Solfegio Forum
Antara Teori dan Praktek - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Diskusi Bebas (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=9)
+--- Forum: Terserah (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=48)
+--- Thread: Antara Teori dan Praktek (/showthread.php?tid=15297)



Antara Teori dan Praktek - bimo_tok - 21-09-2014

Saya banyak menemui kesenjangan pemikiran untuk menghubungkan antara teori dan praktek pada orang-orang Indonesia yang saya baca di forum-forum.

Misalnya rumus daya P = V * I dan V = I * R yang diajarkan di SMP, banyak yang tidak bisa memahaminya dalam praktek. Rumus ya sekerdar rumus. Praktek lain lagi ceritanya :-D Makanya banyak yang bilang," teori doank... prakteknya kan beda"

Bahkan definisi apa itu tegangan, arus, dan impedansi masih banyak yang ngga ngerti. Padahal itu merupakan dasar dari elektronika. Kalau dasarnya saja ngga ngerti sudah pasti akan gagal memahami gambaran secara keseluruhan apa itu elektronika.

Seorang Newton yang melihat apel jatuh dari pohon, terinspirasi untuk menemukan hukum gravitasi. Bahwa benda kalau "jatuh" tidak ke bawah, tapi menuju benda yang gaya gravitasinya lebih besar. Esensi benda "jatuh" kalau dihubungkan dengan hukum alam akan mudah dipahami. Sedangkan pengamatan orang awam akan menarik kesimpulan bahwa benda kalau "jatuh" akan menuju ke bawah. Padahal bawah itu relatif. Jika orang lagi jungkir balik, bawah dan atasnya berubah. Demikian juga kalau ada di angkasa luar.

Pengalaman atau praktek berguna kalau dimaknai dengan benar. Oleh karena itu manusia diberi akal untuk memaknai pengalamannya sehingga peradabannya menjadi berkembang. Berbeda dengan tumbuhan dan hewan, walaupun pengalamannya beribu-ribu tahun sebanding dengan pengalaman manusia, tapi mereka tidak mengalami perkembangan peradaban.


Balasan: Antara Teori dan Praktek - icm - 21-09-2014

sangat-sangat relative.


RE: Antara Teori dan Praktek - bimo_tok - 21-09-2014

Saya ngobrol sama ponakan yg lagi sekolah di SMA, pengajaran kurikulum 2013 malah makin parah. Gurunya jadi males ngajarin. Cuman dikasih tahu materinya tentang apa, lalu suruh baca sendiri di buku, cari di internet.

Tujuan sekolah bukan agar murid paham tapi agar bisa mengerjakan ujian nasional, dengan cara apapun :xx

Maka rumus2 dihafalkan tapi ngga paham esensinya. Kalau soalnya beda dikit jadi bingung.


Balasan: Antara Teori dan Praktek - gantex - 21-09-2014

Kalo menurut saya sendiri susah kang, kecuali anak atau orang tersebut memiliki IQ diatas rata2 jadi saat membaca teori bisa memperkirakan bagaimana prakteknya dan sebaliknya, teori tanpa praktek juga tidak akan jalan dan juga sebaliknya.

Jadi antara teori dan praktek tidak bisa dipisahkan karena 1 dengan yg lainnya saling berkaitan, meskipun kadang praktek berbeda dengan teorinya, itu karena di ibaratkan antara kata2 dengan perbuatan jadi tidak akan sama, tapi pada dasarnya jika menggunakan SI maka pada dasarnya sama, walaupun ada beberapa orang yg berkata berbeda karena berkembangnya pemikiran orang jadi timbul persepsi dan rumus - rumus baru.


Balasan: Antara Teori dan Praktek - Kang phins - 21-09-2014

Semuanya benar


Balasan: Antara Teori dan Praktek - gedexs - 20-11-2014

hmmmmm mantabbbb


Balasan: Antara Teori dan Praktek - zia - 23-11-2014

teori biasanya didapatkan dari kenyataan nyata. tidak ada teori yang berdiri sendiri. kalo urutannya, membaca -> pengetahuan -> dilakukan -> pengalaman.
praktek tanpa tahu teori, waktu yang diperlukan akan lebih lama, karena diperlukan trial and error dulu.
teori tanpa praktek, ya cuma jadi pengetahuan saja. tidak berkembang dan lama kelamaan akan lupa, sayang sekali.


RE: Antara Teori dan Praktek - bimo_tok - 23-11-2014

(23-11-2014, 07:25 AM)zia Wrote: teori biasanya didapatkan dari kenyataan nyata. tidak ada teori yang berdiri sendiri. kalo urutannya, membaca -> pengetahuan -> dilakukan -> pengalaman.
praktek tanpa tahu teori, waktu yang diperlukan akan lebih lama, karena diperlukan trial and error dulu.
teori tanpa praktek, ya cuma jadi pengetahuan saja. tidak berkembang dan lama kelamaan akan lupa, sayang sekali.

Benar kang.
Tapi jarang sekali orang yang mampu menyimpulkan praktek menjadi suatu teori. Karena tidak mengerti metode ilmiah dan tidak menguasai cara berpikir induktif.
Yang umum dilakukan:
teori -> praktek -> penguatan pemahaman terhadap teori

Walaupun tegangan, arus, tahanan, dan daya sudah diajarkan di SMP tapi masih banyak yang hobi merakit elektronik tidak memahami artinya. Padahal ini sangat dasar.