Solfegio Forum
Bedah AVR (Automatic Voltage Regulator) pada genset - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24)
+--- Thread: Bedah AVR (Automatic Voltage Regulator) pada genset (/showthread.php?tid=4480)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16


- Fityan - 03-09-2011

AVR buat dinamo Yanan, stamford harga baru sktr 1,5 jt. kalo ga salah untuk kapasitas 20 Kva - 50 Kva (sepengetahuan saya)


- kasdi - 06-09-2011

ditempat kerja saya ada 2 avr genset 100kva-300kva kebakar krna genset over speed kesalahan mekanik. avr dicor warna hitam ada yg tau pake apa lebur cor nya tapi komponen gak rusak?


- Fityan - 07-09-2011

kasdi timestamp='1315284795' post='114968 Wrote:ditempat kerja saya ada 2 avr genset 100kva-300kva kebakar krna genset over speed kesalahan mekanik. avr dicor warna hitam ada yg tau pake apa lebur cor nya tapi komponen gak rusak?
Agak sulit mas Kasdi, temen-temen jg sudah nyoba pake berbagai bahan kimia tetep ga berhasil


- nurus s - 07-09-2011

Fityan timestamp='1315045905' post='114783 Wrote:AVR buat dinamo Yanan, stamford harga baru sktr 1,5 jt. kalo ga salah untuk kapasitas 20 Kva - 50 Kva (sepengetahuan saya)
kebanyakan SS dikampung saya gak pake genset, pakenya cuma diesel merk semisal dompenk dgn dinamo RRT ada yg 2 phase/3phase, namun kendala yg terjadi vollt naek turun gak karuan, frekuensi kelihatanya masih 250 Hz, dengan pemakain AVR seperti diatas apakah cocok dan menjawab permasalahan gak yah ?


- kasdi - 07-09-2011

dengan adanya AVR jelas lebih aman untuk peralatan elektronik mas karna tegangan bisa stabil dan frekuensi juga stabil dg bahan bakar yg bersih


- Blosoms - 10-09-2011

Setuju mas Nurus, di kampung saya juga kaya gitu rata-rata pake diesel + dinamo RRT 3KV - 7KV kalo pake AVR pemasangannya dimana ya? maaf OOT


- Blosoms - 11-09-2011

[Image: RIMG0604Ad.JPG]
Kalo ini alat namanya apa dan fungsinya apa ya


- Blosoms - 27-09-2011

Jalan-jalan bareng om google eh ketemu ini, mungkin bisa dijadikan reverensi(jangan tanya saya ya... gambar diatas saja saya ga tau fungsinya....he..he...he.., langsung disidak ke sumbernya saja [url="http://tekniklistrikperminyakan.blogspot.com/2008/10/generator.html"]disini[/url])

[Image: avr.JPG]
[Image: gov.JPG]

UNIT PENTING PADA AVR
1. SENSING CIRCUIT : berfungsi menyensor tegangan generator, menyearahkan dan memfilter tegangan dan hasil sinyal dc tsb dikirim keerror detector dan error amplifier.
2. ERROR DETECTOR: memberikan sinyal dc yang sesuai pada tegangan gen. Teg penjumlahan titik (summing junction) dibandingkan teg referensi akan menghasilkan selisih teg. (sinyal error), kemudian diteruskan ke error amplifier.
3. ERROR AMPLIFIER : Sinyal error akan mengemudikan power controler dg cara mengatur waktu pelepasan pada capasitor shg membangkitkan sdt phasa untuk mengatur sinyal penyalaan pd komponen SCR pada unit power control.
4. POWER CONTROL : Pd rangk,ini terdapat rangk.jembatan komponennya terdiri dari thyrestor (SCR). Besaran teg


PENGATURAN TEGANGAN DENGAN AVR
1.Unit AVR terdiri : a. Sensing elemen, b. Error detector, c. Error amplifier, d. Power controller, e. Stabiltas network.
2.Masing-masing fungsinya :
a. Sensing elemen : menyensor tegangan generator, menyearahkan dan menfilter tegangan, hasil signal dc dikirim ke error detector dan error amplifier.
b. Error detector : memberikan sinyal dc yg sesuai dg tegangan generator. Teg. penjumlahan titik (summing juntion) dibandingkan dg teg referensi menghasilkan selisih tegangan diteruskan keunit error amplifier
c. Error Amplifier : mengemudikan power controler dengan cara mengatur waktu pelepasan pada kapasitor membangkitkan sudut fasa untuk mengatur sinyal penyalaan pada komponen SCR pada unit power control.
d. Power controler : rangkaian bridgekomponennya terdiri dari SCR, besarnya teg.dan arus output power tergantung dari sudut penyalaan SCR.
e. Stabilitas network : menghasilkan kestabilan pada semua kondisi operasi AVR untuk mencegah terjadinya hunting.


- jacksound - 01-11-2011

Gea timestamp='1298477328' post='57860 Wrote:Sepengetahuan saya:
- Beban naik, rpm akan turun
- jika rpm tidak turun maka tidak akan ada penurunan voltase, karena prinsip dinamo jika jumlah gulungan tetap maka yang menentukan voltase output adalah rpm (putaran rotor)

Contoh:
Jika tanpa beban (Unload) rpm diset pada 3600 rpm (60 Hz) kemudian saat diberikan beban rpm akan turun menjadi 3000 (50 Hz). Disisi lain dengan 3600 rpm tentunya voltase genset akan melebihi dari 220 volt, kecuali sudah ada AVR terpasang yang mengontrol output tetap di 220 Hz.

Namun jika AVR tetap terpasang, walaupun rpm kita naikkan voltase akan tetap 220 volt karena dikontrol oleh AVR, jadi berbahaya jika keduanya digabung.

CMIIW ^:)^

Kenyataanya semua sumber tegangan ada hambatan dalam ini yang menyebabkan turun voltasenya walau putaran tetap maka untung ngimbanginya harus di naikan medan magnetnya
itulah mengapa adanya avr meski di pembangkin listrik yang besar maupun yang kecil, dan juga harus ada untuk mengontrol frequensi.
jadi genset yang ideal harus memepunyai dua kontrol.


- GOLLO - 01-11-2011

Ini mas ada rangkaiannya