![]() |
|
OCL 150 TEF - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Skema & Layout PCB (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=60) +--- Thread: OCL 150 TEF (/showthread.php?tid=13778) |
RE: OCL 150 TEF - bimo_tok - 17-02-2014 (15-02-2014, 07:11 PM)Edi-Jajarwayang Wrote: Terima kasih masukkannya kang @bimo_tok, sepertinya aku mesti belajar banyak lagi, ocl yg kemarin tak kasih supply 70vdc, brrti mungkin banyak cacatnya kalu dilihat pake osiloskop kali yaa? Kalau pakai osiloskop cacat 1% belum kelihatan. Kalau memakai supply >= +-42VDC sangat disarankan memakai sumber arus sebagai beban VAS (kecuali VAS nya simetri). Kalau memakai supply >= +-70VDC disarankan input LTP di kaskade (cascode) dan output memakai triple emitter follower. Namun semuanya itu tergantung dari perancangnya masing-masing. Kadang-kadang ada yg mengejar harga murah dan disain yang sederhana dengan mengorbankan kualitas. Ada juga yang mengejar kualitas sehingga jadi mahal dan disainnya kompleks. Ada juga yang di antara kedua hal itu ;-) Kalau prinsip disain saya adalah menghasilkan perfoma/harga yang setingi-tingginya. RE: OCL 150 TEF - yansen - 17-02-2014 ijin nyimak,,,, RE: OCL 150 TEF - roy umam - 17-02-2014 ikut nyimak di bawah kang @yansen.... RE: OCL 150 TEF - Imhdin - 17-02-2014 Mungkin bisa intip skema apex ax11 mas @Edi-jajarwayang , bagian input mirip ocl150. Mungkin bisa jadi refrensi RE: OCL 150 TEF - Edi-Jajarwayang - 18-02-2014 (17-02-2014, 07:17 PM)Imhdin Wrote: Mungkin bisa intip skema apex ax11 mas @Edi-jajarwayang , bagian input mirip ocl150. Mungkin bisa jadi refrensi oke mas, bisa jadi referensi untuk desain berikutnya. .. (17-02-2014, 11:50 AM)bimo_tok Wrote: Kalau pakai osiloskop cacat 1% belum kelihatan. kang @bimo_tok, ada contoh skema yg input LTP di kaskade (cascode) dan output memakai triple emitter follower, biar bisa jadi acuan belajar, pinginnya biar bisa memaksimalkan desain yang sederhana. .., RE: OCL 150 TEF - nafiri - 18-02-2014 Wah.. mas @bimo_tok bisa aja. Saya masih belajar juga mas
RE: OCL 150 TEF - peppie - 18-02-2014 ngikut belajar kang, kalau pake input balance hasilnya gimana ya ? RE: OCL 150 TEF - Edi-Jajarwayang - 18-02-2014 (18-02-2014, 10:09 AM)peppie Wrote: ngikut belajar kang, kalau pake input balance hasilnya gimana ya ? cocok kang, itu punyaku udah tak pake input balance. . . RE: OCL 150 TEF - Imhdin - 18-02-2014 Contoh cascode mungkin AX20 RE: OCL 150 TEF - bimo_tok - 19-02-2014 (18-02-2014, 08:50 AM)Edi-Jajarwayang Wrote: oke mas, bisa jadi referensi untuk desain berikutnya. .. Contohnya: e-amp disain dari Bonsai member dari diyaudio.com, tapi hanya dimuat di websitenya dia bukan di diyaudio.com. Ada juga TT-triple disain dari Dadod member dari diyaudio.com, disainnya bisa dilihat di diyaudio.com, namun transistor outputnya memakai thermaltrack NJL3281 (ada dioda di dalamnya). Ngga tahu dijual di sini atau ngga. Saya sendiri sudah membuat modul triple emitter follower dan sudah saya test. Sebentar lagi kang @nafiri juga akan menyelesaikan modul triple followernya. Enak kalau output dan input dijadikan modular. Bisa bereksperimen lebih mudah. Biasanya output kan mahal, nah kita bisa coba2 macam2 disain input pada modul output yang sama. (18-02-2014, 10:09 AM)peppie Wrote: ngikut belajar kang, kalau pake input balance hasilnya gimana ya ? Kalau sinyal input balance digunakan untuk audio-pro atau PA untuk mencegah noise common mode dan mencegah ground loop. Biasanya lingkungan penggunaan audio-pro atau PA kan banyak noise (motor listrik, dll) juga memakai kabel panjang2 sehingga mudah terinterferensi dengan sumber2 noise jika tidak memakai sinyal yg balance. Untuk home, balance input ngga diperlukan dan umumnya rangkaian balance input, S/N ratio nya lebih rendah daripada rangkaian single ended. Jadi jika tidak diperlukan ngga usah memakai input balance. Ada baiknya juga inputnya bisa di switch, jadi bisa pakai balance atau single ended. Setelah mensimulasikan macam2 ampli, saya berkesimpulan bahwa hanya VAS yang simetri yang bisa menghasilkan slew rate yang simetri. Douglas Self juga kesulitan membuat slew rate simetri di amplifier Blameless nya. VAS simetri untuk voltage feedback amplifier (VFA) pertama kali didisain oleh prof. Leach dan dikenal sebagai Leach amplifier. Sedangkan semua current feedback amplifier (CFA) memakai VAS yang simetri. |