coba jawab pertanyaan mas @Savero
Untuk menentukan jarak tertentu terhadap daya speaker yang digunakan bisa menggunakan rumus SPL (sound pressure level) dengan satuan db (decibel)
misal sebauh speaker dengan daya 1000w yang memiliki sensitivitas 90db (diukur dari jarak 1m)
maka rumus penguatan SPL
SPL = 10 log P
= 10 log 1000
= 30 db
P adalah daya
sehingga bila speaker tersebut diberi input daya 1000w pula maka dari jarak 1m SPL nya
SPL = 90 + 30 = 120db
rumus pelemahan spl = -20 log r
r (jarak dengan satuan meter)
bila didengar dari jarak 10 m
maka pelemahanya
SPL = -20 log 10 = -20db
jadi spl pada jark 10m tinggal
120db - 20db = 100db
sehingga kita bisa menentukan sendiri berapa spl yg kita inginkan pada jarak tertentu
Sound ( dB-SPL)
Jet engine at 3m (140db)
Threshold of pain (130db)
Rock concert (120db)
Accelerating motorcycle at 5m (110db)
Pneumatic hammer at 2m (100db)
Noisy factory (90db)
Vacuum cleaner (80db)
Busy traffic (70db)
Quiet restaurant (50db)
Residential area at night (40db)
Empty movie house (30db)
Rustling of leaves (20db)
Human breathing at 3m (10db)
Threshold of hearing (0db)
setelah menentukan daya speaker lalu kita bisa mendapatkan tegangan (v) max speaker tersebut dengan rumus
v = akar dari P x R
misal bila dengan keadaan ideal kita gunakan power ampli dengan daya 1000w (half bridge) pula
maka menentukan trafonya
misal bila speaker 1000w rms 8 ohm maka tegangan effektiv saat 1/2 periode gelombang adalah
v = akar dari 1000 x 8
= 89,8volt (rms)
sedangkan arusnya
I = P/v
= 1000/89,8
= 11,1 Amper
setelah itu kita bisa menentukan jenis transistor final apa saja yang sesuai dengan rating tersebut. Tentunya dengan kondisi komponen tidak ideal perlu diperhitungkan efisiensinya juga
Untuk menentukan jarak tertentu terhadap daya speaker yang digunakan bisa menggunakan rumus SPL (sound pressure level) dengan satuan db (decibel)
misal sebauh speaker dengan daya 1000w yang memiliki sensitivitas 90db (diukur dari jarak 1m)
maka rumus penguatan SPL
SPL = 10 log P
= 10 log 1000
= 30 db
P adalah daya
sehingga bila speaker tersebut diberi input daya 1000w pula maka dari jarak 1m SPL nya
SPL = 90 + 30 = 120db
rumus pelemahan spl = -20 log r
r (jarak dengan satuan meter)
bila didengar dari jarak 10 m
maka pelemahanya
SPL = -20 log 10 = -20db
jadi spl pada jark 10m tinggal
120db - 20db = 100db
sehingga kita bisa menentukan sendiri berapa spl yg kita inginkan pada jarak tertentu
Sound ( dB-SPL)
Jet engine at 3m (140db)
Threshold of pain (130db)
Rock concert (120db)
Accelerating motorcycle at 5m (110db)
Pneumatic hammer at 2m (100db)
Noisy factory (90db)
Vacuum cleaner (80db)
Busy traffic (70db)
Quiet restaurant (50db)
Residential area at night (40db)
Empty movie house (30db)
Rustling of leaves (20db)
Human breathing at 3m (10db)
Threshold of hearing (0db)
setelah menentukan daya speaker lalu kita bisa mendapatkan tegangan (v) max speaker tersebut dengan rumus
v = akar dari P x R
misal bila dengan keadaan ideal kita gunakan power ampli dengan daya 1000w (half bridge) pula
maka menentukan trafonya
misal bila speaker 1000w rms 8 ohm maka tegangan effektiv saat 1/2 periode gelombang adalah
v = akar dari 1000 x 8
= 89,8volt (rms)
sedangkan arusnya
I = P/v
= 1000/89,8
= 11,1 Amper
setelah itu kita bisa menentukan jenis transistor final apa saja yang sesuai dengan rating tersebut. Tentunya dengan kondisi komponen tidak ideal perlu diperhitungkan efisiensinya juga
