![]() |
|
YIROHA [Yiroshi Class H] - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: YIROHA [Yiroshi Class H] (/showthread.php?tid=12365) Pages:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
|
RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 24-07-2014 (24-07-2014, 09:55 AM)Budiyanto Wrote: Ow kalau tr palsu saya gak tau kang harga sih cuman 20k perpasang, :-D ciri ciri asli dan palsu gimana kang bimo Ngga tahu ciri2nya. Semiconductor seperti transistor dan IC banyak yang dipalsu atau ditiru. Sebagain besar karakteristiknya sangat mendekati aslinya, namun umumnya rating maksimumnya tidak sama dengan aslinya. Makanya bisa jual jauh lebih murah. Harga 2SC5200 (Thosiba) di digikey.com 3 dollar Amerika 1 biji. Toshiba sudah ngga memproduksinya lagi dan diganti dengan 2SC5200N yang harganya 2,25 dollar Amerika 1 bijinya. Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 24-07-2014 :-D yah sih kang, udah coba bias diturunin ? wah kalo finalnya asli atau tidak saya rasa ngak gitu ngaruh kang, persepsi saya kalo palsu, final langsung jebol :-D . coba saat klip b final dapat berapa volt ? RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 24-07-2014 (24-07-2014, 07:27 PM)gantex Wrote: :-D yah sih kang, udah coba bias diturunin ? Dia bilang resistor emitor transistor finalnya ngga ada tegangannya. Jadi ini murni kelas B. Kalau tegangan biasnya diturunin lagi cacat crossovernya jadi tambah besar. Semiconductor palsu/tiruan belum tentu kualitasnya sangat jelek, kecuali tujuannya untuk menipu. Pabrik semiconductor engineernya ngga bodo2 amat. Dia bisa membuat tiruan berdasarkan datasheet dari suatu transistor dan IC. Ini saya alami sendiri sewaktu masih jadi engineer suatu produk elektronik. Departemen Engineering tempat saya bekerja ingin melakukan "cost down". Kami meminta pabrik semiconductor dari Taiwan membuat IC driver fluorescence display dan keypad yang semula buatan Panasonic. Kami hanya memberi datasheet IC tersebut dan tentu saja minta harga murah. Pabrik dari Taiwan menyanggupi. Setelah jadi, dicoba pada produk kami. Ternyata semua fungsi berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ketika sampai di Quality Control, harus menjalani test "spark", yaitu tombol2 dari plastik dan bagian2 depan dari produk tersebut yang terbuat dari plastik disetrum dengan tegangan 10kV untuk mensimulasikan sambaran petir. Hasilnya, hampir semua IC produksi pabrik Taiwan mati. Lalu test diturunkan dengan tegangan 5kV. Lumayan hanya beberapa yang mati. Akhirnya spesifikasinya yang diturunkan, kan namanya juga "cost down" :-D Komponen yang populer sering dibuat oleh beberapa pabrik. Misalnya NE5532 ada yang dari SYMicro, Signetic, Philips. Lalu 2SC5200 yang aslinya buatan Toshiba, Fairchild Semiconductor bikin, STMicro bikin. Mungkin pabrik Cina dan Taiwan juga bikin. Yang memalsu biasanya orang glodok dengan mengganti sablonan dari transistor jenis lain. Terakhir beli resistor 1%, yang punya toko bilang adanya resistor 1% celupan. Katanya resistor 5% yang diganti warnanya saja, jadi harganya sama yaitu 50 rupiah. :xx Kalau seperti ini namanya menipu. Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 24-07-2014 iya juga sih kang, cm yg bikin heran, bias segitu ko tidak ada tegangan di final, dan kok ya bisa panas banget. apa panas ini terjadi saat klip di HV nya :-? yah.. emang sih kang, tp mungkin hanya sekian persen saja :-D ,tp yg paling sering ditemuin adalah berupa resistor yg berubah warna pada badanya :-D RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 24-07-2014 (24-07-2014, 09:26 PM)gantex Wrote: iya juga sih kang, cm yg bikin heran, bias segitu ko tidak ada tegangan di final, dan kok ya bisa panas banget. apa panas ini terjadi saat klip di HV nya :-? Kita percaya saja sama yang ngukur dan yang menjelaskan masalahnya. Mungkin saja bisa terjadi kesalahpahaman. Misalnya, cara ngukurnya yang salah. Atau cara menjelaskannya yang salah. Atau kita salah mengartikan penjelasannya :-D Cara mengukur arus bias: "https://anistardi.files.wordpress.com/2014/07/emitter_follower-push-pull1.png" Artikelnya: "http://anistardi.wordpress.com/2014/07/06/mengatur-arus-bias-pada-amplifier-kelas-ab/" Umumnya amplifier untuk PA arus biasnya kecil sekali / kurang dari optimal karena lebih mementingkan efisiensi. Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 24-07-2014 :bd tinggal nunggu exsekusinya :-D oy kang, setelah diperhatikan yiro cascode sama crest dan m10 ngak beda jauh to :-? cuma kalo voltase sudah lebih dari 100v THD nambah :-D RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - farhancellular - 24-07-2014 (20-07-2014, 05:53 PM)gantex Wrote: apa sudah dicetak kang :-Dbaru selesai edit layoutnya kang,maklum mau lebaran nih...di sibukkan dengan persiapan stok pulsa buat lebaran...hehehe ntar habis lebaran mngkin baru bisa cetak,kebetulan baru dapat amunisi trafo 20Amp CT50 volt merk EXCEL :bd klo udah cetak+pasang komponen saya upload gambar and reviewnya deh ^ ^
RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - Budiyanto - 24-07-2014 Bias aku ukur di pre driver ya kang bukan di driver nya, bias 2,8 b to b, saya ukur r emitor tr final antara pnp dan npn gak ada tanda tanda ada tegangan antara dc maupun ac kang, kalau salah caranya ngukur kesalahan di mana ya kang, r emitor final 0,22 ohm 5w dan r basis final 1k8 2w, mohon di lurus kan kalau salah kang. RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 25-07-2014 (24-07-2014, 11:30 PM)farhancellular Wrote: baru selesai edit layoutnya kang,maklum mau lebaran nih...di sibukkan dengan persiapan stok pulsa buat lebaran...hehehe :bd santai aja kang, dahulukan yg penting dulu, karena tergesa - gesa juga tidak baik :-D (24-07-2014, 11:42 PM)Budiyanto Wrote: Bias aku ukur di pre driver ya kang bukan di driver nya, bias 2,8 b to b, saya ukur r emitor tr final antara pnp dan npn gak ada tanda tanda ada tegangan antara dc maupun ac kang, kalau salah caranya ngukur kesalahan di mana ya kang, r emitor final 0,22 ohm 5w dan r basis final 1k8 2w, mohon di lurus kan kalau salah kang. saya rasa bias segitu sudah cukup, tapi belum tentu arus di final cukup. kang bimo sudah kasih gambar pengukurannya kang, ukurnya antara re final, jadi pnp sendiri npn sendiri bukan antara emittor pnp dan npn :-) RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - Budiyanto - 25-07-2014 Kang @gantex apa kalau bias kurang tr final kalau di bebani berat tr final cepet panas ya kang, emang sih kang, waktu di bebani 3 speaker listrik pln drop nya banyak banget dari 220 sampai drop 190vac pln, sampai sampai h volt gak bisa nyala lampunya kang, apa bias kurang ya kang.. Kang @gantex apa kalau bias kurang tr final kalau di bebani berat tr final cepet panas ya kang, emang sih kang, waktu di bebani 3 speaker listrik pln drop nya banyak banget dari 220 sampai drop 190vac pln, sampai sampai h volt gak bisa nyala lampunya kang, apa bias kurang ya kang.. Kang @gantex apa kalau bias kurang tr final kalau di bebani berat tr final cepet panas ya kang, emang sih kang, waktu di bebani 3 speaker listrik pln drop nya banyak banget dari 220 sampai drop 190vac pln, sampai sampai h volt gak bisa nyala lampunya kang, apa bias kurang ya kang.. |