![]() |
|
Berbagi info, Sound System untuk Upacara/Apel Bendera - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: Berbagi info, Sound System untuk Upacara/Apel Bendera (/showthread.php?tid=14815) |
Berbagi info, Sound System untuk Upacara/Apel Bendera - mangkos - 03-04-2014 Awalnya dari satu keinginan, untuk memiliki sound system (S/S) yg digunakan untuk upacara/apel bendera dengan spesifikasi sebagai berikut : 1. Menjangkau area lapangan lebar ke samping 100 mtr dan panjang ke belakang 60 mtr. 2. Peserta upacara 1.500-2.000 orang, dengan posisi berdiri berbaris. 3. Setiap apel diiringi dengan drum band. 4. Area berada di lapangan terbuka, kiri kanan dan belakang daerah kosong, biasanya banyak tiupan angina pada saat apel berlangsung. 5. Bangunan di bagian depan adalah hangar pesawat berbahan seng/alumunium. 6. Kualitas Suara diharapkan terdengar jelas, cukup enak, tidak cempreng dan cukup tebal (selama ini menggunakan horn speaker TOA) 7. Speaker dipasang pada ketinggian sekitar 8 meter, di sisi luar bangunan, tahan terhadap cuaca/hujan (water proof) 8. Amplifier + Aksesoris dipasang permanen, menggunakan hardcase tertutup,pada ketinggian skitar 3 meter, terkunci, memakai sangkar/kerangkeng. 9. Perlengkapan yang dibawa (portable) hanya 4 micdan VCD Player. 10. 4 (empat) buah mic, merupakan mic wireless dengan Reciever yg terpasang di hardcase tertutup, juga terhalang pagar/tembok berupa seng/alumunium. Adapun spesifikasi penggunaan mic sebagaiberikut : • Mic 1, Mic Wireless jenis genggam yg digunakan oleh pembawa acara, dengan jarak skitar 10 mtr, penggunaan relative tidak bergerak • Mic 2, mic wireless jenis clip on yg digunakan oleh komandan upacara, yang bergerak antara 40-50 meter dari receiver, dan menghadap kearah yang berbeda-beda. • Mic 3, mic untuk pembaca laporan merupakan mic wireless (MW)menggunakan stand, jarak sekitar 20 mtr dari receiver, dengan sensitifitas mencapai 1 meter. • Mic 4, mic untuk Inspektur Upacara merupakan mic wireless menggunakan mic stand, jarak sekitar 20 mtr dari receiver dengan sensitifitas sekitar 15 cm, dan dapat dipasangi logo dari akrilik pada tiang micnya. 11. Pengoperasian diharapkan sangat mudah, petugas hanyameng-ON-kan MCB pada panel listrik, kemudian menghidupkan semua mic wireless, S/S siap digunakan. 12. S/S diharapkan sangat handal dan cukup kuat secara fisik, karena dioperasikan oleh petugas yang selalu berbeda-beda, yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang sound system. Intinya S/S dapat dioperasikan se-gampang mungkin, gak ribet masangnya, cukup handal dan kuat, aman, suaranya juga enak kedengarannya. Enak banget yah permintaannya !!!!! ane anggap aja sebagai tantangan ….hehehe …..mulai deh kumpulin info2, searching dan nanya sono kemari Yang terpikir pertama kali, speaker apa yg cocok untuk kondisi yg dimaksud?? … setelah muter2 nanya2 baca2 dan pengalaman ane, terpilihlah untuk speaker utamanya : TOA Z-5BHXWP dengan spesifikasi Speaker Array 4 bh, 5 inch, Mid High, 200 W, Waterprof. Ane sudah pake speaker ini sepasang, cukup memuaskan pada area 50x30 mtr, bass nya masih cukup tebal di kuping. Speaker tersebut didorong pake Amplifier TOA ZA-2128 MW dengan spesifikasi 2 x 120 W, output bisa Low atau High Impedansi, 5 Mic input + 3 Aux in, tiap2 input ada tone controlnya, bisa juga digunakan sebagai mic wireless tinggal menambahkan tuner dan mic wirelessnya, bisad ipasang equalizer Antara pre-amp to power amp nya. Untuk equalizer jatuh pilihanpada dbx-1231, made in china …hasil baca2 di forum ..hehehe Mulai dipusingkan dengan pemilihan mic wireless yg genggam maupun clip on. Setelah baca2 dan nanya2 sono kemari di rekomendasikan pake Krezt KRU-8010. Jarak bisas ampai 100 mtr, pilihan transmitter bisa pilih genggam atau clip on. Akhirnya ane beli 2 set krezt KRU-8010 terdiri1 genggam + 3 clip on. Setelah pesen barang di berbagait empat, bahkan indent hampir 2 bulan, untuk bracket speaker TOA. Pada saat yg sama juga sudah pesen Hardcase dan juga tiang mic, berburu ke tukang besi plat bekas, ke tukang bubut dan tukang las.Pesen juga gantungan speaker dan kerangkeng di tukang las. Setelah barang ngumpuls emua, trus nyolderin jack to jack, canon-rca, akai-rca, akai-akai …ribet banget dah …akhirnya ter-install jg S/S yg jadi impian. Terusc ek sound di ground ..hehe… maksudnya sebelum speaker dipasang diatas, sbelum equipment masuk box dan dikerangkeng … Hasilnya :kualitas suara ok, jarak mic ok … muncul satu masalah, receiver mic wireless Krezt KRU 8010, menggunakan tombol digital, padasaat listrik off dan di on kembali, receiver tidak langsung ON, tapi harus ditekan tombol Power nya …berarti setiap akan menggunakan S/S harus menekan tombol ON MW Krezt KRU-8010, yg dipasang pada ketinggian 3 meter, di dlm hardcase dan kerangkeng terkunci…. Mulai muncul ribet cara pengoperasiannya … masa seh kudu pake tangga, setiap mo pake S/S. Ya udah deh, akhirnya semua barang diinstall sesuai tempat yang direncanakan, kebayang deh ribetnya kudu ngegantung speaker setinggi 8 meter, kudu pakesteger/scaf folding, masang kerangkeng setinggi 3 meter. Akhirnyas elama 2 hari, terpasanglah speaker dan hardcase sesuai rencana. Cek sound lagi dunk ….hasilnya !!!!sangat mengecewakan ….. Sepasang speaker TOA Z-5BHXWP yang begitu perkasa di ground, setelah terpasang diketinggian 8 meter, suara bass nya hilang pada jarak 30 meter keatas, yang terdengar tinggal suara cemprengnya, sama seperti Horn TOA …. Kecewaberat.com Begitu juga dengan jarak mic wireless, setelah terpasang … sinyal RF terputus pada jarak 30 meter, sehingga bermasalah untuk mic komandan upacara, sekaligus menambah masalah pada mic wireless. Mulai merenung dan mikir budget, S/S yg diharapkan ternyata jauh dari harapan. Ya udah deh, ane nekat aja ..over budget gak apa2 ..yg penting tujuan masih bisa dicapai. Yang coba diselesaikan pertama kali, bagaimana suara nge-bass masih terdengar pada jarak 60 meter? .. Tanya and searching sono kemari, sepakat nambahin speaker 15” supaya jarak 60 mtr masih tercover suaran gebassnya. Pilihan jatuh pada Speaker TOA ZS-HS150B, daya 100 watt, Low imp, sdh pernah pake, hasilnya gak mengecewakan. Nambah Speaker berarti kudu nambah Power Amplifier. Berangkatlah ke Glodok/Mangdu cari2 power yang 2x350 an, yg agak sedanglah ….limited budget ..terpilihlah merk SHOW P-3750 ..2x375 W .. Beli spikon + kabel speaker (sekitar 80 meter), bikin bracket, beli kabel sling+klemnya …yang ribet, masangnya speaker lagi pada ketinggian 8 meter …kudu minjem scaf folding lagi, angkut lagi, install lagi .. seharian tuk masang 2 unit speaker 15” …speaker dah terpasang, Power Amplifier nya gak bisa masuk hardcase, masalah baru lagi neh …udahlah sementara cek sound aja dulu, dgn power amp terpasang diluar hardcase. Rangkaian diubah, output dari equalizer pada masing2 chanel dipisah. Chanel 1 untuk power amp TOA ZA-2128MW, untuk speaker array untuk mendapatkan mid high. Channel 2 untuk Power amp SHOW P-3750, untuk speaker 15” untuk mendapatkan Low Mid. Jadi setting pada masing2 channel eq berbeda. Hasilnya Muantabs, suara bass masih enak kedengeran dibarisan paling belakang pada jarak skitar 60 meter, paling enak kedengaran pada jarak 40-45 meter, suaranya pas banget dikuping walau tanpa efek vocal. … Masalah speaker selesai …Menyisakan masalah pada Power Amp yg terpasang diluar hardcase. Mulai mikirin masalah mic wireless, yang terputus2 pada jarak 30 meteran … dan problem saklar digitalnya …. Tanya sono kemari, termasuk ke engineer TOA, akhirnya jatuh pilihan dengan memasang 2 tuner + 2 clip on pada amplifier TOA ZA-2128MW …. Ternyata oh ternyata ….emang seh, masalah saklar digital terselesaikan, tapi untuk jarak jangkauan …jauh panggang dari api …ternyata yg bisa dipasang hanya tuner yg VHF 200 MHz, dan gak bisa pake antenna eksternal … pake mic wireless TOA, hasil jarak jangkaunya lebih buruk dari Krezt KRU-8010 ….. dicoba juga menggunakan antenna luar, bikinan sendiri dengan menggunakan antenna HT, gak membawa perubahan berarti ….sia2lah beli 2 unit tuner+clip on ..padahal harganya cukup wah ..(hayos apa yg mo beli, dijual murah) hehehe .. Pada saat cek sound, timbul masalah baru …equalizer nya berdengung, akhirnya di by pass aja dl ..jadi masalah baru lagi aja neh .. Masalah mic jadi makin mumet …akhirnya atas kebaikan toko audio langganan di mangdu, disuruh tes dan dipinjamkan MW Krezt KRU-8030 …. Akhirnya ktemu juga MW yg sesuai harapan : MW langsung ON saat listrik ON jadi gak perlu tekan tombol ON terlebih dahulu, yang lebih top adalah jarak jangkauan yang jauh melebihi ekspektasi, sampai jarak 100 meter sinyal RF dari transmitter KRU-8030 masih mantabs. Tanpa pikir panjang, akhirnya order 2 unit MW Krezt KRU-8030 ..dengan transmitter 1 genggam + 3 Clip on …harganya, wow jangan ditanya deh ….sudah over2 budget banget … Sekaligus order juga equalizer yg ORI, jatuh pilihan pada DOD SR-231 ….nambah pengeluaran lagi neh, tau sendirikan …kl yang ORI brp an harganya … Oh yah ..tuk Power Amp yg gak bisa masuk hardcase, akhirnya order lagi hardcase kecil untuk power amp. Akhirnya S/S yg sesuai harapan dapat terpasang, dgn komposisi sbg berikut : - 2 unit MW Krezt KRU-8030 ( 1 gengam+3 clip on) - 1 unit Amplifier TOA ZA-2128MW - 1 unit Equaliser DOD SR-231 (ori) - 1 unit Power Amp SHOW P-3750 - 2 unit Speaker 15” TOA ZS-HS150B - 2 unit Speaker array TOA Z-5BHXWP - Stavol Matsunaga 1000 W Susunannya sebagai berikut :
sound system apel2.pdf (Size: 48.05 KB / Downloads: 9)
Dicoba muantabs …. Eh, usernya bilang, kl , mo setel VCD gmn? Akhirnya nambahanin “ektension boks” ukuran 10 x 15 cm, yg dipasang dibawah sejajar ama meja, yg merupakan eketensi dari jack amplifier TOA yaitu : AUX IN 1; REC OUT dan MIC 5 AUX IN 1 digunakan untuk input player ( VCD, HP, laptop) REC OUT, bila ingin menambahkan Power Amplifier + Speaker MIC 5, bila ingin menambahkan mic kabel. Terwujud juga akhirnya …mimpi memiliki S/S sesuai kriteria yang diinginkan … Kesimpulan dan saran buat yg mo buat S/S sejenis : - Efek bass, akan terasa banget penurunannya sesuai jarak, terutama untuk jarak diatas 40 meter - Mic condenser, memang sensitif … jarak bicara 1 meter saja, masih tertangkap dan jelas, hanya saja untuk mendapatkan efek bass yang enak, jarak bicara ideal ke mic condenser skitar 5-10 cm. - Penempatan mic condenser di area terbuka, menimbulkan masalah saat ada tiupan angin, terutama bila tiupan berasal dari depan mic. - Jarak jangkauan mic wireless, sangat dipengaruhi oleh factor lingkungan sekitar, bangunan yg terbuat dari seng/alumunium memiliki efek penurunan jarak jangkauan mic wireless menjadi kurang dari 50% terutama yg bekerja pada frekuensi VHF. - Bagi yang menginginkan jarak jangkauan yang jauh dan bergerak, sebaiknya menggunakan receiver mic wireless yang menggunakan antenna luar/penguat, yg menggunakan power pada antenanya spt Krezt KRU-8030 atau TOA WT-5800 + antenna TOA YW-4500, hasilnya jarak 100 mtr masih terjangkau dengan baik. - Untuk mendapatkan suara vocal (orang bicara/pidato/sambutan), kayaknya seh speaker TOA, masih yang terbaik di kelasnya. Apalagi saat ini TOA mengeluarkan banyak banget jenis-jenis speaker. - Oh iya … hampir kelupaan …ane juga termasuk yang sering masang S/S buat masjid /musholla ..sudah lebih dari 10 tempat di skitar yg ane pasang …lain kali ane tulis juga deh ..sape tau juga bermanfaat, dan bisa saling share. |