![]() |
|
Bridging (Btl) Atau Tidak? - Printable Version +- Solfegio Forum (https://solfegio.com) +-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Power Amplifier (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=21) +--- Thread: Bridging (Btl) Atau Tidak? (/showthread.php?tid=8254) Pages:
1
2
|
- ZETTA - 16-09-2011 Kapan harus mem-bridging (BTL) power amplifier (PA)? Tujuan utama membridging PA adalah untuk mendapatkan voltase yang mencukupi untuk driver yang berdaya besar (umumnya subwoofer). Speaker ACR ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1000 watt, artinya membutuhkan voltase 89 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum. Speaker Peavey ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 1600 watt, artinya membutuhkan voltase 113 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum. Speaker RCF ukuran 18” rata-rata memiliki maksimum power 2000 watt, artinya membutuhkan voltase 126 volt untuk bisa menghasilkan SPL maksimum. Untuk speaker ACR ukuran 18” masih memungkinkan untuk di tenagai oleh PA Blazer dengan supply +/- 56 VAC (80 VDC). Tetapi speaker Peavey atau RCF sudah harus didorong oleh Apex H900 atau bridging (BTL) Blazer dengan supply voltage masing-masing diturunkan jadi +/- 48 VAC (68 VDC) untuk menghindarkan kerusakan speaker. Dengan Apex H900 masih memungkinkan memparalel 2 speaker tapi bridging Blazer direkomendasikan hanya memasang satu speaker karena dengan memparalel artinya load di 2 ohm sehingga distorsi akan semakin besar dan damping factor menurun. * Disini tidak membahas mana yang lebih baik antara Apex dan Blazer karena masing-masing punya karakter dan kalau mau menanyakan silahkan ke Mod Gwendy (Apex H900) atau Mod Indra (Blazer). Tujuan tulisan ini adalah agar solfer tidak salah kaprah untuk membridging (BTL) PA dan apa saja yang harus diperhatikan untuk memilih mem-bridging atau memilih PA dengan supply voltase lebih besar. - obenx - 16-09-2011 bukannya membridging untuk mendapatkan semburan arus, volt tetap, ? - icm - 16-09-2011 membridge itu opsi terakhir kalau power amp kecil atau terlalu kecil - gibsnana - 16-09-2011 Bridging......klo speakernya a*dax....mau di bakar tuh spoolnya...... - obenx - 16-09-2011 gak akan kebakar kang, asal bunyinya bisik2 saja. . - danzrose - 16-09-2011 obenx timestamp='1316146249' post='116068 Wrote:bukannya membridging untuk mendapatkan semburan arus, volt tetap, ?kalo g salah bridging membuat ayunan tegangan sampe 2x.... - obenx - 16-09-2011 jika supply 50 vdc, apakah bisa dapet 100 v rms ? cuma dengan bridging ? - danzrose - 16-09-2011 kenapa tidak bisa mas....? coba ampli sampean di BTL diukur terminal spkr - dan + . bandingkan dgn saat standar...jgn lupa input tegangan disamakan....kalo ada tang amper ukur sekalian arusnya...mana yang naik.... - obenx - 17-09-2011 sudah, ayunanya tetep sama dgn non btl, cuma ampernya nyedot lebih besar. - ZETTA - 17-09-2011 @obenx Yang dimaksud dari penjelasan dari awal adalah sampai dimana kemampuan output voltase maksimal yang bisa dicapai sebelum PA clip. Pastinya bridging akan memiliki kemampuan 2x lebih besar dari non-bridging dengan syarat input benar-benar identik berbalik fasa 180 derajat. Kenapa dalam pengamatan mas obenk, sedotan ampere lebih besar...hal yang wajar dan masuk akal karena membridging PA dengan speaker 8 ohm seolah-olah setiap channel dibebani load sebesar 4 ohm. Semakin kecil impedansi beban akan semakin besar arus yang dibutuhkan. @gibsana Kalau tidak memahami bukan cuma spool speaker yang kebakar tapi PA pun bisa kebakar..coba saja bridging PA dengan memparalel 4 speaker, tapi kalau memahami bisa menghasilkan tenaga yang powerfull dengan sumber voltase power supply yang terbatas |