28-08-2010, 06:57 AM
bahasan awal : Rhythm di-"stop", bass gak nendang? PSR S-900 :-\
pengingat pembuka topik : ::)
tanggapan : 8)
lanjuts :o
pengingat pembuka topik : ::)
dunal74 Wrote:Saya ingin konfirmasi dari Anda semua, apakah "bass pengiring dlm posisi accompanied" jika rhythm kita matikan di PSR S900, hasilnya bass accompanied-nya kurang nendang???
Misalnya gini:
di "akhir lagu" biasanya penyanyi ingin memperlambat lagu, atau ingin "menahan" lagu itu, berarti kita sebagai pengiring maka akan men-"STOP" rhythm/style,
Dan akibatnya, dlm keadaan accompanied; bass jadi "kopong" alias kurang nendang
Hal ini berbeda sekali dgn KN 7000 waktu dulu sy pernah mainkan. Jika di KN 7000, rhythm sy matikan, maka bassnya tetap full & nendang
ini sy perjelas lagi.
ya, bahkan kalau sy perhatikan ternyata memang kalau rhythm dimatikan dalam keadaan accompanied, itu memang pengiring tangan kiri (bass, kick, gitar/kibor, pokoknya yg di pengiring mode / tgn kiri / accompanied ) itu semuanya suaranya tidak semegah dan sebalance waktu rhythm dlm keadaan blm di-stop alias tidak semegah dan sebalance waktu rhythm sdg jalan.
Begitu di-stop rhythmnya, eh itu kog suara accompanied-nya (yg dimainkan di tangan kiri) langsung ciut/ kecil banget gitu ya suaranya?
tidak sebalance KN 7000 yg tetap megah jika rhythm nya dimatikan (dlm keadaan accompanied)
Oh ya, sy sdh coba, jika dlm keadaan rhythm stop, tapi tombol "TOUCH" nya di panel kanan PSR S-900 di-off, maka accompanied tangan kirinya "agak nendang" suaranya (bass, kick, gitar/kibor, pokoknya yg di pengiring mode / tgn kiri / accompanied ).
Tapi sy rasa solusinya bukan itu, krn OTOMATIS suara di melodi (tgn kanan) jadi bikin org2 shock alias kaget krn volumenya tiba2 "besar banget" gk ketulungan
tanggapan : 8)
ihutm Wrote:Heheheheheeee...... Ini yg sy bilang kelebihan di E50/60.
Jadi scr teori (wallahhhh....) pd saat style lagi dimainkan, TOUCH SENSE-nya yamaha itu, untuk tangan kiri jadi default (biasanya diangka 4 kalau skalanya 1 sd 5), jadi tangan kiri kita tekan pelan atau kuat, tetap aja sense-nya sekitar 4 (angka yg 'kira2' nendang) . Beda dgn KORG. Tapi begitu style di stop, maka settingan touchnya menjadi rendah (1 dari 5 skala). Sy ingat pernah pakai Yamaha PSR kalau untuk main format lagu gereja (tanpa style), butuh bunyi melody, Chord dan Bass maka tangan kiri harus menekan kuat dan cepat baru bisa imbang dgn tangan kanan yg gemulai.
Sy nggak tahu di PSR3000 atai S9000, yg jelas di 2100 tidak ada settingannya utk main tangan kiri dgn bunyi normal pada posisi style di stop.
Kalau di E50/60, kita tinggal trekan pads UP1,UP2,LWR dan MBR menyala semua, maka pd saaat rythm stop pun aturan TOUCH SENSE berlaku. Sy biasa menggunakan cara ini utk mengiringi lagu gereja tanpa style, BASS, LOWER dan MELODY SECTION semua jalan, bahkan pakai harmonizer segala
I_ravale Wrote:ooo.... itu.... jangan2 gini loh maksudnya (dikoreksi yah buat rekan2 yang laen?):
Dari yang saya tangkap gini mas. Pengalaman saya maen di KN, saat hendak menuju ending biasanya ada singer yang memanjangkan 1 bar. Contohnya lagu natal O Holy Night (saat nyanyi "O night diviiiiine....... " di sini stopnya di kunci F, sebelum diakhiri dengan "O night, O night divine" dan ditutup dengan ending di C)
Nah saat stop di F itulah, kalau kita maen di KN, biasanya bass accomp-nya ga kan berhenti walaupun kita dah stop stylenya. Itu karena secara default KN sudah setting chord memory (liad di tombol mode)
Kalau di Yamaha dan life band setahu saya, istilah ini dikenal dengan "fill n hit", artinya satu bar diisi dengan fill in dan bar berikutnya cymbal dan bass sekali petik
Jadi kalau mas pake Yamaha s900 tekan saja ending 1 (kalau di PSR 2000, 2100 ato 3000 dinamakan simple ending). Itulah event yang mas cari. Selanjutnya siapkan syncro start bila ingin dilanjut dengan ending yang sesungguhnya.
Tekan saja ending itu kalau mas jumpa kejadian kayak gini.
Semoga membantu.
masgazz Wrote:Setuju mas.. saya kalo main di psr pas berhenti (bukan ending) selalu pake ending 1..
lanjuts :o
