTOM%20SW-2P2T%206PIN%2...W2P221.JPG]

Untuk tiap IC dikasih R10ohm + - vcc-nya agar kalau ada IC yg korslet mudah ditemukan dan kwalitas suara menjadi lebih baik.

Pengalaman saya ada mixer pro merk terkenal yg catu ICnya semua terhubung langsung ke VCC, menggunakan 1 lembar PCB 2 side yg sgt lebar. Ketika terdapat 1bh IC yg korslet, puluhan IC dicabut masih belum ketemu yg korsletnya. Pekerjaan yg bisa diselesaikan dlm beberap menit menjadi ber-minggu2.