- papane_tasya - 26-08-2010
Pembuka Topik: Ramsey
Ramsey Wrote:Satu modul power amp dgn judul Blazer ada yg tertera 300W, 400W,1000W,dst sedangkan rangkaian komponen yg digunakan hampir memiliki kesamaan, misal jumlah output transistor saja yang berbeda jumlahnya.
Apakah modul Blazer 1.000W akan lebih besar keluarannya dibandingkan dgn modul 400W bila diberi tegangan voltase dan arus ampere yg sama?
Mohon komentar dari rekan2 SF sekalian?
Berikut tanggapan/komentar dari solfers dan moderator...
[spoiler]gwendy Wrote:menurut saya pak transistor diparalel untuk meningkatkan kapasitas arus output kit blazer di pasaran mengklaim kitnya bisa 300,400, dst pada tegangan 70VCD ini bisa benar bila disertai dengan berapa ohm beban yang akan digunakan transistor diparalel untuk menangani beban yang rendah misalnya 4, 2 atau 1 ohm dengan memperhitungkan rangkaian / komponen penunjangnya ( driver dsb.)
modul X10 (1000watt) bisa lebih besar outputnya dari modul 400W klu beban ada di 4ohm atau 2 ohm klu 8 ohm tdk akan lebih dari 285 watt bahkat kit boom sonic (16 TR ) hasilnya akan sama pada voltage yang sama dan berapapun amper trafonya
Ramsey Wrote:gwendy: bahkat kit boom sonic (16 TR ) hasilnya akan sama pada voltage yang sama dan berapapun amper trafonya
Kenapa bisa begitu mas gwendy, bukankah rumus Power adalah:
watts = volts x amperes
kira2 bisa dijelaskan lebih detail berikut hitung2annya?
haris Wrote:Kalo di tingkat driver tidak ada perubahan menurut saya sih tidak akan ada perubahan di output. yang terjadi adalah pembagian beban transistor ke transistor tambahanya.
ibarat mobil truk beroda 10. kalo mesin hanya bisa mengangkut 5 on dengan roda 4 dibelakang sama aja kemampuannya dengan roda 10. hanya saja beban roda belakang jadi sedikit lebih ringan karena roda tambahannya.
jadi tidak bisa naik power dengan hanya menambah transistor akhitnya. :damai:
sue Wrote:Mas ramsey, ngitung daya keluaran PA ga sama dengan ngitung daya biasa. masih ada parameter2 lain, misalnya impedance bebannya.
mas haris, kayaknya kalo tr final di paralel akan kebagian arus sama aja mau di depan atw belakang, soalnya ada emitor resistor yg membagi arus kurang lebih sama besar antara satu final tr dan final tr yg lain.
gwendy Wrote:@ ramsey watt memang hitungannya gitu pak but untuk PA ngukur watt output ya di output juga jadi klu mau coba pasang aja ampermeter dan volt meter AC di ouput PA dalam keadaan speaker terpasang tapi, klu tidak ada ampere meter cukup dengan volt meter AC rumusnya P=Vpangkat2/R dimana V = tegangan rms yang keluar saat ada beban dan R adalah impedansi speaker untuk postingan saya di atas saya ambil 8 ohm klu 4 atau 2 ohm tentu baru berbeda hasilnya pembahasan di Menghitung Konsumsi Daya Penguat Kelas B/AB menurut saya sdh sangat rill dan semua pakar pembuat ampli built up pasti menggunakan perhitungan ini, inipun masih diatas kertas karena kenyataan transistor di pasaran kondisinya berbeda dengan pesan langsung ke pabrik tegangan saturasi ( Vsat) TR sanken = 2V tapi apakah ini mungkin tercapai dalam praktek ?
lagi lagi menurut saya tidak. jadi sia sia kita punya kit blazer 1000 klu hanya diberi beban 8ohm.
raveizal Wrote:Mantap penjelasan...kang gwendy...dan kang haris....tambah wawasan.....banyak aku lihat power rakitan...pake jengkolan sampe 12 buah (mono) stereo 24 buah tipe MJ15022 seluruhnya...kata yang jual "tendangannya lebih mantap"....dibandignkan dengan kalo hanya pake tr 6 buah (mono)....Apa kayak itu..yaa... mohon pencerahan... :shock:
gwendy Wrote:rave kit beli kit itu mesti liaht berapa voltage suply maksimumnya dari sini kita bisa tahukan ouptnya berapa
info untuk kit yang menurut saya bagus ada di Power Amp Kits by AmpsLab sayang jualnya di negeri seberang
haris Wrote:iya kalo cuma sal paralel aja yng terjadi adalah pembagian beban kerja ke tr akhir.
kalo mau naik an power ya musti tersedia dulu daya dari trafonya V x I berapa? trus berapa arus yang harus diberikan kepada semua tr akhir supaya bisa fulpower kerjanya.
memang hitungan power secara fisiknya sih power tran sistor kita kali kan berapa jumpalhnya ?= n watt
tapi itu tadi dia bisa keluar tenaga full kalo dorongan basis terpenuhi dan daya trafo juga tersedia.
mudah2an paham nihhh :D
gwendy Wrote:setuju pak basis TR final memerlukan arus dari tr driver yang cukup supaya bekerja optimal klu tr finalnya kebanyakan, trus yang dorong gak dirubah wah bisa bisa outputnya malah ngedrop :D
raveizal Wrote:Oooooo...oh gitu yaa..... jangan-jangan power FET yang aku rakit..gitu yaa.....diskema jumlah final FET 12 buah (mono) dengan +/-95 Vdc, baru aku coba dengan =/-44 vdc, suaranya kog "aneh' jangan2 bener tuh...outputnya ngedrop....
jefri.ledder Wrote:Wah.. penjelasan Bang gwendy emang muantaap... btw aku mau tanya di kit blazerku yg 2x250 watt tertulis juga CT 42V AC, maksudnya apa tuh.???
raveizal Wrote:dikit...ikut...jawab..CT 42vAC artinya memakai tap sekunder dari travo sebesar 42 V ac setelah melalui dioda+elko tinggal dikali 42 x 1,414 = 59,38vDC (kalo nggak salah hitungannya gitu)...jadi pake DC +/-59 v (dikurangi loss dc)... :study: ;-)
gwendy Wrote:@ jefri. ledder rave sdh betul jadi tegangan DC yang terukur pada elko sebelum ada beban ( power standby/ blm ada musik )
indra_co_maniz Wrote:@gwendy : saya sudah pernah baca pembahasan di Menghitung Konsumsi Daya Penguat Kelas B/AB tapi kok ga ada bahasan mengenai jumlah out transistor, mungkin pertanyaan rekan-rekan SF seberapa banyak transistor yang mesti dipasang agar hasilnya optimum ?, kalau dengan cara pararel tidak memberikan perubahan tetapi di power built-up melakukan pemararelan transistor tersebut, mungkin bisa di jelaskan dengan sederhana :)
@haris :
Quote:kalo mau naik an power ya musti tersedia dulu daya dari trafonya V x I berapa? trus berapa arus yang harus diberikan kepada semua tr akhir supaya bisa fulpower kerjanya.
dari posting tersebut, tolong berikan contoh ke Solfer (misal) power blazer atau mungkin yang lainnya dengan kit itu standar sanggup di pararel berapa banyak jika dikemudian hari ingin di perbanyak ?, semoga rekan SF lain menjadi cerah.
@rave : cek desain, kalau ada salah satu point yg berbeda sudah dapat dipastikan hasilnya tidak akan sesuai dengan diinginkan, mengurangi nilai tegangan sama saja seperti kondisi listrik drop maka hasilnya tidak bisa disamakan dengan hasil desain
gwendy Wrote:Postingan diatas mengenai blazer yang tr outnya diparalel bisa menambah daya jika diberi beban impedansi yang lebih rendah dari 8 ohm penambahan TR final tanpa penambahan tegangan suply dan penambahan dorongan dari driver tdk akan berpengaruh bila bebannya sama saja memparalel TR tdk berbeda dengan memparalel AKI 12 volt berapapun klu diparalel tegangan akan tetap 12 V hanya arus yang bertambah tr Final bekerja optimal bila ada arus masuk ke kaki basisnya dari TR driver bila arus TR driver ini hanya mampu mendorong TR final maksimal 2TR lantas dipaksakan memasang lebih dari itu hasilnya jelas tdk optimal Power built up melakukan paralel pada TR Final tetapi diimbangi dengan penambahan Voltage power suply dan TR driver (contoh dekat QSC USA 900 dengan QSC USA 1310 ) Perhitungan pak setiawan diatas atau dimanapun mengenai penguat daya tdak pernah menuliskan jumlah tr, karena yang diukur disini adalah hasil output di penguat tersebut berapapun TR dipasang dan ini tentunya berkaitan dengan impedansi beban, tegangan output dan arus output , sedangkan kita tahu bila beban hanya 8 ohm dan tegangan tetap (70 V untuk blazer ) lantas kita menambah arus suply dengan menambah TR apakah arus yang ditarik beban 8 ohm berubah ? Jawabnya tidak, contoh bila kita memasang bohlam 100 watt ke tegangan PLN yang NCBnya cuma 2A apakah dengan menambah NCB menjadi 4A arus yang ditarik bohlam 100 watt tersebut berubah, tentu tidak Ingat I=V/R jika V dan R tidak berubah apakah I berubah ?
setiap transistor punya kemampuan masing masing untuk dialiri arus pada tegangan tertentu , makin tinggi arus yang mengalir dari kolektor ke emitor maka VCE semakin kecil artinya power suplynya tdk bisa terlalu tinggitegangannya , sedangkan untuk watt besar dengan impedansi yang besar (8 ohm ) kita membutuhkan tegangan yang tinggi . dengan memparalel tr maka pembagian arus bisa dibagi ke masing masing TR jadi arus kolektor kecil tegangan suply bisa ditambah.
tapi satu hal untuk blazer tegangan suply tidak bisa ditambah begitu saja melewati 70VDC ini akibat gain stage yang dirancang hanya mampu untuk tegangan 70VDC, termasuk kemampuan VCE dari TR yang dipaki di sirkuit gain tersebut dan komponen penunjang lainnya
bagi rekan SF supaya dibedakan mana watt RMS ( diukur dengan sinosoidal 1KHz dan THD maks. 1% ) dengan watt MPO (musik power output) ataupun PMPO ( peak output yang diukur dengan toneburst 20 s/d 20KHz THD 10% bahkan lebih jadi saat menulis watt usahakan diberi keterangan apakah RMS, MPO atau PMPO supaya kita tdk salah persepsi mengenai watt ini
indra_co_maniz Wrote:pertanyaannya dibalik sekarang seberapa banyak blazer 400W bisa di pararel ? (jika ada parameter yang kurang silahkan ditambahkan), misal ingin dipasang 3 pasang atau 4 pasang mono.
setahu saya lampu itu beban tetap 100W (PAR halogen) MCB akan turun di 0,5A sedang power beban bergerak jadi tidak akan turun seperti MCB, power 200W tetap akan bisa menggerakan speaker 400 yang bergeser adalah titik clip, bukan menjadi suara kualitasnya suara malah sember ?
jadi gimana nih mas gwedy ? :damai: mewakili mas hartono, daripada dia malah besok nanya ke saya :D
gwendy Wrote:maksudnya paralel TR ? klu blazer 400 kta tahu bahwa Drivernya 2SA940 dan 2SC2073 berapa arus maksimum dari TR ini? datasheet tertera 1.5A ( pada blaser ini maksimum bisa keluar berapa Ampere ) trus berapa amper arus yang mau dikeluarkan di output ? dan berapa hfe TR sanken ? gak usah kita menghitung terlalu banyak arus rms yang harus dikeluarkan di output untuk 400watt 2ohm adalah 14 ampere lebih, P=I kwadrat kali R Voltage suply yang dibutuhkan disini hanya 48VDC
bila sanken mampu mengalirkan arus 5 amper pada tegangan di atas maka perside dari pushpull blaser harus ada 3 TR ( keseluruhan untuk mono 3 set )
pertanyaannya apakah driver mampu menyuplay 3 pasang tr ini? bila HFE sanken adalah 50 maka arus basis yang dibutuhkan pada tiap tr adalah 5A/50 = 100mA dengan catatan kondisi ini TRnya betul betul sesuai datasheet
jadi pada perhitungan di atas bisa saja TR dipasang 6 set bila driver mampu menyuplay arus ke TR final mengingat suplynya hanya 70VDC dan beban maksimum 2ohm, untuk ini blazer dengan tegangan suplay masimum 70 VDC mampu diparalel sampai 4 set TR final
NB. jika kondisi TR dan semua rangkaian dalam keadaan sesuai data sheet maka pada blazer 400w bisa dipasang 4 set TR sanken (8 biji ) dengan output maksimal 800wattRMS 2ohm voltage suply 70VDC
kenyataan di kit blazer sanken hanya mampu mengalirkan arus sekitar 2 A pada 4 ohm jadi untuk blazer dengan sanken 4 set hanya keluar maksimum 500watt rms pada beban 4 ohm voltage suply 70VDC
yang saya maksud diatas dengan ibarat lampu adalah speaker pak, bukan power. yang jadi beban disini kan speaker, dan PLNnya adalah Power amp, apakah speaker wattnya bisa berubah begitu saja ? apakah impedansi speaker bisa berubah ubah pada satu frekwensi saja contoh 1KHz ? ini tdk dimungkinkan
jadi kesimpulan postingan pak ramsey menurut saya menambah TR di blazer akan menambah watt output klu beban speaker juga diperkecil impedansinya dengan memparalel speakernya klu beban tetap di 8 ohm maka watt tidak bertambah :damai:
raveizal Wrote:Tambah gamblang aku membaca postingan para master dan suhu (kang indra dan Kang gwendy dan rekan lainnya.... :study: yang awam...masalah power menjadi tahu....Thanks... ;-)
indra_co_maniz Wrote:tenang mas gwendy space SF masih cukup besar untuk sharing ilmunya :mantap:
a.gimana hitung satu-satu, ada 2 parameter yang belum masuk disana yaitu resistor 1 ohm dan 0,22 ohm, kalau arus yang mengalir cuma 2A disana apakah harus mengeser 0,22 menjadi 0,1 jika diinstal 1 pasang saja ?
b.dan apakah R 1 ohm itu sudah pas secara hanya untuk menahan 1,5A ampere Driver sedangkan input berdasarkan sample perhitungan diatas Hfe membutuhkan 100mA ?
c.lalu kalau hfenya 100, jadi 5A/100 = 50mA parameter apakah yang berubah disana jadinya nanti (mengingat Hfe sanken bisa sampai 180) ?
d.mengenai watt keknya ga berubah tapi sesuai dengan manual yang jadi masalah kalau wattnya itu ga memadai (kejadian yang sering ada di kehidupan sehari2 aja :lol: ) , kalau dengan MCB drop langsung turun tapi kalau power khan ketentuannya masa ingin disamakan dengan MCB juga :) kalau lampu di ibaratkan speaker, dan MCB itu power keknya yang dipararel dijudul itu bagian power atau bagian speaker yah, sekedar nyamain aja dengan judul mas gwendy ?
e.
Quote:apakah impedansi speaker bisa berubah ubah pada satu frekwensi saja contoh 1KHz ? ini tdk dimungkinkan
dari ohm ke Hz ga ada korelasinya ?, ini mbahas yg mana yah :D
f. mungkin maksudnya mas ramsey itu, misal speakernya 750watt satu buah, gimana supaya ketemu dengan blazer yang 800W ;) tanpa menambah kedekatan impedansinya (kalau beli speaker lagi gimana mas ramsey ? :lol: )
gwendy Wrote:saya tdk punya ilmu pak postingan diatas semata mata untuk membeberkan apa yang saya tahu sedikit tentang power amp klu kita mau menghitung parameter harus hitung semua dari awal termasuk gain stagenya, :cpd:
saya sekedar memberikan saran kepada rekan SF untuk tdk terlalu senang dulu dengan embel embel watt besar kasihan kan watt power besar tapi ternyata gak bisa dorong speaker yang watt besar dan untunglah ada rekan SF yang sdh paham maksud saya
saya di SF ini lebih banyak belajar daripada memberi ( masih OON)
e. impedansi berubah berarti tarikan arus berubah watt juga berubah pak lihat kurva impedansi speaker tdk samakan di setiap frekwensi ini termasuk salah satu penyebab mengapa watt rms dengan watt musik berbeda
f . btw ramsey dibridge aja klu tambah suply TR jebol
indra_co_maniz Wrote:hee.. gp mas gwendy disini juga kita semua masih pada belajar kok :D don't worry be happy aja...
e. impedansi berubah berarti tarikan arus berubah watt juga berubah << sip yang ini cocok ;)
Quote:lihat kurva impedansi speaker tdk samakan di setiap frekwensi ini termasuk salah satu penyebab mengapa watt rms dengan watt musik berbeda
wah kalau ada yang menghubungkan 4 ohm speaker mobil gimana jawabnya nih yah :) tapi gpp..
f. sepengetahuan saya kalau tambah tegangan memang jebol, secara elektrical charakteristiknya di desain 1/4 dari tegangan totalnya, jadi yang di tambah arusnya saja, jadi tugas TR out hanya menambah arus saja
keknya juga saya belum melihat ada yg di singgung disini, btw dikit lagi juga mau puasa saling memaafkan kali yah :D
saya ada cara menghitung yang lebih cepat mas gwendy, cuma ada limitasinya (ini berdasarkan ilmu contekan aja, saya juga ga tahu benar atau salah, tetapi kalau saya korelasikan dengan built-up angkanya cukup cocok :lol: )...
btw punya semua khan datasheet tentang komponen yg ada di blazer ?
Ramsey Wrote:Mantabh... banyak bgt input-an ilmunya buat referensi pribadi... :bravo:
Lanjuts...
indra_co_maniz Wrote:wah ternyata ga ada yg ngelanjutin yah :mikir: ya sdh saya tambahin deh... kang gwendy blm ada masukan, mungkin beliau lagi sibuk kali yah banyak job :ngakak:
idealnya sebuah driver harus mampu memberikan arus yang sesuai dengan input transistor out ( kalau belum berubah, aturan fisikanya arus yang masuk sama dengan arus yang keluar :) )
pertama di cek dulu driver yang digunakan, misal menggunakan A940 seperti yang kang gwendy utarakan di atas :
![[Image: 940s.jpg]](http://img232.imageshack.us/img232/8342/940s.jpg)
digambar terukir Collector Currentnya 3A dan countinuesnya 1,5A ambil kondisi maksimumnya 3A, berikutnya gunakan Transistor Toshiba sebagai penguat akhirnya :
![[Image: 2sc5200mini.jpg]](http://img268.imageshack.us/img268/6534/2sc5200mini.jpg)
digambar terukir Base Current (Ib) 1,5A nah dari out A940 diatas tinggal dibagi saja dari kondisi maksimumnya 3A/1,5A = 2 jadi si transistor A940 mampu mengumpan HANYA 2 pasang toshiba pada bagian outnya, berikutnya mengenai sanken menggunakan perhitungan yang sama :
![[Image: sanken.jpg]](http://img90.imageshack.us/img90/1844/sanken.jpg)
digambar terukir Base Current (Ib) 1A nah dari out A940 diatas tinggal dibagi saja dari kondisi maksimumnya 3A/1A = 3 jadi si transistor A940 mampu mengumpan HANYA 3 pasang sanken pada bagian outnya.
berikutnya mengenai masalah Hfe :
hfe 100, jadi 5A/100 = 50mA hfe 50, jadi 5A/50 = 100mA
semakin besar Hfe, maka power input semakin sensitif :mantap: tapi yang jadi masalah kalau powernya belang-belang Hfenya maka antara satu power dan lainnya ada yg lari duluan / kejar mengejar :cpd: jadi diusahkan Hfe Setiap power itu seimbang dan ada yang jual dipasaran.
kelemahannya juga kalau tiba-tiba TR yang mati cuma sepasang sedang di instal total 2 pasang, mau dicari kemana lagi TR yg mengimbangi tr Hfe tinggi tersebut ;)
raveizal Wrote:Wis....tenan...kalo disuruh komentar..aku nggak sanggup...nggak punya ilmunya..... :) , ikutan baca..aja...salut kepada momod dan SF-er...ditunggu episode lanjutannya..... :dancing: [/spoiler] [spoiler]justjlk Wrote:Tambah puyeng :roll:
hartono Wrote:sama just... ini dari kemaren saya pantengin ampi sa iki gak mudeng juga... :D
ada bahasa yang lebih gampang dicerna gak??? maklum orang bodo saya ini :D
indra_co_maniz Wrote:lah itu sdh saya gunakan yang lebih mudah, ga ngertinya dimana mas hartono ?, nati coba saya reply :D bagian yang sulit dicerna..
hartono Wrote:iya mas dari awalnya yang bikin puyeng... :D di terusin aja dulu mas barangkali dikit-dikit kecantol
indra_co_maniz Wrote:intinya, kalau pakai transistor out toshiba bisa 2 pasang maksimum, dan kalau pakai sanken bisa pakai 3 pasang maksimum kalau mau lebih mesti ada perubahan di driver ;)
haris Wrote:Hi hi hi pada :roll: ya ??? pelan2 jangan terlalu seriuuusss. . . .
Mufid Wrote:indra_co_maniz Wrote:intinya, kalau pakai transistor out toshiba bisa 2 pasang maksimum, dan kalau pakai sanken bisa pakai 3 pasang maksimum kalau mau lebih mesti ada perubahan di driver ;)
btw,bagian driver yang mana yang mesti dirubah agar mampu memberi umpan lebih dari jumlah tr diatas?tr driver diparalel,atau r nya yang dirubah ya?
raveizal Wrote:@Kang Hartono....emang pembahasan TR output itu diatas adalah olah keilmuan elektronika dari para suhu...tingkat tinggi....nah kayak aku yang baru jadi murid kemarin sore...ya....nggak nyampe ilmunya..... :) Aku tunggu coretan para suhu selanjutnya...... ;)
theslynt Wrote:berarti kalau pakai driver TIP41C yg punya Icm Colector Peak Current 10A mampu mendrive sanken 10 Pasang ya....
haris Wrote:@Mode : trus bagaimana dengan tr sebelum driver apa ada perubahan ?
kan driver juga ditentukan bias current nya oleh tr sebelumnya ?
:study:
indra_co_maniz Wrote:@theslynt : seingat saya TIP41 itu 6A, bisa di umpan sampai 6 pasang, tapi TIP punya kelemahan hanya sampai 32V (kondisi aman) kalau dipasang TIP di driver untuk mendorong sanken 6ps butuh supply dengan ukuran aneh misal 32VAC 40ampere :mikir: malah ga ada yang jual trafonya... (ini juga berpengaruh pada kit, TIP umumnya di pasang di OCL bukan blazer, maka dari itu TIP dipasang untuk mendorong mexico yang membutuhkan IB sebesar 6A)
@haris : di bagian belakang ada pengaturan adjustnya, jadi setting TR di belakang sdh diatur oleh adjust, kalau kelebihan kurangi dan kalau kurang ditambahkan..
haris Wrote:@Mode"
Oke, kalau diliat dari TR driver sesuai datasheet kita bisa nentuin berapa TR akhir yang bisa di pasang. yang jadi pertanyaan, Apakah driver itu sudah di set untuk jumlah TR akhir (dan) kalau memang produk sudah disett tentu tinggal instal 1 pasang lagi, (dan) kalau setting produknya untuk 2 pasang TR,bagaimana seting biasnya apakah cukup dengan trimpot bias itu ?
kalau betul berarti temen2 SF ngga perlu repot rubah circut. Lalu ada ngga cara yang mudah untuk mengukur bahwa itu cukup untuk ditambah TR akhirnya ?
Kalau seandainya TR akhir mau ditambah 2 pasang berarti driver tekor. Apakah hanya dengan mengganti driver yang arusnya mencukupi tanpa harus merubah harga komponen, dengan kondisi trafo cukup daya ?
indra_co_maniz Wrote:Quote:Ok kalo diliat dari tr diver sesuai data sheet kita bisa nentuin berapa tr akhir yang bisa di pasang. yang jadi pertanyaan apakah driver itu sudah di set untuk jumlah tr akhir (n) kalau memang produk sudah diset tentu tinggal psang 1 pasang lagi, kalo seting produk nya untuk 2 pasang tr,bagaimana seting biasnya apakah cukup dengan trimpot bias itu ?
belum tentu, maka dari itu lihat datasheetnya, setting bias juga lihat TR penguat sebelum driver apakah cukup atau tidak, biasanya TR untuk bias didesain lebih agar bisa diadjust dikurangi dengan timpot.
kalo betul berarti temen2 SF ngga perlu repot rubah2 circut, trus ada ga cara yang mudah untuk mengukur bahwa itu cukup untuk ditambah tr akhirnya.
lihat datasheet, kalau data sheet mencukupi, idealnya bisa.
Quote:Kalo seandainya tr akhir mau ditambah 2 pasang berarti kan driver tekor,apakah hanya dengan mengganti driver yang arusnya tanpa harus rubah harga kompnen walaupun trafo cukup dayanya gitu ?
kalau driver mesti ganti dengan IB sama dan cari IC yg lebih tinggi, kalau kondisi diatas tidak tercapai maka harus tambah level driver (lihat leach amp, multi level gain stage) :) dan wajib bagi supply untuk memberikan arus yang sesuai setelah TR out di upgrade...
haris Wrote:Dari point terakhir artinya kita sudah siap dulu dengan suplay yang cukup baru cek data sheet TR akhir sama TR driver sesuai kebutuhan upgrade .
mudah2an SF mulai paham nih. . . :D
indra_co_maniz Wrote:nah itu dia mas, kebanyakan yang sering saya lihat, supply pas-pasan di hajar untuk power besar / kit besar, hasil akhirnya yg ada masalah distorsi atau hum yang keluar karena signalnya ga sampai dengan sempurna dari depan kebelakang :D
raveizal Wrote:Tambah paham sedikit ilmu untuk nambah TR akhir ....nih..harus ada keseimbangan/kecukupan "kekuatan" TR predriver, TR driver untuk mensuplay jumlah TR finalnya (berapa buah). Harus tahu datasheet masing2 TR yang dipakai dan dengan catatan TR yang dipakai spesifikasinya sesuai datasheet. Lah....kalo TR-yang dipakai ternyata tidak sesuai dengan datasheetnya...bagaimana solusinya? Mohon pencerahan....
yusuf Wrote:Quote:gwendy: bahkat kit boom sonic (16 TR ) hasilnya akan sama pada voltage yang sama dan berapapun amper trafonya
" Kebetulan dah pernah beli to Sonic Boom, memang bentukna sangat meyakinkan. tapi setelah di test kekuatannya seperti hilang " bisa jadi karena speakernya gak 1,2 ohm kira-kira kenapa ya? kakang mod?
theslynt Wrote:indra : seingat saya TIP41 itu 6A, bisa di umpan sampai 6 pasang, tapi TIP punya kelemahan hanya sampai 32V (kondisi aman) kalau dipasang TIP di driver untuk mendorong sanken 6ps butuh supply dengan ukuran aneh misal 32VAC 40ampere malah ga ada yang jual trafonya... (ini juga berpengaruh pada kit, TIP umumnya di pasang di OCL bukan blazer, maka dari itu TIP dipasang untuk mendorong mexico yang membutuhkan IB sebesar 6A)
Saya sudah coba pakai tip41/42c ( C di belakang angka itu untuk tegangannya C=80V ) di ocl untuk driver sanken --> tegangan saya kasih 55V gak masalah, malahan ada pengalaman 2sc2073 saya ganti ke TIP hasil nya suara lebih open dan detail.
justjlk Wrote:@hartono : udah ada pencerahan????? saya makin puyeng.....
semuanya, no comment yach...perhatiin ajah....
indra_co_maniz Wrote:@rave : harus sesuai, kalau ngga sesuai, maka disesuaikan :)
@yusuf : boomatic sekarang sdh banyak banget imitasi KITnya ( walaupun sankennya asli, parah deh ach :ngakak: ), kirim foto pasien agar meyakinkan ;), btw waktu pakai kit itu ukuran trafonya berapa ?
@theslynt : untuk TIP dipasang di blazer saya ga mengajurkan walaupun ada yang memasangnya disana dan saya juga ga ngelarang untuk dipasang, btw untuk angkat berapa speaker dengan TIP itu dan berapa lama waktu pemakaiannya ;) ?
@just : maju terus pantang mundur :lol:
theslynt Wrote:saya selalu pasang pada speaker 4 Ohm ( 2 speaker ) per channel, dan sudah 2 tahun gak bermasalah.
sejujurnya di forum inilah saya banyak menimba ilmu yang lebih detail... Banyak diskusi yang membantu dalam praktek perakitan dan perhitungan.. Maju terus para solfer...
indra_co_maniz Wrote:yang paling mungkin TIP type C saja, repotnya kalau salah pasang type atau ngga kelihatan type kodenya mungkin agak merepotkan, selain itu driver blazer yang saya pakai juga ga clip on heatshink habis ga panas sih :mikir: ( sdh 5 tahun blazer saya ga dipasang di heatshink drivernya :lol: )
btw kalau pakai TIP ini nilai adjust diangka berapa yah ;) dan dari sumbu apa ke sumbu apa ?
theslynt Wrote:betul, type C, saya selalu pakai yang itu.. Adjustnya sama seperti 2073, kalau nilainya adjustnya saya kira2 1 volt.. ( Masih kira2 juga :D ... ( maklum gak ada osciloscope... cuma ngandelin kuping sama perasaan... yang penting kalau di coba tr final gak panas banget dan gak dingin sama sekali.... ) Mungkin ada yang pernah adjust sampai presisi? mohon sharingnya... :dancing:
indra_co_maniz Wrote:kirim foto powernya dong :) biar rekan-rekan SF juga bisa tahu ;)
btw setahu saya ada dua macam, 1 volt di bagian trimpot basis sanken atau, yang paling presisi pakai R10 di supply DC tanpa beban speaker dengan nilai bacaan voltage meter sebesar 75mV, cuma kalau ada komponen yang salah, tinggal tunggu aja 100 ohmnya atau 4,7K kebakar :D makanya oprek driver saya males kalau ga perlu-perlu amat :lol:
raveizal Wrote:Ikut juga...mbaca diskusinya...tambah...jelas persoalannnya...LANJUTKAN.... :D [/spoiler] [spoiler]SONY ALF Wrote:Adjustnya sama seperti 2073, kalau nilainya adjustnya saya kira2 1 volt.. nilai 1 volt.apakah -1 volt atau + 1 volt pak?? @ pak momod: kalau didaerah saya untuk kit blazer tidak ada misal PESEN dari pak momod apakah bisa?
indra_co_maniz Wrote:dibasis satu +1 dan dibasis komplemennya -1V bisa pesan, PM aja OOT kalau dilanjutkan :lol:
next posting :)
purbo_sesha Wrote:INYONG GK COMENT......MALAH MAU BELAJAR.... :shock: CUMA MUNGKIN KLW PARALEL TR FINAL BANYAK2 PERLU DIPERHATIKAN APA TR FINAL ITU BENER2 UDAH MACHING IPENDENSINYA,KALW GK MACH KAYAKNYA MUBAZIR AZA YE..... :D
gwendy Wrote:mengenai Tr mungkin kurang tepat klu impedanzi tapi lebih tepat klu nilai Hfe ini juga gak mungkin tepat sama pak
salamkenal pak
indra_co_maniz Wrote:TR ada impedansinya yah ;) baru tahu saya...
Didi Wrote:indra_co_maniz Wrote:setahu saya ada dua macam, 1 volt di bagian trimpot basis sanken atau, yang paling presisi pakai R10 di supply DC tanpa beban speaker dengan nilai bacaan voltage meter sebesar 75mV, cuma kalau ada komponen yang salah, tinggal tunggu aja 100 ohmnya atau 4,7K kebakar :D
Bisa dapet 1 volt dan 75 mv tersebut cara ngetesnya bgmana mas Indra? Saya masih kurang paham nih, maklum masih hijau di dunia pertimahan ini..
Nurus S Wrote:disaya ada kang sony kit blazer BELL BGR.
indra_co_maniz Wrote:@didi : sebaiknya beli kit asli yg sudah teradjut jadi resiko kerusakan bisa diminimalisir ;)
Yassud Wrote:Berarti pabrik speaker sama pabrik semiconductor tidak singkron mengeluarkan producnya. yang dirugikan selera konsumen. ah nasib rakitan.
Jadi sudah selayak pabrik speaker meminta pabrik semi conductor agar dipasaran indonesia Vsat nya transistor dinaikin, sehingga konus SP 8 Ohm daya besar bisa nendang.
Setuju MOD/Solfers friens ha..ha..ha.
indra_co_maniz Wrote:justru karena tidak sinkron maka perlu ada desiner yg perlu membuat agar menjadi sinron. sama seperti jahit baju dari awalnya hanya sepotong kain, sisanya bisa di desain S M L XL atau all size, :lol: jadi seperti mau jahit baju heee..
raveizal Wrote:merakit power amp = merajut kain menjadi baju... :D :D
Yassud Wrote:Ia Mod, cuma desainer kita ngejahit baju suka nggak selesai, benang habis, jarum jait patah. klu lagi ngerumus ampun deh jangan ditanya.
Wahyoe_DI Wrote:ikutin dulu ah, masih bingung....
smoga ada kelanjutannya... buat para newbie..... :indonesia:
Prastiyo Wrote:ikut nungguin............ soalnya saya punya rencana juga untuk beli beberapa kit blazer (rangkaian jadi). dan jika TR sankennya saya ganti pakai 2SA1216 dan pasangannya. perrtanyaannya..
1. perlu di adjust lagi gak di trimpotnya?? 2. apa fungsinya adjust tersebut?? 3. cara adjust nya gimana yach..?? (pake alat ukur apa) soalnya sama sekali gak ngerti yg beginian mas. saya akan sangat berterimakasih lagi kalo ada gambarnya. semoga kebaikan om momod di balas oleh allah amiiinn
gwendy Wrote:petunjuk aja klu beli blazer dan posisi truimpot pas jam 12 maka perlu di adjust ulang, klu sdh beli difoto aja trus post disini, soal set bias sdh ada di bahas di forum ini.
indra_co_maniz Wrote:1. ngga perlu, makanya beli yg asli kalau bajagan malah bikin pusing sendiri. :lol: 2. untuk setting bias, tahu khan bias ??? 3. baca lagi nomor 1
semoga membantu.
wanda Wrote:gwendy Wrote:petunjuk aja klu beli blazer dan posisi truimpot pas jam 12 maka perlu di adjust ulang, klu sdh beli difoto aja trus post disini, soal set bias sdh ada di bahas di forum ini.
ling nya dmn bang kasih tahu y
gwendy Wrote:Quote:ling nya dmn bang kasih tahu y
coba baca postingan sebelumnya kan sdh ada dipost mas sony alf di atas. :D
Petruk Wrote:nah kit blazzer kan ada seting biasnya,lalu bagaimana dengan kit model fata cara setting biasnya agar output power max ,di titik mana yang harus di ukur bila peralatanya cuman modal tester doang ini yang sering terjadi mas Very Happy
gwendy Wrote:sama aja dengan blazer diukur dari output ke basis TR driver.
Prastiyo Wrote:manthaf --manthafff... :bravo:
Ramsey Wrote:Prastiyo Wrote:manthaf --manthafff... :bravo:
mantafff..... BTW sdh ngerti belum???? :D :D :D :D :D
ekopwr Wrote:http://img403.imageshack.us/img403/1430/akud.jpg
Dikit nambah nih : Dari data sheet harus diperhatikan pula grafik SOA (Safe Operating Area), dari grafik SOA inilah kita akan tahu tegangan maksimum VS arus maksimum yang diperbolehkan dalam pengoperasian selama 1 detik.
Artinya jika dalam waktu 1 detik besarnyategangan dan arus tetap sebesar yang tertera pada grafik SOA (maksimum) transistor akan jebol. Disinilah proteksi over current diperlukan, namun jika pengoperasian tegangan dan arus jauh dibawah grafik SOA maksimum, transistor akan aman-aman saja walau tidak diproteksi dengan over current.
Disinilah diperlukan pemaralelan transistor PA yang gunanya untuk memperkecil arus yang mengalir pada Transistor PA. Pemaralelan transistor inipun dipersyaratkan : semua transistor yang diparalel harus mempunyai hfe yang mendekati sama, tujuannya agar arus yang mengalir pada masing-masing transistor tsb sama.
Lalu bagaimana untuk mengatasi keidak persissan hfe? Hal ini masih bisa diakali dengan memasang resistor bernilai kecil secara seri dengan emitor, sehingga untuk memparalel tidak secara langsung dengan emitornya, tetapi melalui ujung resisor tsb
Sekedar sharing dari pengalaman : Belilah transistor yang mempunyai tanggal pemmbuatan sama contoh : 2SC2922 - 5DY untuk memparalelkannya harus bel dengan seri yang sama. Dengan cara ini kita dapat memperkecil perbedaan hFE yang terlalu jauh.
gwendy Wrote:mas eko itu avatarnya diupdate yah.
Quote:Dengan cara ini kita dapat memperkecil perbedaan hFE yang terlalu jauh.
lebih baik ukur langsung :)
Prastiyo Wrote:Ramsey Wrote:Prastiyo Wrote:manthaf --manthafff... :bravo:
mantafff..... BTW sdh ngerti belum???? :D :D :D :D :D
Biar keliatan ngerti gitu pak.. :P :P :P [/spoiler] [spoiler]Yassud Wrote:Prastiyo Wrote:mantafff..... BTW sdh ngerti belum????
Biar keliatan ngerti gitu pak..
Ada banyak arti dari kemungkinan "Mantaff" itu :D
- Salut/memuji kepandaian yang nerangin :D walau nggak nerti.
- Biar keliatan ngerti he..he :D agar yang nerangin enggak bosan.
- Agar thread ndak di close pak admin :D cerita kesono, kesini kelihatan nyambung.
Sebenarnya lebih Effisien dengan gambar Skema loh, disorot bagian out put yang melibatkan Tr driver dan TR akhir agar kelihatan gede. Thanks
gwendy Wrote:klu blm ngerti artinya masih harus belajar banyak karena elektronic itu bukan seperti beli mie instan siram trus makan. :D
Rudi Setiono Wrote:klu blm ngerti artinya masih harus belajar banyak karena elektronic itu bukan seperti beli mie instan siram trus makan ya betul tu pak...elektronic perlu latihan jangan kaya pop mie...he he he :D
indra_co_maniz Wrote:Quote:karena elektronic itu bukan seperti beli mie instan siram trus makan.
tapi terkadang kenyataannya banyak yang menginstankannya :)
disuatu waktu, giliran ada pertanyaan power built-up vs. rakitan jawabannya bagusan power built-up karena komponennya dipilih yg terbaik. Padahal kenyataannya yg menjadi masalah, apakah yg merakit mau memilih komponen yg baik atau asal beli saja :lol: ketika asal membeli jangan salahkan power rakitan tidak sebaik built-up... kok jadi OOT yah... hee..
aditaquil Wrote:indra_co_maniz Wrote:Quote:karena elektronic itu bukan seperti beli mie instan siram trus makan.
tapi terkadang kenyataannya banyak yang menginstankannya :)
disuatu waktu, giliran ada pertanyaan power built-up vs. rakitan jawabannya bagusan power built-up karena komponennya dipilih yg terbaik. Padahal kenyataannya yg menjadi masalah, apakah yg merakit mau memilih komponen yg baik atau asal beli saja :lol: ketika asal membeli jangan salahkan power rakitan tidak sebaik built-up... kok jadi OOT yah... hee..
Nambahin dikit bos, Jika ingin pararel tr di power stage, lebih baik mengganti tr driver sama dengan tr power, karena secara impedance dan hFE pasti sama sehingga lebih "enteng" men-drive tr power s/d 10 set. Tapi juga harus dihitung ulang rangkaian pre driver supaya bisa "ngangkat" driver-nya yg sudah di upgrade. Kebanyakan power BU untuk urusan pre driver agak rumit, karena ada rangkaian proteksi untuk driver, jadi kalo ada masalah basis tr driver langsung di shut sehingga tr power aman....... :D om momod, maaf kepanjangan.... :reben:
gwendy Wrote:hehe baguslah klu ada tambahan bukan Built up saja yang ada Proteksi yang dimaksud kang aditaquil, leachnya kang rave juga pake tuh :)
indra_co_maniz Wrote:berarti tidak selalu merakit itu tidak lengkap, buktinya ada yg lengkap..
gwendy Wrote:iya kang proteksi ini juga ada di PCB saturn si Raksasa 300 watt :D
bombom Wrote:mumpung lagi bahas TR mau numpang nanya!
saya baru mencoba blazerX6, Sankennya saya tambah lagi 3 set total 6 set ( cuma bikin mono ) travo 30A driver diganti SC5200 dan pasangannya! bias setting ulang 75mv pake r10, hasilnya bunyi normal!
tp pertanyaannya apakah sudah optimal antara driver dan TR Final?? kl dari datasheet 5200 Ic nya 15A berarti bisa dorong 15 set sanken --- sedang saya cuma pake 6 set karena travo cuma 30A apakah bisa diartikan power saya kegedean drivernya? optimalnya gimana?
terima kasih sebelumnya!! :)
gwendy Wrote:normal ? :bingung:
bukan masalah driver dan final tapi kenyataannya 5200/1943 tdk sesuai dengan pre driver blaser. Jadi maksimal 4 set aja dan driver gak usah diganti . ( X8).
bombom Wrote:dari thread " Perubahan pada Blazer "
![[Image: blazer12.jpg]](http://img716.imageshack.us/img716/4575/blazer12.jpg)
ada keterangan : X6 bisa diubah dengan cara di atas asal TR Final ditambah min 5 set dan Driver juga ganti sama dengan X10/ boom sonic
X10 itu blazer juga kan? pake driver type apa? pada scema diatas pake 5200/1943? :roll: :roll:
indra_co_maniz Wrote:Quote:tp pertanyaannya apakah sudah optimal antara driver dan TR Final?? kl dari datasheet 5200 Ic nya 15A berarti bisa dorong 15 set sanken --- sedang saya cuma pake 6 set karena travo cuma 30A apakah bisa diartikan power saya kegedean drivernya?
maksudnya kang gwendy itu bagaimana mau normal, Trafo 30A dengan driver toshiba 15A dikiri dan 15A dikanan, jadi 30A amper hanya untuk driver. lalu sankennya mau dikasih apa :( ? aya-aya wae...
gwendy Wrote:mas bombom nlupa nulis volage dikasih berapa tuh power ampnya. :( klu blazer standar jelas gak bisa langsung gonta ganti driver. :roll:
bombom Wrote:@gwendy : trima kasih mas advicenya sangat jelas dan memuaskan, saya sudah praktekkan yg diinbox, saya kurangi sankennya!
gwendy Wrote:oke mudah mudahan dapat banyak job. :dancing:
Sableng Wrote:Lanjutkan :study:
markus hape Wrote:siiiiiiiiiiiip ........... perfec
Prastiyo Wrote:bombom Wrote:@gwendy : trima kasih mas advicenya sangat jelas dan memuaskan, saya sudah praktekkan yg diinbox, saya kurangi sankennya!
Setelah sankennya dikurangi, sankennya jadi lebih sedikit ya mas.. he3x sepasang sanken bisa dapet baso sekian mangkok.. :P
BTW yang sekarang hasilnya gimana Mas? Dibandingkan dengan yang pakai 6 sett sanken.
YUDHA BCS Wrote:ijin menyimak dulu :study:
hadita Wrote:indra_co_maniz Wrote:intinya, kalau pakai transistor out toshiba bisa 2 pasang maksimum, dan kalau pakai sanken bisa pakai 3 pasang maksimum kalau mau lebih mesti ada perubahan di driver ;)
penasaran ingin tanya jg nich mas indra sambil menyimak uraian diatas,...mantab tenan..,kalau TIP 41/42 sebagai driver sanggup ngedrive C5200/A1943 berapa pasang...maaf kl pertanyaanya dia anggap konyol lebih bai ktanya daripada diam tp tersesat..(malu bertanya tanda pemalu he..he..sory OOT)
indra_co_maniz Wrote:"mungkin bisa 4 pasang", amannya 3 pasang pasang saja agar tidak terlalu memaksa...
ksijuwana Wrote:menurut saya daya ada beberapa macam, yaitu daya pada amp, daya speaker dan daya pemakaian. daya amp ditentukan kekuatan transistor final, daya speaker ditentukan diameter coil, dan daya pemakaian/daya nyata adalah daya yang bener2 keluar dari speaker yang ditentukan besar tegangan output amp dan impedansi speaker. dengan menambah jumlah paralel tr final daya amp bertambah , tetapi daya nyata tetap karena tegangan keluaran dan impedansi speaker tetap. trik jika ingin menambah daya nyata bertambah paling mudah menambah speaker. atau mengganti amp yang tegangan outputnya lebih besar.
indra_co_maniz Wrote:mempararel itu untuk mengamankan jika impendansi speaker yang semakin rendah, kalau jumlah impendasi tinggi silahkan menaikan tegangan pada transformer ;) tetapi menaikan tegangan transformer belum tentu kitnya mampu menghandlenya, all hasil tamatlah riwayat power dan speaker Anda...
Quote:atau mengganti amp yang tegangan outputnya lebih besar
heee.... kalimatnya sepertinya meleset mas. [/spoiler] [spoiler]ksijuwana Wrote:mengganti amplifier yang tegangan outputnya lebih besar maksudnya mengganti keseluruhan amplifier tidak dengan cara dinaikan tegangannya dengan trafo. ciri amplifier yang tegangan outputnya besar adalah dapat dilihat tegangan catu daya. Misalnya dari ampli yg tegangan catu dayanya +- 45 v, diganti amplifier yang tegangan catunya +- 70 v.
gwendy Wrote:Penambahan TR tanpa kenaikan voltage PSU tdk akan menambah daya klu impedansi speaker / beban tdk ikut berubah. saya kira cukup jelas .treat ini mungkin sdh bisa diclose.
aval Wrote:please jgn di tutup donk pljrn ini krna ada newbie yg pengen sharing.... :(
bgni para MOMOD saya sudah 5 tahun menggunakan PA blazer, TR final saya gunakan 8 pasang mono(2SA1216/2SC2922, TR driver saya gunakan (A968/C2238), Trafo saya gunakan 20 A merk Belt supply ke kit saya gunakan 50VAC, elco saya gunakan 30mF/100V untuk membebani speaker 2 ohm...
@_@ pertanyaan setelah di tes di halaman rumah suara nya kok sama seperti menggunakan TR final 4 set, secara garis besar tolong di beri "RUMUS" donk cara menaikan watt/daya PA blazer agar saya lbh mengerti, maklum slma ini hanya tau merakit saja tp "RUMUS" dalam PA saya kurang mengerti..... maaf terlalu panjang ceritanya (kayak CURHAT ama MOMOD az) hehehehehe :P :P :P :indonesia:
indra_co_maniz Wrote:lae mau menaikan daya tapi cuma arus yg diubah :D
aval Wrote:arus yg mana yg prlu di ubah ??? :roll:
lok bisa beserta rumus donk biar g balik nanya mas MOMOD indra yg maniz :)
maklum pnglmn sy msh kurang so ingin mnmba ilmu dari sini.... :peace:
indra_co_maniz Wrote:justru itu cuma arus, kalau menaikan tegangan outnya bagaimana ? ;)
aval Wrote:duh mas indra awak jd pusing :roll: ibarat mau ke monas naik busway
indra_co_maniz Wrote:kalau ke monas banyak satu arah, kesalahan menyebabkan tilang. ;)
bombom Wrote::P :P lae aval mau ke monas naik busway nyasar kemana2.. :P :P
kalo PAnya BLAZER silahkan aja dijelajahi seluruh isi solfegio ini pasti ketemu jawabannya.. :cpd:
aval Wrote:oke deh lae bombom :D
indra_co_maniz Wrote:bombom Wrote::P :P lae aval mau ke monas naik busway nyasar kemana2.. :P :P
kalo PAnya BLAZER silahkan aja dijelajahi seluruh isi solfegio ini pasti ketemu jawabannya.. :cpd:
banyak baca banyak manfaatnya siapa tahu malah menemukan hal yg baru :D budaya endonesia khan dengan cara ucap-ucap atau filosofi paku harus di palu, mau gimana lagi ??,
thunderjets Wrote:gwendy Wrote:Penambahan TR tanpa kenaikan voltage PSU tdk akan menambah daya klu impedansi speaker / beban tdk ikut berubah. saya kira cukup jelas .treat ini mungkin sdh bisa diclose. :study:
Bagaimana dengan kapasitas trafo yg diganti dengan yg lebih besar, misal 20 A ke 40 A . Apakah, Ketentuan tersebut di atas harga mati ??? :mikir:
theikinz Wrote:Boleh usul...???
Biasanya sih semakin rendah nilai ohmnya semakin besar wattnya... pernah pakai crest1001 yang justru bisa maksimal di kerjakan di 1 ohm. Tapi beratnya.... wuuuuuuih...
Kalu mau test power tanpa membunyikan speaker pakai aja Damilud/lilitan yang nilai ohmnya di sesuaikan seperti di pabrikan-pabrikan trus tinggal ukur apa yang mau di ukur watt amphere volt dll.power mudah kan?
indra_co_maniz Wrote:Quote:Tapi beratnya.... wuuuuuuih...
berat apanya yah ?
bagja81 Wrote:Iyaa, apanya yang berat ya Mod ? :nunggu:
Brudin Wrote:mungkin berat di ongkos siap2 terbakar tr nya wkkkkkk [/spoiler]
beberapa kata2 mungkin agak aneh... itu akibat kode smile yang tidak bisa terkonversi dengan baik pada rumah baru ini... harap maklum...
- caplinx - 14-09-2010
berdasar pengalaman saya waktu merakit, :D jk semakin banyak TR outputnya maka tendangannya akan lebih terasa dan pada level yang sama kuping saya mendengarkan distorsi yang lebih kecil. he...he...he... ;D ;D
PERATURAN DAN TATA TERTIB SOLFEGIO FORUM :
1. Setiap member yang telah mendaftar, dianggap telah memahami dan sepakat untuk mengikuti peraturan dan tata tertib www.solfegio.com
2. Setiap member diwajibkan membaca dan memahami peraturan yang ada di www.solfegio.com
3. Setiap member di wajibkan untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu di sub forum PERKENALAN www.solfegio.com/perkenalan
4. Setiap member wajib untuk mengupdate profil dan avatar. klik : www.solfegio.com/profile
- dicky_ahmad - 17-09-2010
Tr output g terlalu panas... Tp ada yang bilang itu pemborosan dan g ada manfaatnya (mubazir)... Yang bener yang mna q jg bingung :D :-??.. Mohon solfers yang taw mohon penjelasanya...
- Dakocan - 17-09-2010
@dicky_ahmad :
Kalo menurut saya, tujuan penambahan Tr Output pada PA adalah biar Daya keluaran PA bertambah besar. Tentu saja diperlukan tenaga yang lebih besar pula oleh PA yang disuplai oleh PSU. Caranya dengan menaikkan Tegangan dengan arus yang memadai. Tentunya setelah diadakan penyesuaian terhadap Rectifier dan Tegangan Kerja Elconya.
Semoga bermanfaat
- icm - 17-09-2010
Ada yg berani mencoba ? :D
- mei_a_hwa - 17-09-2010
wakakakak.....pada TR final tegangan dinaikkan ya??? menilik pada rangkain blazer modif kayanya bisa... tapi saya ga berani coba...karena masih BABAT TANAH LELUHUR
- Dakocan - 17-09-2010
Dulu saya pernah make MJ15003/04 empat biji di rangkaian OCL 150 W. Di skema tertulis maksimum 42 V, saya coba naikin jadi 48 V.
Ternyata di rangkaian PA aman-aman aja, suaranya tambah mantep dibanding 42 V.
Maklum aja semuanya, guru saya cuma pengalaman.
- cry - 18-09-2010
Dakocan link=topic=150.msg4275#msg4275 date=1284740744 Wrote:Dulu saya pernah make MJ15003/04 empat biji di rangkaian OCL 150 W. Di skema tertulis maksimum 42 V, saya coba naikin jadi 48 V.
Ternyata di rangkaian PA aman-aman aja, suaranya tambah mantep dibanding 42 V.
Maklum aja semuanya, guru saya cuma pengalaman. mungkin di tambah dengan keberanian juga yaa pak Dakocan....heheheee :-bd :-bd :-bd
- Dakocan - 18-09-2010
Iya kali ya..???? hehehehe..
- obenx - 18-09-2010
sedikit nekad memang perlu, demi kemajuan. . maju terus pantang mundurrr. . .
|