Kabel bisa one way kalau dihubungkan dengan dioda :-D.
Model matematika kabel satu helai adalah resistor yang diseri dengan induktor. Makin panjang kabelnya makin besar resistor dan induktornya.
Kalau model matematikanya kabel dua helai yang berdekatan sejajar, adalah resistor seri dengan induktor di masing2 kabel, lalu ada capacitor dan resistor antara kedua kabel. Resistor antara 2 kabel sangat tinggi nilainya (tergantung bahan isolasi dari kabel tersebut).
Kabel speaker dari CAT5 yang dipilin2 bersifat seperti capacitor. Ada yang mengukurnya yaitu 300pf-500pf setiap foot. Ada beberapa amplifier menjadi tidak stabil bahkan osilasi jika memakai kabel ini. Karena efeknya sama dengan memparalel speaker dengan capacitor. Capacitor ini menjadi low pass filter sehingga distorsi harmonik pada frekuensi tinggi diredam.
Kalau menurut saya disain kabel yang induktansinya besar atau kapasitansinya besar adalah salah. Kenapa tidak memakai inductor atau capacitor saja sekalian? Kabel fungsinya untuk sebagai konduktor. Idealnya kabel resistansinya 0, dan tidak ada induktansi dan kapasitansinya.
Saya pernah mengukur sendiri kabel interkonek buat video. Untuk video standard impedansinya adalah 75 Ohm. Maka kabel video dihubungkan dengan sinyal generator pada salah satu ujungnya dan resistor 75 Ohm pada ujung yang lain. Pada resistor 75 Ohm diukur frekuensi responnya. Pada kabel video yang baik, frekuensi responya sampai 20MHz. Ini karena kapasitansinya kecil. Sedangkan kabel video yang jelek hanya sampai beberapa MHz.
Model matematika kabel satu helai adalah resistor yang diseri dengan induktor. Makin panjang kabelnya makin besar resistor dan induktornya.
Kalau model matematikanya kabel dua helai yang berdekatan sejajar, adalah resistor seri dengan induktor di masing2 kabel, lalu ada capacitor dan resistor antara kedua kabel. Resistor antara 2 kabel sangat tinggi nilainya (tergantung bahan isolasi dari kabel tersebut).
Kabel speaker dari CAT5 yang dipilin2 bersifat seperti capacitor. Ada yang mengukurnya yaitu 300pf-500pf setiap foot. Ada beberapa amplifier menjadi tidak stabil bahkan osilasi jika memakai kabel ini. Karena efeknya sama dengan memparalel speaker dengan capacitor. Capacitor ini menjadi low pass filter sehingga distorsi harmonik pada frekuensi tinggi diredam.
Kalau menurut saya disain kabel yang induktansinya besar atau kapasitansinya besar adalah salah. Kenapa tidak memakai inductor atau capacitor saja sekalian? Kabel fungsinya untuk sebagai konduktor. Idealnya kabel resistansinya 0, dan tidak ada induktansi dan kapasitansinya.
Saya pernah mengukur sendiri kabel interkonek buat video. Untuk video standard impedansinya adalah 75 Ohm. Maka kabel video dihubungkan dengan sinyal generator pada salah satu ujungnya dan resistor 75 Ohm pada ujung yang lain. Pada resistor 75 Ohm diukur frekuensi responnya. Pada kabel video yang baik, frekuensi responya sampai 20MHz. Ini karena kapasitansinya kecil. Sedangkan kabel video yang jelek hanya sampai beberapa MHz.
