![]() |
|
Simulasi Amplifier dengan LTSpice - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: Simulasi Amplifier dengan LTSpice (/showthread.php?tid=15863) |
Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - gantex - 24-05-2015 bisa kang monggo dibuild ,coba dengan voltase rendah dulu kemudian cek dulu DC offset berapa volt, kalau dirasa aman set ke voltase berikutnya :-) RE: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - fiqiew - 26-05-2015 Lanjuuuut......simulasi......:-d :-d Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - gantex - 26-05-2015 mantaf.. hhe.. ok lanjut belajarnya kang :bd tapi kok outnya aneh kang ? coba gainnya dikecilin kang :-) Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - fiqiew - 26-05-2015 Gak...Kang... Itu saya bikinin skema ajah...biar tambah asyiiik..tinggal edit, hehe...:-d saya masee belajar di "Burning Speaker" (bc;safari amp), :-) heums... rada takut jg, DCO gede amat... Terus...modifnya jg kesusahan, soalnya gk nguasai komponen... padahal "nguasai" gratis..."komponen" yg bayar, hee..:-D Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - gantex - 26-05-2015 oalah, hhe, kirain kang, he.. :bd he, masih di safari to kang ? ,iya kang DCo gede, he,.. haha.. yah.. dimana - mana komponen bayar kang, kecuali ada yg kasih gratis, he.. Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - fiqiew - 26-05-2015 Hmmm... Iyo...blum kelar2 jg, munkin ini yg namanya "gk sreg".... Knapa ya Kang skema yg saya bikin (nyontek) THDnya pda gede2, kecuali AKSA 55. Ap saya salah bikin skema...:-) Buat "burning speaker" klo RF dganti 10K, THD kecil 0.04 di 8 ohm. Tp daya keluaran jauh menurun, Kang yah... Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - gantex - 26-05-2015 betul kang, he, karena sulit untuk dilukiskan maka pake kata itu :-D memang pada dasarnya dan pada umumnya kit yg ada atau rangkaian yg ada di pasaran memang seperti itu kang :-) Yup, THD kecil karena gain diturunin, otomatis sinyal out juga turun, maka watt / daya out juga turun kang, coba input dibesarin :-) RE: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - bimo_tok - 26-05-2015 (26-05-2015, 05:00 PM)gantex Wrote: betul kang, he, karena sulit untuk dilukiskan maka pake kata itu :-D Bener. Lebih mudah menguatkan sinyal di "line level" daripada di "speaker level". Karena pada line level impedansi bebannya cukup tinggi (jauh lebih besar dari 1K ohm). Tinggal pakai op-amp bisa dapat sinyal output 10V peak dengan THD yang sangat kecil. Tegangan sebesar ini bisa untuk bikin clip sebagian besar amplifier :-D Tapi kalau bebannya 8 ohm, tegangan outputnya 10V peak ngga gampang2 amat THD nya bisa sangat rendah, 0,01% di seluruh frekuensi audio sudah cukup baik. (26-05-2015, 04:56 PM)fiqiew Wrote: Hmmm... Kalau amplifiernya dirancang agar THD nya rendah, maka kalau disimulasikan dengan model komponen yg baik, THD nya juga rendah. Kalau amplifier disimulasikan, THD nya tinggi, berarti yg merancang amplifier tersebut tujuannya bukan ingin membuat amplifier yg THD nya rendah, tapi amplifier yang bisa berfungsi :-D Balasan: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - gantex - 27-05-2015 :bd :bd .. pembelajaran simulasi dengan LTSpice disini bertujuan untuk apa ?, sebenarnya banyak manfaatnya kalau mau mempelajarinya, banyak hal - hal yg tidak terduga juga, seperti halnya melihat kemampuan suatu amplifier dan lain sebagainya, dengan adanya simulasi mempermudah kita untuk membuat, memodifikasi dan lain sebagainya sebelum diterapkan pada riilnya atau pada kenyataanya, jadi amplifier tersebut tidak asal bunyi atau jalan dan berfungsi, tapi bisa memberikan apa yg diharapkan sesuai dengan yg diinginkan. RE: Simulasi Amplifier dengan LTSpice - fiqiew - 27-05-2015 (26-05-2015, 11:50 PM)bimo_tok Wrote: Kalau amplifiernya dirancang agar THD nya rendah, maka kalau disimulasikan dengan model komponen yg baik, THD nya juga rendah.Iya Pak...jd tahu...:-) Agak susah mencari kit lokal yg multi fungsi layaknya Aksa yg tidak hanya sekedar mengirim signal masuk sampai keluar. Tetapi jg menjaga keselamatan signal masukan sampai keluar seutuhnya, dalam bekerja pun tidak ada keributan sana sini. Pernah Pak saya dkejutkan Aksa, saya lg asyik nyolder depan Spk... waktu itu jeda pergantian lagu agak lama, saya kira mati lampu...ujung solder saya deketkan ke hidung sambil memperhatikan Spk, "panas..." tiba..tiba...suara hentakan bass drum keluar dari Spk...terkejutnya saya Pak, untung ujung solder gk mengenai idung. Ternyata Aksa type pekerja, gk banyak bicara. :-) (27-05-2015, 06:22 AM)gantex Wrote: :bd :bd .. pembelajaran simulasi dengan LTSpice disini bertujuan untuk apa ?, sebenarnya banyak manfaatnya kalau mau mempelajarinya, banyak hal - hal yg tidak terduga juga, seperti halnya melihat kemampuan suatu amplifier dan lain sebagainya, dengan adanya simulasi mempermudah kita untuk membuat, memodifikasi dan lain sebagainya sebelum diterapkan pada riilnya atau pada kenyataanya, jadi amplifier tersebut tidak asal bunyi atau jalan dan berfungsi, tapi bisa memberikan apa yg diharapkan sesuai dengan yg diinginkan.Lebih mudah dalam implimentasinya, karena kekurang mengertian terhadap pengukuran seperti saya ini. Waktu saya kalibrasi pengukuran Aksa 55, disimulasi saya ukur teg R.5W dgn memainkan VR dapat nilai 26mV, pda implementasi jg dapet seitu. Di Kolektor Tr Input seini nilainya pd simulasi, kenyataannya begitu jg, poko'e pengukuran gk beda jauh. Sangat membantu... Namun ada jg kerugiannya, yaitu terkadang harapannya belum dicapai maka ini memperlambat perakitan. Seperti DCO harus 00.0 THD, 0.0001. |