![]() |
|
YIROHA [Yiroshi Class H] - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: YIROHA [Yiroshi Class H] (/showthread.php?tid=12365) Pages:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
|
Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - Budiyanto - 07-08-2014 Kang @bimo_tok berararti paling tepat ukur bias seperti apa ya Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 07-08-2014 :-D di R 5 watt kang he.. RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 07-08-2014 (07-08-2014, 10:45 AM)gantex Wrote: :-D di R 5 watt kang he.. Yoi. Definisi kelas B adalah transistor final total arus emitornya nol saat tidak ada sinyal. Sedangkan definisi kelas A adalah transistor final total arus emitornya sama dengan arus puncak pada daya maksimum, saat tidak ada sinyal. (Saya sebut total karena ada kemungkinan transistor finalnya diparalel. Jadi total di sini adalah jumlah arus emitor tiap2 transistor finalnya). Arus emitor diantara itu dinamakan kelas AB. Pada kelas AB ada suatu nilai arus emitor yang menyebabkan cacat crossovernya paling kecil (khusus transistor final yang memakai transistor bipolar). Oleh Douglas Self ini dinamakan "optimum kelas B". Hanya sekedar info :-D Perancang amplifier bebas memilih besarnya arus emitor pada transistor finalnya dengan segala konsekuensinya ;-) Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - Budiyanto - 07-08-2014 Ow begitu ya kang, apa bias itu tergantung rangkaianya, apa di set keinginan perakitnya, contoh pa kelas B apakah bisa di set bias ke kelas A/AB ya kang, maklum kang blm pahan rumusnya set bias lewat emitor :-D Kalau over bias contonya kayak apa kang.. Kalau over bias contonya kayak apa kang.. RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 07-08-2014 (07-08-2014, 11:51 AM)Budiyanto Wrote: Ow begitu ya kang, apa bias itu tergantung rangkaianya, apa di set keinginan perakitnya, Setting arus bias tergantung perancangnya. Kalau di setting kelas B hasilnya cacat crossover jadi tinggi tapi lebih efisien. Perancang ampli kelas B juga ngga perlu memikirkan kestabilan arus bias terhadap suhu, karena arus biasnya nol atau kecil sekali. Tegangan VBE pada transistor bipolar (juga tegangan maju dioda) memiliki koefisien suhu sebesar -2,2mV/derajat celsius. Artinya jika suhu naik 1 derajat, tegangan VBE nya turun 2,2mV. Tegangan VBE turun menyebabkan arus emitornya naik (karena tegangan bias VBE tetap). Jadi makin panas arus biasnya makin tinggi. Agar arus bias stabil terhadap suhu, maka tegangan bias VBE harus memiliki koefisien suhu yang sama dan suhunya juga harus sama dengan suhu transistor yang dikendalikan arus biasnya. Makanya pada kelas AB dan kelas A, transistor yg berfungsi untuk memberikan tegangan bias (VBE multiplier) dipasang pada pendingin transistor final (untuk konfigurasi emitor follower) atau pada pendingin transistor driver (untuk konfigurasi CFP). Over bias, maksudnya arus biasnya melebihi arus bias optimum (saat cacat crossover paling rendah). Pada transistor bipolar akan terjadi gm doubling. Gm = transkonduktansi = perbedaan arus keluaran dibagi dengan perbedaan tegangan masukan = delta I ouput / delta V input. Gm doubling = transkonduktansi menjadi 2x pada daerah crossover. Jadi ampli kelas B bisa diset ke kelas AB atau kelas A, asal memperhatikan kestabilan arus bias terhadap suhu. Simulasi pengaruh suhu terhadap arus kolektor/emitor: Hasil simulasi dari suhu 20 derajat sampai 60 derajat: Arus emitor naik jika suhunya naik. Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - Budiyanto - 07-08-2014 Trimakasih kang bimo, aku coba memahaminya :-D tambah ilmu lagi.. Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 08-08-2014 :-D semoga tidak bingung kang budiyanto :-) sebenarnya ini sudah pernah diperdebadkan coba baca mulai dari halaman 3. RE: YIROHA [Yiroshi Class H] - bimo_tok - 08-08-2014 (08-08-2014, 10:11 AM)gantex Wrote: :-D semoga tidak bingung kang budiyanto :-) iya, kang... tapi kalau sudah menjadi tradisi sulit untuk diubah seringkali otak setuju dengan ilmu pengetahuan, tapi hati ngga setuju ;-) Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - gantex - 08-08-2014 He.. Maka dari itu kang, saya jg kadang bingung, saya saranin ngukur di R 5w malah pada suka yg ngukur di b TR. Hihi.. Yah.. Ngikut aja kang yg penting tidak melupakan pedoman yg sebenarnya kalo sebenarnya ngukur bias itu yaa.. di R 5w :-D Balasan: YIROHA [Yiroshi Class H] - rafi - 12-08-2014 yorisi ku pakek 2set final enak baasnya, tp klw ditambah finalnya jadi 6set bassnya kok hambar,mohon solusinya |