![]() |
|
Tangga Nada - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Diskusi Umum (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=6) +--- Forum: Kelas Musik (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=30) +---- Forum: Teori Musik (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=31) +---- Thread: Tangga Nada (/showthread.php?tid=639) |
- Administrator - 08-09-2010 Sebelumnya ada di : Tangga Nada ![]() Tangga nada terdiri dari 12 nada yaitu : C – C#/Db – D – D#/Eb – E – F – F#/Gb – G – G#/Ab – A – A#/Bb – B Nada tuts piano yang berwarna hitam memiliki dua nama. Jadi kedua nama tersebut bernilai dan berbunyi sama. Kenapa sampai dua nama? Ntar kita bahas di artikel-artikel berikutnya. Jadi, jangan terjadi lagi seperti pengalaman saya, ada penyanyi yang minta nada dasar Dis (D#) lalu saya mainkan, pas di keyboard, yang tampil di display Es (Eb), eh dia marah-marah katanya ketinggian, karena dia kan minta nada dis bukan es, wkwkwkkk. Sedang saya sendiri waktu itu jadi bingung, di keyboard tetap aja yang ketulis Eb, saya jelasin, penyanyinya tetap aja ngotot, hehehehh, terpaksa dia saya diskualifikasi aja untuk nyanyi. Wkwkwkk Tangga nada mayor rumusnya seperti pada gambar 1 : 1 – 1 – ½ - 1 – 1 – 1 – ½ Untuk mudah mengingat, jarak 1 nada berarti ada 1 nada pemisah diantara dua nada yang di jarakin, sedangkan ½ nada, berarti tidak ada jarak/tepat berseblahan. Untuk piano, jarak 1 nada ditandai dengan satu tuts, sedangkan pada gitar, jarak 1 nada di tandai dengan 1 kolom/fret. Misal tangga nada mayor untuk D = do, berarti D – E – F#/Gb – G – A – B - C#/Db – D Coba cari tangga nada untuk nada dasar lain, dengan memperhatikan rumus jarak-jarak nada tersebut..! Tangga Nada / Nada Dasar Kres = 1 # (Kres) : G = Do 2 # (Kres) : D = Do 3 # (Kres) : A = Do 4 # (Kres) : E = Do 5 # (Kres) : B = Do 6 # (Kres) : F# = Do 7 # (Kres) : C# = Do Tangga Nada / Nada Dasar Mol = 1 b (Mol) : F = Do 2 b (Mol) : Bb = Do 3 b (Mol) : Eb = Do 4 b (Mol) : Ab = Do 5 b (Mol) : Db = Do 6 b (Mol) : Gb = Do 7 b (Mol) : Cb/B = Do Gambar 2 ![]() Jika memperhatikan lingkaran nada pada gambar 2 diatas, tangga nada kres secara berurutan dari nada netral C adalah mundur 5 (lima) langkah, jadi dari C mundur 5 langkah berarti ke G (1 kres), G mundur lima langkah berarti D (2 kres). Sedangkan untuk Mol, maju/naik 5 langkah. Dari C naik 5 langkah berarti F (1 Mol), F naik 5 langkah beberati Bes (2 Mol). Begitu seterusnya sampai 7 mol dan 7 kres. Kenapa Cuma sampai 7 (tujuh) ? di artikel lanjutan akan saya jelaskan. Saya sarankan Anda menghapal lingkaran nada tersebut, karena akan selalu terpakai sampai kapanpun. Khususnya jika Anda mentranspose sebuah lagu ke nada dasar lain. Misal nada dasar C = do Sub Dominan = F Dominan = G Atau biasa di sebutkan di kalangan awam, nada dasar/chord C, chord tingginya ke F, rendahnya ke G. untuk memudahkan menghapal : chord dasar – chord tingginya maju/naik 5 langkah dari chord dasar, - sedangkan chord rendahnya mundur 5 langkah. Jadi ketika bermain di nada dasar F = do, berarti chord tingginya, F naik 5 langkah berarti Bb(Bes), sedangkan chord rendahnya, F mundur lima langkah berarti C. Bila telah menghapal lingkaran nada tersebut, praktis Anda tidak akan kebingungan lagi ketika mentranspose nada dasar sebuah lagu, tinggal hitung langkah-langkah dalam lingkaran nada tersebut saja. Sementara untuk mengawali artikel teori musik, saya cukupkan sampai disini dulu saja. Untuk pendalaman lebih lanjut, saya jelaskan di artikel berikutnya. Artikel-artikel mengenai teori musik dan teori membaca partitur ini saya buat berdasarkan permintaan dari banyak pengunjung web blog ini. Sebenarnya saya agak sungkan membuat artikel ini, karena menurut saya teori-teori ini terlalu basic. Dan bagi rekan-rekan yang sudah bisa atau bahkan mahir bermain musik, mempelajari teori dasar seperti ini akan relatif cukup membosankan. Saya cukup susah menyusun kata-kata yang paling sederhana tanpa harus terlalu banyak menggunakan istilah musik yang baku, dengan tujuan agar gampang di mengerti oleh pembaca yang masih awam tentang ini. Mohon koreksi jika ada kesalahan dalam artikel ini. Artikel ini akan saya buat secara kontinu menjadi beberapa bagian yang cukup panjang, mulai dari tangga nada, chord, harmoni, kontrapung, dan baca tulis partitur. Jadi bagi rekan-rekan yang ingin mempelajari hal ini, harap memahami terlebih dahulu tiap bagian secara berurutan, agar mempermudah dalam memahami bagian berikutnya yang akan semakin sulit. Mohon maaf, artikel-artikel dalam web blog ini khususnya artikel tentang teori musik, saya peruntukan untuk perorangan pengungjung web blog ini. Saya tidak memperkenankan copy paste artikel ini untuk kalangan komersil seperti lembaga komersil pendidikan musik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. - eko sidoyono - 09-09-2010 Jadi ketika bermain di nada dasar F = do, berarti chord tingginya, F naik 5 langkah berarti Bb(Bes), sedangkan chord rendahnya, F mundur lima langkah berarti C. tapi sempet bingung mas dgn bahasa naik dan mundur, misal dari F kiri atau kanan sama2 naik :). tapi akhirnya saya ngerti bahwa: naik = searah jarum jam turun/mundur = berlawanan arah jarum jam :D :D :D sory kalo saya oot :D :D :D artikel mantap mas, saya baru tau kalau ada rumus spt itu. tapi itu berarti harus dihapal ya mas lingkaran itu? sip, tambah ilmu lagi deh 8) 8) trims, :) - Administrator - 09-09-2010 lingkarannya harus di hapal tu, pak :) biar gampang aja untuk ngapalnya. dan ga bergantung sama transpose :) - eko sidoyono - 09-09-2010 mesti di print dan ditempel di atas kbord, biar cepet apal. oh ya, pengakuan...saya pake always transpos :D :D :D masalhnya bukan bingung di tangga nadanya, tapi bingung mencet2 nya. sekarang baru lancar mencet c. d, e, f, g, a (minor mayor 7) selain itu blank. jadi kalo lagunya pas ada chord f#...yah gubrak deh mas. :-[ kalo di gitar ayoh aja :D :D :D ada gak ya mas cara/teori nge chord yg paling gampang untuk diingat untuk keybord? :-\ trims sebelumnya - Administrator - 10-09-2010 untuk chord, hapalin jaraknya, pak. ambil cara gampang aja. chord mayor : 1-3-5. jaraknya : 1 - (3tuts) - 3 - (2 tuts) - 5 begitu seterusnya untuk ngapalin chord yg mungkin lebih mudah, pak :) hapalin jarak2nya aja. minor, jaraknya berapa aug, jaraknya berapa. dst - eko sidoyono - 10-09-2010 pernah liat ada yg pegangnya 5-1-3 bukan 1-3-5, jaraknya beda tuh :-\ terus 1-4-6 untuk fa atau 2-5-7 untuk sol. tapi bunyinya pas juga, palagi kalau untuk sound organ. itu gimana sih mas teorinya? - Administrator - 10-09-2010 sama aja, pak. untuk chord chord sederhana seperti itu (mayor, minor, dsb) boleh dibolak balik. Mayor : DO MI SOL, dibalik jadi MI SOL DO, atau SOL DO MI Boleh dibalik, pak. kl di keyboard gunanya, biar pergerakan perpindahan chord juga ga jauhan :) - eko sidoyono - 10-09-2010 oh iya, sama aja. tapi apakah ada pakemnya kalo untuk orgen pegangannya 1-3-5 diganti 5-1-3? menurut pendengaran awam saya, emang kalo maen sound orgen lbh pas pake 5-1-3. apa iya ya? :-\ :-\ jarak mayor 3 ama 2, kalo minor dan 7 mas? :D :D sekalian diborong - Administrator - 10-09-2010 untuk 5-1-3, sering di sebut AMERICAN STYLE, pak :) dimana rootnya adalah not yg kelima. Untuk root, sebaiknya tempatkan root sesuai chord, pak. (menurut saya lho) :D baik itu untuk bermain organ. rootnya sebagai bass :) kecuali ingin bermain "bass invers" dimana chordnya C, tapi kita mau bassnya di G, maka mainnya dengan pola 3 tadi, yaitu 5-1-3 Quote:jarak mayor 3 ama 2, kalo minor dan 7 mas? maksudnya yg gimana, pak? :) contoh chordnya donk :D - eko sidoyono - 10-09-2010 1-3-5 do jarak 3 tuts mi jarak 2 tuts sol kalo re (d minor) berarti 2-4-6 re jarak 2 tuts fa jarak 2 tuts la..bener yah? kalo re mayor (d mayor) biasanya fa nya saya naikin jadi fa#. itu jaraknya jadi gak sama dengan yg 1-3-5 tadi ya mas walau sama2 mayor? :-\ |