06-11-2010, 10:24 AM
“Sebagai pedoman umum, arus bias yang lebih tinggi cenderung menghasilkan suara yang lebih baik (distorsi lebih rendah, damping lebih tinggi), tetapi dengan trade-off umur tabung akan lebih pendek (tak ada yang gratis bukan?). Sebaliknya arus bias terlalu rendah menghasilkan distorsi lebih tinggi dan suara terkesan lebih mellow akibat damping yang lebih rendah, dan anda tak perlu risau soal umur tabung. Kompromi terbaik adalah sekitar 2/3 hingga 3/4 dari Pd (Daya) maksimal tabung yang bersangkutan.”
dikutip dari : www.tubelover-indonesia.com
Dimanakah hubungan antara arus bias dengan daya tabung (Pd)?
Langsung aja ke TKP………!!!!
Dikutip dari “Paul Marossy (Biasing Power Tubes)” :
Ik=Vk/Rk
Is=Vs/Rs
Ip=Ik-Is
Pd=(Vp-Vk)*Ip
dimana :
Ik = arus katoda/arus bias (A)
Rk=resistor di katoda (ohm)
Vk=tegangan yang berada diantara Rk (V)
Is= arus pada screen (A)
Rs=resistor pada screen (ohm)
Vs=tegangan drop pada Rs (V)
Ip=arus pada plate
Pd=plate dissipation/daya tabung (W) ---"tidak melebihi Pd tabung sesuai datasheet"
Vp=tegangan pada plate
Dari rumus di atas semakin besar Ik (arus bias) maka semakin besar pula Pd.
Topik ini sekalian menjawab pertanyaan Bapak Udin Baeran di Topik http://www.solfegio.com/index.php?topic=1991.0
Sekian dulu dari saya… :)
dikutip dari : www.tubelover-indonesia.com
Dimanakah hubungan antara arus bias dengan daya tabung (Pd)?
Langsung aja ke TKP………!!!!
Dikutip dari “Paul Marossy (Biasing Power Tubes)” :
Ik=Vk/Rk
Is=Vs/Rs
Ip=Ik-Is
Pd=(Vp-Vk)*Ip
dimana :
Ik = arus katoda/arus bias (A)
Rk=resistor di katoda (ohm)
Vk=tegangan yang berada diantara Rk (V)
Is= arus pada screen (A)
Rs=resistor pada screen (ohm)
Vs=tegangan drop pada Rs (V)
Ip=arus pada plate
Pd=plate dissipation/daya tabung (W) ---"tidak melebihi Pd tabung sesuai datasheet"
Vp=tegangan pada plate
Dari rumus di atas semakin besar Ik (arus bias) maka semakin besar pula Pd.
Topik ini sekalian menjawab pertanyaan Bapak Udin Baeran di Topik http://www.solfegio.com/index.php?topic=1991.0
Sekian dulu dari saya… :)
