![]() |
|
Cara Merancang Amplifier - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Cara Merancang Amplifier (/showthread.php?tid=14381) |
RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 24-05-2015 Banyak sekali yang belum paham tentang THD, gimana cara jelasinnya secara gampang? Kebanyakan orang, bahkan yang mengaku pintar modifikasi amplifier saja masih menganggap amplifier tidak ada cacatnya :-D Orang awam kebanyakan hanya paham tentang frekuensi respon. Tolong dibantu menjelaskan dengan sedikit mungkin menyinggung soal teknis... ~x( Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 24-05-2015 aduh susah juga kang, mau mulai darimana, mungkin sebagai dasar bisa lihat di wiki "http://en.wikipedia.org/wiki/Total_harmonic_distortion" , cuma yg saya sangsi, apa semua paham, seperti yg kang bimo bilang, pernah saya jelaskan secara gamblang, tetap tidak ada respon juga kang, malah akhirnya muter - muter, jadi kalau menurut saya, pemikiran mereka seperti ini, selama amplifier menghasilkan suara bagus, berarti tidak terjadi cacat / THD, akan terjadi cacat, pada kondisi apapun dengan ditandai suara prek.. prek.. ,selain itu it's ok )
RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 25-05-2015 Saya sudah bikin artikelnya tapi hanya sedikit orang yang memahaminya. Soalnya banyak yang nanya ke saya... Bukan hanya penggemar audio pro dengan kit2 yg "ngga jelas", tapi juga penggemar home audio kelas mahal juga masih sulit mengerti apa itu THD. Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 25-05-2015 kenapa bisa seperti itu ? bisa kasih linknya kang, siapa tahu saya bisa translate ke bahasa yg mudah dipahami. RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 25-05-2015 (25-05-2015, 12:13 AM)gantex Wrote: kenapa bisa seperti itu ? bisa kasih linknya kang, siapa tahu saya bisa translate ke bahasa yg mudah dipahami. "https://anistardi.wordpress.com/2014/10/11/warna-suara-dan-cacat-harmonik-pada-audio-amplifier/" Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 25-05-2015 THD (Total harmonik distorsion) atau dengan kata lain jumlah keseluruhan cacat harmonik. a. Kenapa cacat harmonik ? , karena semua berawal dari sini. b. Kalau berawal dari cacat harmonik, apa cacat harmonik itu ? Cacat harmonik adalah beberapa frekuensi kelipatan dari awal / dasarnya, semisal frekuensi dasarnya adalah 1 kHz, maka frekuensi kedua adalah 2 kHz, frekuensi ketiga adalah 3 kHz, dan seterusnya. Jika ada sinyal sinus murni yang melewati suatu komponen atau rangkaian, akan menghasilkan frekuensi-frekuensi harmonik, karena adanya beberapa faktor maka sinyal input (frekuensi harmonik) banyak atau sedikit berbeda pada outputnya, dan ini disebut cacat harmonik, dari keseluruhan itu maka didapat atau dijumlahkan sehinga disebut dengan THD. THD pada amplifier akan merubah warna suara / hasil suara yg dihasilkan atau dikeluarkan jika THDnya cukup besar. THD pada suatu amplifier nilainya berubah jika daya dan frekuensinya berubah pada beban yang sama. THD makin besar jika bebannya makin kecil. THD memang bukan satu-satunya spesifikasi yang menggambarkan kualitas dari amplifier. Namun THD penting sebagai panduan dalam merancang amplifier. Pengertian THD ini sulit dipahami oleh banyak orang, bahkan orang yang merancang amplifier dan menjualnya. Umumnya orang beranggapan bahwa amplifier tidak memiliki cacat. Sinyal masukan akan dikuatkan secara sempurna sehingga bentuk sinyal keluaran akan sama persis dengan sinyal masukan. semoga ini lebih bisa dipahami, mohon maaf jika ada salah kata :-) Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 28-05-2015 Akhirnya project GTX HIPO sukses :-D ,uji test sementara dengan supply 70V cling, tanpa hum, tanpa jeduk clear, tanpa noise, transparent, saat klipping vol max tidak keliatan klipping, suara masih tetap mulus, saat start tidak ada tanda2 kehidupan, mantaf :bd RE: Cara Merancang Amplifier - bimo_tok - 28-05-2015 (28-05-2015, 05:35 PM)gantex Wrote: Akhirnya project GTX HIPO sukses :-D ,uji test sementara dengan supply 70V cling, tanpa hum, tanpa jeduk clear, tanpa noise, transparent, saat klipping vol max tidak keliatan klipping, suara masih tetap mulus, saat start tidak ada tanda2 kehidupan, mantaf :bd Cek jalurnya atau nilai komponennya. Kalau sudah OK, bandingkan tegangan DC nya dengan hasil simulasi. Pada Perkutut amplifier, LED merah ternyata ada 2 macam. Yg pertama tegangan majunya 1,7V dan yang kedua 1,56V. Yang 1,7V bikin DC Offsetnya tinggi. Yang 1,56V sesuai dengan hasil simulasi. Balasan: Cara Merancang Amplifier - gantex - 29-05-2015 nilai komponen sudah sesuai dengan yg ada, untuk DCO sebenarnya sudah cukup kecil karena dengan multi analog hampir tidak kelihatan, coba nanti dengan multi digital :-D sempat dibuat bingung, karena ada kesalahan penempatan komponen TR pada VAS, yg harusnya 2N5401 terpasang 2N5551 untungnya saat itu saya cek dengan tegangan minimum untuk start dioda zener saja di 33v, akibat kesalahan pemasangan DCO melonjak, keslahan pemasangan mungkin karena kecapean kang, jadi gitu :-) . setelah itu yg ke 2 ada gejala aneh, kenapa LED nyala redup sekali, dan input tidak kerja, setelah cek and ricek, Layout di IPS ada kesalahan Re 2N pada VAS yg harusnya lari ke + dan - lari ke ground, alhasil teganga 33v drop ke 11v, cape deh ) ,tapi akhirnya work juga.untuk LED saya menggunakan 2x LED biru bening kang kalau hanya 1x DCO bisa melonjak :-D ,untuk test sementara, nilai pengukuran tidak beda jauh dengan hasil simulasi, tapi nanti saya cek lebih detail lagi pada titik - titik rawan, untuk memastikan benar - benar aman :-D Balasan: Cara Merancang Amplifier - fiqiew - 29-05-2015 Selamat...ya Kang...:-) Pefotoannya man...na....... |