Solfegio Forum
Cara Merancang Amplifier - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381)



RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 13-02-2015

(13-02-2015, 08:51 AM)garindo Wrote: Waduh,...semakin rame,..pembahasannya,..
sayang ndak sempat ngikuti,..ilmunya banyak,..dan ndak sempat praktek
gimana hasilnya sebuah PA yang dirancang dengan benar,...(penasaraaaaan), entah kapan bisa ngrakit
Saat ini kelasku masih klas Matrik,..saja 125 watt,..8 ohm.
Ya yang penting masih mendingan dari pada OCL yang dipasaran yang pernah kurakit,..(mungkin OCL-ku salah rakit, shg hasil tidak maksimal)
Kalau ada waktu ngrakit coba akan bandingin minimal PA perkutut dgn matrik yang sdh ada,,,
Kendala adalah, malas membuat layout PCB, dan komponen yang direkomendasikan susah dicari....Sad(
Terpaksa cuma bisa menyimak pembahasan sambil ngiler,...(ups...cari cangkir tampungan)

Dibandingkan dulu dengan amplifier IC seperti LM3886 atau LM1875. Lebih baik LM1875. Suaranya sama kenceng tapi ngga clipping. Sama kenceng artinya bukan volumenya sama, karena amplifier beda2 penguatannya. Sama kenceng artinya yang terdengar sama kencangnya. Kalau ada alat ukur SPL lebih baik lagi.
Kalau suara amplifier yang kita bikin suaranya sama baiknya dengan LM1875 artinya cukup baik.

Kebanyakan kit lokal THD nya cukup besar di frekuensi tinggi. Kalau didengar di tweeter untuk home audio bisa nyakitin telinga :-D Tapi banyak bahagia kalau telinganya sakit. Yang penting bass nya jedug dan kenceng, ngga peduli jedugnya kaya gimana, apa sama dengan suara aslinya....

Amplifer yang saya rancang, komponennya bisa dibeli di Glodok (Jakarta). Itu komponen terbaik di toko setahu saya. Karena saya sudah nanya2 transistor yang lebih baik tapi ngga ada, malah ada teman saya yang jual. Tentu saja saya tidak tahu kalau komponen pilihan saya sulit didapatkan di daerah2. Makanya beli online saja :-D Salah satu rancangan saya Blameless 1200 memakai komponen yang lebih umum yang mungkin di daerah2 mudah dicari.


Balasan: Cara Merancang Amplifier - Budiyanto - 13-02-2015

Baru mau bikin perkutut versi kang bimo :-D


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 13-02-2015

(13-02-2015, 02:00 PM)Budiyanto Wrote: Baru mau bikin perkutut versi kang bimo :-D

:bd


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 16-02-2015

   

AKSA55 dengan 2set transistor final. PCB rancangan yang bikin (seseorang dari group sosial media). Schematic dari blog saya dengan menambah 1 set transistor finalnya. Menurut yang bikin, suaranya lebih jernih dan flat dibandingkan kit OCL yg ada dipasaran.


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 05-03-2015

Lagi, amplifier saya dicoba oleh orang lain sebelum saya mencobanya: "https://anistardi.wordpress.com/2014/12/31/symmetrical-ltp-vas/"
Dia ngaku si sosial media, katanya puas walaupun memakai komponen seadanya (yg tersedia di toko di daerahnya). Saya sendiri masih bikin prototype tapi belum selesai.


Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 07-03-2015

salah satu bentuk output yg saya suka :bd ,jadi hasil klipping lebih mulus bagus untuk PA ,dan yang saya tahu juga, jarang dan mungkin hampir tidak ada yg menerapkan teknologi seperti ini. sepintas yg saya tahu VAS terlalu sensitif jadi saat TR diganti dengan tipe yg lain dan maupun ada beda voltase hasil outpunya pasti berubah, ini yg mungkin menjadikan banyak produsen tidak memakai teknologi seperti ini, tidak tahu untuk tahun ini apakah ada produsen yg memakai metode ini. tapi menurut saya sendiri teknologi ini bagus, asal ada perhitungan yang pas, sudah pasti hasilnya pas :-)


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 07-03-2015

(07-03-2015, 03:26 AM)gantex Wrote: salah satu bentuk output yg saya suka :bd ,jadi hasil klipping lebih mulus bagus untuk PA ,dan yang saya tahu juga, jarang dan mungkin hampir tidak ada yg menerapkan teknologi seperti ini. sepintas yg saya tahu VAS terlalu sensitif jadi saat TR diganti dengan tipe yg lain dan maupun ada beda voltase hasil outpunya pasti berubah, ini yg mungkin menjadikan banyak produsen tidak memakai teknologi seperti ini, tidak tahu untuk tahun ini apakah ada produsen yg memakai metode ini. tapi menurut saya sendiri teknologi ini bagus, asal ada perhitungan yang pas, sudah pasti hasilnya pas :-)

Prototype saya sudah jadi satu. Kalau dibandingkan Blameless 150, bassnya sedikit menang ini, tapi frekuensi tingginya lebih bagus Blameless 150. Mungkin masih bisa diperbaiki karena saya pakai komponen seadanya.
Amplifier seperti ini mungkin cocok untuk audio-pro, tidak ada DC saat power ON dan OFF. Saat clipping terjadi soft clipping sehingga ngga ada DC di outputnya. Ini baru rancangan awal, masih banyak yg perlu disempurnakan.
Tapi bagi orang yg sudah mencobanya sebelum saya, dia puas dan menganggap amplifier ini lebih baik dari kit2 amplifier yg dia tahu. Bisa dibayangkan kualitas kit2 tersebut. Padahal saya sendiri belum puas, apa selera saya ketinggian ya Smile)


RE: Cara Merancang Amplifier - Bai Haq Qi - 07-03-2015

(07-03-2015, 08:22 AM)bimo_tok Wrote: Prototype saya sudah jadi satu. Kalau dibandingkan Blameless 150, bassnya sedikit menang ini, tapi frekuensi tingginya lebih bagus Blameless 150. Mungkin masih bisa diperbaiki karena saya pakai komponen seadanya.
Amplifier seperti ini mungkin cocok untuk audio-pro, tidak ada DC saat power ON dan OFF. Saat clipping terjadi soft clipping sehingga ngga ada DC di outputnya. Ini baru rancangan awal, masih banyak yg perlu disempurnakan.
Tapi bagi orang yg sudah mencobanya sebelum saya, dia puas dan menganggap amplifier ini lebih baik dari kit2 amplifier yg dia tahu. Bisa dibayangkan kualitas kit2 tersebut. Padahal saya sendiri belum puas, apa selera saya ketinggian ya Smile)

gelar tiker.... ~O)


RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 08-03-2015

(07-03-2015, 08:22 AM)bimo_tok Wrote: Prototype saya sudah jadi satu. Kalau dibandingkan Blameless 150, bassnya sedikit menang ini, tapi frekuensi tingginya lebih bagus Blameless 150. Mungkin masih bisa diperbaiki karena saya pakai komponen seadanya.
Amplifier seperti ini mungkin cocok untuk audio-pro, tidak ada DC saat power ON dan OFF. Saat clipping terjadi soft clipping sehingga ngga ada DC di outputnya. Ini baru rancangan awal, masih banyak yg perlu disempurnakan.
Tapi bagi orang yg sudah mencobanya sebelum saya, dia puas dan menganggap amplifier ini lebih baik dari kit2 amplifier yg dia tahu. Bisa dibayangkan kualitas kit2 tersebut. Padahal saya sendiri belum puas, apa selera saya ketinggian ya Smile)

kalau ketinggian saya rasa tidak kang, toh saya juga gitu, cuma kalau saya tidak mau ambil resiko, bukan karena takut gagal karena saya yakin kecil kemungkinannya, tapi pasti akan banyak sekali proto yg sia - sia, walaupun masih bisa dipakai, sayang dananya, mending uji lab sampai hasil max baru ke proto, he.., maka dari itu saya lebih condong ke hasil uji lab dulu dan juga harus benar - benar yakin dan klop dihati baru bikin proto nya, tapi pada intinya sama kang, hhi..

malahan kemaren temen saya banggain OCL sound systemnya, mungkin karena kebanyakan orang lebih suka suara yg semrawud, katanya yg penting jemblegur, saya tersenyum manis dalam hati saja kang dan bilang OOoo.. bunder kang, wkkk...


RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 08-03-2015

Ada satu lagi orang yg berkomentar di blog saya, sudah bikin amplifier ini:
"https://anistardi.wordpress.com/2015/02/19/elang-amplifier/"