![]() |
|
Bad design di fill in yamaha - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Instrument Musik (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Keyboard (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=25) +---- Forum: Yamaha (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=51) +---- Thread: Bad design di fill in yamaha (/showthread.php?tid=238) |
- ihutm - 25-01-2011 Jadi pengen ada acara khusus, telanjang menelanjangi kelebihan dan kekurangan antar produk.... tapi masih bingung nyari parameter2 apa yg harus diuji.... Papatah China yg sangat saya sukai kira2 berbunyi begini : Lebih baik kamu diam, sehingga orang lain ragu-ragu berpikir apakah kamu bodoh atau nggak, dari pada bicara dan menghilangkan keragu-raguannya.... Sayang, kita berjauhan. Saya pengen nulis dan berbagi, tapi yah..itu penyakit saya, menulis.. sy sangat lemah. Kalau sy rajin menulis, dari 5 tahun yang lalu sy udah jadu guru besar.... ahhahaahahh Ravale, suatu saat kita pasti ketemu utk berbincang yg serius. Tetap semangat!!!! =)) =)) - l_ravale - 26-01-2011 Makasih Bang, kalau ada waktu saya pasti maen k Prapat. Tapi jemput di gapuranya ya Bang? ongkos pas2an kesasar pulak nanti, =)) - ihutm - 31-01-2011 Aku khan di Medan ... Parapat itu tempat bisnis ss doang, sehari2 aku di KM 11 Jamin Ginting, di depan Sumatra Village - cimon_nita - 01-02-2011 . seteLah baca2 ternyata keyboard bukan hanya sekedar untuk dimainkan saja tapi juga harus diteLiti Lebih jauh Lagi tentang apa apa dan apanya hmm saya harus Lebih beLajar Lagi !! :D :D - l_ravale - 04-02-2011 @Bang Ihut: loh, brati deket la ke tempatku bang, saya di Padang Bulan pasar 1. boleh la maen2 k rumah abg y? @cimon_nita: Eh ada solfers cewe juga, hehehe.. boleh kenalan ga? :D - ihutm - 10-02-2011 @Ravale : Itu kantor, kalau rumah di TASBI - cimon_nita - 12-02-2011 . iyaa :D :D - VW music - 24-03-2011 l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Memang tidak ada yang mudah koq, Pak, apalagi mengenai masalah bad design ini. Masalahnya setelah mengungkap penyakit Yamaha ini, lantas apa yang diharapkan? Agar pengguna Yamaha mengakui dosa2nya dan bertobat dengan berbondong2 menjual keyboardnya dan membeli Roland E60? Tidak toh? Bukankah daripada hanya mengungkap penyakit Yamaha ini, ada baiknya kita juga coba mencari obatnya? Apalagi tidak semua orang bisa seberuntung Bapak dapat mengutak-atik keyboard kapan saja. Saya tdk akan memaksa semua pengguna 1 merk utk pindah ke mrek lainnya, setiap org punya hak utk menentukan pilihannya sendiri2, tapi yg ingin saya katakan adalah, "ini lho masalah si yamaha yg sebagai keyb arranger jd tdk optimal karena justru punya masalah di aransemen.." Seperti yg saya tulis di tulisan saya diatas tgl Januari 07, 2011, 07:39:31 mengenai handphone yg saya beli, ada kalanya masalah tsb bs diatasi dgn mencari workaroundnya oleh si user tapi ada kalanya masalah tsb tdk bs diatasi oleh user sendiri, hrs si pabrikkan yg melakukannya... seperti yg saya contohkan dgn handphone yg saya beli dimana bunyi nada deringnya sangat kecil, nah sebagai user saya sdh mencoba mengutak atik settingannya lalu membuat file nada dering dgn sengaya dibuat over clipping tapi hasilnya tetap sj tdk bs maksimal nada deringnya, hrs si pabrikkan sendiri yg me redesain handphone tsb. Ini jg utk tulisan ditopik ini, dgn berbagai cara jg maka hasilnya tdk bs optimal. Sekedar tambahan lagi, filll in si yamaha sdh pasti mentok 1 bar, tdk bs lbh maka sebaga user, mau di oprek gimana jg, mentok 1 bar, kecuali si yamaha sendiri sebagai produsen yg melakukan perubahan. Ada hal yg bs dilakukan user tapi ada banyak hal yg tdk bs dilakukan user. Utk produk2 jaman sekarang sebenarnya tdklah sukar bagi pabrik utk men desain ulang produknya, dlm hal ini kita bicara di dunia keyb tentunya karena tinggal mendesain OSnya pasti bs cuma mau tdk fans yamaha komplain... atau tepatnya sadar tdk pengguna yamaha dgn masalah ini.. Seperti sebelumnya saya tulis, mungkin dirumah lama, di forum khusus yamaha saja yg anggotanya 9000 an org, cuma satu org yg merasakan keanehan tsb, yg lainnya mungkin karena sdh fans berat menganggap itu bukan masalah. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Kembali ke masalah bad design, saya bisa mengerti yang bapak tekankan soal dynamic khususnya pada drum, di mana kita mengharapkan suara drum yang begitu asli dan hidup. Tetapi kalau yang dimaksud adalah hentakan dalam arti tenaga dan speed dari tangan si drummer saat memukul drumnya sama saja antara musik pop/ ballad ataupun rock, maka bagi saya ada yang ga beres nih dengan drummernya. Masa iya sih genre antara pop/ ballad dan rock sama feelnya? Utk ini, sekali lagi coba aja ber jam session seperti yg saya sarankan di tulisan sebelum ini, silahkan dengar suara drumnya, tdk akan beda antara hentakkan pemain drum saat main pop/balad ataupun rock, yg beda cuma pola aransemen atau ketukkannya saja. Buang mitos kalau saat bermain drum dgn musik pop/balad maka si drummer akan memukul drum dgn lembut sedang saat bermain musik rock maka si drummer akan memukul drum dgn sekencang2nya... Mau lbh luas lagi, kalau kebetulan bpk kristiani (.... maaf kalau bpk bukan krstiani.....) dan kebetulan beribadah ke gereja dimana saat kebaktian menggunakan full band bukan keyb OT, di gereja biasanya terdiri dr - saat penyembahan dgn aransemen musik pop/balad dan - saat pujian dgn aransemen musik rock, kadang rock n roll, coba saja duduk dekat si drummernya (utk mengeliminasi faktor soundman dan faktor sound system) dan rasakan apa saat penyembahan si drummer memukul lembut drumnya sedang saat pujian si drummer memukul drum sekencang2nya, rasanya tdk.... sekali lagi hanya mitos kalau saat main pop/balad sang drummer hrs memukul kembut drumnya sedang saat main rock sang drummer hrs memukul sekencang2nya si drum. Mau lbh luas lagi sebenarnya bs sih yakni saat ada panggung hiburan dgn live musik full band misal seperti di kafe atau pub atau acara di stasiun TV dimana si band menerima request berbagai genre lagu, coba deh duduk dekat drummer nya maka hentakkan permainan drum antara pop/balad dan rock tdk beda, yg beda cuma aransemennya atau ketukkannya. Note: dgn catatan pemain drum nya tdk ganti2 yah utk menghindari karakter permainan setiap individu si drummer sendiri.. Saya bs sedikit2 bermain drum dan memang saya tdk pernah mengambil kursus formal tapi dr bbrp video tutorial yg saya lihat, maka beda main pop dan rock hanya di aransemen atau ketukkan saja, tdk pernah disinggung masalah kalau pop hrs lembut sedang kalau rock hrs keras. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:...... Nah, jika begitu berharapnya saya dengan hentakan seperti itu, saya ganti saja suara drum di style saya dengan electric kit sekalian, kan lebih cadas tuh. \m/ Coba bpk perhatikan style2 pop/balad bawaan si s910, ada bbrp style pop/balad yg memakai drum kit yg diluar genre pop/balad yg seharusnya menggunakan standart kit tapi ini tdk, ada yg pakai hiphop kit, power kit dll.... kenapa menggunakan berbagai drum kit yg diluar genre, yah hanya ingin membuat suatu aransemen yg 'beda' saja. Di ddunia nyata, saat main live, tdk ada musik pop/balad dgn suara drum yg aneh2... kalau saat bermain live suara drum nya aneh2 pasti yg digunakan adalah musik yg sdh direkam dulu alias musik minus one, tinggal si penyanyi mengisi vokalnya.... atau jangan2 malah lipsync, tinggal gaya doang.. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Dan lagi, saya jadi bingung, sejak kapan hentakan menjadi semacam peraturan wajib? Just my humble opinion ya Pak? Jgn sungkan pak, saya jg masih belajar koq jd opini bpk pasti berguna buat saya jg. Dari saran yg saya sampaikan diatas utk duduk dan mendengar langsung suara drum saat live, sebenarnya yg namanya alat musik drum akustik itu sendiri sdh menyimpan dynamic range yg bagus. Itu jg yg membedakan rekaman audio misal utk audiophile dgn rekaman yg komersial, saat men test sound system maka bagi yg tahu akan menggunakan rekaman cd/dvd audiophile dimana dynamic rekaman suara drum nya sebisa mungkin di rekam se real mungkin dan yg pasti rekaman yg diambil pasti menggunakan drum akustik sungguhan bukan rekaman drum elektronik atau suuara drum rekayasa seperti rekaman suara drum techno/hiphop dan sejenisnya sedang kalau rekaman komersil pd umunya maka rekaman suara drum nya sdh di kompres atau pun bs sj suara drum yg digunakan bukan suara drum akustik asli tapi sdh suara drum elektronik atau suara drum rekayasa. Please lihat tulisan yg diatas.... Kita membeli keyb khan tujuannnya utk menghadirkan musik dgn seakan2 menghadirkan full band lengkap bukan full band elektronik maka kalau di dunia nyata memang suara drum menghentak2, yah kita tentunya berharap sama dgn keyb yg kita gunakan kan.. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Nah itu dia, kalau ini masalahnya paling tidak ada 3 yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya: Kalau mau repot, yah begitu.... tapi coba aja keliling dan jumpai setiap panggung OT yg memakai keyb yamaha... rasanya tdk ada yg mau repot begitu... Satu hal pasti, utk bad design di fill in sendiri, cara ini tdk merubah keadaan, tetap masalah. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:b. Cara panjang dan menyeluruh (khususnya untuk solfers pengguna Yamaha yang mengikutin tread ini), yakni mencoba jenis drum kit lain (saya biasa pakai power kit, kalau di S910) serta mengedit velocity (alias hentakan jari kita) saat membuat style, untuk masing2 not. Karena bagi saya, velocity lah yang menentukan dan mengekspresikan feel (bukan fill yah?) seorang drummer dari setiap genre, khususnya yang dua ini, pop sama rock. Kembali ke awal seperti yg saya tulis, kalau semua player tahu cara ini maka tdk ada mitos yg mengatakan utk main pop bagus merk tertentu, justru karena SDM yg kurang maka dilapangan timbullah mitos2 yg salah. Ini sdh saya sampaikan di bbrp video yg saya upload dan share l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:c. Cara professional (soal ini pengetahuan saya sama sekali minus Pak) mungkin bisa dengan memanfaatkan sound sampling bagi keyboard yang sudah available untuk itu, demi mendapatkan suara drum yang lebih realistis. Saya mungkin belum ngerti, juga belum punya keyboard, tapi saya akan punya dan mempelajarinya suatu hari. Itu pasti, ya, dan amin (loh koq jadi khotbah yak? Heheheā¦:P ) Cara ini memang bagus tapi implementasinya yg tdk mudah.. kalau implementasinya mudah maka sdh dr dulu2 pemakaian sampling sdh mewabah... kenyataan di lapangan, memanfaatkan sound sampling berjalan ditempat. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Saya pikir 3 itu cukup untuk membantu saya mengatasi problem ini, sisanya saya percayakan kepada kehandalan soundman (mungkin saja suatu saat sudah ada soundman yang mengenal dan memanfaatkan multiprocessor seperti kata Bang Ihut. Bang, bisa bikin tread khusus mbahas ini? Saya pengen belajar juga :) ) Multiband procesor bukan barang ajaib pak seperti yg saya katakan sebelum ini. Sumber suara yg sdh di mix begitu tdk akan mudah dipisah2kan antara mana track drum nya, mana track gitar basnya... lalu tinggal dgn mudah kita set volume track drum dan volume track gitar bas nya masing2... kalau multiband proc tsb bs melakukannya seperti yg saya kataksn sebelumnya tgl Desember 07, 2010, 02:12:57, maka s/w converter mp3 to midi sdh ada didepan mata. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Sekedar share pengalaman (ni share ya Pak, bukan perbandingan jam terbang, secara jam terbang saya masih sangat jauh dibanding solfers lainnya terlebih Bapak, hehe.. :D ) Velocity hanya 1 dr berbagai parameter sj utk membuat style bs menghentak2... Settingan velocity di misal keyb yamaha sangat beda jauh dgn settingan yg hrs kita gunakan utk merk lainnya. Di yamaha kalau settingan velocity 90 sj sdh bs membuat speaker internal si yamaha bergetar hebat karena EQ yg digunakan si yamaha memang rada over kalau kita dengar via speaker internalnya sedang kalau di merk lain blm apa2. Velocity, volume, efek dll semua pegang peranan. Tambahan, mengconvert style dgn s/w seperti stylewokr hanya mengambil data tertentu dr style asal saja, tdk mengambil data lainnya secara utuh. Tdk usah repot mengcnvert dr style merk A ke merk B deh, coba aja saran saya di tulisan software style Editor.... tgl Mon May 18, 2009 12:10 pm, dr merk A ke merk A saja si s/w converter sdh bermasalah, bagaimana kalau sdh meng convert beda merk. pasti lbh berantakkan lagi deh hasilnya. l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Saya juga pernah bandingkan style pop/ ballad milik seorang pemain organ tunggal dengan style preset pada keybordnya (bukan Yamaha), ternyata yang Bapak katakan tadi justru ada di situ: suara Bass drum tertelan dengan suara gitar Bass-nya, padahal ini belum masuk sound loh. Sementara ketika saya coba buatan si keybordis tadi, lebih powerful dan menghentak. Kalau keyboard ini dipakai sembarang orang tanpa mengutak-atik volume di keyboardnya, ini tak jarang bikin terkejut soundman. Saya setuju, memang selain merk yamaha, ada jg style pop/balad merk lain yg suara bas drum nya tertelan dgn suara gitar bas nya tapi coba aja deh cek dr misal 20 atau 30 style bawaan keyb merk lain tsb, maka mungkin 2 atau 3 yg begitu sedang sisanya tdk. Kalau kita dengar style bawaan si yamaha jg via speaker built nya, msh enak koq, be dibedakan mana suara bas drum mana suara gitar bas nya, tapi yg saya katakan punya masalah itu khan saat di out, bukan di dengar dgn suara speaker built innya... Di dengar dgn suara built in speakernya si yamaha jg suara seperti cymbal hihat, atau ride cymbalnya si style yamaha bagus koq, org awam bilang suaranya keluar 'cas ces cas ces' deh karena memang EQ yg berlebihan....tapi begitu di out jd mendem suara hihat ataupun ride cymbalnya. Apa yg dihasilkan speaker built in blm tentu hasilnya sama di outnya... Utk masalah suara yg besar di track gitar bas dan mendem ini, jalan pemecahannya bukan dr skill SE nya yg bermain di setting sound system atau pakai tambah alat seperti Multiband proc segala, cukup simple seperti saran pengguna yamaha lainnya di froum sebelum ini yakni bongkar keyb nya lalu amibl out yg hrsnya ke speaker built in lalu di tarik keluar dijadikan output... Maaf saya sendiri blm pernah coba, jd no comment soal hasil dan AKIBAT nya. Utk bad design nya blm ada obat yg manjur sampai saat ini. :(( l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:....Lagipula Fill keyboard lain yang pernah saya coba itu juga ada masalah yang menurut saya justru jauh lebih fatal, di mana jika kita coba2 menekan di ketukan keempat, maka pada bar berikutnya fill akan terjadi lagi. Memang ada keyb yg begitu makanya hindari ketukkan ke 4 saja dan cuma itu saja dan masalah teratasi. Sedang di yamaha, karena masalah bad design ini maka kalau ditekan di ketukkan pertama aransemen fill in benar (kalau tdk pindah main/var) tapi jd salah kalau pindah main/var karena akan terjadi lonjakkan aransemen pas pindah sedang kalau ditekan di ketukkan 2 atau 3 atau 4 jg salah karena aransemen fillin asli tdk dijalankan dgn baik. Simak deh video dan tulisan saya perlahan2... Maaf tdk bermaksud menggurui lho.... :)>- l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Saya jarang bertemu perpindahan aransemen dari Main A ke D maupun sebaliknya. Tdk perlu pindah dr main/var A ke main/var D, tapi pindah dr main/var A ke B saja bs mengakibatkan melonjaknya aransemen... Coba sekali2 mainkan keyb yamaha kelas bawah sampai tengah (saat ini Maret 2011 semua keyb baru yamaha yg harganya dibawah 5jt) yg biasanya cuma punya 2 main/var maka pindah2 main/var tsb akan terasa banget.... boleh dong...jangan selalu memainkan keyb yamaha kelas premium (=mahal) terus hehehe... biar punya gambaran.. [size=14pt]jg ini ditujukan utk semua pengguna yamaha yg membaca tulisan ini, jangan cuma coba keyb yamaha kelas premium (=mahal) saja, coba jg keyb yamaha kelas bawah sampai tengah biar tahu kalau keyb yamaha kelas2 tsb jg tdk se user friendly yg diteriakkan org dilapangan[/size] Utk contoh lainnya, coba buat style sederhana di main/var A dan fill in A yg track drum/perkusi nya tanpa suara perkusi, disi hanya suara drum saja, sekali lagi jangan gunakan suara2 perkusi. Lalu buat main/var B dan fill in B, sama kan saja dgn aransemen di main/fill A tadi biar gampang (kan buat tester doang hehehe....) tapi tambahkan suara2 perkusi misal tamborin, maracas ataupun shaker. Jd beda antara main/var A dan main/var B hanya ada tdk nya perkusi... sekali lagi ini hanya buat tester jd buat aja begitu.. Sekarang coba deh pindah2 dr main/var A ke B dan sebaliknya, pindahnya baik di ketukkan pertama ataupun ketukkan selain pertama pasti akan terasa lonjakkan aransemennya... Intinya bukan karena hrs pindah dr main/var A ke D l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Kalau itu mbok ya Bapak bisa kasih pencerahan gimana cara memperbaikinya toh, pada setiap customer yang ingin share ke Bapak? Di forum kita ini kan ada yang mbahas itu? Sdh saya jelaskan lho di topiknya tsb..... kalau saya tdk jelaskan maka saya rasa sampai kapanpun user yamaha tdk tahu masalah ini... hal sama tentang masalah bad desain fill in si yamaha ini... BTW, saya bingung soal masalah bad desain fill in ini, ada pakar disini yg bilang kalau saya tdk tahu apa yg saya katakan alias asbun.... padahal sdh jelas ada bukti atau contoh kasusnya baik dgn video yg saya buat dan upload di rumah lama topik ini ataupun video yg dibuat si yamaha sendiri di awal topik ini, itu sdh jelas banget khan ada masalah tapi masih diblang asbun, gimana kalau tdk ada bukti atau contohnya... :(( l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Jadi, secara keseluruhan, preset style keyboard mana sih yang tidak butuh penyempurnaan di sana sini? Saya pikir setiap keyboard yang memungkinkan penggunanya membuat style punya satu tujuan yang sama: memungkinkan user bebas berkreasi membuat style sendiri dengan memanfaatkan sound dan segala fitur yang dimiliki keyboard itu. Pengen bikin yang baru, boleh. Atau mau ambil bahan dari preset style yang ada, silahkan. Kalau ada yang kurang hidup di karakteristik soundnya, coba ganti dengan sound lain. Kalau ada yang cacat di Chord M7nya (ini biasanya karena para pembuat style sudah biasa bikin style di keyboard lain dengan memakai Chord C, seperti yang pernah Bapak bilang, masalah perbedaan desain), coba diperbaiki, atau kalau malesnya kumat, cover dengan tangan kanan (mainkan melody yang memberi kesan Chord Mayor7). Kalau 1 track ketutup ama yang lain, bermainlah di mixing, lalu save biar ga repot nantinya, dan seterusnya. Point nya memang hrs seperti itu.... mudah2an hehehehe....... kenyataan dilapangan lain.... org beli keyb terutama yamaha kelas permium (= mahal) yg berflash disk ria yg katanya bs muat ratusan ribu data justru tujuannya bukan utk membuat style tapi cuma buat memainkan song / lagu doang... ini sdh saya gembar gemborkan di bbrp tulisan saya sebelum ini... :)>- :)>- Di tempat saya org sekarang lbh suka beli song dr pd beli style :(( trendnya sdh salah tapi biarlah yg salah tetap salah, saya jg sdh malas menerangkannya.. :(( l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Artinya apa? Bapak bikin style sendiri toh? Dengan demikian saya pikir semuanya kembali ke pribadi user masing2. Banyak pembuat style yang puas dengan apa yang sudah mereka bikin. Padahal, kita sebagai orang yang - katakanlah punya pandangan dan perhatian lebih soal ini - melalui sharing di forum kita ini, tentu bisa dan harusnya merasa perlu mencerahkan mereka bahwa mereka sebenarnya bisa berbuat lebih. Ada yang puas dengan style yang datar2 saja, silahkan. Ada yang suka dengan hentakan di sana sini, welcome. Tetapi ada yang sudah merasakan pentingnya perbaikan itu, apa kita harus diam saja? saya yakin Bapak bakal akan menjawab tidak :) Dulu saya memang berniat 'mencerahkan' via forum walaupun saya tahu ilmu saya msh tahap belajar tapi sekarang malas..... banyak yg menentang...... Buat info tambahan..... di lapangan sekarang sdh terbentuk mitos bahwa keyb itu cuma ada yg USB ( maksudnya bs flashdisk -- flash disk salah kaprah dibilang USB--) atau tdk USB, tdk ada yg lain.... saya sering ketemu konsumen, pas mau beli keyb pertanyaannya cuma: "keyb nya pakai USB atau tdk?"...... dan saya hrs selalu menjelaskan panjang lebar bahwa keyb tdk hanya menggunakan USB atau tdk tapi ada jg yg pakai memory card, USB (=flash disk) bukan satu2nya alternatif..... yg menerangkan ini mungkin cuma saya saja sedang dilapangan semua pakar, semua guru dan semua toko2 lalinnya cuma tahunya keyb itu pakai USB atau tdk USB saja... nah kalau sdh begini, satu suara lawan puluhan ribu suara... akhirnya saya yg dianggap sok tahu.... ini pernah saya tulis seblmnya dan sekarang sdh benar2 jd mitos bahwa keyb pilihannya cuma pakai USB atau tdk USB :(( l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Kenapa saya sangat concern dengan yang satu ini? Karena dari sini ada 2 kesan/ kecurigaan yang mungkin timbul: Hehehe.... maaf, analisanya terlalu dalam pak....saya jd takut sendiri..... Utk poin a pertama saya justru ingin mengikis kesan kalau preset style merk tertentu cocok utk pop sedang yg lain tdk cocok utk main pop, makanya saya tunjukkan kalau tokh preset style merk lainnya tdk bagus utk pop, asa lkita bs membuat style, kita bs membuatnya sendiri. Ini jg yg saya katakan di video2 yg saya upload. kedua, kalau ada teman bpk yg mengatakan sebagai provokatif, hhmmm...... sayang mungkin dia rada2 nge fans utk merk tertentu sedang tujuan saya dlm membuat video tsb seperti yg saya katakan di point pertama, utk mengikis mitos.. Utk pont b bpk baca deh di tulisan saya sebelumnya, justru saya berterima kasih kepada para pakar dan guru dilapangan sana yg sdh bersedia mempromosikan merk yamaha secara sukarela sehingga saya tdk perlu capek2 promo lagi.... dan kalau sempat baca postingan saya di Facebook saat bulan Dec 2010 sampai awal Feb 2011, karena begitu ngefansnya org terhadap merk tsb maka harga psr s910 yg biasa cuma 10.4jt bs dijual 12.5jt sampai 13jt dan karena 'keharusan' merk tsb yah dibeli jg..... yah kasusnya seperti harga KN2600/7000, harga KN2600 baru di thn 2004 dibawah 7jt, seken bs 20jt saat ini, cuma kalau KN sih mungkin ok lah kita bs bilang jd 'collector item ' karena tdk akan diproduksi lagi sedang utk yamaha, masih produksi terus, bahkan rencananya thn 2011 ini akan ganti model, cuma karena adanya gempa dan tsunami di Maret 2011, entah rencananya jd ganti atau di undur... l_ravale link=topic=249.msg41050#msg41050 date=1295185321 Wrote:Maaf ya Pak, ini tentu sangat tidak enak didengar, tapi jujur inilah yang saya rasakan :( BTW saya justru berterima kasih karena bpk sdh mau share dgn saya, saya lbh suka berdiskusi begini dgn masih berbicara secara teknis....... dr pd cuma berdiskusi yg keluar hanya caci maki hehehe..... Maaf, sdh dulu yah, capek ngetiknya...... :) :) Lanjutkan... - VW music - 24-03-2011 ihutm link=topic=249.msg43698#msg43698 date=1295935421 Wrote:Jadi pengen ada acara khusus, telanjang menelanjangi kelebihan dan kekurangan antar produk.... tapi masih bingung nyari parameter2 apa yg harus diuji.... Info aja, sebelum adanya forum ini, bang Antoni P pernah menyarankan utk masing2 menelanjangi keyb kebanggaannya masing2 dan bang Antoni langsung mulai menelanjangi roland e50nya... ditunggu tunggu, user keyb merk lain diam seribu bahasa.... menurut bpk 'diam' nya user merk lain karena memang tahu tapi malu utk menelanjangi keyb kebanggaannya sendiri atau malah 'diam' karena tdk tahu kekurangan keyb kebanggannya karena user merk lain cuma tahunya kelebihan2nya saja?? Just my humble opinion.... :)>- :)>- :)>- - Wisnu - 25-03-2011 Kalo diminta lagi..saya mau menelanjangi kekurangan E60 saya yg seabreg..dan saya mau mengakuinya secara jantan dan betina..wkwkwkk... :)) |