Solfegio Forum
YIROHA [Yiroshi Class H] - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21)
+--- Thread: YIROHA [Yiroshi Class H] (/showthread.php?tid=12365)



RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - farhancellular - 12-07-2014

(12-07-2014, 07:20 PM)gantex Wrote: :bd kang.. kalo TR BD pake kabel usahakan jangan terlalu panjang ya kang, sukur kalo punya multi digital diukur impedansi atau hambatan kabel tersebut :-D

saya rasa sudah cukup dan aman kang karena disini arus tidak terlalu besar :bd

nanti saya cek ulang kang, lihat posisi komponen dari foto yg akang upload barusan sepertinya ada yg terbalik.

buat kang @bimo_tok linknya ini kang "http://postimg.org/image/ffefgmvx5/full/" akang ngak bisa liat karena error di adflynya :-D monggo dicek, sepertinya ada komponen yg terbalik.

waduhh...ada yang kebalik ya kang...tolong koreksi dan di lingkari komponen yang terbalik kang,maklum masih belajar mungkin kurang teliti... ^Smile^


Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 12-07-2014

sementara akang cek posisi LED apa udah bener, lainnya ntar saya cek lagi kang :-)


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 12-07-2014

Ground input dan ground feedback jadi satu lalu dihubungkan dengan resistor yang nilainya 0-10 Ohm. Ini penting agar S/N ratio nya tinggi.

Untuk jalur tegangan power supply ke kolektor transistor final kurang luas. Ini amplifier daya tinggi, pada jalur tersebut arus puncaknya bisa sampai 30A. Jalur tembaganya bisa sangat panas. Jika tidak bisa terlalu luas, pada jalur tersebut harus dilapisi timah.

Kedua transistor2 LTP harus dipasang berhadap2an, lalu badannya diberi pasta pendingin, ditempel dan ikat (thermally coupled). Ini agar suhu kedua transistor LTP selalu sama, sehingga jika ada perubahan suhu DC offsetnya relatif tetap.

Untuk modifikasi ke tegangan power supply yg lebih rendah (mungkin sebagai percobaan awal), yang perlu diganti hanya R13. Cara memodifikasinya, simulasikan agar arus DC pada R13 sebesar 2,5mA pada tegangan power suplly tersebut.


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - farhancellular - 12-07-2014

(12-07-2014, 09:32 PM)gantex Wrote: sementara akang cek posisi LED apa udah bener, lainnya ntar saya cek lagi kang :-)
okay sipp kang...makasih udah bantu benerin...hihihi
(12-07-2014, 09:38 PM)bimo_tok Wrote: Ground input dan ground feedback jadi satu lalu dihubungkan dengan resistor yang nilainya 0-10 Ohm. Ini penting agar S/N ratio nya tinggi.

Untuk jalur tegangan power supply ke kolektor transistor final kurang luas. Ini amplifier daya tinggi, pada jalur tersebut arus puncaknya bisa sampai 30A. Jalur tembaganya bisa sangat panas. Jika tidak bisa terlalu luas, pada jalur tersebut harus dilapisi timah.

Kedua transistor2 LTP harus dipasang berhadap2an, lalu badannya diberi pasta pendingin, ditempel dan ikat (thermally coupled). Ini agar suhu kedua transistor LTP selalu sama, sehingga jika ada perubahan suhu DC offsetnya relatif tetap.

waaah,kalau yg punya gawe udah turun gunung jadi lebih mantab reviewnya,,,makasih kang @bimo_tok ...untuk transistor LTP apakah harus di perlakukan sama untuk mengindari perubahan DCO pada rangkaian power amplifier lain kang?


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 12-07-2014

(12-07-2014, 09:49 PM)farhancellular Wrote: transistor LTP apakah harus di perlakukan sama untuk mengindari perubahan DCO pada rangkaian power amplifier lain kang?

transistor LTP atau penguat diferensial adalah Q1 dan Q2, juga Q5 dan Q6. Jadi kedua pasang transistor tersebut dipasang berhadap2an dengan bodinya salaing menempel

R44 adalah trimpot yang nilainya 200 Ohm. Kalau saya suka pakai trimpot jenis multiturn, pengaturannya bisa halus.


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 12-07-2014

berhadapan "muka ketemu muka atau belakang ketemu belakang" atau baris kang "muka ketemu belakang atau belakang ketemu muka" :-D

nah ini koreksi berikutnya monggo terutama dicek dan disamakan dengan nilai pada skema dan usahakan jalur ke TR LTP sependek mungkin :bd


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 12-07-2014

(12-07-2014, 10:43 PM)gantex Wrote: berhadapan "muka ketemu muka atau belakang ketemu belakang" atau baris kang "muka ketemu belakang atau belakang ketemu muka" :-D

nah ini koreksi berikutnya monggo terutama dicek dan disamakan dengan nilai pada skema dan usahakan jalur ke TR LTP sependek mungkin :bd

muka ketemu muka, karena permukaannya lebih luas dan gampang ditempel satu dgn yg lainnya


Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 12-07-2014

ok kang :bd ,nah dari review kang bimo perbandingan yiroshi cascode setara atau diatas apa kang ? selama pengalaman akang simulasikan bermacam amp.


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 13-07-2014

(12-07-2014, 11:18 PM)gantex Wrote: ok kang :bd ,nah dari review kang bimo perbandingan yiroshi cascode setara atau diatas apa kang ? selama pengalaman akang simulasikan bermacam amp.

Kalau dengan tegangan power supply lebih rendah, lalu arus bias diatur optimal kelas AB, setara dengan amplifier untuk home audio lainnya. Bukan yang terbaik karena masih bisa dioptimalkan, tapi cukup baik untuk rangkaian yang simple.

Jaman dulu topologi ini cukup terkenal (selain aslinya yaitu Leach Amplifier) yaitu crescendo yang memakai lateral mosfet sebagai outputnya.

Untuk amplifier PA atau audio pro, topologi ini juga banyak dipakai karena cukup mudah untuk mendapatkan slew rate yang tinggi. Contoh rancangannya banyak dimuat di buku Randy Slone "High-Power Audio Amplifier Construction Manual".

Untuk Yiroshi yang asli rancangannya agak nanggung. Arus biasnya diatur jadi kelas B agar efisien, tapi tidak memakai proteksi V/I limiter untuk transistor finalnya. Kalau menurut saya proteksi V/I limiter wajib untuk aplikasi PA. Silakan kalau ada yang mau nambahin rangkaian proteksinya.


RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - farhancellular - 13-07-2014

kang @bimo_tok saja yang sekalian nambahin proteksinya,biar sekalian saya belajar buat layoutnya kang...mumpung ada pakar2 PA yg selalu online nih...untuk skema yg sampean modif ini maksimal suplly berapa VDC kang??