Solfegio Forum
Mutu Album Cd-Audio Indonesia - Printable Version

+- Solfegio Forum (https://solfegio.com)
+-- Forum: Sound System (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: Home Audio (https://solfegio.com/forumdisplay.php?fid=23)
+--- Thread: Mutu Album Cd-Audio Indonesia (/showthread.php?tid=9196)

Pages: 1 2 3 4 5


- didiek - 01-01-2012

Permisi...
Saya sekedar sharing aja..
2 hari lalu saya membeli CD Original di toko CD terkenal and bonafit dikota saya
namun ketika saya putar di CD-Player saya, saya sungguh terkejut
berhubung CD-Payer saya Marantz yang mendukung CD-Text, yang muncul adalah :

Album : My CD
Track 01, Track 02 .....

setahu saya "My CD" dan "Track 01..." adalah bawaan default NERO Burning Rom
sungguh sangat mencurigakan..
apakah CD Album ini buatan rumahan ???
apakah CD Album ini hasil konvertan MP3 ???
Saya periksa di sampulnya ASLI : Ada Hologram, Pajak, dan Sponsor dari salah
satu provider terkenal Indonesia. dan toko CDnya jelas tidak mungkin jual b4j4k4n
karena punya puluhan cabang di Indonesia.

bagamana pendapat para solfer ?...


- JOHN WIDHI - 01-01-2012

CD nya memang asli...
Saya juga pengalaman tadi pas coba AX17 dari PC pas dimasukin CD-audio artist Indonesia juga muncul track1, 2, dst
tetapi ada juga yg kelihatan judul lagunya. Tergantung produsen kayaknya, pas membuatnya dilengkapi CD info apa tidak
Pada CD-audio luar juga sama saja gk semua kluar judulnya
saya sudah coba beberapa yg tahun produksi 2011 lho


- didiek - 02-01-2012

yap, benar, itu tergantung dari studionya, mau dibuat CD-Text atau tidak
namun biasanya yang tidak memakai CD-Text akan terlihat Track01...dst
tapi tidak "Album : My CD"

karena saya biasanya membuat CD Kompilasi melalui PC dengan NERO
kalau CD-Text support dicentang, maka nero secara default menamainya "My CD"
atau kita membuat backup CD dari nero, maka label standar nero adalah "My CD"

saya curiga : edit lagu di PC rumah ==> kemudian digandakan di pabrik
sehingga tidak melalui studio rekaman, untuk low-cost mungkin ???


- im4m_okee - 03-01-2012

Kalo memang edit di rumah, terus di master make mp3, parah juga hasilnya ya kang didiek. suara jadi sempit. Aku perhatikan mutu cd asli album lokal, suaranya mulai sempit. Jangan jangan di master jadi mp3. CDnya bukan keluaran sangaji music toh..? soalnya kalo keluaran dari sangaji music, rekamannya bagus-bagus.
wah cd playernya make Marantz ya...? berasa banget tuh kalo source cd audionya make mp3, berasa juga kalo di dapur rekamannya make pita atau udah digital.


- ghozy - 03-01-2012

Mungkin produsen menganggap kuping orang indonesia cukup dengan kualitas MP3 saja, jadi kualitasnya juga kurang dijaga. Apa ga ada ya lembaga yang ngurusi standarisasi rekaman komersial? yang menjaga standar rekaman yang dijual ke publik "layak". Jadi percuma dong punya CD Player, PreAmp, Amp dan Speaker bagus kalau sumbernya kurang bagus. :>


- resound - 03-01-2012

Indonesia gitu loh..! Untuk proses rekamanya sendiri. Sharusnya slain musisi, juga ada aranger, composer dan soundenginer yg hrus sma2 aktif. Knyataanya biasanya smua di pikul SE yg didpan mixer sja. Pdhal jarang ada SE yg ngerti smua jnis musik. Blum lgi waktu mendngarkan SE yg sering kelwat btas. Bahkan ada yg krjakan bbrpa proyek rkaman skaligus dlm shari. Dobel dong bayaranya mas sound enginer.


- im4m_okee - 03-01-2012

experimen dikit mengenai rekaman indonesia, coba dengerin lagunya Mulan jamilah yang "Teman tapi mesra " versi kaset asli ama versi cd asli, menurut telinga saya sih, yang versi pita kaset lebih hidup di banding yang cd, mungkin karena playernya gak bagus juga ya...?

mengenai kualitas mixing.. pernah lihat live shownya korn di montrereux...? nah itu jadinya jika SE aliran jazz di suruh mixing aliran hardrock....? lagunya korn jadi detail suara instrumen masing-masing terdengar dengan jelas.
peace ah...

Nah live shownya norah jones masih muda dan sekarang-sekarang ini, suara vocal kedengaran jelas, nafasnya udah kurang panjang. lha OOT...!


- didiek - 03-01-2012

nah itu dia, saya sekarang jadi agak malas beli cd asli Indonesia, mending doooownload aja ah..
gimana lagi, mutunya hampir mirip dengan MP3. (curiga melulu ya...)

karena saya beli CD asli itu untuk koleksi...

kalau punya uang lebih, mending beli yang build-up.
saya pernah coba CD-album made-in Indonesia dan Singapura dengan judul yang sama, agak terasa bedanya
Singapura flat sekali, sehingga mudah di tune lagi
sedang buatan kita agak diberi warna, bass dan treble agak mencolok
oh ya...ternyata SANGAJI itu studionya di singapura ya...(mohon koreksi)

bukannya kita tidak cinta produk indonesia, tapi saya tidak mau ditipu oleh pengusaha nakal


- im4m_okee - 04-01-2012

mengingat harga cd audio berkualitas bisa diatas 100 rebu, sementara aku maenan flac aja deh..... di play make pc. Jadi inget th 2003 kemaren dapet hibahan player dvd philips sacd 1000, suara bening dan dapet emosinya. Sekarang player tersebut udah di minta sepupu saya dan ternyata saya tidak pernah mendapatkan lagi source yang sebagus sacd 1000, hiks jadi pengen cd player marantz.


- palermo - 05-01-2012

whwhw. saya dulu pernah beli cd remaster jazzy tunes gitu yg lokal, sayang sekali saya lebih seneng download mp3 320kbps nya daripada cd asli di ripping ke flac. terasa itu cd ngecling banget trebelnya kasar., ya ampun.