![]() |
|
BAGAIMANA UNJUK KERJA BOX SELENIUM 2x18" - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Loudspeaker (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=20) +--- Thread: BAGAIMANA UNJUK KERJA BOX SELENIUM 2x18" (/showthread.php?tid=198) |
- asdpace - 13-09-2010 setuju kang emier ayo serbu desain box yang oke punya - Menying - 16-09-2010 yang anda lakukan menambah garis merah berarti mempersempit horn mouth, justru menaikkan frekuensi horn loading = malah tidak bisa maen frekuensi rendah dengan baik. aturan horn sesuai teori db keele adalah: dimensi mouth / mulut adalah keliling panjang gelombang frekuensi terendahnya. kurang dari itu: sesak napas, meminjam istilah tuan emir. satu2nya cara menurunkan frekuensi horn loading adalah menambah jalur horn [path length] = memperbesar volume box. makin panjang jalur, makin rendah frekuensi yg bisa dimainkan. - asdpace - 17-09-2010 lanjut kang tambah menarik nih topiknya baut koleksi box .... - Anto Wood - 18-09-2010 Menying link=topic=208.msg3931#msg3931 date=1284629348 Wrote:yang anda lakukan menambah garis merah berarti mempersempit horn mouth, Benar, konsekuensi dari perubahan seperti garis merah, horn mouth akan makin sempit. Kalau mempertahankan horn mouth pada ukuran aslinya maka ukuran box memang jadi makin besar. Quote:justru menaikkan frekuensi horn loading = malah tidak bisa maen frekuensi rendah dengan baik. aturan horn sesuai teori db keele adalah: dimensi mouth / mulut adalah keliling panjang gelombang frekuensi terendahnya. kurang dari itu: sesak napas Dengan desain aslinya, saya yakin frekwensi rendahnya masih diatas 50 Hz Saya telah membuat berkali2 model W Bin, ruang speaker saya perbesar, horn mouth tentu jadi makin kecil. Hasil akhirnya, nada yang direpro malah lebih rendah. Quote:satu2nya cara menurunkan frekuensi horn loading adalah menambah jalur horn [path length] = memperbesar volume box. makin panjang jalur, makin rendah frekuensi yg bisa dimainkan. Kalau itu satu2nya cara, masih mungkinkah model tersebut dibuat...? Pasti lebih rumit, lebih banyak bahan, dan lebih mahal ongkos pengerjaannya. Seandainya saja memanjangkan jalurnya sampai 50 cm, dari pengalaman saya frekwensi hanya akan turun 5 Hz saja, mungkin kurang dari itu. Menurut saya masih jauh simpel model w bin dan SB1000. - asdpace - 18-09-2010 ikut nyimak dulu dari para suhu SF - Nanda - 20-09-2010 Mantab... Segera dicoba mantranya... Doakan bisa nendang... Wkwkwk... - Menying - 22-09-2010 okelah kalo beg beg...mas anto - Nanda - 17-10-2010 Saya udah nyoba box selenium dg speaker audio control 18" dan power visioner p9500 main di 4 ohm. (Punya temen sebenernya) Untuk tendangan jarak 5 meter masih agak kerasa,, terakhir dipake bt OT kata temen2 basnya loss dan mantab. Cuma kalo jarak deket bassnya kurang kedenger rendahnya. Ya mungkin jenis box ini memang digunakan untuk outdor & jarak lempar lumayan jauh & loss... Mantab - karso - 18-10-2010 Ada yang pernah coba pakai spiker merk dts blum ya?Mohon masukan nya.Kalau bagus mau ikutan buat box modhel ginian - hadita - 18-10-2010 Nanda link=topic=208.msg12730#msg12730 date=1287333896 Wrote:Saya udah nyoba box selenium dg speaker audio control 18" dan power visioner p9500 main di 4 ohm. (Punya temen sebenernya) Untuk tendangan jarak 5 meter masih agak kerasa,, terakhir dipake bt OT kata temen2 basnya loss dan mantab. Cuma kalo jarak deket bassnya kurang kedenger rendahnya. Ya mungkin jenis box ini memang digunakan untuk outdor & jarak lempar lumayan jauh & loss... Mantab Mas nanda sudah buat box model ini wah cocok ni untuk share suaranya bisa upload fotonya(apakah pakai ukuran seperti aslinya atau modif ukuran ) sangat di tunggu pemunculan gambarnya Trimakasih |