![]() |
|
Cara Merancang Amplifier - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381) |
RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 17-03-2015 (17-03-2015, 06:57 AM)bimo_tok Wrote: Q14 dan Q9 harus yg VCE saturasinya kecil karena tegangan kolektor-emitornya selalu kecil (=VBE). Bagusnya BC550 dan BC560 atau C1815 dan A1015. point 1 apa tidak apa - apa kang, karena menggunakan hi voltage ? point 2. hem, kok bisa ya kang, apa memang untuk simetris seperti itu ? RE: Cara Merancang Amplifier - dimmazwahyu - 17-03-2015 (16-03-2015, 09:57 PM)bimo_tok Wrote: Daya maksimal pada 4 Ohm sekitar 350W. Trafo yg diperlukan 6A untuk mono atau 12A untuk stereo agar bisa full power pada 4 Ohm. :xx aduh, jadi PSU ku masih kurang juga ini buat speaker 8 ohm 300W x 2, kalau seperti kata pak @bimo_tok berarti trafo saya yang 15A sudah cukup ya, padahal satu channel sudah terisi Blazer X6, lalu trafo saya yang 45VAC 20A dengan 45VAC 25A di kasih kit driver apa ya? :xx Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 17-03-2015 Blazer sudah makan arus besar kang, paling tidak ganti trafo atau dipisahkan. RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 17-03-2015 (17-03-2015, 07:17 AM)gantex Wrote: point 1 apa tidak apa - apa kang, karena menggunakan hi voltage ? point 1, tegangan kolektor - emitor Q14 besarnya sama dengan tegangan basis - emitor Q13, apapun kondisinya. Tegangan basis - emitor nilainya antara 0,5 sampai 0,8V. point 2, mungkin karena adanya phase shift di frekuensi rendah atau toleransi kapasitor yg terlalu besar atau dua2nya :-D RE: Cara Merancang Amplifier - gantex - 17-03-2015 (17-03-2015, 08:32 AM)bimo_tok Wrote: point 1, tegangan kolektor - emitor Q14 besarnya sama dengan tegangan basis - emitor Q13, apapun kondisinya. setelah saya cek ternyata benar hhi... hem.. serba besar yah kang :-D RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 17-03-2015 (17-03-2015, 07:46 AM)dimmazwahyu Wrote: lalu trafo saya yang 45VAC 20A dengan 45VAC 25A di kasih kit driver apa ya? :xx trafo 45VAC 20A bisa untuk speaker 2 Ohm stereo atau BTL 4 Ohm. trafonya arusnya gede tapi tegangannya kecil.... untuk pemakaian PA (audio pro), transistor finalnya dilebihin dari kebutuhannya biar handal, heatsink juga jangan pelit2 :-D kalau untuk home audio biasanya saya ngitung kebutuhan SOA transistor final untuk speaker 4 Ohm (untuk simulasi pakai beban 2,5 Ohm), umumnya kalau di rumah orang jarang nyetel musik kenceng2 dalam waktu yg lama Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 17-03-2015 Untuk maen di beban 2 ohm, 7 set sudah cukup kang untuk PA. Meskipun begitu tetap harus perhatikan SOA transistor finalnya. Kalau saya untuk sanken maen 8 set, jadi saat maen 2 ohm tidak was - was. Balasan: Cara Merancang Amplifier - fiqiew - 18-03-2015 Maaf klo salah n' tolong dibenarkan. [-O< Ada sebagian Model Power Amp (PA) memakai "DC Servo" dalam rancangannya, terus...mengapa tidak semua PA memakai DC Servo, apa kerugian dari DC Servo ini? Contoh DC Servo : https://anistardi.wordpress.com/2014/08/09/dc-offset/ Rancangan yg memakai DC Servo : https://anistardi.wordpress.com/2015/02/19/elang-amplifier/ Rancangan yg tidak memakai DC Servo : https://anistardi.wordpress.com/2014/04/05/blameless-amplifier-270-watt-untuk-public-address-pa/ Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 18-03-2015 Setahu saya jika implementasinya tidak tepat bisa memperburuk kwalitas audio. Dc servo diimplementasikan untuk memperkecil dc out pd amplifier yg terlalu tinggi , karena dc out terlalu tinggi akan mempengaruhi kwalitas suara, dan juga membuat speaker tidak awet. Kurang lebihnya seperti itu. Balasan: Cara Merancang Amplifier - fiqiew - 18-03-2015 begitu, makasee Kang... Tak kira saenae dw sj, :-D, PnP. |