Solfegio Forum
Tanya : X Over Pasif + X Over Aktif Bener gak??? - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Audio Equipments (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=22)
+--- Thread: Tanya : X Over Pasif + X Over Aktif Bener gak??? (/showthread.php?tid=387)



- Ant On Baruna - 30-08-2010

Pembuaka Topik: hartono

hartono Wrote:Mohon Sharing temen-temen forum

Speaker Fullrange dengan x over pasif, perlu gak sih atau mungkin salah gak kalo kita menggunakan lagi x over aktif..???

kebetulan saya pake x over aktif dengan speaker fullrange dengan x over pasif, suaranya malah cenderung berisik ya, bikin kuping sakit..



- Ant On Baruna - 30-08-2010

indra_co_maniz Wrote:
hartono Wrote:Mohon Sharing temen-temen forum

Speaker Fullrange dengan x over pasif, perlu gak sih atau mungkin salah gak kalo kita menggunakan lagi x over aktif..???


tidak perlu
*fullrange = (hampir mencakup) seluruh frekuensi


jhonycharl Wrote:wah pertanyaan ini sudah ada di blog saya heheheeee
dan sudah saya jawab kan mas hartono :D


hartono Wrote:
jhonycharl Wrote:wah pertanyaan ini sudah ada di blog saya heheheeee
dan sudah saya jawab kan mas hartono :D


iya mas jhon saya sudah baca di blog mas jhon, cuma biar ngerramein aja forumnya mas antoni, kan kalo dibahas terus jadi rame ya gak.... :D


indra_co_maniz Wrote:sekarang saya rubah pertanyaanya, cross over pasif itu yg bagus seperti apa dan cross over aktif itu yang bagus seperti apa (boleh rakitan, built up, boleh juga costum) ? (jawab berdasarkan pengalaman yang jujur ya)  :D


hartono Wrote:Wah mas indra, apa bedanya rakitan ama costum???

kalo aku sih karena buta electro, aku lebih milih x over pasif built up kaya eminence, mungkin komponen yang digunakan kali ya.

kalo yang aktif sekarang aku lagi pake yang behringer cx2310, soalnya murah meriah euy.


jhonycharl Wrote:kalau bicara built up

untuk pasif masih menghandalkan RCF ,audio seven
untuk aktif masih mengandalkan peavey ,behringer


indra_co_maniz Wrote:
hartono Wrote:Wah mas indra, apa bedanya rakitan ama costum???

kalo aku sih karena buta electro, aku lebih milih x over pasif built up kaya eminence, mungkin komponen yang digunakan kali ya.

kalo yang aktif sekarang aku lagi pake yang behringer cx2310, soalnya murah meriah euy.


kalau rakitan, disusun satu persatu perkomponen.. > disusun ke modul > (modul +speaker)
kalau costum, disusun dari modul 1/2 jadi  > (modul + speaker )

Xover pasif punya kelemahan limitasi daya maksimum..
Xover aktif punya kelemahan sistem amplop signal yang lambat dan ada resiko salah pengaturan band.


indra_co_maniz Wrote:
jhonycharl Wrote:kalau bicara built up

untuk pasif masih menghandalkan RCF ,audio seven
untuk aktif masih mengandalkan peavey ,behringer


pasif saya dukung RCF.
aktif saya dukung apa yah ?, dBx aja deh  :(


hartono Wrote:Mas indra, DLMS kan terdapat x over aktif juga kan ya??? (soalnya belum pernah coba jadi gak tau) rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS yang saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???

soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung saya mas???


indra_co_maniz Wrote:Q1 :
rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line
array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???
Q2 :
soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system
yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung
saya mas???

A1 :
pada line array, yang benar-benar di atur adalah : Dispersion control
(dia punya controller khusus pada line array (tidak diXover sembarangan,bahkan produk merk SPL, memberikan bonus software dispersi angel si
speaker) (sumber : David klein)
A2 :
Xover, hanya diambil sinyal sub saja kalau sudah ada speaker full rangenya.  :alien:


hartono Wrote:
indra_co_maniz Wrote:Q1 :
rental sound system besar sekarang banyak pake DLMS saya mau tanya, biasanya rental besar yang menggunakan speaker line
array yang didalamnya sudah ada x over pasif, itu gimana mas ???
Q2 :
soalnya didaerah temat tinggal saya pernah liat rental sound system
yang pake speaker fullrange pake x over aktif lagi, nah jadi bingung
saya mas???

A1 :
pada line array, yang benar-benar di atur adalah : Dispersion control
(dia punya controller khusus pada line array (tidak diXover sembarangan,bahkan produk merk SPL, memberikan bonus software dispersi angel si
speaker) (sumber : David klein)
A2 :
Xover, hanya diambil sinyal sub saja kalau sudah ada speaker full rangenya.  :alien:


jadi yang diambil cuma output subwoofernya aja. output high, mid, gak dipake! oke deh mash indra terima kasih atas ilmunya, waaah saya jadi tambah ilmu nih... :D:D:D:D


jhonycharl Wrote:saya sangat sependapat dengan mas Indra ,kalau boleh carilah crossover aktif yang mempunyai channel sub woofer ,seperti yang saya punya skrng mak nyusss


ihutm Wrote:Sy  gak pake Xover aktif  karena dr Mixer sdh ada sub outnya. Main speaker sy (all Peavey SP2G), sy pakai formasi fullrange saja. Memang di barisan sub sy jaga pakai  equalizer (L config).
Karena system sy sangat sederhana, cuma dua tumpuk kiri kanan (setiap tumpuk 3 sub dan 6 FR) , sy belum merasa perlu DLMS (atau sy salah ya?).
Mixer Mackie kayanya membagi band antara sub dgn fullrangenya cukup baik. Sy masih puas (belum pernah dikomplain hahaha...) dgn format yg sekarang ini.


indra_co_maniz Wrote:iya, DLMS juga menurut saya ga penting-penting amat untuk sound sistem sekarang ini.  :D  (resiko kalau rusak satu maka akan rusak seluruhnya) 25 jeti men, duid dari mana itu kalau rusak... :P


jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat


indra_co_maniz Wrote:
jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat


alasannya karena pabrikan ingin mengembangkan suatu produk yang mudah simple, ngga boros tempat dan mudah penyimpanannya.

sebuah DLMS itu isinya kira-kira :
  • EQ
  • Feedback Destroyer
  • Xover
  • Limiter
  • Compressor
  • Pink Noise
  • RTA
  • memory settingan
coba, kalau beli satu-satu harganya jadi berapa ?, dan kalau rusak satu rusak semua, jadi rugi berapa ?  :shock: pertimbangkan lagi kalau ingin membeli DLMS (saran saya)


ihutm Wrote:
indra_co_maniz Wrote:
jhonycharl Wrote:trus kenapa ya pabrikan berani ambil resiko untuk itu ,padahal kalau mas indra bilang kegunaannya gak penting2 amat


alasannya karena pabrikan ingin mengembangkan suatu produk yang mudah simple, ngga boros tempat dan mudah penyimpanannya.

sebuah DLMS itu isinya kira-kira :
  • EQ
  • Feedback Destroyer
  • Xover
  • Limiter
  • Compressor
  • Pink Noise
  • RTA
  • memory settingan
coba, kalau beli satu-satu harganya jadi berapa ?, dan kalau rusak satu rusak semua, jadi rugi berapa ?  :shock: pertimbangkan lagi kalau ingin membeli DLMS (saran saya)


SETUJU.....  (sekalian latihan persiapan ke senayan nih)


indra_co_maniz Wrote:kalau saya SETUJA aja deh, hee... :P

btw mr. ihut kesenayan ngapain yah kalau boleh tahu ? :arrow:


hartono Wrote:wew mr. ihut dapet job gede nih kayaknya ajak-ajak bang, biar bisa belajar sama abang lah???  :D


indra_co_maniz Wrote:lah mr. ihutnya mana ? :D


hartono Wrote:mr. ihuuuuttttt kemana kau bang???


ihutm Wrote:Latihan ke senayan maksudnya.... mana tahu jdi anggota legislatif bilang "SETUJU"nya udah nggak gugup.
Khan gak lucu kalau gagap seperti penjual oran di sub humor, membahas undang-undang....wkwkwkwwk


hartono Wrote:oalah bung ihut ni cuma guyon toh :D:D dikira emang dapet job di senayan :D:D:D


handyzolanda Wrote:Oh iya saya mau tanya nih. kalau ada speaker JBL 10" , 15" dan 18" built up yang kebetulan sudah ada crossover pasif di dalamnya ( dan kebetulan juga tidak ada bi - ampnya ) kemudian untuk membagi sinyal ke speaker tersebut dengan memakai DLMS. apakah yang harus dilakukan? apakah saya harus mencopot crossover pasifnya ? Tolong bantuannya ya? saya lagi binggung nih. Thanks sebelumnya.  :confused:  :ampun:



- Ant On Baruna - 30-08-2010

gwendy Wrote:silahkan dicopot mas Hans Xover pasifnya. tapi untuk tweeter harus ada capasitor untuk DC blocking.


handyzolanda Wrote:capasitor dc bloking maksudnya gimana mas Gwendy? apakah bisa diambil dari crossover pasif tersebut?  ( maksudnya untuk woofer tidak usah pakai crossover pasif / langsung sedangkan untuk tweeter ngambil dari crossover pasif ). bisa nggak?  :ampun:


gwendy Wrote:ya bisa ngambil dari x over pasif cari yang paling besar kapasitasnya.
bisa juga Tweeter masih pake x over pasif .


handyzolanda Wrote:oh iya mas. kalau saya mau pakai double 15 inch / full rangenya saja. bagaimana? yang artinya crossover aktif tidak dipakai. apakah bisa kalau saya buat switch? ( jadinya kalau switch diaktifkan, woofer melalui X-over pasif. Kalau Switch tidak diaktifkan, woofer tidak melalui X-over pasif )  :laptop:


Tuby@Jepara Wrote:
hartono Wrote:
kalo yang aktif sekarang aku lagi pake yang behringer cx2310, soalnya murah meriah euy.

Emang disana hrganya brp pak Tono? :D


Emir Widya Wrote:Kalau boleh saya menjawab, saya lebih percaya LMS, karena seperti yang disebutkan diatas LMS terdiri dari berbagai fungsi. Salah satu fungsi yang tidak terdapat di dalam crossover pasif adalah limiter dan delay.

Kalau saya menggunakan speaker full range saya menggunakan LMS hanya untuk memisahkan sub woofer dengan full rangenya. Tetapi, jika saya mau mendengar hasil yang lebih bagus, saya copot crossover pasifnya. Saya jawab sedikit saja dulu, filter dalam crossover pasif hanya paling besar 12 atau 18 dB per oktaf, sedangkan LMS dapat mencapai 48 dB per oktaf


gwendy Wrote:@ hans : bisa pasang switch. Tapi pake yang kualitasnya bagus.
@ emir jelas jauh beda satu pasif satu aktif, apalagi yang namanya DLMS
@ Tuby gak sampai 1 jeti, coba cek di www. tiganegeri.com


Emir Widya Wrote:Mas Gwendy, tapi hati-hati dengan switch, karena kontak poitnya sangat tipis, sering kali dengan JBL jaman dulu mati menyala, karena kontak pointnya tidak menempel dengan baik. Memang pasti lebih baik Mas, oya ngomong-ngomong ada di atara Mas-Mas yang sudah memperhatikan penyimpangan fasa sebagai akibat penggunaan crossover pasif dan crossover aktif?


gwendy Wrote:sdh pernah dibahas mas kayaknya di crossover pasif deh di bagian loudspeaker.
masalah filter orde ke sekian  :)


Emir Widya Wrote:Ini memang berkait dengan orde, tapi bagaimana mengkoreksinya secara polaritas, penyelarasan waktu tempuh, ataupun mengakalinya dengan menggeser fasa.


gwendy Wrote:klu pasif jelas sulit , pemakain komponen kompensasi dibutuhkan tapi tdk serta merta menyelesaikan masalah, klu aktif delay time bisa mengatasi, dengan bantuan CRO


Emir Widya Wrote:Mas Gwendy melihat pergeseran fasanya gimana caranya Mas? Apa dengan cara mengakali crossover pasif ini bisa dilakukan? CRO yang Mas maksudkan apa ya Mas?


gwendy Wrote:CRO = oscilloscope
bisa liat bentuk gelombangnya mas
mengakali Xover pasif keknya saya nyerah deh butuh komponen dewa ( istilah home audio )
mengatasi puncak dan lembahnya saja sdh sulit mas apalagi phase shiftnya :D


Emir Widya Wrote:Waduh musti beli oscilloscope ya? Saya sih cuma mengandalkan smaart live saja Mas Gwendy.


gwendy Wrote:tapi Smaart live ada fasilitas scope kan kayak true RTA cuma klu scope virtual begitu kadang gak tahan input yang tinggi dan harus beli probe khusus.


Emir Widya Wrote:Iya Mas, jadi kita cuma mengukurnya setelah speaker lengkap di dalam box dan menggunakan microphone untuk pengukuran Mas. Ini saya lakukan untuk mengecek fasa dan respon frekuensi Mas Gwendy.


gwendy Wrote:sama yang saya pake disini pake mic juga klu speaker, klu cuma Xover langsung ke outnya.
tapi paling pas ya di depan speaker dengan jarak mic yang sama dari tiap driver.
btw mas hansnya kemana apa sdh dicoba  :D


handyzolanda Wrote:Ini lagi mau dibuka mas crossover pasifnya.  :ide:


gwendy Wrote:ok ditunggu hasilnya mas  :goodluck:


Roni_b.mayor Wrote:
gwendy Wrote:silahkan dicopot mas Hans Xover pasifnya. tapi untuk tweeter harus ada capasitor untuk DC blocking.


saya masih kurang paham ini yang dimaksud DC blocking dan penentuan nilai C nya.....barang kali ada yang bisa bantu..???


Roni_b.mayor Wrote:klo saya mau taruh x over point utk high pada 1,3 kHz ..apakah C 6,8 uF cukup ...???


Emir Widya Wrote:Nah Mas Roni musti cek di internet Mas, dengan menggunakan crossover kalkulator. Perkara C itu nanti menyesuaikan dengan komponen yang dipergunakan, sebenarnya L juga. Tapi saya rasa kalau speaker besar crossover pointnya tidak lari kok Mas.


Roni_b.mayor Wrote:klau pak emir untuk high juga dikasih pasif xover ( L dan C ) walau sudah memakai DLMS..?


Emir Widya Wrote:Saya tidak pernah pakai lagi Mas, pemborosan itu sih Mas, dan mengubah impedansi dan pergeseran fasa. Mas itu sub woofer untuk water park harusnya sudah sampai besok Pak.


wha-wha Wrote:kalau xover aktif custom rakitan coba regulator untuk masing masing di pisah..klo untuk sub sama low pakai regulator FET,untuk Midel regulator Transistor dan untuk high bisa pakai transistor atau IC..saya ssudah mencoba hasilnya boleh di aduu...klo Behxxxer mah lewat...


Lanjutkan...


- Muslim Jamil - 03-01-2011

mau tanya juga nich..... saya lagi rencana buat Xover pasif (yang ada dalam Box speaker),
gimana cara membuat lilitan pada Xover untuk nilai tertentu?????
apakah sudah ada yang jual jadi?????
atau ada rekan2 yang bisa bantu membuatnya?????
Masih pemula kang..... belum paham hitung nilai+buatnya..... paling cuma liat skema yang ada... :D




- mat - 19-03-2011

mungkin yg begini kang? 
[Image: uQYVyDnsZ-1st_order_passive-crossover-circuit.gif]


NileSeestedut exalmprem Alibrilttwibe Knodlence - BofeBessgap - 19-09-2013

hr hogan sito ufficiale ha hogan scarpe dk scarpe hogan gr moncler 2013 qi moncler 2013 ml moncler sito ufficiale pt moncler sito ufficiale pr moncler outlet et giubbotti moncler bc louis vuitton sito ufficiale borse av borse louis vuitton mx louis vuitton sito ufficiale borse ui moncler jacket vn moncler jacket lr giubbotti moncler np louis vuitton outlet online bj louis vuitton borse hq borsa louis vuitton ev borsa louis vuitton vs louis vuitton borse or louis vuitton outlet rc gucci borse mi gucci sito ufficiale zp gucci outlet tl gucci borse zn bauletto gucci zd gucci borse jq hogan scarpe uomo sj hogan scarpe uomo vn hogan scarpe


RE: Tanya : X Over Pasif + X Over Aktif Bener gak??? - inonxapexNSA - 24-04-2014

Klo sy untuk tweeter saja yg saya pasangin xover pasif, dgn alasan takut xover aktif pada freq high eror, jd bs numpang di freq midle.