![]() |
|
Bedah AVR (Automatic Voltage Regulator) pada genset - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: SS Lain-Lain (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: Bedah AVR (Automatic Voltage Regulator) pada genset (/showthread.php?tid=4480) |
- achenk - 22-02-2011 bagi rekan-rekan solfers yang tau fungsi dari alat ini mohon dishare disini, baik itu fungsi, skema dan juga cara memperbaiki alat tersebut kalau rusak. :) Waktu dan tempat kami persilahkan :D - sarbini - 22-02-2011 Kebetulan jenset aku pakai AVR untuk dinamonya, untuk memperbaikinya belum pernah,tapi aku kawatir kata orang,dinamo jenis ini mudah rusak. - sarbini - 22-02-2011 Dinamoku mereknya loray sommer made in france 35kv 3 phase,bagaimana menurut teman2,enak pakai kolbuster apa pakai AVR - JM sound - 22-02-2011 genset punyaku gak ada AVR nya sech, cuma pake stabiliser tambahan buat asesoris.. - topicvanhouten - 22-02-2011 @kang sarbini : bukane dobel kang,, pake collboster ama avr to...? aku juga menunggu skema AVR nya dech... - zia - 22-02-2011 Saya tuliskan sebatas kemampuan saya: Fungsi AVR adalah untuk stabilisasi tegangan keluaran alternator. Bukan frekuensinya, karena frekuensi tergantung oleh putaran engine. Bagaimana proses stabilisasinya? Mari kita lihat cara kerja alternator. 1. Alternator membangkitkan tegangan dengan cara, memutar magnet di deket kumparan. 2. Akibatnya kumparan tersebut terinduksi elektromagnetik yang akhirnya mengeluarkan tegangan. 3. Tegangan keluaran dipengaruhi oleh: Kuat medan magnet, Banyaknya kumparan, kecepatan putar magnet. Ok, disini kita lihat bahwa banyaknya kumparan sudah pasti (fixed), dan kecepatan putar juga sudah pasti (frekuensi tetap). Satu-satunya cara mengatur tegangan output yang termudah dengan mengatur kuat medan magnet. Nah, itulah mengapa magnet yang digunakan dalam alternator biasanya menggunakan magnet elektrik (magnet yang dihasilkan oleh listrik). Dengan magnet listrik, maka kuat medan magnet akan bisa bervariasi berdasarkan daya yang diberikan kepada magnet listrik itu. makin besar daya yang diberikan kepada magnet lsitrik, makin kuat sifat magnetnya. Dan hasil akhirnya, makin tinggi tegangannya. AVR disini berfungsi untuk memberikan daya (dalam kasus ini biasanya arus) pada magnet listrik yang besarnya bervariasi disesuaikan menurut kondisi. Jika tegangan output cenderung turun (akibat beban yang berat) maka AVR akan memberikan arus yang besar kepada magnet listrik. Demikian juga sebaliknya. Jadi tegangan output akan cenderung stabil, tidak lari kemana2 :D AVR ini memiliki input sensor tegangan dari keluaran alternator dan outputnya arus yang menuju magnet listrik. Secara real, biasanya magnet listrik ini berupa rotor. Dan kumparan biasanya berupa stator. Dimana konstruksinya rotor berputar didalam stator. AVR biasanya dibuat dalam bentuk yang kompak dan rigid, karena dia harus handal dalam segala kondisi. Tak heran jika dia diproteksi sedemikian rupa (biasanya di cor oleh resin) untuk melindungi komponen didalamnya. Efek negatifnya memang susah untuk memperbaiki AVR ini, tetapi sepengetahuan saya, AVR ini jarang rusak kok. Skema AVR saya tidak punya, cara memperbaiki juga nggak ada pengalaman. Menurut saya mending cari2 AVR bekas di loakan. Karena biasanya masih jalan dengan bagus walaupun alternatornya sudah rusak... - icm - 22-02-2011 sarbini link=topic=4898.msg53871#msg53871 date=1298334186 Wrote:Dinamoku mereknya loray sommer made in france 35kv 3 phase,bagaimana menurut teman2,enak pakai kolbuster apa pakai AVR punya saya silent 0.8kVA :)) ada AVRnya ngga tahu sebelah mana ? :-?? buat nyalain lampu dan kipas angin kalau mati lampu... - im4m_okee - 22-02-2011 wah kalo aku sih ganti baru avr nya.... kalo perbaiki... . Kalo di sini paling gampang cari avr nya honda compatibel. kalo avr nya yamaha dll suseh..... :xx
- Gea - 22-02-2011 Sekedar ide di dalam kepala tapi belum sempat mengaplikasikannya, maklum belum punya genset :D AVR pada stavolt yang menggunakan stepper motor sebenarnya bisa di modifikasi, langsung untuk mengatur tinggi rendahnya gas pada genset. kalau ada stavolt diloakan tapi rangkaian stepper dan dinamo steppernya masih bagus bisa di berdayakan. Prinsipnya jika voltase ketinggian motor stepper berputar ke kiri maka jika voltase kerendahan karena beban tinggi maka motor stepper berputar ke kanan. Ini bisa dimodifikasi untuk menurunkan atau menaikkan tuas gas genset. Nanti tak coba gambar - zia - 22-02-2011 Mas Gea, saya rasa ini akan cocok untuk stabilisasi frekuensi genset. Jadi inputnya frekuensi, keluarannya gerakan motor. Idenya bagus buat penghematan bbm... |