Solfegio Forum
power untuk corong masjid - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: power untuk corong masjid (/showthread.php?tid=4192)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10


- deen - 14-04-2011

fania_group link=topic=4610.msg72098#msg72098 date=1302306716 Wrote:di mushola deket rumah saya, horn 2 biji (lupa brp watt) saya pararel terus diangkat pakai ampli dengan type 150watt ocl dan PA nya toshiba. Sampai sekarang gak pernah bermasalah. Suaranya kuenceng buanget.....  \m/ \m/ \m/ \m/
yang terpenting adalah di preamp nya jangan sampai ada nada rendah (bass) yang berlebihan.  saya lebih menonjolkan suara middle. pada input power amplifier, tambahkan capasitor milar dan R yang di pasang secara seri.
Kalau ampli tersebut mengangkat 1 horn, memang terasa berat karena horn ber-impedansi 16 ohm, kalau di pararel jadinya 8 ohm atau setara dengan speaker biasa.

Rata2 didaerah kami masjid sdh menggila suaranya khusnya suara luar yang menggunakan corong 4 biji karena sdh menggunakan PA OCL Sanken/Toshiba. SEmuanya tdk menggunakan Trafo matching karena masalah dana sehingga PA Ocl dgn Rakitan jadi Alternatif dan sebahagian sdh menggunakan mixer dan Eq. Penggunaan PA Ocl karena menggunakan jasa tehnisi OT. Jadi yg menggunakan PA TOA sdh semakin kurang hanya sebahagian saja seperti masjid2 kecil. Kalau Masjid besar sdh banyak menggunakan sound system yang bermerek baik dari PowewrAmp, Eq, mixer dan speaker dalamnya sdh satu merk.Yang belum tergeser cuma Micnya saja dan corongnya.


- ikhsanudin - 23-08-2011

deen timestamp='1302773660' post='78962 Wrote:Rata2 didaerah kami masjid sdh menggila suaranya khusnya suara luar yang menggunakan corong 4 biji karena sdh menggunakan PA OCL Sanken/Toshiba. SEmuanya tdk menggunakan Trafo matching karena masalah dana sehingga PA Ocl dgn Rakitan jadi Alternatif dan sebahagian sdh menggunakan mixer dan Eq. Penggunaan PA Ocl karena menggunakan jasa tehnisi OT. Jadi yg menggunakan PA TOA sdh semakin kurang hanya sebahagian saja seperti masjid2 kecil. Kalau Masjid besar sdh banyak menggunakan sound system yang bermerek baik dari PowewrAmp, Eq, mixer dan speaker dalamnya sdh satu merk.Yang belum tergeser cuma Micnya saja dan corongnya.

kalau blazer mono 2 ps sanken untuk 4 corong 16 ohm kira-kira hasilnya gimana ya mas.....
kebetulan ada blazer ngangur nih.... untuk masjid...


- Farrel06 - 03-09-2011

Tommykwitang timestamp='1298064155' post='55762 Wrote:Tapi sekarang power amply untuk publik address sdh menggunakan OCL yg ditambahkan trafo matching dibagian outputnya seperti produk QSC yg ini [url="http://www.qscaudio.com/support/library/schems/Current/ISA%20Series/ISA300T.pdf"]http://www.qscaudio....ies/ISA300T.pdf[/url]
Salam sukses Mas Tommy,
saya punya corong 4 Pcs yang menggunakan matching trafo di dalam corong nya, dan ada pilihan 5-10-15-25 Watt, 100 Volt
yang ingin saya tanyakan ,
1. jika saya menggunakan Power OCL yang berapa watt ya?
2. kemudian perlu tidak di output OCL nya di pasangi TRAFO Matching lagi ?
3. dan saya ada juga punya trafo matching 0,4, dan 8 Ohm, keluarannya 0-100 Volt perlu tidak di out OCL nya di pasang trafo ini?

terimakasih atas penjelasannya, dan semoga sukses selalu.

salam
Heri
[email="hk_setiawan@yahoo.com"]hk_setiawan@yahoo.com[/email]


- ikhsanudin - 13-10-2011

gwendy timestamp='1302308095' post='76510 Wrote:yang nyaman powernya tapi hornya masih lapar tuh.
diparalel berapa pun horn akan tiap horn akan tetap 16 ohm . yg merasakan beban rendah adalah amplinya.
misalnya untuk memaksimalkan horn 25 watt dibutuhkan voltage 20 volt rms pada out ampli, maka saat horn diparalel 2 biji jadi 8 ohm apakah hanya membutuhkan 10 volt ? jelas masih dibutuhkan 20 volt untuk maksimalnya.
memparalel speaker tdk menurunkan impedansi per speaker , yg berubah adalah impedansi totalnya. :)

betul....
tapi menurut penjelasan pak tomy kwintang...
kita bisa lupakan perhitungan impedansi yang rumit
sepanjang tegenagna out ampli mampu nyampe 20 volt ke setiap horn tsb, horn pasti g lapar....


- gwendy - 14-10-2011

Quote:betul....
tapi menurut penjelasan pak tomy kwintang...
kita bisa lupakan perhitungan impedansi yang rumit
sepanjang tegenagna out ampli mampu nyampe 20 volt ke setiap horn tsb, horn pasti g lapar....
lebih baik dicoba langsung , klu nulis terus kapan cobanya ?? apa out ampli biasanya diset pada beban tertentu, klu dikenakan beban lebih rendah jgn berharap 20 volt akan bertahan. Setiap pembelian speaker ceiling misalnya TOA selalu include trafo mathing , lalu apa gunanya trafo ini klu ternyata bisa diparalel langsung ? jawabannya silahkan dicoba langsung.


- gwendy - 14-10-2011

penjelasan kang tomy juga gak salah, cuma kadang kita yg salah mengartikan sebuah tulisan. misalnya 1 corong butuh 20 volt. trus diparalel sebanyak 8 biji . untuk tetap bersuara kencang V harus tetap 20 volt pada ujung kabel dekat si corong. Total impedansi sisa 2 ohm . klu saja powernya mampu mengeluarkan 20 volt sampai ke ujung kabel pada beban 2 ohm maka itu bukan masalah. tapi klu si ampli hanya bisa mengeluarkan 20 volt dengan load 4 ohm maka alamatnya si corong pasti lapar kan?


- poenryunderie - 20-02-2012

photoshop hand tool adobe acroread http://aandfdb.hostingsociety.com/acrobat-9-standard.html acrobat standard


- KDTS - 20-02-2012

gwendy timestamp='1297552087' post='53694 Wrote:klu untuk corong , mending pake OCL140 watt dipasangai elko pada ouputnya dan C feedback ditambahkan yg lebih besar untuk menghindari osilasi frequensi tinggi sekalian bantu bloking RF. Klu pake IT OT , keknya lebih sulit nyarinya, sy ada skema tapi nyari OT / IT nya susah ,
sya pernah membuatkan ampli masjid denga p.a 140 watt & out sya kasih capasitor 680 uf/250v cpotan dri tv bekas,yang di maksud C feedback mana bang gwendy,skema sya hampir sma dengan ini bang,[attachment=18042:140 watt skema.jpg] apa kira2 yang MOMOD maksud R 50k bang?? mohon penjelasnya. ^:)^


- pete - 20-02-2012

nyimak aja deh,,,


- bas - 18-03-2012

Ijin nyimak dan pingin tahu pengalaman teman-teman membuat ampli TOA pake PA-140watt. Maksudnya resep-resep modif bagian in-out agar PA itu cocok dan bisa bekerja pada frekuensi midle to high (400Hz s/d 15Khz). Cara ngilangin nada rendahnya bgm? ...dst. Bagi yang sudah punya pengalaman monggo dilanjut.