Solfegio Forum
FAKTA VS KONTRAVERSI KEYBOARD YAMAHA - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Instrument Musik (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Keyboard (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=25)
+---- Forum: Yamaha (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=51)
+---- Thread: FAKTA VS KONTRAVERSI KEYBOARD YAMAHA (/showthread.php?tid=5650)

Pages: 1 2 3 4 5 6


- Kortal Nadeak - 07-04-2011

Fakta tentang Keyboard Yamaha:
1. Keyboard Yamaha paling mudah berafiliasi dengan berbagai software yang beredar saat ini. Contohnya: Cakewalk Pro Audio 9. Struktur midi dan style Yamaha sangat dekat dengan sistem Cakewalk. Buktinya, style Yamaha bisa dibuat dengan hanya menambahkan kode marker fn: Main A, fn: Fill in AA, dst pada bar midi di Cakewalk. Merek keyboard lainnya memiliki sistem yang berbeda dengan Cakewalk.
2. Banyak orang tertarik mengembangkan software untuk Yamaha. Misalnya, midi2style (software membuat style dari midi dengan program java), One Man Band (software untuk main keyboard di komputer, memutar midi,  dan membuat style Yamaha). Selain yang saya sebutkan ini, masih banyak software lainnya, misalnya style player, style maker dengan pengembangan CASM, Voice editor, OTS editor, dan lain-lain.
3. Yamaha paling banyak merilis tipe keyboard dari low end, medium end, hingga profesional end. Produk Yamaha antara lain tipe PSR (PSR 210, 420, 350, 450, 550, 630, 720, 1000, 1500, 2000, 2100, 3000, 9000, PSR E-213, E-413, E-423, PSR S-500, S-550, S700, S-710, S-900, S910), tipe DGX, YPT, Tyros 1,2,3, dan 4,  dan dll.
4. Kursus musik di Indonesia kebanyakan menggunakan keyboard Yamaha (baik yang versi piano maupun yang versi arranger).
5. Pengoperasian yang mudah dengan menggunakan istilah teknis yang mudah dipahami. Misal, Intro, Main, Fill-in, Ending, Start/Stop, transpose, metronom, voice (di keyboard lain ada yang menyebutnya tone, program) style (di keyboard lain, misalnya Casio menyebutnya rhythm), dll.
6. Style Yamaha relatif mudah didapatkan baik yang gratis (ada ribuan di internet dengan kualitas bervariasi (bagus, tidak bagus), maupun yang berbayar.
7. Promosi Yamaha sangat gencar di seluruh dunia (banyak video tentang Yamaha bisa ditonton lewat Youtube, dan banyak situs (resmi dan tidak resmi) yang secara langsung maupun tidak langsung mempromosikan Yamaha.
8. Keyboard Yamaha hampir pasti bisa ditemukan di semua toko keyboard, dan akhirnya Yamaha bisa dengan mudah kita temukan ke mana saja kita pergi di seluruh nusantara.

Kontroversi tentang Yamaha:

1. Beberapa user mengatakan bahwa Yamaha kurang dalam inovasi. Sebagai contoh Tipe PSR 1500, 3000, S700, S710, S900, S910 tidak ada tampak inovasi, “hanya” perubahan casing dan penambahan style dan voice untuk tipe selanjutnya. (Hal ini perlu dikonfirmasi kebenarannya).
2. Ada forum (luar dan dalam negeri) yang membahas tentang “bad design” di fill in Yamaha. Ada loncatan (baca: cacat) aransement apabila kita pindah dari Main A ke Main D, dan apabila tombol fill in ditekan dengan timing yang kurang pas, maka fill in berjalan dengan tidak sempurna (hanya suara drum yang tetap berjalan secara benar, sedangkan bass dan chordnya mengikuti pola bass dan chord Main yang akan dituju, padahal pola bass dan chord di Fill in umumnya berbeda dengan yang ada di Main).
3. Banyak orang mengeluh tentang karakter output suara Yamaha kurang optimal (ada yang menyebut datar, kurang nendang, kurang tebal, kurang real, dll). Padahal yang sebenarnya adalah tidak ada suara internal keyboard yang suaranya benar-benar real seperti suara instrumen aslinya, yang ada adalah tingkat kemiripan suara masing-masing keyboard dengan instrumen aslinya berbeda-beda (sangat mirip, mirip, agak mirip).

Pendapat Pribadi tentang Keyboard:
Setelah saya mencoba banyak merek keyboard dengan berbagai tipe (Yamaha: PSR 210, 350, 450, 550, E-413, S500, S550, S710, S910; Roland: EXR-5, E-09, E-50, E-60; Korg: Pa-50, Pa-500, Technics: KN2000, KN6500, KN7000, KN2400, KN2600; Casio: CTK-881, WK-1800, WK-3800), maka saya dapat membuat kesimpulan sebagai berikut:
1. Masing-masing keyboard memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
2. Janganlah menjadi user fanatik. Kalau ada kesempatan, silahkan pakai keyboard apapun supaya anda punya perbandingan. Analogi: Jangan Anda katakan buah jeruk Anda yang paling manis, padahal Anda belum pernah memakan jeruk saya dan orang lain.
3. Bila Anda ingin membandingan keyboard secara terbuka, gunakan prinsip “fair” dengan aple vs aple (meminjam istilah Pak Tjandra), selevel, dan segenerasi. Tidak adil membandingkan Casio CTK-5000 dengan KN-7000, Yamaha PSR S -910, Korg Pa-50, Roland E-50. Contoh perbandingan yang adil adalah Casio CTK-5000 vs Yamaha PSR E-413, Korg Pa-50 sd vs Yamaha PSR S-710.
4. Sah-sah saja menyampaikan kekurangan sebuah produk keyboard dengan tujuan informatif dan edukatif dan akan lebih bijak kalau Anda bisa mencarikan solusinya. Jangan Anda mengklaim bahwa merek A lebih bagus dari semua merek lainnya. Analogi: Anda pasti akan menilai bahwa pacar Anda cantik /ganteng, tapi belum tentu menurut saya, dan orang lain.
5. Bijaklah membeli keyboard sesuai kebutuhan dan kemampuan. Tidak perlu membeli keyboard harga puluhan juta kalau hanya untuk belajar atau dipakai di rumah, kecuali Anda punya alasan tertentu untuk itu.
Postingan ini bukan bermaksud bahwa saya menggurui atau menjadi penasehat bagi Anda. Ilmu saya belum seberapa, dan kita memiliki pendapat, pengetahuan, dan pengalaman yang berbeda. Akhirnya, mohon maaf bila ada kata atau tulisan yang salah atau kurang berkenan, karena saya juga tidak luput dari kesalahan. Mari saling belajar dan berbagi di Solfegio Forum!



- iyos - 07-04-2011

I like it......... :-bd


- Bimo Saputro - 07-04-2011

matap sharenya lae,untuk post sy yg miring-miring soal ni keyb (maaf),jangan terlalu diambil hati,sy hny mensahre pengalaman sy selama 3 tahun dgn yamaha psr 2100,2000,1500,s710,s910 pas jadi ot serabutan dan bs disimpulkan seperti itu,untuk bad design sendiri selama user suka2 aja ngak masalah lah,untuk output user yang suka2 ngak masalah bagi saya,sy hanya menyimpulkan saya ini sebagai seorang yg maunya lebih dan hampir menyerupai musik aslinya dan ngak aneh(kayk saya ini yg aneh),dalam beli keyboard gress harusnya sudah tdk ada lagi hal2 diatas,tapi semua kembali kepada user,jika senang monggo,sebetulnya yamaha jika di maksimalkan juga bagus kok,sy dulu pernah membuat style yamaha psr2100 dgn judul pop indo 4(stylenya udah hilang),sy buat cymbal nya berdinamik,dgn dentuman tak nya yg berdinamik juga,seperti di lagu2 nya lidya natalia suaranya,sampai sekarang out yg masih lumayan bagus menurut sy psr 2100,terserah ini dari presepsi pribadi saya,thx.........


- Kortal Nadeak - 07-04-2011

Saya sendiri memang menemui ada kelemahan pd keyboard Yamaha, tetp hal yg sama jg saya temukan pd keyboard lain, shingg saya buat simpulan spt yang ada di atas!


- puedar - 07-04-2011

\m/ keep love YAMAHA!!! \m/


- ihutm - 08-04-2011

Secara penggunaan yg paling gampang utk dipakai masih YAMAHA terutama bagi pemula dan penggemar pembuatan style (walaupun banyak orang yg koar2 jago buat style - dan sudah hilang- ). Kalau rekan2 mau belajar sedikit saja menggunakan CW9 yg paling ringan, maka beratus style bisa dibuat tanpa harus beli atau copy. Soal keterbatasan? Emangnya apa yg gak punya batas? Kreativitas aja dibatasi oleh waktu dan kondisi.....


Didunia global,
Yamaha sudah membeli KORG
Roland membeli CAKEWALK/SONAR

Technics sudah stop produksi
CASIO ? belum jelas.... lebih mengembangkan kalkulator dan jam tangan.
Yg rame MEDELI dan TECHNO (ada gak yg apple to apple dgn Yamaha/Roland/Korg).

Merk2 lain, (KURTZWEIL, KETRON dll) nggak umum masuk ke Indonesia

Kira2 kearah mana permainan akan berarak?

:) :) :) :) :) :)


- ferry siregar - 08-04-2011

menurut saya seiring perkembangan technologi, mau apapun merknya yang akan keluar, intinya tinggal manusia dan uangnya saja... ( karena perkembangan technologi tiada batas ) ada beberapa pilihan menurut saya :

1. mau keyboard yang suaranya real, tp males ngedit, solusinya dia beli style, dan keybaord yang mahal

2. mau keyboard yang suaranya real dan outputnya ok, gampang pengoprasiannya, tp dia rajin ngedit, dan mau belajar - dia akan beli keyboard murah, mau merk apapun itu..

jadi intinya, human and money :D


- bintang sound - 08-04-2011

:)jadi intinya, human and money :-bd :-bd


- l_ravale - 08-04-2011

Hehehe... semakin seru nih yamaha, kira2 kapan keluar yang baru lagi yah?

BTW masih bingung dengan membuat style Yamaha dari midi dengan CW 9 :xx :xx

mohon pencerahannya [-O<


- Kortal Nadeak - 09-04-2011

Membuat style dgn CW9 sbrnya sdh prnh diposting Lae Antony (sptny ilmunya dpt dr Bpk Ihut M melalui tlp hehe). Intiny midi hrs dimulai pd bar 2, lalu buat...