Solfegio Forum
Cara Merancang Amplifier - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381)



RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 29-08-2014

(29-08-2014, 09:21 AM)gantex Wrote: THD 0.07 di beban 2 ohm apakah masih bagus kang ?

Masih bagus jika pada frekuensi 20kHz, apalagi buat PA :-D


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 29-08-2014

:-D kemarin yg saya simulasikan di 20k cuma belum cek saat full power :-?


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 29-08-2014

heat sink sebesar ini ada ngga yg jual di sini? "http://www.diyaudio.com/forums/attachments/solid-state/434590d1408806863-2stageef-high-performance-class-ab-power-amp-200w8r-400w4r-sa2014_parts_1.jpg"


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 29-08-2014

sepertinya harus pesen kang :-D


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 30-08-2014

Kesimpulan sementara tentang berbagai topologi amplifier.
1. Lin/Blameless topologi
- bisa menghasilkan THD sangat kecil dgn mudah
- slew rate sulit dibuat tinggi
- slew rate tidak simetris

2. VAS LTP/push-pull
- membuat THD kecil tidak semudah Lin/Blameless topologi
- slew rate bisa tinggi, tergantung cara kompensasi
- slew rate tidak simetris
- PSRR tinggi

3. simetri/Leach
- membuat THD kecil tidak semudah Lin/Blameless topologi
- slew rate sulit dibuat tinggi
- slew rate simetris
- DC offset tinggi, seringkali memerlukan pengaturan DC offset atau DC servo

4. CFA
- membuat THD kecil relstif mudah
- slew rate tinggi sangat mudah
- slew rate simetris
- PSRR kecil
- THD pada frekuensi rendah agak tinggi
- DC offset tinggi, seringkali memerlukan pengaturan DC offset atau DC servo


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 30-08-2014

DC off bisa diminimalisir dengan pengurangan gain, THD pun bisa lebih kecil, tapi saran hanya berlaku untuk PA.

Semua tergantung dari amp tersebut mau digunakan untuk apa ,tidak semua bisa digunakan untuk PA. Karena saya lebih tertarik ke desain PA tapi dengan konsekuensi THD kecil di beban rendah , PSRR tinggi, slew rate tinggi :-D

Selagi DC offset bisa diatasi saya hindari penggunaan DC Servo :-)


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 31-08-2014

Ada disain Ostripper yg belum disimulasikan yaitu GLASUI. Hasil simulasinya:
Phase Margin = 70
Gain Margin = 12
THD pada 89W/8Ohm, 1kHz -> 0.000171%
THD pada 89W/8Ohm, 20kHz -> 0.000329%
Slew Rate = 100V/uS

THD sangat kecil, bisa ngga ya slew rate dinaikkin? :-? (mikir dgn gaya kang gantex)


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 31-08-2014

:-D kang bimo ini.. saya belum sempet liat kang, coba ntar ikut liat :-)


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 01-09-2014

GTX gain saya turunin kang jadi butuh input 3.8 - 4 volt untuk mendapatkan 100vpp ,sementara DC offset turun di 7. Sekian mV ,lumayan lah .. :-D

Final disipasi daya per final hanya di set 6.9 w ,total 3121w pada 20khz dan THD 0.005 ,lumayan lah :bd ,cuma power supplynya mampu angkat tidak yah :-?


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 01-09-2014

(01-09-2014, 09:32 AM)gantex Wrote: GTX gain saya turunin kang jadi butuh input 3.8 - 4 volt untuk mendapatkan 100vpp ,sementara DC offset turun di 7. Sekian mV ,lumayan lah .. :-D

Final disipasi daya per final hanya di set 6.9 w ,total 3121w pada 20khz dan THD 0.005 ,lumayan lah :bd ,cuma power supplynya mampu angkat tidak yah :-?

Umpama pakai powersupply +-120V, lalu pada 2 Ohm dapat 200Vpp, jadi dayanya 2500W. Kira2 butuh trafo 20A untuk mono.

Aku barusan pesen heatsink ukuran 3U. Pakai group buy. Katanya 2 mingguan baru nyampai. Nanti mau bikin PCB buat heatsink ini. Heatsink bentuk 3U panjang 35cm kira2 bisa buat ampli berapa watt ya?