Solfegio Forum
Semua tentang take vokal - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Diskusi Umum (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=6)
+--- Forum: Musik Digital (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=33)
+---- Forum: Pojok Digital (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=38)
+---- Thread: Semua tentang take vokal (/showthread.php?tid=4436)

Pages: 1 2 3 4


- akbarmaliqi - 20-02-2011

Aku punya beberapa pertanyaan nih buat rekan2 yang udah punya pengalaman lebih di bidang audio engineering.

1. Apa itu proximity effect?
2. Apa itu polar pattern?
3. Apa itu cardioid?
4. Apa itu omnidirectional?
5. Apa itu figure of 8?
6. Bagaimana cara mengatur letak mic agar mendapatkan hasil yg bagus?
7. Waktu take vocal, biasanya mic menangkap suara bocoran dari headphone. Bagai mana cara mengatasinya?

Buat skarang, cukup segitu dulu. Makasih sebelum nya. :)


- ferry siregar - 26-02-2011

apa itu proximity effect : wah panjang ceritanya... mending cek kesini dechhh...
http://en.wikipedia.org/wiki/Proximity_effect_%28audio%29


- akbarmaliqi - 27-02-2011

wahh iya bang ferry,, nanti aku cek..

oiya,, kalo yang laen laen nya bang???  :-? :-? :-/


- bang_dewa - 27-02-2011

akbarmaliqi link=topic=4854.msg53116#msg53116 date=1298187296 Wrote:Buat skarang, cukup segitu dulu. Makasih sebelum nya. :)


segitu dulu tapi bikin jidat berkerut untuk menjawabnya, ayo belajar sama² dan jangan lupa minum obat sakit kepala untuk menanggulangi pusing saat membaca tulisan dibawah ini
mulai dari yang pertama:

Polar Pattern atau Pola Penangkapan
pada dasarnya microfon dirancang untuk menangkap sumber suara yang datang dari berbagai arah :D namun dia juga bisa di desain untuk menangkap sumber suara yang hanya datang dari arah tertentu saja :\/ untuk aplikasi live misalnya, mikrofon " directional " jauh lebih disukai. karena penyanyi umumnya menggunakan mic hand-held untuk menangkap suara si penyanyi saja dan harus direct ke mikrofon. perbedaan pola penangkapan mikrofon terhadap bunyi ini disebut "polar pattern"

Cardiodid
disebut juga " undirectional " adalah tipikal mikrofon yang menangkap bunyi bukan dari 1 arah tertentu saja ( dari depan dan sedikit dari samping) nama cardiodid konon diambil dari polar pattern-nya yang mirip bentuk jantung atau hati :-/ sesuai dengan kata cerdiac yang berhubungan dengan jantung :-?

Omni-Directional
disebut juga dengan " non-directional " jenis ini menangkap bunyi dari segala penjuru dengan dominasi yang sama dari semua arah:)
mikrofon ini jarang sekali dipakai untuk aplikasi live namun sangat sering digunakan dalam lingkungan studio rekaman. karena dalam situasi rekaman, sangat kecil sekali kemungkinan feedback. secara umum omni-directional tidak disarankan untuk kondisi live :-?

Figure-Eight
jenis ini memang masih menangkap bunyi yang datang dari depan dan belakangnya, namun dia lebih sensitif jika menangkap bunyi yang datang dari arah kedua sisinya ( dari samping ) :-/ kalau diperhatikan pola penangkapannya sangat mirip dengan angka 8. maka dari itu disebut " figure-eight ". jenis ini sering digunakan untuk live dengan aplikasi tertentu. khususnya untuk meminimalkan penggunaan 2 buah mikrofon, misalnya dipasang pada tom-tom drum atau pada kendang dang dut dipasang ditengah antara ketipung tak dan kendang dut :-/

untuk peletakan mic maunya digunakan untuk apa nih? saya terkondisi dalam situasi live, maka saya bahas mengenai teknik miking mic live performance dan itupun saya ambil dari placemen SE senior² saat saya menjadi assisten mereka. mari kita bongkar rahasia miking live performance mereka secara umum:
seringkali assisten SE ataupun crew meletakkan mic disembarang tempat disekitar instrument atau amplifiernya namun itu semua sudah ditentukan letaknya jauh hari sebelum event digelar.proses pemilihan mic, penempatan mic dan mengatur jaraknya dari sumber suara ( yang disebut proses miking ) adalah sesuatu yang tidak bisa dihiraukan begitu saja [-X karena dari sinilah bermulanya sebuah sound yang hebat. berlanjut pada miking instrument:

Kick Drum
menyenangkan rasanya mendengarkan sound kick drum yang cukup bottom dan juga sekalian bright sehingga memunculkan suara " klik " saat pedal menyentuh permukaan dari head drum. cobalah untuk menggunakan Shure SM91, AKG D112 atau Electro Voice RE20 yang ditempatkan kira² 3 sampai 4 inci dari kulit drum. bila menggunakan D112 atau RE20 hadapkan dia langsung ke arah dimana permukaan head drum yang tersentuh pedal kick. kemudian letakkan SM57 juga di bagian sebelah dalam pada titik yang tepat ( sebaiknya mencari posisi yang tepat, biasanya berhadapan dengan kepala pedal kick yang menyentuh membran drum ), kemudian gate-lah keduanya. kombinasi dari keduanya akan memberi gebukan, attack, dan brightness yang mungkin kita inginkan selama ini. kalau teman saya bilang, suaranya jlegur ;))

Snare Drum
ini adalah salah satu cara yang sederhana yaitu meletakkan mic diatas dan di bawah snare drum. letakkan SM57 dengan jarak kira² 1 inci dari head drum dan jarak yang sama pada mic dibawah ( jangan lupa tekan tombol inverse untuk mic yg bawah agar fase sinyal jadi 1 arah dengan mic yang atas, jika mixer tidak memiliki fasilitas inverse maka jangan memasang mic di bawah snare drum karena fase akan berlawanan dan suara menjadi lemah) penempatan mic yang seperti ini memerlukan pencampuran dari kedua sound yang cukup teliti. beberapa lebih menyukai posisi mic yang ditempatkan dengan sudut 90° kira² sejauh 3 inci dari pinggir lingkaran dan selalu dibawah headnya BUKAN DI SNARE-nya, hal ini harus didukung setting ekualiser yang agak radikal  :-/ mic atas 9kHz di-cut 3dB, 1.25kHz di-boost 3dB, 800Hz di-cut sampai 6dB dan 160Hz di-cut 3dB :D High Pass Folter (HPF) diset pada angka ± 100Hz. sedangkan untuk mic yang di bawah adalah 8kHz di-boost 3dB, 4kHz di-cut 3dB,800Hz dan 400Hz di-cut sampai habis dibawah  :D HPF diset ± 300Hz. sebaiknya kedua mic tersebut di-gate ( slow release untuk mic atas dan fast release untuk mic yang bawah ) atau kompres mic yang diatas dengan ratio 4:1 dan mic bawah tanpa kompres alias gate saja. sedikit tambahan reverb akan mempermanis sound snare tersebut :-bd. teknik cadangan adalah sama dengan cara diatas namun ada penambahan mic yang ketiga ( biasanya condenser mic SM81) ditempatkan disamping snare drum di depan lobang udara dengan jarak ± 1 inci, sebaiknya siapkan kompressor intuk mic yang terakhir dan lakukan kopres dengan ratio 10:1. teknik ini sering dilakukan untuk jenis musik rock \m/

Kabinet Gitar
sekali lagi ada 3 option yang dapat kita lakukan untuk me-miking kabinet gitar :xx
pertama: saat memiking 2 buah kabinat tertutup seperti Marshall yang 4x12. bila keduanya diletakkan saling bersebelahan atau disusun tingkat, mic untuk kabinet yang kanan atas ditempatkan di depan speaker yang paling atas dan paling kanan ( dari keempat speaker yang terdapat dalam 1 kabinet ). sedangkan mic yang satunya tempatkanlah di depan speaker yang paling bawah sebelah kiri ( dari keempat speaker yang terdapat dalam 1 kabinet ). untuk kabinet yang kanan atas akan memberikan karakter suara yang bright dan yang kiri bawah akan memberikan karakter suara yg lebih "dalam" ( kalau gak percaya, tempelkan telinga Anda pada speaker tersebut dang dengerkan dengan teliti perbedaan suaranya karena dari pabrik memang diberi speaker yang berbeda pula ;)) ). perpaduan dari kedua karakter tadi akan memberikan sound dengan tone yang kaya. gunakan SM57 yang sering digunakan untuk me-miking kabinet speaker.
kedua: bila ternyata gitaris tersebut menggunakan 3 buah kabinet speaker, biasanya yang terakhir digunakan untuk "dry" kabinet dan yang 2 pertama tadi digunakan unutk menghadirkan efek  "stereo" :D tempatkanlah sebuah SM57 untuk "dry" kabinet dan beri jarak yang cukup jauh antara kedua kabinet kiri dan kanannya untuk mendapatkan pemisahan yang sebenarnya, setidaknya ± 50cm dari depan speaker kabinet yang ke-3 tersebut. pada mixer, PAN channel "dry" kabinet pada posisi tengah (center) ;-) dan begitu juga dengan channel mic kanan di-PAN ekstrem ke kanan, untuk channel mic kiri di-PAN ekstrem ke kiri
ketiga: menggunaka mic Rode NT1 bila bertemu kabinet speaker jenis open back ( misalnya rockstron ) letakkan1 inci dari lobang belakang kabinet speaker tersebut

take vocal bila bocoran suara masuk ke dalam mic hanya ada 3 kemungkinan solusinya
pertama kecilkan volume headphone
kedua kecilkan volume gain pada mixer
ketiga gunakan helm standart SNI agar suara dari headphone tidak terlalu kencang =))

nah sudah mirip pelajaran dikelas, bagi rekan solfer yang mau menambah atau melengkapi dan tidak setuju dengan tulisan diatas silahkan dilanjutkan dibawah saya :-bd
sebelumnya maaf bila tulisan diatas mirip dengan trad yg sudah ada karena saya hanya berusaha menjawab pertanyaan TS, apabila terjadi kemiripan materi silahkan patroler menggeser² sesuai kapling masing²
bagaimana obat sakit kepalanya apakah sudah berfungsi mengurasi rtasa askit kepala setelah membaca tulisan yang panjangnya seperti kereta api tersebut ;))






- adhi elc - 27-02-2011

keren .  \m/


- soerdjanto - 27-02-2011

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:
ketiga gunakan helm standart SNI agar suara dari headphone tidak terlalu kencang =))

:D :D :-bd


- bjO - 27-02-2011

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:segitu dulu tapi bikin jidat berkerut untuk menjawabnya, ayo belajar sama² dan jangan lupa minum obat sakit kepala untuk menanggulangi pusing saat membaca tulisan dibawah ini
mulai dari yang pertama:

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:Polar Pattern atau Pola Penangkapan
pada dasarnya microfon dirancang untuk menangkap sumber suara yang datang dari berbagai arah :D namun dia juga bisa di desain untuk menangkap sumber suara yang hanya datang dari arah tertentu saja :\/ untuk aplikasi live misalnya, mikrofon " directional " jauh lebih disukai. karena penyanyi umumnya menggunakan mic hand-held untuk menangkap suara si penyanyi saja dan harus direct ke mikrofon. perbedaan pola penangkapan mikrofon terhadap bunyi ini disebut "polar pattern"
Cardiodid
disebut juga " undirectional " adalah tipikal mikrofon yang menangkap bunyi bukan dari 1 arah tertentu saja ( dari depan dan sedikit dari samping) nama cardiodid konon diambil dari polar pattern-nya yang mirip bentuk jantung atau hati :-/ sesuai dengan kata cerdiac yang berhubungan dengan jantung :-?

Omni-Directional
disebut juga dengan " non-directional " jenis ini menangkap bunyi dari segala penjuru dengan dominasi yang sama dari semua arah:)
mikrofon ini jarang sekali dipakai untuk aplikasi live namun sangat sering digunakan dalam lingkungan studio rekaman. karena dalam situasi rekaman, sangat kecil sekali kemungkinan feedback. secara umum omni-directional tidak disarankan untuk kondisi live :-?

Figure-Eight
jenis ini memang masih menangkap bunyi yang datang dari depan dan belakangnya, namun dia lebih sensitif jika menangkap bunyi yang datang dari arah kedua sisinya ( dari samping ) :-/ kalau diperhatikan pola penangkapannya sangat mirip dengan angka 8. maka dari itu disebut " figure-eight ". jenis ini sering digunakan untuk live dengan aplikasi tertentu. khususnya untuk meminimalkan penggunaan 2 buah mikrofon, misalnya dipasang pada tom-tom drum atau pada kendang dang dut dipasang ditengah antara ketipung tak dan kendang dut :-/

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:untuk peletakan mic maunya digunakan untuk apa nih? saya terkondisi dalam situasi live, maka saya bahas mengenai teknik miking mic live performance dan itupun saya ambil dari placemen SE senior² saat saya menjadi assisten mereka. mari kita bongkar rahasia miking live performance mereka secara umum:
seringkali assisten SE ataupun crew meletakkan mic disembarang tempat disekitar instrument atau amplifiernya namun itu semua sudah ditentukan letaknya jauh hari sebelum event digelar.proses pemilihan mic, penempatan mic dan mengatur jaraknya dari sumber suara ( yang disebut proses miking ) adalah sesuatu yang tidak bisa dihiraukan begitu saja [-X karena dari sinilah bermulanya sebuah sound yang hebat. berlanjut pada miking instrument:

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:Kick Drum
menyenangkan rasanya mendengarkan sound kick drum yang cukup bottom dan juga sekalian bright sehingga memunculkan suara " klik " saat pedal menyentuh permukaan dari head drum. cobalah untuk menggunakan Shure SM91, AKG D112 atau Electro Voice RE20 yang ditempatkan kira² 3 sampai 4 inci dari kulit drum. bila menggunakan D112 atau RE20 hadapkan dia langsung ke arah dimana permukaan head drum yang tersentuh pedal kick. kemudian letakkan SM57 juga di bagian sebelah dalam pada titik yang tepat ( sebaiknya mencari posisi yang tepat, biasanya berhadapan dengan kepala pedal kick yang menyentuh membran drum ), kemudian gate-lah keduanya. kombinasi dari keduanya akan memberi gebukan, attack, dan brightness yang mungkin kita inginkan selama ini. kalau teman saya bilang, suaranya jlegur ;))

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:Snare Drum
ini adalah salah satu cara yang sederhana yaitu meletakkan mic diatas dan di bawah snare drum. letakkan SM57 dengan jarak kira² 1 inci dari head drum dan jarak yang sama pada mic dibawah ( jangan lupa tekan tombol inverse untuk mic yg bawah agar fase sinyal jadi 1 arah dengan mic yang atas, jika mixer tidak memiliki fasilitas inverse maka jangan memasang mic di bawah snare drum karena fase akan berlawanan dan suara menjadi lemah) penempatan mic yang seperti ini memerlukan pencampuran dari kedua sound yang cukup teliti. beberapa lebih menyukai posisi mic yang ditempatkan dengan sudut 90° kira² sejauh 3 inci dari pinggir lingkaran dan selalu dibawah headnya BUKAN DI SNARE-nya, hal ini harus didukung setting ekualiser yang agak radikal  :-/ mic atas 9kHz di-cut 3dB, 1.25kHz di-boost 3dB, 800Hz di-cut sampai 6dB dan 160Hz di-cut 3dB :D High Pass Folter (HPF) diset pada angka ± 100Hz. sedangkan untuk mic yang di bawah adalah 8kHz di-boost 3dB, 4kHz di-cut 3dB,800Hz dan 400Hz di-cut sampai habis dibawah  :D HPF diset ± 300Hz. sebaiknya kedua mic tersebut di-gate ( slow release untuk mic atas dan fast release untuk mic yang bawah ) atau kompres mic yang diatas dengan ratio 4:1 dan mic bawah tanpa kompres alias gate saja. sedikit tambahan reverb akan mempermanis sound snare tersebut :-bd. teknik cadangan adalah sama dengan cara diatas namun ada penambahan mic yang ketiga ( biasanya condenser mic SM81) ditempatkan disamping snare drum di depan lobang udara dengan jarak ± 1 inci, sebaiknya siapkan kompressor intuk mic yang terakhir dan lakukan kopres dengan ratio 10:1. teknik ini sering dilakukan untuk jenis musik rock \m/

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:Kabinet Gitar
sekali lagi ada 3 option yang dapat kita lakukan untuk me-miking kabinet gitar :xx
pertama: saat memiking 2 buah kabinat tertutup seperti Marshall yang 4x12. bila keduanya diletakkan saling bersebelahan atau disusun tingkat, mic untuk kabinet yang kanan atas ditempatkan di depan speaker yang paling atas dan paling kanan ( dari keempat speaker yang terdapat dalam 1 kabinet ). sedangkan mic yang satunya tempatkanlah di depan speaker yang paling bawah sebelah kiri ( dari keempat speaker yang terdapat dalam 1 kabinet ). untuk kabinet yang kanan atas akan memberikan karakter suara yang bright dan yang kiri bawah akan memberikan karakter suara yg lebih "dalam" ( kalau gak percaya, tempelkan telinga Anda pada speaker tersebut dang dengerkan dengan teliti perbedaan suaranya karena dari pabrik memang diberi speaker yang berbeda pula ;)) ). perpaduan dari kedua karakter tadi akan memberikan sound dengan tone yang kaya. gunakan SM57 yang sering digunakan untuk me-miking kabinet speaker.

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:kedua: bila ternyata gitaris tersebut menggunakan 3 buah kabinet speaker, biasanya yang terakhir digunakan untuk "dry" kabinet dan yang 2 pertama tadi digunakan unutk menghadirkan efek  "stereo" :D tempatkanlah sebuah SM57 untuk "dry" kabinet dan beri jarak yang cukup jauh antara kedua kabinet kiri dan kanannya untuk mendapatkan pemisahan yang sebenarnya, setidaknya ± 50cm dari depan speaker kabinet yang ke-3 tersebut. pada mixer, PAN channel "dry" kabinet pada posisi tengah (center) ;-) dan begitu juga dengan channel mic kanan di-PAN ekstrem ke kanan, untuk channel mic kiri di-PAN ekstrem ke kiri
ketiga: menggunaka mic Rode NT1 bila bertemu kabinet speaker jenis open back ( misalnya rockstron ) letakkan1 inci dari lobang belakang kabinet speaker tersebut

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:take vocal bila bocoran suara masuk ke dalam mic hanya ada 3 kemungkinan solusinya
pertama kecilkan volume headphone
kedua kecilkan volume gain pada mixer
ketiga gunakan helm standart SNI agar suara dari headphone tidak terlalu kencang =))

bang_dewa link=topic=4854.msg56508#msg56508 date=1298791408 Wrote:nah sudah mirip pelajaran dikelas, bagi rekan solfer yang mau menambah atau melengkapi dan tidak setuju dengan tulisan diatas silahkan dilanjutkan dibawah saya :-bd
sebelumnya maaf bila tulisan diatas mirip dengan trad yg sudah ada karena saya hanya berusaha menjawab pertanyaan TS, apabila terjadi kemiripan materi silahkan patroler menggeser² sesuai kapling masing²
bagaimana obat sakit kepalanya apakah sudah berfungsi mengurasi rtasa askit kepala setelah membaca tulisan yang panjangnya seperti kereta api tersebut ;))


baca ulang ah biar paham ~X(
musti 2 semester nih :xx


- JK - 27-02-2011

tambah mumet aq ~X(,harus diresapi dulu biar mudeng :\/


- bang_dewa - 27-02-2011

saya sudah bilang kalau sebelum membaca harus siapkan obat sakit kepala :D


- akbarmaliqi - 27-02-2011

Edun "peletakan mic drum" nya.. Lengkap banget. :D

Kalo buat yg 1-5 udah jadi agak ngerti dikit aku..

Nomer 6 itu maksutnya peletakan mic buat take vokal di studio (baca: kamar). Apakah ada aturan tertentu yg kudu di pake. Mic yg aku pake behringer c1 ..

Trus buat masalah bocoran dari headphone aku udah punya solusi sendiri.
Si penyanyi ku suruh teken headphone nya serapet mungkin di kuping nya. Hasilnya lumayan berpengaruh lah. :))