![]() |
|
Memaksa Power di 2 Ohm - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Memaksa Power di 2 Ohm (/showthread.php?tid=379) |
- madnur1972 - 10-01-2011 BTL secara gambar schematic adalah 2 power amplifier mono dijadikan satu ' input power a + input power b - maka pada masing masing output ada sinus+ dan - lalu beda tegangan ini otomatis menjadikan tegangan output jadi 2x lipat jadi seperti menaikkan tegangan. beban speaker tersambung di output a dan b. sudah tidak pakai ground. - Gea - 10-01-2011 Kenapa untuk audio mobil pabrikan mendesain speaker dengan impedansi rendah (4 ohm), home audio (8 ohm) and untuk publik address speaker (16 - 32 ohm)? Apakah yang mendasarinya? Mungkin dengan mempelajari sejarahnya bisa lebih memahami kenapa 2 0hm, 4 ohm, 8 ohm dst..Alasannya yang jelas bukanlah dari sisi Output Power. - Cayus - 10-01-2011 sejarahnya sih tidak ada keharusan soal impedansi berapa ohm, tetapi 8ohm dipake sebagai standart ukur di home audio supaya pabrikan bisa mendesain power dengan rate power yang cocok, asal diketahui kalo impedansi semakin kecil, bisa memaksa power bekerja lebih besar, sebaliknya juga begitu. Supaya power 50W benar-benar dipake 50W, mesti ada standart impedansi umumnya. Meski begitu banyak juga speaker home yang enggak nurut 8ohm, ada yang 4ohm, malah ada yang 11ohm, suka-suka lha. Kenapa car 4ohm? Karena jaman baheulah dulu, car audio tidak pake power besar kaya sekarang. cuma mengandalkan 12volt listrik asli mobil sehingga daya maksimum kalo speakernya 8ohm cuma dapet 18watt mentok (WATT=Volt kuadrat/ impedansi) itupun paling yang bisa dipake cuma 75%nya (tinggal <15W) kekecilan? makanya impedansi diturunin jadi 4ohm supaya bisa dapet 36W mentok, lha itu sudah rada lumayan lha. - Bagja Harjawinangun - 10-01-2011 icm link=topic=427.msg38825#msg38825 date=1294582415 Wrote:Semakin dekat berarti semakin dekat jarak 0 ;)) berarti nyaris short/konslet. Itu yg dimaksud memaksa. Faham saya kalo gitu kang :D, kalo saya lebih suka Memaksa Power di 2 Ohm kang \:D/ \:D/ \:D/. soalnya kalo masih di 4 Ohm, speaker nya pada jebol ~X(. - Bagja Harjawinangun - 10-01-2011 Cayus link=topic=427.msg38871#msg38871 date=1294596028 Wrote:sejarahnya sih tidak ada keharusan soal impedansi berapa ohm, tetapi 8ohm dipake sebagai standart ukur di home audio supaya pabrikan bisa mendesain power dengan rate power yang cocok, asal diketahui kalo impedansi semakin kecil, bisa memaksa power bekerja lebih besar, sebaliknya juga begitu. Supaya power 50W benar-benar dipake 50W, mesti ada standart impedansi umumnya. Meski begitu banyak juga speaker home yang enggak nurut 8ohm, ada yang 4ohm, malah ada yang 11ohm, suka-suka lha. Wahh, setuju banget nih, saya lebih suka di 2 ohm, yang penting alat tempur aman, suara juga oke, hidup 2 ohm \m/ - gwendy - 10-01-2011 tulisan kang emir diatas tdk memaksa rekan sekalian untuk tdk menggunakan load 2 ohm. Tapi sekedar gambaran saja makin rendah load makin kecil Damping Factor. Ini yg sering diabaikan, makin kecil damping factor makin tdk karuan conus speaker bergetar. Jadi klu rekan SF mau 2 ohm tdk masalah silahkan saja , klu power atau speaker bermasalah toh bukan resiko bersama tapi resiko si pemilik =)) =)) =)) Solfegio Forum hanya memberi fasilitas untuk sharing ilmu dan tdk memaksa rekan lain untuk menuruti apa yg kami tulis . :) - Bagja Harjawinangun - 10-01-2011 gwendy link=topic=427.msg38899#msg38899 date=1294622693 Wrote:tulisan kang emir diatas tdk memaksa rekan sekalian untuk tdk menggunakan load 2 ohm. Tapi sekedar gambaran saja makin rendah load makin kecil Damping Factor. Waah, makasih pencerahannya momod gwendy, yang saya tulis diatas berdasarkan pengalaman saya dilapangan, saya menggunakan PA Rakitan Blazer X4 dipandu momod ICM, baik waktu ketemu langsung atau on air, hasilnya cukup memuaskan dipake di 2 ohm :-bd, justru kalo dipake di 4 ohm speaker saya sering jebol :xx, bahkan pernah jebol 12 biji sekaligus ~X(. mungkin karena speaker saya yang jelek. Pengalaman saya di 2 ohm, speaker saya gerakan konusnya teratur, jadi lebih awet ke spaker karena gerakan konusnya wajar2 aja, tapi suara yang dihasilkan cukup memuaskan, pemakaian lama juga panas di heatsink TR driver normal2 aja, asalkan heatsink memadai dan sirkulasi udara di dalam casing PA cukup baik. penggunakan SS saya dipakai untuk hajatan ( sekedar play musik, ceramah, group qasidah & kadang-kadang organ tunggal). Kesimpulannya saya jadi fanatik di 2 ohm, ;-) - fauzip - 10-01-2011 susah memang lain kepala lain daun telinga :D - jhonycharl - 10-01-2011 Emir Widya link=topic=427.msg6409#msg6409 date=1285252864 Wrote:Hati-hati juga dengan produsen power atau yang punya merek di Jakarta, saya sering mendengar mereka memalsukan watt. Membuatnya seolah0lah menjadi lebih besar.. Tolong kasitau donk kang emir yang palsu itu seperti apa supaya rekan2 pada tahu neh termasuk saya - Bagja Harjawinangun - 10-01-2011 fauzip link=topic=427.msg39022#msg39022 date=1294649534 Wrote:susah memang lain kepala lain daun telinga :D Hehehe ..., iya mas punya selera masing-masing :D jhonycharl link=topic=427.msg39027#msg39027 date=1294650956 Wrote:Tolong kasitau donk kang emir yang palsu itu seperti apa supaya rekan2 pada tahu neh termasuk saya :-O ada yang watt nya palsu toh ? yang kayak gmana yaa ? |