13-01-2011, 12:10 AM
main 2 ohm.. kebanyakan bawa speaker.. :)
|
Memaksa Power di 2 Ohm
|
|
13-01-2011, 12:10 AM
main 2 ohm.. kebanyakan bawa speaker.. :)
13-01-2011, 01:12 AM
Bagja Harjawinangun link=topic=427.msg39238#msg39238 date=1294707283 Wrote:+ itung-itungannya tepat + sedikit jampi-jampi dari para momod :)) :)) :)) Kalau mau melihat datasheet transistor semua bisa dijelaskan: Coba kita lihat contoh untuk transistor akhir Power "Blazer" NPN Sanken 2SC3858 SOA-nya ![]() Dari gambar diatas kita bisa lihat bahwa pada voltase operasional 100 volt, C3858 hanya direcomendasikan dilewati arus 1A. artinya impedansi minimum hanya boleh 100/1 yaitu 100 ohm. Bagaimana dengan voltase operasional 70 volt, berapa arus maksimum yang direkomendasikan dan berapa impedansi seharusnya? Voltase VDC 70 volt dengan RMS 49,5 volt dikurang Vsat transistor 2,5 volt, jadi voltase maksimum ke output (speaker) disekitar 49,5 - 2,5 = 48 volt (max). Saya mengambil kurva DC dengan asumsi jika terjadi klip pada signal, transistor masih aman. Kita lihat di 48V arus yang diperkenankan adalah sekitar 3,5A. Pada blazer X4 terdapat 2 buah transistor yang bekerja bersama (paralel) artinya arus total yang bisa di lalui adalah 7A. Lalu berapa impedansi minimalnya? Pada saat bekerja maksimum di 48 volt frekuensi 400 Hz maka impedansi minimum = 48 volt / 7 A = 6,8 ohm. Pada voltase 48 volt dilewati arus DC dengan impedansi 6,8 ohm saja bisa dipastikan transistor akan jebol, apalagi 4 ohm atau 2 ohm. Dan kita masih ngomong di RMS voltage dan Arus RMS, bagaimana jika signal pas berada di peak Voltage..Akan beda lagi ceritanya dengan Vpeak 70 volt - Vsat 2,5V = 67,7 volt Lalu kenapa selama ini bisa aman-aman saja? apakah transistor sudah bekerja maksimal? saya yakin belum ada Blazer X4 yang bisa menghasilkan voltage output sampai 48 volt dengan Vcc 70 volt atau ditandai dengan clippping di 48 volt. Tapi saya yakin banyak Solfers yang ngomong...itu kan cuma teori. Prakteknya bisa koq... Kembali ke masing-masing..Bagi saya tidak mungkin "Sanken" mengeluarkan datasheet yang datanya tidak valid tanpa terlebih dahulu diuji. CMIIW :D
13-01-2011, 01:34 AM
Sedikit tambahan:
Lalu bagaimana supaya bisa bermain di 2 ohm? turunkan voltase operasonalnya (Vcc), inilah alasan design PA pada Vcc untuk 8 ohm tidak direkomendasikan menggunakan impedansi 4 ohm. Berapa seharusnya Vcc untuk 2 ohm? Kembali ke kurva. Untuk memaksimalkan output transistor 200 watt (tentunya dengan resiko distorsi yang lebih besar). Impedansi 2 ohm pada 400 Hz, Arus yang dibutuhkan untuk beban 2 ohm daya 200 watt/transistor adalah (200/2)^0,5 = 10A. Tentunya dengan menurunkan Vcc, gain amplifier juga harus diturunkan supaya signal out tidak clip. Kembali pada kurva, dengan arus 10A voltase Vce adalah 20 Volt. Sehingga total output arus adalah 20A untuk 2 buah transistor. Pertanyaannya adalah, apakah trafo anda sanggup mensupply arus 20A/kanal atau 40A untuk double/stereo kit?
13-01-2011, 01:56 AM
Mas gea, ngitung apa yaa ?? gak ngeti aku :-?? :-?? :-??
Bisa dijelasin gak pake bahasa awam aja, biar saya rada ngerti Terus menurut mas gea : Gea link=topic=427.msg39959#msg39959 date=1294855947 Wrote:Pada voltase 48 volt dilewati arus DC dengan impedansi 6,8 ohm saja bisa dipastikan transistor akan jebol, apalagi 4 ohm atau 2 ohm. Bisa dijelasin gak, kenapa Power Blazer saya gak pernah jebol TR finalnya, saya pake di 2 ohm. (soalnya kalo dipake di 4 atau 8 ohm speakernya sering jebol). Speknya sebagai berikut : - Kit Blazer X4 (Bell Asli), TR final C3858 dan pasangannya (bawaan kit) - Trafo Bell (Asli) 10A 47VCT (tegangan trafo yang dipake 47VCT) - Elko 10.000uF/100V (Aspal) - Kabel Tegangan pake merek Eterna 1,5 mm2 (sesuai saran momod ICM) - Speaker 4X ACR 1240 atau 1238 (itu yang biasa dipake) Keterangan : Dari pembelian komponen sampe perakitan PA, dipandu momod ICM baik secara OFF AIR maupun secara ON AIR. Menurut mas gea, gimana tuh secara teori, mungkin apa gak ? (kenyataannya bisa dan aman-aman saja) Mohon dijelasin ya mas gea, kenapa koq power blazer X4 saya aman-aman aja di 2 ohm ? Soalnya aneh juga kalo secara teori gak bisa, tapi kenyataannya bisa, mungkin penjelasan mas gea atau rekan-rekan yang lain bisa menambah wawasan solfers semua.
13-01-2011, 04:36 PM
Ikutan nimbrung, saya tertarik dengan mas bagja yang memasang 2 ohm. Dulu saya belum pernah berani memasang seperti ini :D Takut kalo PA-nya amblas :D
1. Trafo yang dipakai 10A 47V 2. Katakan efisiensi bisa dapet 70%, maka power max keluaran 329W 3. Jika memakai 4 biji speaker (masing-masing bisa handle 100W), maka speaker tersebut aman selamanya. Terlepas dari speaker mau dirangkai 2 ohm atau 8 ohm sekalipun. Sependapat dengan mas gea, Justru yang jadi masalah adalah Safe Operation Area transistor final yang dipakai. Beberapa kemungkinan yang terlintas : 1. Impedansi total yang dirasakan oleh output PA lebih dari 2 ohm akibat resistansi kabel. Coba diukur dengan ohmmeter, kondisi kabel dilepas dari output PA. 2. Kemungkinan tegangan catu daya drop sesaat ketika transistor mengalirkan arus. Sehingga transistor cukup beruntung dalam kondisi ini. 3. Tegangan dan atau arus keluaran sebenarya tidak cukup besar, coba tolong diukur tegangan output ketika ampli sedang bekerja. Teoretis, dengan trafo 47V10A, dalam kondisi beban 2 ohm, tegangan output tidak pernah lebih dari 26V. Anyway, saya salut dengan keberanian pasang beban PA di 2 ohm. Soalnya saya sendiri penakut dengan impedansi 2 ohm heheheheh....
13-01-2011, 05:08 PM
zia link=topic=427.msg40138#msg40138 date=1294911390 Wrote:Anyway, saya salut dengan keberanian pasang beban PA di 2 ohm. Soalnya saya sendiri penakut dengan impedansi 2 ohm heheheheh.... Saya sendiri sebenarnya bukan seorang pemberani mas, apalagi dalam urusan beginian, yang saya gak faham hitung-hitungannya, saya hanya pake feeling saja. Saya sendiri terpaksa pasang di 2 ohm, karena kalo pasang di 4 ohm, speaker saya sering jebol, bahkan pernah jebol 12 biji sekaligus mas :xx :xx :xx. (seperti saya tulis di halaman sebelumnya) awalnya saya juga rada risi, was-was dll, cuma masih terngiang di telinga saya kata2 momod, "ada fuse sebagai pengaman". bangkitlah keberanian untuk mencobanya, saya coba di samping rumah (belum berani pas ada job) hasilnya gerakan konus speaker juga teratur gak over seperti sebelumnya, memang suhu di TR final lebih panas dari biasanya, saya akalin dengan memperbaiki sirkulasi udara di ke heatsink. Karena waktu uji coba, PA maupun speaker aman-aman saja. dari sejak itu tiap ada job, saya pake di 2 ohm, dengan durasi pemakaian kalo ada job, misal start jam 7~8 pagi, istirahat +- 1 jam sekitar jam 12~13 istirahat lagi jam 17.30~19.30, stop sekitar jam 22~23. Dengan durasi itu PA aman2 aja, belum pernah aja kerusakan dari sejak bikin (kecuali pernah jebol Elko aspal sama kabel meleleh, lainnya aman, paling fuse putus). Efek sampingnya pake 2 ohm, lampu kadang redup kalo nada rendah menghentak. Itu pengalaman saya mas. Mungkin rekan lainnya bisa berbagi pengalaman juga, baik di 2, 4 atau 8 ohm.
13-01-2011, 05:26 PM
Benar bahwa dengan voltase lebih tinggi konus speaker akan semakin jauh bergerak, sedangkan arus berfungsi sebagai power..kekuatan tendangan daun speaker.
Voltase beresiko merusak speaker, sehingga coil kemungkinan bisa terdistorsi sehingga bergesekan dengan pinggir gap magnet. Arus tinggi juga beresiko merusak speaker, coil panas atau putus jika sudah terlalu panas. Kesimpulannya bahwa Banyak faktor yang harus diperhitungkan dalam menilai kemampuan PA. Dan yang terpenting kenali speaker, power amplifier dan power supply. Apakah mereka bekerja saling mendukung.
13-01-2011, 05:33 PM
oww, gitu mas gea, waahh makasih nih pencerahannya. :-bd :-bd :-bd
mudah-mudahan ni saya pake di 2 ohm kedepannya aman-aman saya kayak yang udah-udah. :D :D :D Nanti kalo ada kelainan di PA maupun speaker saya, saya share lagi disini, biar tambah ilmu lagi neh. :)
13-01-2011, 05:36 PM
Bagja Harjawinangun link=topic=427.msg40147#msg40147 date=1294913290 Wrote:Efek sampingnya pake 2 ohm, lampu kadang redup kalo nada rendah menghentak. ooo....saya rasa teka-teki terjawab. Tegangan catu daya drop sesaat ketika transistor mengalirkan arus. Sehingga transistor cukup beruntung dalam kondisi ini... :D So saya rasa mas bagja bisa memakai sistem ini :D
13-01-2011, 05:43 PM
zia link=topic=427.msg40155#msg40155 date=1294915017 Wrote:ooo....saya rasa teka-teki terjawab. Tegangan catu daya drop sesaat ketika transistor mengalirkan arus. Sehingga transistor cukup beruntung dalam kondisi ini... :D Agak melenceng dikit nih Mas Zia, sambil bercanda. Apa pengaruhnya pada lampu dan bagaimana membedakannya antara Kekurangan voltase dan Kekurangan Arus :D Pertanyaan bodoh-bodohan saja =)) |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|